Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pengaruh Flexible Working Arrangement, Work Life Balance, Terhadap Job Satisfaction yang Dimediasi oleh Work Engagement pada Karyawan Milenial PT Nagahama Mesin Balancing Salsa Padia Putri; Enjang Suherman; Flora Patricia Anggela
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 1 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i1.5374

Abstract

      The purpose of this study was to determine the effect of Flexible working arrangements and Work life balance on Job Satisfaction with Work engagement as a mediating variable. This research uses quantitative methods with the number of samples being employees of PT Nagahama Balancing Machine with a total of 100 respondents. This research is processed using SmartPLS 3 data processing software and data collection is done through Google forms. The results of this study indicate that the Flexible Working Arrangement (X1) variable has a positive effect on Job Satisfaction (Y) with a t statistic value of 16.082 and a significant value of 0.000. Work Life Balance (X2) has a positive effect on Job Satisfaction (Y) with a t statistic value of 7,123 and a significant value of 0.000. Work Engagement (Z) has a positive effect on Job Satisfaction (Y) with a t statistic value of 5.001 and a significant value of 0.000. Flexible Working Arrangement (X1) has a positive effect on Work Engagement (Z) with a t statistic value of 4.911 and a significant value of 0.000. Work Life Balance (X2) has a positive effect on Work Engagement (Z) with a t statistic value of 4.202 and a significant value of 0.000. Flexible Working Arrangement (X1) through Work Engagement (Z) as a mediating variable has a positive effect on Job Satisfaction (Y) with a t statistic value of 3.819 and a significant value of 0.000. Work Life Balance (X2) through Work Engagement (Z) as a mediating variable has a positive effect on Job Satisfaction (Y) with a t statistic value of 2.835 and a significant value of 0.000.
The Influence Of Teacher Training And Teacher Competency On Teacher Performance At Sehati Vocational School Erika Noviana Fairus; Suroso; Flora Patricia Anggela
International Journal of Management, Economic, Business and Accounting Vol. 4 No. 1 (2025): International Journal of Management, Economic, Business and Accounting (IJMEBA)
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/ijmeba.v4i1.132

Abstract

Purpose of the study — This study aims to analyze the influence of teacher training and teacher competency on the performance of educators at SMK Sehati Karawang. Research method—The research involved a population of 50 teachers, employing a saturated sampling technique. Data analysis was conducted using multiple linear regression with the assistance of SPSS software. Result— The findings revealed that teacher training does not significantly affect teacher performance. In contrast, teacher competency has a positive and significant impact, as indicated by a t-count of 6.230, which exceeds the critical t-table value of 2.002. Simultaneously, the overall model demonstrated a significant influence on teacher performance, with an F-value of 150.305, surpassing the critical value of 3.20. Conclusion— The study concludes that while teacher training may not enhance performance, teacher competency is critical for improving educator effectiveness. These insights suggest a need for focused initiatives to develop teacher competency in educational environments.
SOSIALISASI STRATEGI PENINGKATAN DAYA TARIK DESTINASI PARIWISATA PULAU PUTERI DALAM MENDUKUNG KEMANDIRIAN EKONOMI DESA DI DESA SEGARJAYA KECAMATAN BATUJAYA KABUPATEN KARAWANG Wanta; Asep Jamaludin; Nandang; Aji Tuhagana; Flora Patricia Anggela
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol 7 No 1 (2025): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v7i1.9951

Abstract

Pulau Puteri, sebagai salah satu destinasi pariwisata yang dimiliki oleh Desa Segarjaya Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang, memiliki potensi alam dan budaya yang dapat ditingkatkan. Keindahan pantainya, kekayaan, serta kehidupan laut yang beragam, menjadikan Pulau Puteri sebagai daya tarik utama bagi wisatawan domestik. Selain itu, keberagaman budaya masyarakat lokal dan warisan sejarah yang dimiliki oleh pulau ini turut memberikan nilai tambah yang signifikan. Penting untuk memahami bahwa pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berorientasi pada masyarakat memerlukan strategi yang komprehensif, melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal, dan mempertimbangkan keberlanjutan sumber daya alam dan budaya. Oleh karena itu, penelitian ini diarahkan untuk memberikan kontribusi pemikiran dan wawasan baru dalam menghadapi permasalahan kompleks terkait dengan peningkatan daya tarik destinasi pariwisata dan kemandirian ekonomi desa di Pulau Puteri, metode penelitian menggunakan metode penelitian desk iptif kualititatif, pengumpulan data meliputi data primer dan data skunder. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis model interaktif Miles and Huberman yaitu mereduksi data, menyajikan data, serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Dengan keunikan dan potensinya, Pulau Puteri dapat menjadi salah satu destinasi unggulan di Karawang jika didukung oleh infrastruktur yang memadai, pelestarian lingkungan, dan strategi promosi yang efektif. Kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat lokal, dan pelaku usaha pariwisata akan menjadi kunci keberhasilan pengembangan destinasi ini. 2) Dengan mengelola dan mengoptimalkan faktor-faktor yang mempengaruhi daya tarik destinasi pariwisata, Pulau Puteri diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Karawang yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.3) Untuk mengoptimalkan kontribusi pariwisata terhadap kemandirian ekonomi desa, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta sangat penting. Dengan pendekatan yang berkelanjutan, Pulau Puteri dapat menjadi contoh sukses destinasi wisata berbasis masyarakat di Kabupaten Karawang. 4) Dengan mengatasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam mengoptimalkan potensi pariwisata, Pulau Puteri diharapkan dapat berkembang menjadi destin si wisata yang tidak hanya menarik tetapi juga berkelanjutan, memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat Desa Segarjaya. 5) Dengan implementasi strategi-strategi yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan daya tarik destinasi pariwisata, destinasi wisata pantai Pulau Puteri diharapkan dapat menjadi destinasi wisata yang lebih menarik, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, serta lingkungan bagi masyarakat Desa Segarjaya dan sekitarnya. 6) Strategi yang berfokus pada pengembangan daya tarik Pantai Pulau Puteri tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan tetapi juga memberdayakan masyarakat Desa Segarjaya untuk mandiri secara ekonomi. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta diperlukan untuk mewujudkan potensi tersebut secara berkelanjutan. Hasilnya, Desa Segarjaya dapat menjadi model desa wisata yang sukses dalam mendukung kemandirian ekonomi berbasis lokal. 7) Dengan strategi ini, diharapkan masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktor utama dalam pengembangan dan promosi Pulau Puteri sebagai destinasi wisata unggulan yang berkelanjutan. 8) Pengelolaan sumber daya alam dan budaya yang terintegrasi dan berkelanjutan di Pulau Puteri tidak hanya mendukung keberlanjutan pariwisata tetapi juga memastikan bahwa masyarakat lokal mendapatkan manfaat ekonomi dan sosial dari aktivitas wisata. Kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga sektor swasta, diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara pelestarian dan pemanfaatan sumber daya. 9) Perbedaan persepsi antara stakeholders terkait strategi peningkatan daya tarik destinasi Pulau Puteri mencerminkan kebutuhan untuk membangun sinergi yang lebih baik. Dengan mengintegrasikan pandangan dan kepentingan semua pihak, pariwisata Pulau Puteri dapat dikembangkan secara berkelanjutan, mendukung pelestarian sumber daya, dan memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi masyarakat lokal. 10) Evaluasi hasil implementasi strategi peningkatan daya tarik destinasi pariwisata Pulau Puteri sangat penting untuk memastikan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga berkelanjutan dari segi lingkungan dan budaya. Dengan menggunakan hasil evaluasi ini, pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dapat bersama-sama mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengoptimalkan potensi pariwisata dan mencapai kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan.
PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT. PLN (PERSERO) UPT KARAWANG Adhe Oktapiani Sopian; Suroso; Flora Patricia Anggela
Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Vol. 12 No. 2 (2025): Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi, dan Pelayanan Publ
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/publik.v12i2.1810

Abstract

This study investigates the influence of occupational safety and health (OSH) and work discipline on employee productivity. Employing a quantitative verificative design, the research involves 41 field division employees of PT. PLN (Persero) UPT Karawang, selected using a saturated sampling technique where the entire population serves as the sample. Data processing applied multiple linear regression analysis. The stages of analysis encompassed instrument validity and reliability testing, classical assumption tests, multiple linear regression calculations, and hypothesis testing through t-tests and F-tests. Additionally, the determination coefficient was calculated to assess the predictive capability of independent variables on the dependent variable. The findings indicate that the application of OSH positively impacts employee productivity, and work discipline also demonstrates a positive correlation with productivity. Together, OSH and work discipline significantly affect employee productivity at PT. PLN (Persero) UPT Karawang. Verificative analysis and multiple regression were utilized to conclude and validate hypotheses. These results suggest that prioritizing OSH and discipline leads to higher productivity levels. However, further studies are recommended to identify other variables contributing to employee productivity. This research emphasizes the importance of focusing on OSH and work discipline to enhance organizational productivity effectively.
Pengaruh Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Dan Pelatihan Terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Kemuning Nusa Indah Indah Handayani Safitri; Suroso; Flora Patricia Anggela
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 6 No. 6 (2025): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v6i6.7866

Abstract

This study aims to determine the partial and simultaneous effects of occupational safety and health (K3) and training on employee performance at PT. Kemuning Nusa Indah. This study uses a quantitative method with a sample of 93 employees of PT. Kemuning Nusa Indah. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression with t-test and F-test at a significance level of 5%. The results showed that K3 has a significant effect on employee performance with a t-value of 3.371> 1.987 t table and a significance value of 0.001 <0.05, and training has a significant effect on employee performance with a t-value of 6.276> 1.987 t table and a significance value of 0.000 <0.05. Simultaneously, K3 and training also have a significant effect on employee performance with a calculated F of 189.783> 3.10 F table. Occupational safety and health (K3) and training influence employee performance by 80.8%, while the remaining 19.2% is influenced by other factors that researchers did not examine.
The Effect Of Competency And Work Motivation On Employee Performance Of PT. XYZ Camelia Yuliana Sitorus; Suroso; Flora Patricia Anggela; Benny Gunawan
International Journal of Management, Economic, Business and Accounting Vol. 4 No. 3 (2025): International Journal of Management, Economic, Business and Accounting (IJMEBA)
Publisher : PT. Berkah Digital Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58468/ijmeba.v4i3.157

Abstract

Purpose of the study — The study aims to determine the influence of Competence and Work Motivation on Employee Performance, highlighting their roles in achieving the organization’s vision and mission. Research method—This research employs descriptive and verification analysis methods with a quantitative approach. A nonprobability sampling method using purposive sampling technique was applied, gathering data through questionnaires distributed via Google Forms to 78 respondents from the production division of PT XYZ. The respondent selection was based on the Slovin formula, with a population of 352 employees. Data analysis was conducted using multiple regression analysis with SPSS software version 23. Result— The analysis reveals a positive and significant effect of both Competence and Work Motivation on Employee Performance when considered individually. Additionally, a simultaneous positive and significant effect of both variables on Employee Performance was confirmed. Conclusion— Competence and Work Motivation are crucial factors that significantly enhance Employee Performance, contributing to the overall success of the organization.
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN PELAKU UMKM DI DESA SIRNABAYA MELALUI PELATIHAN OPTIMASI WHATSAPP BUSINESS Flora Patricia Anggela; Robby Fauji
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/yhd0ww36

Abstract

Penyelenggaraan kegiatan PkM ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Sirnabaya Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang melalui pelatihan optimasi WhatsApp Business. Metode PkM yang digunakan adalah pelatihan yang diikuti oleh pelaku UMKM Desa Sirnabaya Kecamatan Telukjambe Kabupaten Karawang sebanyak 22 orang, serta peserta lainnya yang terdiri dari dosen dan mahasiswa pendamping. Sebagian besar peserta merasa sangat puas mengikuti pelatihan tersebut, hal ini ditunjukkan dari hasil evaluasi pelatihan yang menyatakan bahwa 90% peserta menyatakan materi pelatihan relevan dan bermanfaat bagi pengembangan bisnis UMKM mereka., 85% peserta merasa narasumber menyampaikan materi dengan jelas dan interaktif, serta 80% peserta puas dengan fasilitas pelatihan (ruang, perlengkapan, dan konsumsi). Sebanyak 77,3% peserta dapat menyelesaikan tugas secara langsung yang diberikan oleh fasilitator, sisanya sebesar 22,7% dapat menyelesaikan tugas dengan tempo 2 hari. 
SOSIALISASI STRATEGI PENINGKATAN DAYA TARIK DESTINASI PARIWISATA PULAU PUTERI DALAM MENDUKUNG KEMANDIRIAN EKONOMI DESA DI DESA SEGARJAYA KECAMATAN BATUJAYA KABUPATEN KARAWANG Wanta; Asep Jamaludin; Nandang; Aji Tuhagana; Flora Patricia Anggela
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v7i1.9951

Abstract

Pulau Puteri, sebagai salah satu destinasi pariwisata yang dimiliki oleh Desa Segarjaya Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang, memiliki potensi alam dan budaya yang dapat ditingkatkan. Keindahan pantainya, kekayaan, serta kehidupan laut yang beragam, menjadikan Pulau Puteri sebagai daya tarik utama bagi wisatawan domestik. Selain itu, keberagaman budaya masyarakat lokal dan warisan sejarah yang dimiliki oleh pulau ini turut memberikan nilai tambah yang signifikan. Penting untuk memahami bahwa pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berorientasi pada masyarakat memerlukan strategi yang komprehensif, melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal, dan mempertimbangkan keberlanjutan sumber daya alam dan budaya. Oleh karena itu, penelitian ini diarahkan untuk memberikan kontribusi pemikiran dan wawasan baru dalam menghadapi permasalahan kompleks terkait dengan peningkatan daya tarik destinasi pariwisata dan kemandirian ekonomi desa di Pulau Puteri, metode penelitian menggunakan metode penelitian desk iptif kualititatif, pengumpulan data meliputi data primer dan data skunder. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis model interaktif Miles and Huberman yaitu mereduksi data, menyajikan data, serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Dengan keunikan dan potensinya, Pulau Puteri dapat menjadi salah satu destinasi unggulan di Karawang jika didukung oleh infrastruktur yang memadai, pelestarian lingkungan, dan strategi promosi yang efektif. Kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat lokal, dan pelaku usaha pariwisata akan menjadi kunci keberhasilan pengembangan destinasi ini. 2) Dengan mengelola dan mengoptimalkan faktor-faktor yang mempengaruhi daya tarik destinasi pariwisata, Pulau Puteri diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Karawang yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.3) Untuk mengoptimalkan kontribusi pariwisata terhadap kemandirian ekonomi desa, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta sangat penting. Dengan pendekatan yang berkelanjutan, Pulau Puteri dapat menjadi contoh sukses destinasi wisata berbasis masyarakat di Kabupaten Karawang. 4) Dengan mengatasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam mengoptimalkan potensi pariwisata, Pulau Puteri diharapkan dapat berkembang menjadi destin si wisata yang tidak hanya menarik tetapi juga berkelanjutan, memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat Desa Segarjaya. 5) Dengan implementasi strategi-strategi yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan daya tarik destinasi pariwisata, destinasi wisata pantai Pulau Puteri diharapkan dapat menjadi destinasi wisata yang lebih menarik, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, serta lingkungan bagi masyarakat Desa Segarjaya dan sekitarnya. 6) Strategi yang berfokus pada pengembangan daya tarik Pantai Pulau Puteri tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan tetapi juga memberdayakan masyarakat Desa Segarjaya untuk mandiri secara ekonomi. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta diperlukan untuk mewujudkan potensi tersebut secara berkelanjutan. Hasilnya, Desa Segarjaya dapat menjadi model desa wisata yang sukses dalam mendukung kemandirian ekonomi berbasis lokal. 7) Dengan strategi ini, diharapkan masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktor utama dalam pengembangan dan promosi Pulau Puteri sebagai destinasi wisata unggulan yang berkelanjutan. 8) Pengelolaan sumber daya alam dan budaya yang terintegrasi dan berkelanjutan di Pulau Puteri tidak hanya mendukung keberlanjutan pariwisata tetapi juga memastikan bahwa masyarakat lokal mendapatkan manfaat ekonomi dan sosial dari aktivitas wisata. Kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga sektor swasta, diperlukan untuk menjaga keseimbangan antara pelestarian dan pemanfaatan sumber daya. 9) Perbedaan persepsi antara stakeholders terkait strategi peningkatan daya tarik destinasi Pulau Puteri mencerminkan kebutuhan untuk membangun sinergi yang lebih baik. Dengan mengintegrasikan pandangan dan kepentingan semua pihak, pariwisata Pulau Puteri dapat dikembangkan secara berkelanjutan, mendukung pelestarian sumber daya, dan memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi masyarakat lokal. 10) Evaluasi hasil implementasi strategi peningkatan daya tarik destinasi pariwisata Pulau Puteri sangat penting untuk memastikan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya menguntungkan secara ekonomi tetapi juga berkelanjutan dari segi lingkungan dan budaya. Dengan menggunakan hasil evaluasi ini, pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dapat bersama-sama mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengoptimalkan potensi pariwisata dan mencapai kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan.
The Influence of Leadership and Work Environment on the Performance of Employees of the Manpower and Transmigration Service of Karawang Regency Icha Nurfadilah Anwar; Suroso Suroso; Flora Patricia Anggela
International Journal of Economics and Management Research Vol. 4 No. 2 (2025): August: International Journal of Economics and Management Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijemr.v4i2.387

Abstract

This study aims to analyze the influence of leadership and work environment on employee performance at the Manpower and Transmigration Office of Karawang Regency, both partially and simultaneously. Using a quantitative approach, the sample used was a purposive sampling technique, as many as 100 employees of the Manpower and Transmigration Office of Karawang Regency and analyzed by multiple linear regression with SPSS version 25. The results showed that leadership has a significant positive influence on employee performance with a t-count of 4,687> 1,966 t-table and a significant value of 0.00 <0.05, while the work environment does not have a significant influence on employee performance with a t-count of 1.859 <1.966 t-table and a significance value of 0.66> 0.05. Simultaneously, leadership and work environment have a positive effect on employee performance with an f-count of 28.953> 2.627 f-table. Leadership is the main factor in appreciating and encouraging employees to work according to their responsibilities. For further research, it is suggested to expand the scope of government as a whole to provide a deeper influence on employee performance
Pengaruh Kemampuan Inovasi Terhadap Keunggulan Bersaing pada Warung Makan di Desa Cengkong Galuh Permadi; Enjang Suherman; Flora Patricia Anggela
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 6 No. 5 (2024): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v6i5.2215

Abstract

Over time, food stalls in the Cengkong Village area reflect the importance of the food sector in the local economy, as well as changes in consumer trends that influence the way food stalls operate and compete. The aim of this research is to find out, analyze and explain how innovation ability influences competitive advantage in food stalls in Cengkong Village. The research design used in this research is descriptive and verification with a quantitative approach. The population in this study were micro, small and medium enterprises in Cengkong Village, Karawang Regency, totaling 120 respondents. Researchers can use samples obtained from a population of 92 respondents. This research analysis uses simple linear regression analysis using the IBM SPSS Statistics 25 tool. Sample calculations are carried out using the Slovin formula. Based on research results, innovation ability (X) has a positive and significant effect on competitive advantage (Y). With the results of a sig value of 0.000 < 0.05 and a tcount value of (7.558 > 1.986), the Ha hypothesis is accepted and Ho is rejected.