Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

RANCANG BANGUN MODUL SURAT KETERANGAN BEBAS PUSTAKA (SKBP) PADA SISTEM INFORMASI PELAYANAN ADMINISTRASI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS LAMPUNG “SIMPAPER” Ahmad Zikri; Gigih Forda Nama; Rio Ariestia Pradipta; Mona Arif Batubara
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v11i2.2954

Abstract

Sistem layana surat keterangan bebas pustaka (SKBP) merupakan salah satu layanan administrasi yang terapat pada perpustakaan Universitas Lampung. Sistem layanan ini di bangun berbasis website dengan menggunakan metode kanban dan framework laravel. Kanban adalah metode manajemen kerja yang digunakan untuk mengoptimalkan aliran tugas. Dikembangkan dari prinsip manufaktur hanya-saat-dibutuhkan, Kanban menggunakan visualisasi dalam bentuk papan Kanban untuk membantu tim dalam merencanakan, mengatur dan mengevaluasi pekerjaan mereka. Terdapat tiga prinsip dasar dalam metode kanban ini. Pertama visualize work (visualisasi pekerjaan) prinsip ini menggambarkan alur kerja yang membantu untuk mengamati dan memeriksa alur dari awal hingga akhir. Kedua, limit work in progress (batasi pekerjaan yang sedang berjalan) prinsip ini menentukan batas pekerjaan pada setiap alur yang ada pada kanban board yang disebut WIP (work in progress). Tujuan dari WIP ini untuk mengurangi pemborosan dan membantu tim untuk fokus menyelesaikan pekerjaan. Ketiga, focus on flow of work (fokus pada alur kerja) pada prinsip ini mengarahkan tim untuk menggambarkan kendala yang akan terjadi dan menindak lanjutinya, sehingga aliran pekerjaan proyek dapat berjalan dengan tetap. Sistem layanan ini terintegrasi dengan API notofikasi whatsaapp dan email dengan menggunakan SMTP untuk menghubungkannya pada sistem.
RANCANG BANGUN APLIKASI WEB PENDETEKSI WARNA PADA PIXEL GAMBAR DENGAN KNN CLASSIFIER Kadafi Eka Sakti; Mardiana Mardiana; Rio Ariestia Pradipta
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v11i2.3009

Abstract

Abstrak. Manusia memiliki keterbatasan dalam mendeteksi ratusan warna dalam gambar secara presisi. Banyak orang awam mengalami kesulitan dalam mengklasifikasikan sebuah warna pada benda ,pada umumnya orang awam hanya mengetahui warna dasar atau warna yang umum. Sehingga aplikasi web bernama DYSCO ini dibuat untuk mempermudah dalam mengklasifikasikan sebuah warna. DYSCO merupakan aplikasi pendeteksi warna berbasis web dengan menggunakan metode K-Nearest Neighbors. Aplikasi web ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Python dan kerangka kerja mikro Flask.  Aplikasi web ini dapat menampilkan informasi warna pixel suatu gambar yang di-upload pengguna ke dalam web, dengan mengektraksi fitur RGB pada gambar tersebut. Metode pengembangan  yang digunakan adalah AI Project Cycle dengan 6 tahapan yaitu Problem Scoping, Data Acquisition, Data Exploration, Modelling ,Evaluation dan Deployment.  Pembuatan aplikasi web pendeteksi warna pada pixel ini telah berhasil   dilakukan dan sudah   mampu mendeteksi  dan  memberikan informasi warna yang di klik pengguna pada gambar, dengan akurasi yang tinggi yaitu 0,844. Aplikasi web juga sudah dapat memenuhi fungsi fungsi utamanya, ditunjukan melalui pengujian menggunakan teknik Usability Testing berdasarkan ISO 9421-11 untuk mengukur Efectivity, Eficiency dan Satisfaction, dengan 10 orang responden awam. Hasil Usability Testing mendapatkan skor yang sangat bagus dengan nilai efectivity yaitu 100% dengan predikat sangat efektif, nilai eficiency yaitu 32,6 detik dengan predikat sangat cepat, dan nilai satisfaction yaitu 84 dengan predikat dapat diterima (acceptable).
IMPLEMENTASI WAZUH MENGGUNAKAN METODE PPDIOO DI SISTEM KEAMANAN JARINGAN PSDKU UNIVERSITAS LAMPUNG WAYKANAN SEBAGAI DETEKSI DAN RESPON SERANGAN SIBER Azzah Shafiyyah; Gigih Forda Nama; Rio Ariestia Pradipta
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i2.4074

Abstract

PSDKU Universitas Lampung Way Kanan membutuhkan sistem keamanan jaringan yang efektif untuk melindungi jaringan komputer server lab komputer dari serangan siber yaitu brute force dan Denial of Service (DoS)Untuk meningkatkan keamanan jaringan, diperlukan implementasi sistem keamanan jaringan dengan menggunakan platform wazuh sebagai server monitoring dan wazuh agent yang diinstal pada komputer server jaringan lab komputer PSDKU menggunakan Server Utama PSDKU. Metodepengembangan sistem keamanan yang digunakan yaitu PPDIOO (prepare, plan, design, implement, operate, optimize ) cisco. Dalam sistem ini, semuaaktivitas dari wazuh agent akan dikirimkan ke wazuh server untuk dilakukan pemantauan dan deteksi serangan siber. Kemudian dilakukan simulasi seranganbrute force dan Denial of Service (DoS) terhadap wazuh agent yang terinstal pada server jaringan lab komputer. Respon dari serangan bruteforce yang akan dilakukan adalah dengan memblokir alamat IP penyerang menggunakan software fail2ban dan serangan DoS dengan Active Response Wazuh sehingga penyerang tidak dapat mengakses dan tidak dapat terhubung ke komputer server jaringan lab komputer PSDKU. Sistem keamanan jaringan tidak dapatmendeteksi serangan DoS dengan jumlah rata-rata koneksi dibawah 4000 koneksi http, dan Serangan DoS berhasil dilakukan dengan hasil yang menunjukkan bahwa Server Utama PSDKU memiliki ketahanan dalammenerima dan melayani koneksi HTTP dibawah 3.522.013 koneksi. Sehinggasistem keamanan jaringan dapat ditingkatkan dan respon terhadap serangan siber dapat dilakukan secara cepat dan efektif.
ANALISIS TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN COBIT 5 SUBDOMAIN DSS01 MANAGE OPERATIONS (STUDI KASUS PT. BRI BO LIWA) Salsabila Humaira; Gigih Forda Nama; Rio Ariestia Pradipta
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i2.4254

Abstract

PT. BRI BO Liwa telah mengimplementasikan teknologi informasi secara efektif dalam menjalankan bisnisnya. Namun, terdapat kendala dalam manajemen operasional seperti risiko keamanan, pemeliharaan infrastruktur, dan manajemen insiden. Untuk mengevaluasi dan meningkatkan manajemen operasional, maka penelitian ini menggunakan kerangka kerja COBIT 5, terutama pada domain DSS01 Manage Operations. Tujuan penelitian adalah untuk menilai pengelolaan teknologi informasi di PT. BRI BO Liwa dan memberikan rekomendasi perbaikan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi literatur, observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Current Capability Level pada PT. BRI BO Liwa adalah 4,36, sedangkan nilai Expected Capability Level adalah 4,59. Analisis RACI Chart menunjukkan 24% kesesuaian di domain DSS01 dengan posisi dalam perusahaan. Sebanyak 13 rekomendasi diberikan untuk meningkatkan tata kelola teknologi informasi, sehingga perusahaan dapat mencapai Expected Capability Level, meningkatkan kinerja, dan keberlanjutan perusahaan secara keseluruhan.
PENILAIAN TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN COBIT 5 SUBDOMAIN DSS02 MANAGE SERVICE REQUESTS AND INCIDENTS (STUDI KASUS : PT BANK MANDIRI LAMPUNG) Valerian, Arista Kirana; Nama, Gigih Forda; Pradipta, Rio Ariestia
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 12, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3.4302

Abstract

Evaluasi tata kelola TI subdomain DSS02 di PT Bank Mandiri Lampung difokuskan pada permintaan layanan dan masalah dengan harapan dapat meningkatkan kinerja perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah mengenali tingkat kemampuan saat ini di PT Bank Mandiri Lampung serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan tata kelola teknologi informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi literatur, observasi, dan wawancara. Hasil rekapitulasi kuesioner IT Control Diagnostic menunjukkan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 40%, menandakan bahwa beberapa jabatan memiliki tanggung jawab ganda, namun kinerja mereka tetap baik karena berhasil memenuhi tugas utama perusahaan. Berdasarkan hasil kuesioner Management Awareness Diagnostic, tingkat kemampuan saat ini rata-rata adalah 4,27 atau berada pada level 4, sedangkan tingkat kemampuan yang diharapkan adalah 4,53 atau level 5. Dari penelitian ini dihasilkan 12 rekomendasi untuk mengurangi kesenjangan antara tingkat kemampuan saat ini dan yang diharapkan, sehingga dapat mencapai level 5 proses yang dioptimalkan, dengan fokus pada efisiensi, efektivitas, inovasi, dan pengembangan manajemen berkelanjutan dalam proses DSS02.
PENILAIAN TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI DENGAN FRAMEWORK COBIT 5 SUBDOMAIN EDM02 (STUDI KASUS PT BANK LAMPUNG KANTOR PUSAT) Sukmara, Bella Salsabilla; Nama, Gigih Forda; Pradipta, Rio Ariestia
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol 12, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3.4440

Abstract

PT Bank Lampung Kantor Pusat merupakan lembaga keuangan di Lampung yang mengandalkan infrastruktur dan layanan teknologi informasi untuk mendukung operasional harian. Meskipun demikian, pengelolaan investasi aset teknologi informasi belum optimal. Untuk mengatasi masalah tersebut, penilaian terhadap tata kelola teknologi informasi perlu dilakukan dengan fokus subdomain EDM02 Ensure Benefits Delivery menggunakan framework COBIT 5. Tujuannya untuk menilai tingkat Capability Level pada tata kelola teknologi informasi di PT Bank Lampung Kantor Pusat serta memberikan rekomendasi konkret untuk meningkatkan kinerjanya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan data dikumpulkan melalui studi literatur, observasi, wawancara, dan kuesioner kepada responden terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Current Capability Level di PT Bank Lampung Kantor Pusat adalah 3,9 dengan Expected Capability Level sebesar 4,6 sehingga terdapat Gap sebesar 0,7. Rekapitulasi kesesuaian nilai kuesioner IT Control Diagnostic terhadap RACI Chart mencapai 46%. Terdapat sebanyak 10 rekomendasi dihasilkan untuk mencapai Expected Capability Level yang diharapkan.
DEVELOPMENT OF AN E-COMMERCE PLATFORM USING EXTREME PROGRAMMING METHODOLOGY Maulana, Affan; Mardiana, Mardiana; Pradipta, Rio Ariesta
Faktor Exacta Vol 17, No 3 (2024)
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/faktorexacta.v17i3.23248

Abstract

Internet of Things Ultraviolet Sterilizer Receiver Box: How to Design and Construct? Muhammad, Meizano Ardhi; Panuju, Achmad Yahya Teguh; Prayitno, Hadi; Pradipta, Rio Ariestia; Martinus, Martinus; Akbar, Gustian Ilham
International Journal of Electronics and Communications Systems Vol. 1 No. 2 (2021): International Journal of Electronics and Communications System
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijecs.v1i2.10617

Abstract

COVID-19 is a virus that can spread through objects and depending on environmental conditions. It can last for several hours without destroying structures or disintegrating. Due to the COVID-19 pandemic, people were restricted from going outside to buy essential goods. Based on these conditions, it is necessary to design an IoT-based virus-safe package receipt box that is intuitive and comfortable for users to use, whether sending or receiving packages. People can control the system via remote control. Sterilization is carried out intelligently by considering the packet received. Design and construction of Internet of Things Ultraviolet Sterilizer Receiver Box use the Design Science Research Method. The methods consist of six stages: identify problem and motivate, define the objective of a solution, design and development, demonstration, evaluation, and communication. There are three parts of the system: sterilizer receiver box, mobile application, and Internet of Things. The system successfully passes the five testing scenarios: package received detection, package retrieved detection, ultraviolet irradiation, data service, and locking. The IoT-based virus-safe package receipt box can help maintain public health by preventing the COVID-19 virus with ultraviolet sterilization and supporting a modern lifestyle where people who work when the package arrives do not have to worry about the packages arriving.
IMPLEMENTASI FRAMEWORK COBIT 2019 DALAM AUDIT TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI (STUDI KASUS : DISKOMINFO KAB. REJANG LEBONG) Afifah, Adilah; Nama, Gigih Forda; Pradipta, Rio Ariestia
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 3S1 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i3S1.7550

Abstract

Abstrak. Kabupaten Rejang Lebong telah menerapkan pelayanan digital melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sesuai Peraturan Bupati Nomor 6 Tahun 2022. Diskominfo merupakan instansi yang bertanggung jawab dalam urusan komunikasi, informatika, dan persandian serta memfasilitasi OPD di Rejang Lebong dalam penerapan TI. Berdasarkan indeks SPBE tahun 2022, diperoleh skor rata – rata 2,80 predikat “Baik”, dengan skor tertinggi pada domain kebijakan internal (4,20) dan terendah pada audit TIK (1,00) serta TIK (1,50). Pada tahun 2023, skor meningkat menjadi 3,23. Penelitian ini bertujuan untuk menilai penerapan tata kelola teknologi informasi pada Diskominfo Kab. Rejang Lebong menggunakan framework COBIT 2019 dengan metode deskriptif kualitatif melalui studi literatur, observasi, wawancara, penyebaran kuisioner, dan pengumpulan bukti. Hasil menunjukkan bahwa objective EDM04 – Ensured Resource Optimization tervalidasi terdapat di level 2 (Managed) dan APO07 - Managed Human Resource pada level 1 (Initial) meskipun target keduanya adalah level 4 (Quantitative). Abstract. Rejang Lebong Regency has implemented digital services through the Electronic-Based Government System (SPBE) in accordance with Regent Regulation No. 6 of 2022. The Communication and Information Technology Department (Diskominfo) is responsible for communication, information technology, and encryption, as well as facilitating the implementation of information technology in local government agencies (OPD). Based on the 2022 SPBE Index, the regency achieved an average score of 2.80 (“Good”), with the highest score in internal policies (4.20) and the lowest in IT audits (1.00) and ICT (1.50). In 2023, the score increased to 3.23. This study aims to evaluate IT governance at Diskominfo using the COBIT 2019 framework with a qualitative descriptive method through literature review, observation, interviews, questionnaires, and evidence collection. The results show that the EDM04 objective is validated at level 2 (Managed) and APO07 at level 1 (Initial), although both are targeted at level 4 (Quantitative).
Implementasi Algoritma Convolutional Neural Network Pada Pendeteksi Penggunaan Masker Kesehatan berbasis video Processing Septiana, Trisya; Budiyanto, Deny; Wintoro, Puput Budi; Pradipta, Rio Ariestia; Liliyawati, Dwi
Jurnal IT UHB Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Ilmu Komputer dan Teknologi
Publisher : Universitas Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/ikomti.v3i1.791

Abstract

Pandemi yang melanda Indonesia sejak Maret tahun 2020 membawa pengaruh yang cukup besar bagi kehidupan manusia. Seluruh aktifitas manusia dibatasi agar tidak terjadinya penularan COVID-19. Dengan adanya kondisi ini akhirnya Pemerintah Indonesa menerapkan kebijakan new normal agar manusia dapat menjalankan aktifitas normal seperti biasa. Penggunaan masker di ruang terbuka maupun didalam ruangan merupakan salah satu aturan dalam tatanan new normal yang diterapkan Pemerintah. Setiap memasuki ruangan, petugas akan memastikan pengunjung telah menggunakan masker. Untuk itu dirancang sebuah sistem yang mampu mendeteksi penggunaan masker kesehatan secara otomatis dengan menggunakan algoritma Convolutional Neural Network (CNN). Sistem ini mampu mengenali wajah yang menggunakan masker kesehatan melalui klasisfikasi deteksi objek dari pengambilan gambar secara realtime. Dari hasil testng yang dilakukan sistem mampu mendeteksi objek wajah yang menggunakan masker dengan label (mask ON) dan tidak menggunakan masker dengan label (Mask OFF) dan didapatkan nilai akurasi 0.93 sedangkan lossnya bernilai 0.07