Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Video Pembelajaran Pramuka Prasiaga untuk Meningkatkan Profil Pelajar Pancasila Anak Kelompok B Taman Kanak-Kanak Nurul Indana; Rendy Setyowahyudi
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 8 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v8i2.83080

Abstract

Dalam memenuhi pembelajaran yang baik hendaknya melibatkan hal-hal yang menarik dan menyenangkan seperti penyediaan media pembelajaran yang menyenangkan anak usia dini sehingga akan lebih mudah memahami pembelajaran yang disampaikan pendidik. Tujuan pnelitian ini yakni untuk membuktikan efektivitas video pembelajaran pramuka prasiaga untuk meningkatkan profil pelajar Pancasila anak kelompok B Taman Kanak-Kanak. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian ini adalah 20 anak kelompok B, dengan objek penelitian yaitu kemampuan meningkatkan Profil pelajar Pancasila anak usia dini. Metode pengumpulan data dengan pedoman wawancara, observasi dan kuesioner.  Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan lembar kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Berdasarkan hasil uji t untuk mengetahui efektivitas media diketahui bahwa tabel output Paired Sample T-Test, memperoleh ada perbedaan rata-rata antara hasil belajar pre-test dan post-test ada pengaruh penggunaan media. Disimpulkan bahwa media video pembelajaran pramuka prasiaga layak dan efektif digunakan untuk meningkatkan Profil pelajar Pancasila anak kelompok B Taman Kanak-kanak. Implikasi penelitian ini yakni, diharapkan mampu menjadi pedoman bagi guru dalam melaksanakan kegiatan pramuka yang menarik.
PENGARUH BONEKA JARI AGAMA (BONJARMA) TERHADAP SIKAP TOLERANSI BERAGAMA ANAK USIA DINI DI RA ATH-THOORIQ SINGARAJA Setyowahyudi, Rendy; Made Vina Arie Paramita; Nurul Indana
Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati Vol. 20 No. 2 (2024): Jurnal Pintar Harati Volume. 20, Nomor. 2, Desember 2024
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jph.v20i2.15439

Abstract

Isu intoleransi beragama kini menjadi sorotan karena kasus-kasusnya yang terus meningkat setiap tahun. Salah satu cara untuk mencegah intoleransi adalah dengan menanamkan sikap toleransi beragama sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan boneka jari bertema agama terhadap sikap toleransi beragama anak usia dini di RA Ath-Thooriq Singaraja. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Populasi penelitian ini terdiri dari 40 anak kelompok B di RA Ath-Thooriq Singaraja, dengan sampel sebanyak 36 anak yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes lisan dengan kartu bergambar sebagai alat bantu. Uji validitas instrumen dilakukan menggunakan korelasi poin biserial, sedangkan reliabilitas diuji dengan metode KR20. Analisis data untuk menguji hipotesis dilakukan dengan paired sample t-test dan independent sample t-test. Sebelum uji hipotesis, dilakukan uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov test dan uji homogenitas dengan Levene test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan boneka jari bertema agama berpengaruh terhadap sikap toleransi beragama anak usia dini di RA Ath-Thooriq Singaraja, dengan nilai signifikansi 2-tailed sebesar 0,000, lebih kecil dari 0,05.
Pola Komunikasi Antara Orang Tua Dengan Pihak Sekolah Dalam Penyediaan Dukungan Motivasi Diri Pada Anak Autisme Luh Putu Ayu Satriani; Nice Maylani Asril; Rendy Setyowahyudi
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 8 No. 3 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v8i3.84988

Abstract

Komunikasi yang terjadi antara guru dan orang tua pada anak berkebutuhan khusus belum dilaksanakan secara maksimal. Hal ini terjadi karena stigma anak berkebutuhan khusus dianggap rendah oleh beberapa Masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi antara orang tua dengan pihak sekolah dalam penyediaan dukungan motivasi diri pada anak autisme. Adapun tempat penelitian merupakan sekolah untuk Anak Berkebutuhan Khusus yang mengajarkan calistung dan membuat kerajinan. Jenis penelitian ini yakni deskriptif kualitatif, dengan metode Narrative Inquiry. Subjek dalam penelitian ini adalah orang tua yang berjumlah 1 orang dan guru yang berjumlah 1 orang dari Yayasan hati yang kreatif. Penelitian ini menggunakan metode dan instrument pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Teknik analisis data berupa triangulasi, yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat  bentuk pola komunikasi seperti pola komunikasi antar pribadi dan komunikasi kelompok. Selain itu penyebab terjadinya kendala pola komunikasi anatara orang tua dan pihak sekolah karena adanya perbedaan prioritas,kurang komunikasi terbuka dan keterbatasan sumber daya . Dengan beberapa factor yang terjadi pihak sekolah  mempunyai solusi untuk mengatasi kendala pola komunikasi  antara orang tua dan pihak sekolah. Implikasi penelitian ini diharapkan menjadi bahan kajian bagi orang tua dan guru anak berkebutuhan khusus.
PELATIHAN PEMBUATAN BONEKA JARI AGAMA (BONJARMA) BAGI GURU RA ATH-THOORIQ SINGARAJA SEBAGAI UPAYA MENANAMKAN KARAKTER TOLERANSI BERAGAMA PADA ANAK USIA DINI Setyowahyudi, Rendy; Sari, Ni Made Dainivitri Sinta; Paramita, Made Vina Arie; Imamah, Nur; Indana, Nurul
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 6 (2024): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.6.400-406

Abstract

The issue of religious tolerance is currently being hotly discussed. Even the Ministry of Education, Culture, Research and Technology has listed it as one of the three major sins of education. The problem of religious tolerance is also felt at the PAUD level, including at RA Ath-Thooriq Singaraja. So far, teachers have had difficulty choosing the right way to teach religious tolerance to early childhood there. The purpose of this community service activity is to provide knowledge and skills to RA Ath-Thooriq Singaraja teachers in making religious finger puppets as an effort to instill a character of religious tolerance in early childhood. The method used in this community service activity is to hold training activities for 12 RA Ath-Thooriq Singaraja teachers. Data from the results of the activity were collected using interviews, observations and documentation in the form of photos of the activity. The results obtained were increased knowledge and skills of teachers in making religious finger puppets after this community service activity was carried out.
Perspektif Mahasiswa dalam Menumbuhkan Nilai Pendidikan Multikultural untuk Anak Usia Dini Setyowahyudi, Rendy
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v8i1.23480

Abstract

Meningkatnya perubahan demografis pada masyarakat akhir-akhir ini akan semakin meningkatkan keberagaman di dalam masyarakat. Untuk itu, diperlukan peran kaum muda intelektual yang di wakili oleh mahasiswa untuk dapat memberikan sumbangsih perspektif nilai pendidikan multicultural untuk anak sejak dini agar dapat mencegah terancamnya keharmonisan hidup bermasyarakat di kemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif mahasiswa dalam menumbuhkan nilai pendidikan multicultural untuk anak usia dini yang mencakup perbedaan agama, etnis, sosialekonomi dan gender. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif. Subjek diambil dengan purposive sampling sejumlah 20 orang mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menumbuhkan nilai pendidikan multicultural dalam perbedaan agama, etnis, sosialekonomi dan gender dapat dilakukan dengan (1) bertukar nilai positif antar pemeluk agama, (2) dengan mengikuti kegiatan etnis yang berbeda, (3) melibatkan anak dengan kegiatan social dilingkungannya, (4) melalui buku cerita dan lewat kegiatan menonton film yang berisi muatan nilai kesetaraan gender. Singkatnya, penelitian ini berkesimpulan bahwa perspektif mahasiswa dalam menumbuhkan nilai pendidikan multicultural untuk anak usia dini dapat dilakukan dengan melakukan interaksi dan melibatkan anak dengan kegiatan yang ada di sekeliling mereka sehingga anak akan dapat menumbuhkan nilai pendidikan multicultural di hati dan perilakunya.
PERAN ORANG TUA PAUD PERTIWI KOTA JAMBI DALAM MENDUKUNG PENDIDIKAN LITERASI ANAK USIA DINI DI RUMAH Rendy Setyowahyudi; Novalia
Golden Age and Inclusive Education Vol. 2 No. 1 (2025): Golden Age and Inclusive Education
Publisher : Cendekia Citra Gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/galon.v2i1.237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran orang tua dalam mendukung pendidikan literasi anak usia dini di rumah, khususnya pada PAUD Pertiwi Kota Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek terdiri dari lima orang tua yang dipilih melalui purposive sampling, dengan latar belakang sosial, ekonomi, dan pendidikan yang beragam. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian deskriptif naratif, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa orang tua berperan sebagai fasilitator, motivator, dan pendamping, dengan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif di rumah. Strategi mereka meliputi penyediaan materi edukatif seperti buku cerita dan alat gambar, penggunaan metode berbasis permainan, serta komunikasi rutin dengan guru. Dukungan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan literasi anak, tetapi juga mendorong perkembangan kognitif, emosional, dan sosial. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara orang tua dan guru dalam mendukung pendidikan anak usia dini. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi orang tua untuk meningkatkan keterlibatan mereka dalam pendidikan anak di rumah.
TRADISI NGEJOT DALAM MENUNJANG PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA DINI DI DESA KINTAMANI Setyowahyudi, Rendy; Antara, Putu Aditya; Muslimah, Bekti
Prosiding Temu Ilmiah Nasional Guru Vol. 16 (2024): TING XVI 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia dini merupakan individu yang egosentris. Untuk menghilangkan sifat egosentris tersebut dibutuhkan pengenalan lingkungan social yang dilakukan oleh orang dewasa secara perlahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan tradisi ngejot dalam menunjang perkembangan social anak usia dini di desa kintamani bali. Metode yang digunakan adalah deskriptif. Subjek yang dipilih adalah masyarakat desa kintamani yang masih melestarikan tradisi ngejot. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil yang diperoleh adalah tradisi ngejot dapat mendukung beberapa aspek perkembanganya seperti nilai agama, moral dan terutama adalah aspek perkembangan sosial anak karena melibatkan dirinya dalam membaur dengan orang sekitar. Hal ini dimulai dengan anak mengenal lingkungannya, kemudian munculnya ketertarikan dari anak terhadap lingkungan sosialnya dan kemudian bersosialisasi. Dari tahap tersebut, dapat menjadikan anak memiliki kemampuan social yang baik. Kesimpulan yang di dapatkan dari penelitian ini adalah tradisi njejot mampu menunjang perkembangan social anak usia dini seperti meningkatkan solidaritas, empati dan interaksi anak kepada masyarakat sekitar serta mampu membantu anak dalam menumbuhkan kemampuan sosialnya.
Edupreneurship Berbasis 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle) Sebagai Upaya Mensejahterakan Ekonomi Pendidik PAUD Fitria, Khusnul; Kristiana, Dian; Setyowahyudi, Rendy
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 5 No. 2 (2022): August 2022
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v5i2.380

Abstract

Pendidikan merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia. Salah satu faktor penentu maju atau tidaknya pendidikan terletak pada pendidiknya. Meskipun demikian, terdapat problematika yang mereka alami seperti kesejahteraan ekonomi. Di Indonesia, masih dijumpai pendidik PAUD yang mendapatkan gaji kurang layak. Edupreneurship merupakan kegiatan kewirausahaan yang dilakukan oleh pendidik maupun orang yang berada di lingkup pendidikan guna menghasilkan keuntungan. Penelitian ini menjelaskan aktualisasi edupreneurship sebagai pilihan solusi dari permasalahan tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah meta analysis. Melalui metode ini, peneliti mengumpulkan data maupun informasi yang relevan dari berbagai sumber pustaka serta jurnal kemudian dianalisis dan disimpulkan secara naratif. Adapun hasil dari analisis ini memaparkan keefektifan edupreneurship berbasis 3R (reduce, reuse, dan recycle) melalui kegiatan mengolah dan memasarkan produk dari sampah yang bernilai edukatif. Berdasarkan sumber data yang diperoleh, kesimpulannya ialah kegiatan edupreneurship berbasis 3R dapat dijadikan sebagai salah satu solusi efektif dalam mengatasi permasalahan tersebut
Peningkatan Kemampuan Kreativitas Anak Kelompok B Melalui Kegiatan Menggambar Dan Mewarnai Dengan Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) Mugirah, Mugirah; Setyowahyudi, Rendy
LENTERA ANAK Vol 6, No 1 (2025): APRIL 2025 : LENTERA ANAK
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jla.v6i1.7855

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kreativitas anak kelompok B melalui kegiatan menggambar dan mewarnai dengan pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL). Penelitian ini dilaksanakan di Taman Kanak-Kanak (TK) Cempaka PGRI Kecamatan Sruweng Kabupaten Kebumen.Penelitian ini melibatkan 16 anak usia 4-6 tahun sebagai subjek penelitian. Secara umum peneliti mengadakan penelitian tindakan kelas dengan maksud dan tujuan untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar anak dalam menggambar dan mewarnai melalui Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) dalam kegiatan menggambar dan mewarnai dapat meningkatkan kreativitas anak dalam hal imajinasi, ekspresi diri, serta keterampilan motorik halus Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa pendekatan CTL efektif dalam meningkatkan kreativitas anak dalam kegiatan menggambar dan mewarnai. Oleh karena itu, penerapan metode ini sangat direkomendasikan bagi pendidik dan orang tua untuk meningkatkan potensi kreativitas anak sejak dini.
Implementation of Loose Part Media-Assisted STEAM Learning Approach to Early Childhood Collaboration Skills Pratiwi, Ni Komang Yadni Okta; Putu Rahayu Ujianti; Rendy Setyowahyudi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 12 No. 3 (2024): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v12i3.83018

Abstract

The problem in implementing STEAM learning is that teachers have difficulty integrating all STEAM elements into one activity or learning activity in the classroom. This research aims to analyze how the implementation of the STEAM learning approach with loose part media affects the collaboration skills of early childhood. This type of research is qualitative research, using qualitative descriptive methods and a case study approach. This research uses observation, interview and documentation data collection methods. The instruments used were observation sheets and interview sheets. The informant for this research was the group B teacher. Then, to validate the data, data analysis techniques were used in the form of triangulation, which consists of data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. The results of this research indicate that the implementation of the STEAM learning approach assisted by loose part media in Kindergarten has been implemented well. Teachers have carried out learning activities through the stages of planning, implementation and evaluation. It is hoped that the implications of this research will be material for study and evaluation for teachers who will implement STEAM-based learning in kindergarten.