Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Bermain Sebagai Sarana Pengembangan Kesejahteraan Fisik (Physical Well-being) pada para Lansia Mangundjaya, Wustari L.; Afriyenti, Lenny Utama
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 7 (2024): Mei
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/1mf8bz49

Abstract

Lansia atau lanjut usia adalah suatu masa dimana seseorang mulai memasuki masa penurunan kondisi fisiknya.  Meskipun demikian, hal ini tidak berarti mereka tidak dapat berkontribusi bagi masyarakat.  Untuk itu, agar Lansia dapat berdaya guna maka mereka harus dipersiapkan dan didukung untuk mencapai kesejahteraan fisik maupun kesejahteraan psikologis. Dalam hal ini meskipun menyadari bahwa aktivitas fisik perlu dan bermanfaat bagi dirinya, tetapi dengan berbagai alasan tertentu mereka kadangkala enggan untuk melakukannya. Untuk itu, aktivitas fisik yang diberikan dengan cara bermain dapat menjadi salah satu cara dalam meningkatkan kesejahteraan fisiknya yang akan diikuti oleh kesejahteraan psikologis. Program pengabdian ini dilakukan pada sebuah komunitas di Pengalengan Jawa Barat yang mayoritas anggotanya adalah Lansia. Berbagai jenis permainan dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan fisik dilakukan. Hasil menunjukkan bahwa para Lansia menyukai kegiatan tersebut dan menginginkan supaya kegiatan ini dapat dilakukan secara berkesinambungan.
Penguatan Empati dan Literasi Psikologi Masyarakat Melalui Bedah Buku Psikologi Anak Jalanan Supriatna, Ecep; Aulizalsini A, Wahyu; Muzzamil, Ferdy; Afriyenti, Lenny Utama
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2472

Abstract

This Community Service Program (PKM) was initiated in response to the low level of public literacy in psychology regarding the psychosocial conditions of street children, particularly in relation to emotional development, parenting patterns, and the impact of traumatic experiences. The objective of this program was to enhance participants’ understanding, empathy, and humanistic attitudes toward the psychological dynamics of street children as a vulnerable group. The program was implemented through a hybrid book review activity of Psychology of Street Children, involving the book’s author, psychologists, and academics as resource persons. This method was integrated with the presentation of developmental psychology theories, interactive discussions, and case analyses of street children. The main materials were based on Ecological Systems Theory, Attachment Theory, chronic stress, negative self-concept, and resilience to explain the influence of family systems, social environments, and structural factors on the behavior and development of street children. The results of the program indicate an improvement in participants’ understanding, as reflected in their ability to identify ecological and psychosocial factors affecting street children, as well as a shift in attitudes toward greater empathy and reduced stigmatization. The implications of this program underscore the importance of a multidisciplinary approach to addressing the needs of street children through emotional support, psychosocial assistance, and creative interventions, and serve as a foundation for the development of comprehensive and sustainable support programs that bridge academic literature with community educational needs.ABSTRAKKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi psikologi masyarakat mengenai kondisi psikososial anak jalanan, khususnya terkait perkembangan emosional, pola pengasuhan, dan dampak pengalaman traumatis. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman, empati, dan sikap humanis peserta terhadap dinamika psikologis anak jalanan sebagai kelompok rentan. Metode pelaksanaan PKM dilakukan melalui kegiatan bedah buku Psikologi Anak Jalanan secara hybrid yang melibatkan penulis buku, psikolog, dan akademisi sebagai narasumber. Metode ini dikombinasikan dengan pemaparan teori psikologi perkembangan, diskusi interaktif, dan analisis kasus anak jalanan. Materi utama mengacu pada Teori Ecological Systems, Attachment Theory, stres kronis, konsep diri negatif, dan resilience untuk menjelaskan pengaruh sistem keluarga, lingkungan sosial, serta faktor struktural terhadap perilaku dan perkembangan anak jalanan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang tercermin dari kemampuan mengidentifikasi faktor ekologis dan psikososial yang memengaruhi anak jalanan, serta adanya perubahan sikap peserta menjadi lebih empatik dan tidak stigmatis terhadap anak jalanan. Implikasi kegiatan ini menegaskan pentingnya pendekatan multidisipliner dalam penanganan anak jalanan melalui dukungan emosional, pendampingan psikososial, dan intervensi kreatif, serta menjadi dasar bagi pengembangan program pendampingan yang komprehensif dan berkelanjutan yang menjembatani literatur akademik dengan kebutuhan edukasi masyarakat.
THE ROLE OF SOCIAL SUPPORT ON RESILIENCE IN PEOPLE LIVING WITH HIV AIDS: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Gusni Rahma; Afriyenti, Lenny Utama
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 3 No. 1 (2026): Vol. 3 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v3i1.2222

Abstract

People Living with HIV/AIDS (PLWHA) face multiple psychosocial challenges, including stigma, discrimination, and mental health problems that may reduce quality of life and treatment adherence. Resilience and psychosocial support are recognized as important protective factors that help PLWHA adapt positively to these challenges; however, existing evidence remains fragmented and has not been comprehensively synthesized. This study aimed to examine the role of psychosocial support in strengthening resilience and its implications for mental health among PLWHA through a systematic review approach. A comprehensive literature search was conducted across national and international scientific databases, including quantitative, qualitative, and review studies that addressed resilience, psychosocial support, and mental health among PLWHA, with a particular focus on Asian settings. Articles were selected based on predefined inclusion and exclusion criteria. The findings indicate that psychosocial support—such as support from family, peers, and healthcare providers—plays a significant role in enhancing resilience among PLWHA. Higher levels of resilience are consistently associated with lower levels of depression and anxiety, as well as improved psychological well-being and quality of life. In conclusion, psychosocial support is essential in strengthening resilience and promoting mental health among PLWHA, highlighting the importance of integrating psychosocial interventions into HIV/AIDS care services to support long-term well-being and adaptive coping.