Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH GABUNGAN MODEL PEMBELAJARAN PBL (PROBLEM BASED LEARNING) DAN KOOPERATIF STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION) TERHADAP KEMAMPUAN BERNALAR KRITIS DAN GOTONG ROYONG SISWA KELAS IV Oktafiasari, Ida Catur; Sulistiana, Devita; Putriani, Ida
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4000

Abstract

Pendidikan berperan strategis dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia, salah satunya melalui penggunaan model pembelajaran yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan gabungan model PBL (Problem Based Learning) dan Kooperatif STAD (Student Team Achievement Division) terhadap kemampuan bernalar kritis serta sikap gotong royong peserta didik kelas IV. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan Quasy Experimental Design jenis Pretest–Posttest Control Group Design. Instrumen penelitian berupa tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest), dengan analisis data menggunakan uji ANCOVA. Hasil uji menunjukkan Fhitung masing-masing 5,169 dan 19,063 dengan taraf signifikansi 0,027 dan 0,000 (< 0,05). Hal ini membuktikan bahwa gabungan model PBL (Problem Based Learning) dan Kooperatif STAD (Student Team Achievement Division) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan bernalar kritis. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa penerapan model pembelajaran gabungan ini lebih efektif dibandingkan metode konvensional. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan strategi gabungan sebagai alternatif untuk meningkatkan kualitas proses maupun hasil belajar, sekaligus mendukung penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kerja sama.
PENGEMBANGAN MEDIA “KOTARU” (KENALI KOSAKATA BARU) UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Hafidha, Nora Tasya Ariffatul; Widiastuti, Sripit; Putriani, Ida
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4042

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia memuat materi yang wajib dikuasai oleh peserta didik sesuai dengan jenjang pendidikannya, termasuk materi kosakata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan hasil uji keterbacaan siswa terhadap aplikasi Kotaru dalam kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia terkait materi kosakata pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (RnD) yang terdiri atas 7 tahap yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk dan revisi produk. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel acak. Instrumen untuk pengumpulan data adalah angket dan wawancara. Angket keterbacaan guru menggunakan skala Likert dan angket keterbacaan siswa menggunakan skala Guttman. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif didapatkan dari wawancara sedangkan data kuantitatif didapatkan dari angket. Berdasarkan hasil pengembangan aplikasi Kotaru, melalui validasi materi mendapatkan presentase sebesar 90,4%, validasi bahasa mendapatkan presentase sebesar 88% dan validasi media mendapatkan presentase sebesar 94,4% yang termasuk ke dalam kategori sangat layak. Untuk uji coba produk, melalui hasil uji keterbacaan guru mendapatkan presentase sebesar 94,1% dan hasil uji keterbacaan siswa mendapatkan presentase sebesar 95% yang termasuk ke dalam kategori sangat layak. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba produk, aplikasi Kotaru sangat praktis untuk digunakan sebagai sarana pendukung untuk mempelajari materi kosakata dalam kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia.
Efektivitas Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SD Nuramdilah, Ulfiya; Widiastuti, Sripit; Putriani, Ida
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i1.825

Abstract

Kajian ini berfokus pada efektivitas model pembelajaran yang disesuaikan dalam mengembangkan daya pikir kritis siswa SD. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan mengakomodasi keragaman gaya belajar, minat, serta kesiapan siswa di kelas, sekaligus menjawab tuntutan Kurikulum Merdeka yang menekankan pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Riset ini mengaplikasikan metode kuantitatif melalui model eksperimen semu. Subjek yang diteliti berjumlah 52 siswa kelas lima SDN Srengat 01 Kabupaten Blitar, yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing 26 siswa. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis yang diberikan pada tahap pretest dan posttest, serta pedoman observasi keterlaksanaan pembelajaran. Pengolahan data dibantu dengan aplikasi SPSS 21.0 melalui tes distribusi normal, uji homogenitas, perhitungan N-Gain, dan independent sample t-test. Temuan studi memperlihatkan adanya peningkatan keterampilan berpikir kritis yang berarti pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Hasil pretest menunjukkan rata-rata 45,58 pada kelas eksperimen dan 43,27 pada kelas kontrol. Setelah perlakuan, rata-rata posttest kelas eksperimen meningkat menjadi 76,15, sedangkan kelas kontrol mencapai 60,38. Selain itu, perhitungan effect size menunjukkan nilai Cohen’s d sebesar 1,70 yang termasuk kategori sangat besar. Hasil uji N-Gain menunjukkan rata-rata 0,41 yang berada pada kategori sedang. Uji-t sampel independen menghasilkan signifikansi 0,000 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok.