Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY BERBANTUAN MEDIA PhET TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA PADA MATERI POKOK ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE SISWA KELAS XI SEMESTER I SMA GAJAH MADA MEDAN TIMUR TAHUN 2022 Yeniati Zalukhu; Minta Syukur Ndruru; Karuniawati Ndruru; Dede Parsaoran Damanik
JURNAL PENELITIAN FISIKAWAN Vol 5 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.839 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan penggunaan Model Pembelajaran Inquiry Berbantuan Media PhET Terhadap kemampuan Pemecahan Masalah Fisika Pada Matri Pokok Elastisitas dan Hukum Hooke Siswa Kelas XI Semester I SMA Gajah Mada Medan Timur Tahun 2022. Jenis penelitian ini berfifat quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA Semester I SMA Gajah Mada Medan Timur Tahun 2022. Yang terdiri dari dua kelas yang berjumlah 56 orang. Sampel dalam penlitian ini diambil dari seluruh populasi (total sampling) yang kelas XI MIA-1 sebagai kelas Eksperimen yang diajar dengan menggunakan Model Pembelajaran Inquiry Berbantuan Media PhET berjumlah 26 orang dan kelas XI MIA-2 sebagai kelas Kontrol yang diajar dengan menggunakan Model DI berjumlah 30 orang. Untuk memperoleh data dalam penelitian ini digunakan tes Essay dengan jumlah soal 10 yang telah diuji validasi, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda. Dari hasil penelitian di peroleh bahwa sampel berasal dari populasi yang homogen dan berdistribusi normal. Hasil Penelitian ini diperoleh nilai rata-rata pretest kelas eksperimen adalah 34,50 dengan standar deviasi 33,03 dan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 33,10 dengan standar deviasi 10,70 dari hasil uji t dua pihak thitung< tabel (1,21<1,95), maka Ha diterima dengan kata lain bahwa kemampuan awal siswa pada kelas eksperimen sama dengan kempuan siswa pada kelas kontrol pada materi pokok elastisitas dan hukum hooke. Kemudian setelah dilakukan perlakuan yang berbeda yaitu pada kelas eksperimen diajar dengan menggunakan Model Pembelajaran Inquiry Berbantuan Media PhET dan kelas kontol diajar dengan menggunakan Model DI diperoleh nilai rata-rata posttest kelas Eksperimen Yaitu 85,69 dengan standar deviasi 5,50 dan nilai rata-rata kelas kontrol yaitu 80,17 dengan standar deviasi 7,59. Dari hasil uji t satu pihak diperoleh thitung = 2,97 dan ttabel = 1.95 pada taraf signifikan 0,05 dan dk = 54 karena thitung> tabel (2,97>1,95). Hal ini menunjukkan ada pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran inquiry berbantuan media PhET terhadap kemampuan pemecahan masalah fisika pada materi pokok elastisitas dan hokum hooke siswa kelas XI Semester I SMA Gajah Mada Medan Timur Tahun 2022.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) BERBANTUAN MEDIA AUDIO-VISUAL TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA/I PADA MATERI POKOK PENGUKURAN DI mKELAS X SEMESTER I SMA SWASTA MARISI MEDAN T.P 2020/2021 Dede Parsaoran Damanik
JURNAL PENELITIAN FISIKAWAN Vol 3 No 2 (2020): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.268 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan modelpembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation (GI) berbantuan media audio-visual terhadap keterampilan proses sains siswa/i pada materi pokok pengukuran di kelas X semester I SMA Swasta Marisi Medan T.P 2020/2021. Jenis penelitianini adalah quasi eksperiment. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas Xsemester I SMA Swasta Marisi Medan yang terdiri atas 3 kelas dengan jumlah seluruh siswa adalah 90 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan acak kelas (cluster random sampling), dan menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 1 sebagai kelas eksperimen , yang diajarkan denganmodel pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) berbantuan media audio –visual, dan siswa kelas X MIA 3 sebagai kelas kontrol yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung. Instrumen penelitian ini menggunakan tes dalam bentuk essay pada materi Pengukuran yang terdiri dari 9 soal, dan telah diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya beda soal. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen adalah 44,72 dan pretes kelas kontrol adalah 50,93. Dari uji t dua pihak nilai pretes kedua kelas diperoleh thitung = 0,283 dan ttabel = 2,002, maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan awal kedua kelas adalah sama. Kemudian diberikan perlakuan yang berbeda, dan diakhir pembelajaran dilakukan postes. Setelah dilakukan postes diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 80,09 dan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 58,70. Dari uji t satu pihak nilai postes kedua kelas diperoleh thitung= 12,68 dan ttabel = 1,671. Karena t hitung > ttabel (12,68>1,671), yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) berbantuan media audio -visual terhadap keterampilan proses sains siswa/i pada materi pokok pengukuran di kelas X Semester I SMA Swasta Marisi Medan T.P 2020/2021
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA PADA MATERI LISTRIK DINAMIS SISWA KELAS X SEMESTER II SMA KEBANGSAAN MEDAN T.P. 2019/2020 Dede Parsaoran Damanik; Ika Trisni Simangunsong
JURNAL PENELITIAN FISIKAWAN Vol 4 No 2 (2021): AGUSTUS
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.116 KB)

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan Model Pembelajaran Inquiry Training terhadap hasil belajar fisika pada materi Listrik Dinamis siswa Kelas X Semester II SMA Kebangsaan Medan T.P 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X Semester II SMA Kebangsaan Medan yang terdiri dari 3 kelas dengan jumlah keseluruhan siswa 103 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling dengan mengambil 2 kelas dari 3 kelas secara acak yaitu kelas X-1 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 33 orang dan kelas X-3 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 33 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda dengan jumlah 25 soal yang sebelumnya telah diuji cobakan untuk mengetahui validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Sebelum melakukan pengujian hipotesis, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan homogenitas data. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa sampel berasal dari populasi yang homogen dan berdistribusi normal. Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretes kelas eksperimen 3,18 dengan standar deviasi 8,06, dan nilai rata-rata pretes kelas kontrol 38,12 dengan standar deviasi 87,21. Hasil uji t dua pihak dengan dk = 64 dan  = 0,05, diperoleh thitung = 0,005 dan ttabel = 1,996 sehingga thitung< ttabel maka Ho diterima, dengan demikian diperoleh bahwa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol mempunyai kemampuan awal yang sama. Kemudian diberikan perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen dengan model pembelajaran Inquiry Training dan kelas kontrol dengan model pembelajaran Langsung. Setelah pembelajaran selesai, dilakukan postes dengan hasil rata-rata kelas eksperimen 76,60 dengan standar deviasi 10,58 dan kelas kontrol 65,81 dengan standar deviasi 9,90. Hasil uji t satu pihak dengan dk = 64 dan  = 0,05, diperoleh thitung = 4,39 dan ttabel = 1,66 sehingga thitung> ttabel maka Ha diterima, dengan demikian diperoleh kesimpulan ada pengaruh model pembelajaran Inqury Training terhadap hasil belajar siswa pada materi Listrik Dinamis kelas X semester II SMA Kebangsaan Medan T.P. 2019/2020
PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN ALAT PERAGA TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X MIA SMA SWASTA GKPI PADANG BULAN MEDAN TAHUN AJARAN 2021/2022 Sarmaida Sipahutar; Hari N Siboro; Dede Parsaoran Damanik
JURNAL PENELITIAN FISIKAWAN Vol 5 No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.828 KB)

Abstract

berbantuan alat peraga terhadap hasil belajar fisika siswa kelas X MIA SMA Swasta GKPI Padang Bulan Medan 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimen (Eksperimen Semu). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X semester I SMA Swasta GKPI Padang Bulan Medan yang terdiri atas 2 kelas dengan jumlah seluruh siswa adalah 30 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling,dimana jumlah sample sama dengan populasi dan yang menjadi sample dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 1 sebagai kelas eksprimen, yang diajarkan dengan model Probem Based Learning berbantuan alat peraga dan siswa kls X MIA 2 sebagai kelas kontrol yang diajarkan dengan model pembelajaran langsung berbantuan alat peraga . Instrumen penelitian ini menggunakan tes dalam bentuk pilihan berganda sebanyak 14 item dengan 5 option (a, b, c, d, dan e) yang sebelumnya diuji cobakan untuk mengetahui validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda soal. Sebelum pengujian hipótesis, terlebih dahulu diuji normalitas dan homogenitas data. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretes untuk kelas eksperimen adalah 42,67 dengan standar deviasi 7,47 dan untuk kelas kontrol adalah 41,33 dengan standar deviasi 6,76. Untuk kemampuan awal didapat thitung= 0,523 dan ttabel = 2,05. Menunjukkan bahwa thitung< ttabel, maka kemampuan awal kedua kelas adalah sama. Setelah pembelajaran berakhir dilakukan postes untuk kedua kelas dan didapat nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 80,89 dengan standar deviasi 8,31 sedangkan untuk kelas kontrol diperoleh nilai postes sebesar 77,78 dengan standar deviasi 8,61. Berdasarkan uji Homogenitas pretes diperoleh data Fhitung = 1,221 sedangkan Ftabel = 2,48. Karena Fhitung (1,221) < Ftabel (2,48) maka data penelitian pretes homogen, kemudian uji Homogenitas postes diperoleh data Fhitung = 0,93 sedangkan Ftabel = 2,48. karena Fhitung (0,93) < Ftabel (2,48) maka data penelitian postes homogen, selanjutnya dilakukan uji statistik (uji t satu pihak) diperoleh thitung = 3,90 dan ttabel = 1.70 pada taraf nyata α = 0,05, dengan dk sebanyak 28. Karena thitung> ttabel yaitu (3,90> 1.70) maka hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan model Probem Based Learning berbantuan alat peraga terhadap hasil belajar Fisika pada materi pokok Pengukuran di kelas X MIA semester I SMA Swasta GKPI Padang Bulan Medan 2021/2022.
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN PQ4R (PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, REVIEW) DI SMA Dede Parsaoran Damanik; Rameyanti Tampubolon; Ika Trisni Simangunsong
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpf.v12i1.44493

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah melalui strategi pembelajaran PQ4R (Preview Question Read Reflect Recite Review) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar fisika siswa di SMA. Jenis Penelitian merupakan tindakan kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus melalui tahap pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi dan refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan melaui pengamatan terhadap aktivitas guru dan siswa melalui lembar observasi, penilaian hasil belajar dilakukan dengan evaluasi yakni melaksanakan ulangan formatif di setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tindakan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan keaktiaktifan siswa dalam proses pembelajaran, yaitu pada siklus I dengan jumlah persentase aktivitas 43,98%, pada siklus II dengan jumlah persentase aktivitas meningkat menjadi 62,52% dan pada siklus III meningkat menjadi 78,21%. Peningkatan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran diiringi dengan peningkatan hasil belajar yang diperoleh siswa tiap akhir siklusnya, dimana pada siklus I nilai rata-ratanya 57,31, meningkat pada siklus II menjadi 66,23 dan pada siklus III juga meningkat menjadi 75,26. Berdasarkan hasil yang diperoleh dalam penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan strategi pembelajaran PQ4R dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar fisika siswa.
PERAN IDEOLOGI PANCASILA DAN MENINGKATKAN WAWASAN KEBANGSAAN DI SMA-SMK SWASTA YAPIM TARUNA SEI ROTAN Dede Parsaoran Damanik; Rosma Nabanban; Ramayanti Tampubolon; Alvin Zonatan Sagala
PKM Maju UDA Vol 4 No 1 (2023): Edisi Bulan APRIL
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung (UDA) Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/pkmmajuuda.v4i1.3866

Abstract

Bendera, bahasa, serta lambang negara, dan lagu kebangsaan Indonesia ialah alat pemersatu, identitas, serta bentuk keberadaan bangsa yang jadi ikon independensi serta martabat negeri begitu juga diamanatkan dalam UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang ialah perwujudan kultur yang bersumber pada asal usul perjuangan bangsa, kesatuan dalam keragaman budaya, serta kecocokan dalam menciptakan cita- cita bangsa serta Negeri Kesatuan Republik Indonesia. Pengaturan mengenai bendera, bahasa, serta ikon negeri, dan lagu kebangsaan Indonesia diatur di dalam wujud UU Republik Indonesia No 24 Tahun 2009 Mengenai Bendera, Bahasa, Serta Ikon Negeri, Dan Lagu Kebangsaan. Peraturan merupakan petunjuk mengenai aksi laris yang wajib dicoba ataupun tidak bisa dicoba. Sebaliknya Peraturan perundang- undangan merupakan peraturan tercatat yang dibangun oleh badan Negeri ataupun administratur yang berhak serta memiliki daya mengikat. Begitu pula dengan hukum ataupun peraturan negeri. Tujuan hukum serta peraturan negeri merupakan buat menata serta membenahi perikehidupan berbangsa serta bernegara. Tujuan dikeluarkannya hukum ini merupakan buat menata serta membenahi penerapan rezim wilayah. Peraturan perundang- undangan serta peraturan mempunyai daya yang mengikat, maksudnya wajib dilaksanakan. Dikala ini, hal peraturan perundang- undangan diatur bersumber pada UU Nomor. 12 Tahun 2011 mengenai Pembuatan Peraturan Perundang- undangan. Sebaliknya buat tipe produk hukum yang berupa Aksi Administrasi Rezim diatur bersumber pada UU Nomor. 30 Tahun 2014 mengenai Administrasi Rezim. Aman dalam kehidupan bisa mencaku aman dalam rumah tangga, aman dalam berkeyakinan, aman dalam mayarakat, serta aman dalam beradab. Indonesia yang amat besar ini terdiri dari bermacam berbagai kaum, suku bangsa, serta agama dan amat rawan hendak terbentuknya bentrokan bentrokan bila seandainya saja tiap individu tidak ingin silih bertoleransi. Oleh sebab itu, ayo mengawali dari kita mau berkomitmen buat ingin mengusahakan kehidupan bermasyarakat yang damai serta rukun.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW BERBANTUAN PHET TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK GELOMBANG KELAS XI SMA SWASTA GAJAH MADA MEDAN T.P.2022/2023 Zai, Marniati; Tafonao, Yurniwati; Susanto, Irwan; Tampubolon, Rameyanti; Damanik, Dede Parsaoran
JURNAL PENELITIAN FISIKAWAN Vol 7 No 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Penenlitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/jurnalpenelitianfisikawan.v7i1.4175

Abstract

Penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak luas penggunaan model penguasaan kooperatif tipe Jigsaw berbantuan PheT terhadap hasil pengenalan perhatian siswa pada kehebatan XI SMA Gajah Mada Medan T.P. 2022/2023. Bentuk penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA di SMA Swasta Gajah Mada Medan T.P. 2022/2023. Sampel pada penelitian ini diambil dengan menggunakan cluster random sampling yaitu kelas eksperimen sebanyak 30 mahasiswa diimplementasikan ke model penguasaan kooperatif Jigsaw berbantuan PhET dan kelas kontrol sebanyak 28 mahasiswa diimplementasikan ke versi DI. Alat bantu observasi ini menggunakan tes esai dengan sepuluh pertanyaan terbukti yang digunakan dalam penelitian ini. Rata-rata skor pre-test kelas eksperimen menjadi 32,89 dengan deviasi normal sebesar 2,99 dan rata-rata skor pasca tes menjadi 84,33 dengan deviasi normal sebesar 2,72. Angka-angka tersebut didasarkan sepenuhnya pada temuan penelitian. Peringkat pretest yang disarankan dan deviasi yang diinginkan untuk gaya manipulasi masing-masing adalah 35,44 dan 3,82, dan peringkat posttest yang dimaksudkan adalah 71,33 dan 5,93. Lhitung Ltabel diterima untuk setiap instruksi dengan distribusi sehari-hari, bahkan sebagai Fhitung diperoleh Ftabel untuk keanggunan yang homogen. Hasil uji statistik (tes pihak t) dan dk 56 menemukan bahwa kemampuan awal dari 2 pelajaran tersebut adalah sama karena thitung < ttabel, atau -0,84 1,94, adalah benar. Selanjutnya perawatan eksklusif telah diterapkan pada 2 pelajaran dan menjelang akhir pelajaran diberikan tes-publikasi. Dari hasil uji statistik fakta (one-celebration t check) diperoleh thitung > ttabel yaitu 2,41 > 1,94, hal ini menunjukkan bahwa terdapat kemungkinan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw yang berpengaruh besar dengan bantuan PhET terhadap hasil belajar siswa. menghasilkan kemegahan pertanyaan XI pribadi Gajah Mada yang berlebihan fakultas T.P. 2022/2023
Improvement of High School Students' Physics Problem Solving Skills Through Problem Based Learning Assisted by LKPD (Student Worksheets) Simangunsong, Ika Trisni; Uskenat, Kristina; Damanik, Dede Parsaoran; Simangunsong, Ita Pratiwi; Purba, Andre Agachi
Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika Vol 12, No 2: December 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/j-lkf.v12i2.13544

Abstract

This study employed classroom action research with the aim of enhancing students' physics problem-solving skills using Problem-Based Learning (PBL) supported by student worksheets (Lembar Kerja Peserta Didik/LKPD). The research targeted 10th-grade high school students focusing on the topic of Measurement. The methodology followed a cycle comprising four stages: planning, action, observation, and reflection. At the end of each cycle, evaluations were conducted using a validated test instrument consisting of four essay questions. The success criterion was set at a minimum of 70% of students achieving a mastery level, defined by a score of at least 65. During the pre-cycle phase, before applying PBL, the initial test results revealed no students achieved mastery, with an average problem-solving score of 54.67. Subsequently, two cycles of PBL implementation were carried out. In the first cycle, 15 students reached the mastery criterion, representing 41.17% improvement in problem-solving skills, with an average score of 63.75. Building on this progress, the second cycle was implemented, resulting in 29 students achieving mastery. This represented 80.05% of the class, categorized as a moderate improvement, with an average problem-solving score of 70.05. These findings indicate a significant enhancement in students' physics problem-solving abilities through the integration of PBL and LKPD. This approach effectively facilitated active student engagement and critical thinking, demonstrating its potential as an impactful instructional strategy in high school physics education.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN CANVA TERHADAP MOTIVASI DAN MINAT BELAJAR MAHASISWA FISIKA SEMESTER III TAHUN AJARAN 2022/2023 Tampubolon, Rameyanti; Damanik, Dede Parsaoran
JURNAL DARMA AGUNG Vol 32 No 5 (2024): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v32i5.4798

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk melihat dampak media pembelajaran canva dalam motivasi dan minat study fisika semester III tahun 2023. Populasi ialah seluruh mahasiswa prodi Fisika Semester III yaitu kelas pagi dan sore. Jenis dan desain penelitian digunakan adalah eksperimen dan quasi experimental design. Tehnik pengumpulan data bentuk angket observasi sebanyak 15 soal dengan skala 1 - 4, dengan option pilihan yaitu 4 sangat termotivasi dan berminat, 3 termotivasi dan berminat, 2 cukup termotivasi dan cukup berminat, 1 kurang termotivasi dan kurang berminat. Teknik analisis penelitian melalui uji persyaratan (normalitas, G ternomalisasi) serta uji hipotesis. Hasil penelitian diperoleh: (a) skor motivasi dan minat belajar pada canva memiliki rerata 331,34. (b) skor motivasi dan minat belajar mahasiswa pakai media langsung rata-rata 210,01. (c) Ada pengaruh signifikan perlakuan media pembelajaran Canva terhadap terhadap minat dan motivasi dalam belajarnya mahasiswa fisika semester III tahun 2023, dengan hasil perhitungan didapat thitung > ttabel ( 35,26 > 1,994).
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENCE LEARNING PADA KELAS X IPA SMA SWASTA YAPIM TARUNA SEI ROTAN TAHUN AJARAN 2022/2023 Damanik, Dede Parsaoran; Rezeki, Nani Sri; Susanto, Irwan
JURNAL DARMA AGUNG Vol 32 No 6 (2024): DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v32i6.5194

Abstract

Penggunaan metode ceramah yang terlalu sering tanpa divariasikan dengan metode yang lain oleh guru fisika di kelas X IPA1 SMA Swasta YAPIM TARUNA Sei Rotan telah menyebabkan siswa kurang berperan aktif dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar fisika yamg mengakibatkan rendahnya hasil belajar fisika siswa, untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan upaya dengan menerapkan metode Menggunakan Model Pembelajaran Experience Learning. penggunaan model pembelajaran experience learning merupakan sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan sebagai salah satu alternatif pembelajaran inovatif yang dapat mengembangkan kemampuan siswa dalam berfikir kreatif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam tiga siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, analisis dan refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui ulangan formatif serta pengamatan terhadap aktivitas guru dan siswa melalui lembar observasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah melalui Model Pembelajaran Experience Learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar fisika siswa kelas X IPA1 SMA Swasta YAPIM TARUNA Sei Rotan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan tindakan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar fisika siswa. Hal ini terlihat dari peningkatan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, yaitu pada siklus I dengan jumlah aktivitas dalam kategori tidak aktif 4 aktivitas, pada kategori kurang aktif 2 aktivitas, pada kategori cukup aktif 4 aktivitas, dan pada kategori aktif 6 aktivitas, meningkat pada siklus II kategori kurang aktif 3 aktivitas, kategori cukup aktif 1 aktivitas, dan kategori aktif 12 aktivitas. Pada siklus III kategori kurang aktif tidak ada, kategori cukup aktif 2 aktivitas, kategori aktif 9 aktivitas dan kategori sangat aktif 5 aktivitas. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan pada setiap siklusnya yaitu 5,13 pada siklus I menjadi 6,52 pada siklus II dan meningkat menjadi 7,18 pada siklus III. Siswa yang memperoleh nilai 6,5 sebanyak 33 orang. Ini berarti keberhasilan klasikal mencapai 86,84% sedangkan siswa yang belum berhasil sebesar 13,16%. Angka keberhasilan ini menunjukkan bahwa tindakan yang dilakukan dapat dikatakan berhasil Model Pembelajaran Experience Learning di kelas X IPA1 SMA Swasta YAPIM TARUNA Sei Rotan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar fisika siswa.