Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

DARI WARUNG KE PLATFORM: TRANSFORMASI KOMUNIKASI PEMBERDAYAAN UMKM NGULING LEWAT OLING FOOD Surya Andini Estiningtyas; Lilik Hamidah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/t0qbg021

Abstract

Penelitian ini mengkaji transformasi komunikasi pemberdayaan UMKM melalui platform digital lokal Oling Food di Kecamatan Nguling, Pasuruan. Lahir pada akhir 2023, Oling Food hadir sebagai inisiatif komunitas untuk mengatasi keterbatasan akses terhadap layanan pesan antar besar. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan teori Difusi Inovasi Everett M. Rogers (2003), penelitian ini menelaah bagaimana komunikasi dan interaksi sosial mendorong adopsi inovasi di ekosistem digital pedesaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi komunikasi berlangsung melalui empat dimensi utama, yaitu inovasi, saluran komunikasi, waktu, dan sistem sosial. Oling Food memanfaatkan aplikasi sederhana yang diperkuat dengan komunikasi interpersonal, sosialisasi tatap muka, serta jejaring komunitas lokal. Proses adopsi berlangsung bertahap sejak 2023 dengan peningkatan partisipasi pelaku UMKM yang dipengaruhi oleh rasa saling percaya dan budaya gotong royong. Secara teoretis, studi ini menegaskan bahwa digitalisasi pedesaan bergantung pada kekuatan relasi sosial dan kemampuan komunitas dalam membangun kepercayaan. Secara praktis, penelitian ini menunjukkan pentingnya strategi komunikasi berbasis komunitas untuk menciptakan ekosistem ekonomi digital yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembentukan Kampung Bebas Asap Rokok di RW 09 Kelurahan Darmo Surabaya Rohmah, Siti Zulfa Nur'zzatur; Hamidah, Lilik
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 13, No 2 (2025): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v13i2.27389

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan pendekatan strategis dalam menciptakan lingkungan sehat berbasis komunitas, terutama pada isu kesehatan yang berdampak langsung pada perempuan dan anak. Kampung Bebas Asap Rokok di RW 09 Kelurahan Darmo, Surabaya, menjadi bentuk nyata implementasi pemberdayaan tersebut melalui program KAS-RPPA. Penelitian ini bertujuan memahami proses pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan kawasan bebas asap rokok, mulai dari tahap penyadaran, penguatan kapasitas, hingga kemandirian warga dalam mengelola aturan kampung. Mitra pemberdayaan meliputi Ketua RW, Ketua RT, kader Surabaya Hebat, PKK, dan tenaga kesehatan Puskesmas Darmo yang berperan dalam sosialisasi kesehatan, pendampingan teknis, serta fasilitasi kegiatan kampung sehat. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menggali dinamika partisipasi warga dan implementasi program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan berhasil meningkatkan pemahaman warga mengenai bahaya asap rokok, memperkuat kapasitas kader dalam advokasi, serta mendorong masyarakat menetapkan aturan kampung bebas asap rokok melalui musyawarah. Warga kemudian menjalankan pengawasan sosial dan evaluasi mandiri sehingga tercipta perubahan perilaku dan lingkungan yang lebih aman bagi kelompok rentan. Temuan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat tidak hanya mengubah pengetahuan, tetapi juga membangun kemandirian kolektif dan norma baru yang mendukung kualitas hidup. Secara keseluruhan, hasil pemberdayaan ini penting karena membuktikan bahwa perubahan kesehatan lingkungan dapat tercapai secara berkelanjutan ketika komunitas diberi ruang, kapasitas, dan kepercayaan untuk mengelola masalahnya sendiri.Kata kunci: Pemberdayaan, Rokok, Kampung bebas asap rokok, Partisipasi Masyarakat
Islamic Da'wah in Environmental Issues: Tiktok Metro Tv's Content Analysis on Bali Floods Ulfa, Marya; Sari, Nur Rovida Femila; Hamidah, Lilik
Jurnal Ilmiah Syi'ar Vol 25, No 2 (2025): December 2025
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/syiar.v25i2.10010

Abstract

This study examines the role of Islamic da'wah in environmental issues by highlighting the major flood that occurred in Bali on September 10, 2025. The low level of public awareness and concern for environmental preservation, which caused the flood, was not only due to natural factors but also due to environmental damage caused by human activities, as well as the suboptimal role of Islamic da'wah in building ecological awareness in society. This study uses a descriptive qualitative method with content analysis. The purpose of this study is to analyze the role of da'wah (Islamic outreach) on environmental issues, specifically through TikTok Metro TV's social media content, in educating the public about the causes and impacts of flooding. This data was obtained from TikTok Metro TV's social media platforms in the form of videos, observations of information broadcasts, and literature on Islamic da'wah and ecology. This study shows that flooding in Bali is not only caused by extreme rainfall, but also by decreased land absorption capacity, development that ignores spatial planning, dense buildings, and community habits that are less concerned about environmental issues, such as littering. Metro TV, through its TikTok account, plays a role in educating the public through short content explaining the causes and impacts of the floods in Bali. From an Islamic ecological perspective, environmental damage is seen as a facade of the earth's purpose (fil-ardh) and must be prevented. Therefore, collaboration between the community, government, media, and Islamic values is crucial to promote disaster mitigation and maintain environmental sustainability.
Strategi Dakwah Digital Mencegah Inhirf as-Sulk Remaja Muslim dari Gaming Menuju Judi Online Azizah, Maftukhatul; Chillyness, Altruis Bizurai; Hamidah, Lilik
Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah Vol 8 No 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52833/masjiduna.v8i2.273

Abstract

The development of digital culture in the modern era has triggered changes in the behavioral patterns of Muslim adolescents, including a shift from digital gaming entertainment activities to online gambling practices. This phenomenon represents inhir?f as-sul?k or behavioral deviations influenced by weak self-control, exposure to the digital environment, and limited religious literacy in the virtual space. This study aims to analyze digital da'wah strategies in preventing inhir?f as-sul?k in Muslim adolescents using the perspective of Everett M. Rogers' Diffusion of Innovation theory. This study uses a qualitative approach through a literature review of scientific journals and academic books on digital da'wah, adolescent behavior, and the adoption of communication innovations. The units of analysis include concepts, models, and empirical findings related to the process of adopting da'wah messages in digital media. Data are analyzed thematically and comparatively by linking the stages of innovation diffusion and digital da'wah practices. The results of the study indicate that the effectiveness of digital da'wah is determined by content innovation, the use of social media, and message adjustments according to the adoption stage. This research provides a conceptual contribution