Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Pola Hidraulik Peredaman Energi pada Kolam Olak Tipe Vlughter di Hilir Pelimpah Bertangga dengan Model Fisik 2D Pandani, Mutia Sasra Olga; Wahono, Endro Prasetyo; Wijaya, Riki Chandra; Mariyanto, Mariyanto
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 10 No. 1 (2022): Edisi Maret 2022
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v10i1.2343

Abstract

Bendung adalah bangunan air yang dibangun melintang sungai atau pada sudetan untuk meninggikan taraf muka air sehingga dapat dialirkan secara gravitasi ke tempat yang membutuhkannya. Dalam analisis ini digunakan data, antara lain : debit, kecepatan aliran, bilangan froude, bilangan reynold dan peredaman energi. Untuk analisis menggunakan pelimpah bertangga yang dikombinasikan dengan kolam olak tipe Vlughter. Penentuan karakteristik aliran air dan penurunan energi divariasikan dengan 2 kondisi benda uji yang berbeda. Hasil penelitian menunjukan bahwa kolam olak Model A dan Model B memiliki karakteristik aliran yang sama pada setiap variasi debit, dimana pada Model A dan Model B memiliki tipe aliran turbulen dengan nilai Reynold (Re) > 1000, berdasarkan perhitungan nilai Froude (Fr) diperoleh tipe aliran super kritis pada kolam olak dengan nilai Fr > 1 dan aliran sub kritis pada bagian end sill dengan nilai Fr < 1. Sedangkan, untuk hasil persentase penurunan energi pada ketinggian muka air hulu (H0) 2 cm untuk Model A yaitu sebesar 28.29% dan untuk Model B sebesar 33.13%. Hal ini menunjukan bahwa Model B mampu meredam energi lebih baik dibandingkan dengan Model A. Dan pola aliran yang terjadi merupakan aliran nappe hingga menjadi aliran skimming.
Analisis Kapasitas Saluran Drainase Di Jl. Kartini Kecamatan Tanjung Karang Pusat Kota Bandar Lampung Maulana, Sugeng Haris; Sumiharni, Sumiharni; Purwadi, Ofik Taufik; Mariyanto, Mariyanto
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 11 No. 2 (2023): Edisi Juni 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i2.3465

Abstract

The Bandar Lampung area which is quite routinely hit by floods is in Tanjung Karang Pusat District, the Jl. Wolter Monginsidi to Jl. Kartini. The reason is the high rainfall, as well as the curved road conditions and the performance of the drainage channel that is not optimal enough to accommodate the water discharge before carrying it to the Way Awi river which is on the road. The option that can be taken to reduce the risk of flooding is by evaluating the drainage channels on the road, taking into account the capacity of the drainage channels so that they are able to accommodate the flood discharge through them. The design discharge is calculated using hydrological analysis, rational methods, and based on maximum rainfall data for the last 10 years. For channel discharge capacity is calculated using hydraulics analysis and Manning's formula. The results of the analysis of the existing discharge capacity in most of the drainage channel segments are still able to accommodate the planned discharge with a 5-year return period of rain, so there is no need to increase the dimensions, except for segment 4, because the existing drainage capacity (Qs) is 0.700 m3/s smaller than design discharge (Qr) 1,238 m3/s. These conditions require the need to increase the dimensions of the drainage channel in order to accommodate the discharge through it.  Key words : drainage, hydrological analysis, hydraulic analysis, flooding.
Analisis Perbandingan Peramalan Data Pemrograman Pasang Surut Anfor Dengan Data Pengukuran Pasang Surut Admiralty Pada Stasiun Cilacap anggraini, yeshe; Zakaria, Ahmad; Wahono, Endro Prasetyo; Mariyanto, Mariyanto
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol. 11 No. 4 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrsdd.v11i4.3857

Abstract

Pasang surut air laut merupakan suatu gerakan naik turunnya permukaan udara secara periodik sebagai akibat dari gaya tarik menarik antara bumi, bulan dan matahari. Analisa pasang surut sangat diperlukan dalam penentuan posisi mean level maupun prediksi muka air laut yang dapat dianalisis dengan program admiralty dan program anfor. Pada penelitian ini dilakukan analisis terhadap empat pasang surut selama 15 hari. Pengolahan data analisa program anfor menggunakan software Totis dan analisa program admiralty menggunakan software microsoft excel. Hasil analisa pasang surut program admiralty dan anfor perolehan selisih terbesar yaitu pada komponen S2 sebesar 9,3503 m dari analisa data observasi Cilacap tahun 2015. Sedangkan untuk selisih fase terbesar yaitu pada komponen K2 dari analisa data Cilacap 2014 sebesar 687,6405O . Uji hasil data prediksi masing-masing analisa dengan data pengamatan menunjukkan program lebih baik. Hal ini dapat dilihat dari nilai RMSE program anfor pada empat data lebih kecil dibandingkan program admiralty. Berdasarkan hasil uji dari kedua metode menghasilkan bahwa keuntungan dari program anfor yaitu lebih cepat dan mudah dalam analisa serta menghasilkan komponen pasut lebih banyak dan hasil prediksi yang lebih akurat. Kata kunci : pasang surut, anfor, laksamana, perbandingan
Sosialisasi Bijak Menggunakan Gadget untuk Edukasi Orang Tua dalam Mendampingi Anak Belajar Nova Tri Romadloni; Hasna Karima, Fatimah; Mariyanto, Mariyanto
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdikan.v4i4.6520

Abstract

The use of gadgets has become an essential part of daily life, including in supporting children’s learning processes. Gadgets provide wide access to information, interactive educational applications, and opportunities to develop digital skills. However, excessive use without proper guidance can lead to negative impacts such as physical health problems, digital addiction, decreased concentration, and reduced social interaction. These challenges highlight the crucial role of parents as guides, supervisors, and role models in ensuring wise gadget use. This community service program aimed to educate parents, particularly PKK mothers in Dawung Village, on practical strategies for accompanying children in their use of gadgets. The activities were carried out through socialization sessions, interactive discussions, and quizzes. The discussion revealed major issues faced by parents, such as difficulty in limiting screen time, children’s preference for gaming over learning, and limited knowledge of educational applications. Meanwhile, the quiz results indicated that most participants achieved “good” (45%) and “very good” (37.5%) categories, with an average score of 72, showing improved understanding after the program. This program concludes that family digital literacy can be strengthened through interactive socialization that actively involves participants. With consistent parental guidance, gadgets can be directed to become a healthy, productive, and safe learning tool for children’s development.