Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pop-Up Book Learning Media for Understanding Early Childhood Sexual Education for the 5-6-Year-Old Age Group Kadek Ina Anggasari; Made Vina Arie Paramita; Rendy Setyowahyudi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 12 No. 3 (2024): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v12i3.85505

Abstract

The public thinks that sex education is not appropriate to be given to young children. Padahal pendidikan seks yang diberikan sejak dini sangat berpengaruh dalam kehidupan anak ketika dia memasuki masa remaja. Sex education can be introduced to early childhood by utilizing learning media using pop-up books. This research aims to develop learning media in the form of pop-up books that contain sex education for early childhood. The research model used is the ADDIE model. Data collection is carried out by observation and validation questionnaires to obtain expert assessments from media experts, material experts, and practitioners. The results of the validation of the pop-up book on media experts obtained a percentage of 4.5 with the category of very feasible, and the validation of material experts obtained a percentage of 5 with the category of very feasible, and the validation of media feasibility by teachers obtained a percentage of 4.6 with the category of feasible. Based on the results of the validation of media experts and material experts, as well as practitioners, it can be concluded that the pop-up book media developed is very feasible to be used as a learning medium in introducing sex education in early childhood. The implication of this study is the creation of Pop-up Book learning media to improve the understanding of early childhood sexual education in the age group of 5-6 years.
Hit and jump Circuit Game to Stimulate the Concentration to 5 to 6 -Year -Old Children Susanti, Ni Putu Desy; Putu Rahayu Ujianti; Rendy Setyowahyudi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v13i1.83147

Abstract

Kindergarten teachers experience obstacles and difficulties when developing appropriate media to stimulate the concentration of children aged 5-6 years. Children find it very difficult to concentrate and their minds are easily distracted. Therefore, activities are needed that can train children's concentration skills. The purpose of this study was to prove the effectiveness of the hit and jump circuit game for children aged 5-6 years. This type of research is development research. The research model used is the ADDIE model (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). The subjects of this study were 20 kindergarten children. This study used a questionnaire collection method and used an observation questionnaire (non-test). The instruments used were observation sheets and questionnaire sheets. The data analysis technique used was quantitative descriptive analysis and inferential statistics. The results of the effectiveness test obtained a tcount of 33.65. Then ttable with db = n-1 = 20-1 = 19. The ttable value for db 19 with a significance level of 5% (α = 0.05) is 1.685. Thus, the results of the analysis can be compared that tcount is greater than ttable so that H0 is rejected and H1 is accepted. So it can be concluded that the hit and jump circuit game is effectively applied to stimulate the concentration of children aged 5-6 years. The implications of this study are expected to be a reference for teachers in kindergartens in choosing activities that can stimulate children's concentration.
Pengaruh Games Interaktif Wordwall terhadap Kemampuan Mengenal Budaya Bali Anak Usia Taman Kanak Kanak Setyowahyudi, Rendy; Tirtayani, Luh Ayu; Indana, Nurul
Early Childhood Research Journal (ECRJ) Vol.6, No.1, Juni 2023
Publisher : Lembaga Pengembangan Publikasi Ilmiah dan Buku Ajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ecrj.v6i1.22968

Abstract

Gempuran budaya asing mengakibatkan ke khawatiran akan keberlangsungan eksistensi budaya local termasuk di antaranya budaya daerah bali. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan games interaktif wordwall terhadap kemampuan mengenal budaya bali anak usia taman kanak-kanak. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Sampel penelitian berjumlah 36 anak yang diambil dengan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan tes lisan dengan bantuan kartu bergambar. Validitas instrument di uji dengan korelasi poin biserial, sementara reliabilitas di uji dengan KR20. Analisis data untuk menguji hipotesis menggunakan paired sample t-test dan independent sample t-test. Sebelum data di uji hipotesis terlebih dahulu di uji normalitas dengan kolmogrov smirnov test dan homogenitas dengan levene test. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh games interaktif wordwall terhadap kemampuan mengenal budaya bali pada anak usia taman kanak-kanak yang ditunjukkan dengan nilai sig 2 tailed yang didapatkan yaitu 0,000 lebih dari kecil dari 0,05.
Melibatkan Orangtua Dalam Setiap Kegiatan Pendidikan Anak Usia Dini, Apa Saja Strateginya? Setyowahyudi, Rendy; Indrawati, Ni Putu Vivin; Paramita, Made Vina Arie
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2458

Abstract

Kesuksesan pendidikan anak usia dini membutuhkan kiprah aktif berasal seluruh pihak. salah satu pihak yang krusial untuk terlibat ialah orangtua anak. Orangtua memegang peranan krusial pada keterlibatannya untuk mendukung tumbuh kembang anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi perlibatan orangtua pada pendidikan anak usia dini yang diselenggarakan pada Taman Kanak-kanak Negeri Kampung Baru Singaraja. Studi Kasus adalah jenis penelitian yang digunakan. Subjek penelitian yang dipilih ialah lima orang pengajar serta 1 kepala sekolah yang sudah menerapkan strategi untuk melibatkan orangtua di pendidikan anak usia dini pada lembaganya. Data dikumpulkan menggunakan observasi, wawancara serta dokumentasi. Uji keabsahan data memakai triangulasi teknik. sementara itu analisis data dilaksanakan memakai model Miles & Huberman yang terdiri mempunyai 4 tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan  penarikan kesimpulan. hasil yang didapatkan ialah strategi perlibatan orangtua pada pendidikan anak usia dini dibagi menjadi tiga yaitu perlibatan saat disekolah, perlibatan saat dirumah serta perlibatan pada pengambilan keputusan. bisa disimpulkan bawah sekolah sudah melibatkan orangtua pada setiap aktivitas pendidikan anak usia dini yang dilaksanakan baik disekolah, dirumah juga pada pengambilan keputusan terkait acara sekolah di anak.
Ragam Strategi Pengenalan Pendidikan Seks Bagi Anak Usia Dini Setyowahyudi, Rendy
El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak Vol. 3 No. 01 (2023): El-Athfal: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Anak
Publisher : Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan seks pada anak usia dini perlu diperkenalkan dengan strategi yang tepat. Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui apasajakah startegi yang bisa digunakan untukmengenalkan pendidikan seks pada anak usia dini. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenispenelitian kepustakaan (library research). Sumber data yang didapatkan dari 11 artikel jurnal.Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan cara menganalisis isipesan suatu data. Penelitian dilaksanakan dalam waktu 2 bulan yaitu bulan mulai bulanNovember sampai Desember 2022. Pada bulan November di fokuskan untuk mengumpulkansumber-sumber data yang mendukung terutama tentang strategi pengenalan pendidikan sekspada anak usia dini. Kemudian pada bulan Desember di fokuskan untuk menyusun data dalambentuk hasil penelitian dari berbagai sumber yang telah di dapatkan. Hasil yang didapatkanadalah terdapat lima strategi yang bisa digunakan untuk mengenalkan pendidikan seks padaanak usia dini yaitu penggunaan buku cerita bergambar, program underwear rules, berbagaipermainan, berbagai metode pembelajaran dan toilet training.
Ragam Cara Mengenalkan Ibadah Puasa Ramadhan bagi Anak Usia Dini Rendy Setyowahyudi
Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2023): Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/piaud.v3i1.3631

Abstract

Fasting is a workshop which becomes a challenge for parents to introduce it to early childhood. The purpose of this study was to find out various ways of introducing Ramadan fasting to early childhood. This research is library research. The data was collected from library documents such as journal articles and the website that contain various ways of introducing Ramadan fasting to early childhood. The data analysis technique used content analysis by analyzing the content of a data message. The results of the study have found that there are four ways ways to introduce fasting to early children in fasting, using animated films and using storytelling methods
Pengembangan Video Pembelajaran Digital dengan Menggunakan Powtoon Berbasis Kebudayaan Bali dalam Menstimulasi Kesehatan Mental Anak Mascintya, I Gusti Ayu Agung; Antara, Putu Aditya; Setyowahyudi, Rendy
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1605

Abstract

Minimnya penggunaan media pembelajaran digital berbasis budaya Bali yang inovatif dan interaktif menyebabkan rendahnya minat belajar anak. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan media pembelajaran digital berbasis budaya Bali yang dirancang menggunakan Powtoon untuk menstimulasi kesehatan mental anak usai dini. Penelitian ini merupakan penelitian research and development dengan menggunakan model ADDIE. Uji coba produk dilakukan dalam beberapa tahap untuk mengukur kelayakan, kepraktisan, dan efektivitas video pembelajaran berbasis Powtoon. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil uji kelayakan oleh ahli materi, desain, dan media menunjukkan bahwa video pembelajaran yang dikembangkan sangat layak digunakan tanpa revisi, hasil uji kepraktisan melalui respon guru dan anak menunjukkan bahwa media ini menarik, mudah dipahami, dan mampu meningkatkan antusiasme serta fokus anak dalam belajar dan hasil uji efektivitas menggunakan paired sample t-test memperlihatkan adanya perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test terhadap aspek kesehatan mental anak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran digital berbasis budaya Bali efektif dalam menstimulasi kesehatan mental anak usia dini serta berkontribusi dalam memperkuat nilai-nilai budaya lokal melalui pembelajaran yang interaktif dan bermakna.
Pengaruh Dukungan Orang Tua Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Ipas Siswa Sekolah Dasar Lusiani, Ni Komang; Werang, Basilius Redan; Setyowahyudi, Rendy
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1089

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Gugus Kakatua Kecamatan Nusa Penida. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh dukungan orang tua dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPAS, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 70 siswa yang sekaligus dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan orang tua dan motivasi belajar memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar IPAS, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama. Semakin tinggi dukungan orang tua dan motivasi belajar siswa, semakin meningkat pula hasil belajar yang diperoleh. Dengan demikian, keterlibatan orang tua dan penguatan motivasi belajar perlu ditingkatkan untuk mendukung keberhasilan pembelajaran IPAS.
Video Animasi Berbasis Augmented Reality untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPAS Peserta Didik Kelas V SD: Augmented Reality-Based Animated Videos to Improve Fifth Grade Primary School Students' Understanding of IPAS Concepts Pridayanti, Ni Kadek Padma; Rati, Ni Wayan; Setyowahyudi, Rendy
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v6i1.1212

Abstract

Science and social learning in elementary schools is still dominated by conventional methods with limited integration of digital technology, resulting in suboptimal conceptual understanding among students. Abstract topics such as human body organs require interactive visual media to support more concrete and meaningful learning experiences. This study aims to analyze, develop, and evaluate the feasibility and effectiveness of augmented reality–based animated video media to enhance fifth-grade students’ conceptual understanding of science and social learning. The research employed a Research and Development method using the ADDIE model with a one-group pretest–posttest design. Research subjects included 2 material experts, 2 media experts, 2 teachers, and 23 students. Data were collected through validation questionnaires, response questionnaires, and concept understanding tests. Data analysis used descriptive quantitative and inferential statistics, including Shapiro-Wilk normality testing and paired sample t-test. The results showed that the developed media achieved high validity scores from material experts (3.83) and media experts (3.72), and high practicality scores from teachers (3.72) and students (3.94). Effectiveness testing indicated a significant improvement in conceptual understanding with a significance value of 0.000 (p < 0.05). Statistically, the improvement was confirmed by the paired sample t-test result of t(22) = 6.450, which was significant (p < 0.05). In conclusion, augmented reality–based animated video media is valid, practical, and effective in improving students’ conceptual understanding. The study implies that integrating augmented reality technology can serve as an innovative interactive learning strategy to improve the quality of elementary science and social learning.