Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Kelayakan Materi Komik Berbasis Kearifan Lokal Reog Ponorogo sebagai Bahan Bacaan Kategori Membaca Permulaan pada Pendidikan Anak Usia Dini Rahmawati, Ida Yeni
Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak dan Media Informasi PAUD Vol 5, No 1 (2020): Jurnal AUDI :June 2020, 8 Articles, Pages 1-63
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.737 KB) | DOI: 10.33061/jai.v5i1.3770

Abstract

Language skills in the 4.0 industrial revolution era like today are very important. Based on the purpose of this study is to describe and explain the appropriateness of the material contained in the comic book based on local wisdom beginning reading category for early childhood education. Basically this research is based on the phenomenon in the community regarding the habit of using gadgets in early childhood which results in addiction. This local wisdom-based comic Reog Ponorogo is one of the answers to the community's anxiety about parenting in dealing with children who are addicted to using gadgets. This comic is one of the solutions that can be used by the community, especially young parents who are confused about providing reading materials that are appropriate to their age. Thus, this article discusses the feasibility of this book's material as reading material in early childhood. This type of research is a descriptive study in which data collection techniques can be done through document analysis. Thus, the existence of comics based on local wisdom can be used as one of the literacy materials, especially in assisting parenting in the use of devices wisely in early childhood education.           ABSTRAKKemampuan berbahasa di era revolusi industri 4.0 seperti saat ini sangatlah penting. Berdasarkan tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan kelayakan materi yang terdapat dalam buku komik berbasis kearifan lokal kategori membaca permulaan bagi pendidikan anak usia dini. Pada dasarnya penelitian ini berlatarbelakangkan fenomena di masyarakat mengenai kebiasaan penggunaan gawai pada anak usia dini yang mengahkibatkan kecanduan. Komik berbasis kearifan lokal Reog Ponorogo ini sebagai salah satu  jawaban atas kegelisahan  masyarakat  mengenai pola asuh dalam menghadapi anak yang kecanduan menggunakan gawai. Komik inilah salah satu solusi yang dapat digunakan oleh masyarakat khususnya orang tua muda yang kebingungan memberikan bahan bacaan yang sesuai dengan usianya. Dengan demikian, pada artikel ini dibahas mengenai kelayakan materi buku ini sebagai bahan bacaan pada anak usia dini. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif yang teknik pengumpulan datanya dapat dilakukan melalui analisis dokumen. Dengan demikian, dengan adanya komik berbasis kearifan lokal ini dapat digunakan sebagai salah satu bahan literasi khususnya pada pendampingan pola asuh penggunaan gawai secara bijak pada pendidikan anak usia dini.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI DENGAN LIPATAN BERTAHAP MENGGUNAKAN MEDIA ORIGAMI DI RA PSM KROWE TAHUN AJARAN 2022/2023 Ramadhani, Desi Dwi; Wulansari, Betty Yulia; Rahmawati, Ida Yeni
EDUPEDIA Vol 7, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ed.v7i2.2401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses peningkatkan  kemampuan motorik halus pada anak usia dini dengan lipatan bertahap menggunakan media origami di RA PSM Krowe. Serta untuk mengetahui perubahan apa yang telah terjadi setelah penelitian  itu terjadi. RA PSM Krowe ini ditargetkan sebagai objek penelitian dan origami sebagai media untuk meningkatkan kemampuan motorik halusnya. Metode penelitian yang digunakan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), ada beberapa tahapan yang dilalui; 1) Tahap perencanaan, 2) Tahap pelaksanaan, 3) Tahap pengamatan, 4) Tahap Refeksi. Penelitian menggunakan media origami ini membuahkan hasil yang cukup sesuai dengan apa yang diharapkan peneliti, tentunya dengan proses yang tidak instan. Dengan lipatan bertahap menggunakan origami membantu proses pengembangan motorik halus pada anak
Pendampingan Penyusunan Surat Dinas Berbasis Ejaan Bahasa Indonesia Bagi Sekeretaris Desa di Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo Rahmawati, Ida Yeni
Khadimul Ummah Vol. 1 No. 2 (2018): Mei
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/ku.v1i2.2495

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari surat merupakan suatu hal yang sangat dibutuhkan dalam komunikasi secara tertulis. Berdasarakan hasil kajian sebelumnya, bahwa kesalahan dalam penyusunan surat masih sering terjadi. Dalam hal ini permasalahan mitra ialah, tentang kurang memahaminya tata bahasa, ejaan, dan tata letak penyusunan surat dinas, yang sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia (EBI), dan sesuai dengan peraturan penyusunan surat dinas sesuai ketentuan pemerintah daerah setempat. Solusi yang akan dilakukan untuk menghadapi permasalahan klasik tersebut ialah, dengan mengadakan pelatihan penyusunan surat dinas bagi sekretaris desa/kelurahan sekecamatan Jenangan. Target luaran yang dicapai dalam pengabdian ini adalah tersusunnya modul pelatihan penyusunan surat dinas yang baku sesuai dengan EBI dan sesuai dengan aturan pemerintah daerah setempat. Metode yang akan digunakan dalam pencapaian tujuan pengabdian ini adalah metode pelatihan sehari atau workshop sehari. Hasil dari pengabdian ini adalah pemahaman para sekretaris desa/kelurahan di Kecamatan Jenangan mengenai menyusun surat sesuai dengan EBI dapat meningkat. Pemahaman tersebut, mulai pemahaman tentang penggunaan tanda baca, penulisan ejaan yang baik dan benar, dan format surat yang sesuai dengan Peraturan Bupati Ponorogo. 
Variasi Bentuk dan Nilai Emotif Disfemia dalam Penyajian Rubrik Opini pada Harian Kompas Online Pratiwi, Dini Restiyanti; Soleh, Anjas Rusdiyanto; Rahmawati, Ida Yeni
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 23, No 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/bs_jpbsp.v23i2.68688

Abstract

This study aims to (1) identify forms of the use of dysphema in opinion articles found in Kompas Online daily and (2) map the emotive values arising from the use of dysphema in opinion articles found in Kompas Online daily. This type of research is descriptive-qualitative. The data in this study are opinion articles contained in the opinion rubric of the online Kompas daily. The data source in this study is the opinion rubric found on the page https://www.kompas.id/categories/opini/artikel-opini/. Collecting data in this study using the note-taking method. Data validation in this study uses theoretical triangulation. Data analysis in this study used an interactive analysis model or Miles and Huberman including: (1) data reduction; (2) data presentation; and (3) drawing conclusions or verification. The results obtained from this study concluded that the use of dysphema found 49 data, the four forms of dysphema namely 20 data of active verbs, 12 data of nouns, 9 data of passive verbs, and 8 data of adjectives. In addition, the taste or emotive values that arise from the use of dysphema are the values of feeling terrible, upsetting, and demeaning.
Analysis of Student Needs for the Development of Arabic Language Teaching Materials at Madrasah Ibtidaiyyah Al Birru Ponorogo Nuraini, Nuraini; Arifin, Syamsul; Rahmawati, Ida Yeni; Tajab, Muh.
ISTAWA Vol 8, No 2 (2023): Istawa: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Postgraduate Program Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ijpi.v8i2.7651

Abstract

Arabic is a foreign language which is a compulsory subject in Madrasas, therefore learning Arabic is a superior program in madrasas which differentiates it from other public schools. Arabic language learning in Indonesia in particular is currently experiencing an increase, various innovations are starting to be made, one of which is developing teaching materials according to the needs of madrasa students. Developing teaching materials seems to be something that teachers must do in order to attract students' interest in learning Arabic. Some textbooks that are often used by schools are basically textbooks that originate from the Middle East. Even though there has been textbook development carried out by Arabic language teachers and developers, there are still very few who pay attention to students' needs in learning Arabic. The research will begin with coordination and interviews with the school principal to find out Arabic language learning achievements, who will then conduct interviews with teachers and students regarding their tendencies to learn Arabic, students' backgrounds and observations of the Arabic language learning tools used. Next, carry out a needs analysis as a basic material for developing Arabic teaching materials for Madrasah Al Birru Ponorogo students. The output of the research is in the form of scientific articles which will be published in reputable journals in the field of Arabic language education such as Al-Bayan, and so on.
Implementasi Literasi Dasar Untuk Menstimulasi Kemampuan Berbahasa Pada Anak Usia Dini di TK Kusuma Bangsa 02 Tambakmas Kusumawardani, Yeni; Rahmawati, Ida Yeni; Muttaqin, Muhammad 'Azam
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v12i1.8826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui dan mendeskripsikan tentang bagaimana implementasi literasi dasar untuk menstimulasi kemampuan berbahasa pada anak usia dini di TK Kusuma Bangsa 02 Tambakmas.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan sampel penelitian adalah anak-anak kelompok A dan guru kelas kelompok A di TK Kusuma Bangsa 02 Tambakmas, Kebonsari, Madiun. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data dengan observasi untuk guru dan anak,dan lembar wawancara untuk Kepala sekolah, guru kelas kelompok A dan 5 anak yang menjadi sampel dalam penelitian ini. Tehnik analisis data menggunakan analisis dokumentasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan implementasi literasi dasar yang berupa literasi baca tulis, numerasi, literasi mendongeng dan literasi cinta buku berdampak baik untuk menstimulasi kemampuan berbahasa pada anak usia dini. Selain dapat menambah kosakata, anak juga mampu memecahkan masalah dan berpikir kritis.
Analisis Gangguan Berbicara Dysarthria Pada Anak Usia 4-6 Tahun Purwati, Sri; Rahmawati, Ida Yeni; Muttaqin, Muhammad 'Azam
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 11: Special Issue No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v11i1.8657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gangguan berbicara dysarthria pada anak usia 4-6 tahun di RA ‘Aisyiyah Ronowijayan, RA ‘Aisyiyah Beton I dan RA ‘Aisyiyah Brahu Siman Ponorogo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan informan penelitian adalah kepala sekolah, guru, anak-anak dan  orang tua di RA ‘Aisyiyah Ronowijayan, RA ‘Aisyiyah Beton I dan RA ‘Aisyiyah Brahu Siman Ponorogo. Data yang diperoleh dari ketiga sekolah tersebut ada 7 anak yang mengalami gangguan berbicara dysarthria. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah lembar observasi untuk guru, anak dan lembar wawancara untuk kepala sekolah, guru serta orang tua di dalam penelitian ini. Metode pengumpulan data menggunakan metode pengamatan dan metode simak. Teknik analisis data menggunakan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga sekolah yang tersebut di atas adalah terdapatnya gangguan berbicara dysarthria pada anak usia 4-6 tahun yaitu terdapat 7  anak yang belum bisa mengucapakan tentang fonem-fonem (bunyi) huruf  yang tidak sempurna. Di RA ‘Aisyiyah Ronowijayan terdapat 2 anak yang mengalami gangguan dysarthria yaitu ananda HFZ dan FHR yang mengucapkan fonem “R” menjadi “RL”, di RA’ Aisyiyah Beton I terdapat 4 anak yang mengalami gangguan dysarthria yaitu ananda ABD dan YSF yang mengucapkan fonem “R” menjadi “RH”, ananda AVN yang mengucapkan fonem “R” menjadi “RL” serta ananda MSL yang mengucapkan fonem “S” menjadi “TS”. Selanjutnya di RA ‘Aisyiyah Brahu terdapat 1 anak yang mengalami gangguan dysarthria yaitu ananda PTR yang mengucapkan fonem “R” menjadi “Y”. Dysarthria adalah gangguan berbicara yang disebabkan oleh gangguan pada sistem saraf yang mengendalikan otot-otot yang digunakan dalam berbicara. Pada 5 anak (YSF, ABD, AVN, MSL, dan PTR), dysarthria disebabkan oleh faktor fisiologis seperti gangguan pendengaran, gangguan otak, dan gangguan pada wilayah mulut. Pada 2 anak (HFZ dan FHR), dysarthria disebabkan oleh faktor kesehatan atau keturunan seperti keterlambatan berbicara, gangguan pendengaran, dan faktor genetik. Penting untuk melakukan evaluasi dan terapi yang tepat sesuai dengan kebutuhan individu anak-anak tersebut.
Indonesian Language Learning Strategies for Students Speaking Mandarin in the VUCA Era Rahmawati, Ida Yeni; Suyitno, Imam; Andajani, Kusubakti
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1370

Abstract

In this fast-paced era, there are many changes, uncertainties, challenges, and ambiguities in various aspects, especially in the process of learning Indonesian for foreign speakers of child age. Therefore, this study aims to describe the results of exploration related to Indonesian language learning strategies for Mandarin-speaking students in an era of volatility, uncertainty, complexity, and ambiguity. The research method used is descriptive qualitative. Primary data sources were obtained from Indonesian language teachers at the Jakarta Taipei School Cooperation Education Unit. Data collection was obtained through interviews, observations, and document analysis. The data analysis of this study used the Miles and Huberman model which consists of three stages including data reduction from data collection results, data presentation, and drawing conclusions and verification. The results of this study indicate that there are modifications to learning objectives, needs analysis, materials, methods, media, learning resources, and evaluation of learning that have been adjusted to the characteristics of students, in this case, Mandarin-speaking foreign students. Thus, it can be concluded that the Indonesian language learning strategy for Mandarin-speaking students in this era has undergone many changes, with the aim of being more adaptive, innovative, and responsive in accordance with the needs of the times.
KEGIATAN WALL CLIMBING SEBAGAI PENANAMAN RASA PERCAYA DIRI PADA ANAK USIA DINI: Rasa Percaya DIri Pada Kegiatan Wall Climbing Aziza, Rizqia Putri; Wulansari, Betty Yulia; Rahmawati, Ida Yeni
Jurnal Ilmiah POTENSIA Vol 10 No 1 (2025): JANUARI
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jip.10.1.60-73

Abstract

Self-confidence is essential for a child's development and should be fostered from an early age. It is an attitude of certainty in one's abilities and pride in one's accomplishments. Nurturing self-confidence in early childhood is crucial for their future development. This study explores how wall climbing activities can promote self-confidence in young children. Wall climbing is a physical activity, sometimes considered an extreme sport, that involves scaling an artificial wall with artificial rock formations serving as handholds and footholds. Participating in wall climbing offers numerous benefits for young children, including building self-confidence. This qualitative study employed observation, interviews, and documentation to collect data. The research aims to investigate the role of wall climbing in fostering self-confidence in early childhood, identify factors that support children's self-confidence, and describe the challenges teachers face when implementing wall climbing activities at PAUD Sabila Ponorogo. The findings indicate that wall climbing can instill self-confidence in young children by fostering self-assurance, optimism, courage, a positive attitude, and initiative. Verbal encouragement from teachers and facilitators plays a vital role in supporting children's self-confidence, especially when they experience doubt or fear. A key challenge identified was the climbing wall's design, which was deemed unappealing and unsuitable for young children. Therefore, a redesign is recommended to make the wall more engaging and challenging for this age group
Introduction of english to early childhood through the direct method Sundari; Harmanto, Bambang; Rahmawati, Ida Yeni
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2025): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/al-athfaal.v8i1.27160

Abstract

Background : The reality of English learning at the PAUD level is still faced with various challenges, such as the lack of available learning media, the lack of teachers with adequate qualifications, and the limited variety of teaching methods. Aim : This study aims to determine, explain, and analyze the implementation of English introduction to early childhood through the Direct Method at Pembina Ponorogo State Kindergarten. Method : This study uses a qualitative approach with observation, interview, and documentation methods. The subjects of the study included 24 children, consisting of 8 boys and 16 girls, teachers, and principals. The research indicators include 4 aspects of language skills including listening, speaking, reading, and writing. Result : The results of the study revealed that the Implementation of the Direct Method at Pembina Ponorogo Research findings indicate that the application of the Direct Method is not only effective in stimulating children's cognitive and linguistic abilities but also integrates fine motor stimulation—making it more holistic than other conventional approaches. Compared to other media or methods, the Direct Method offers an intuitive and interactive learning framework based on the stimulus-response principle, which is highly suited to the learning characteristics of young children. Conclusion : The strength of this method lies in the active role of the teacher as both a facilitator and a language model, thereby bridging theory and practice in a practical way. Although challenges such as maintaining children's focus still exist, this method has proven to significantly enhance listening, speaking, reading, and writing skills. Therefore, kindergarten/preschool teachers are advised to optimize the integration of fine motor activities, provide consistent guidance, and create a supportive learning environment to maximize the potential of this method.