Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Faktor Risiko Sosiodemografi dan Gaya Hidup terhadap Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Jakabaring Devi Marlina; Ririn Noviyanti Putri; Nasrullah; Putri Amanda Irawan; Eka Safitri dayanti
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v5i1.249

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat di seluruh dunia dan menjadi masalah kesehatan masyarakat global. Faktor gaya hidup lainnya termasuk aktivitas fisik, pola makan, dan perilaku merokok Kadar glukosa darah meningkat pada orang yang menjalani gaya hidup aktif dibandingkan dengan orang yang tidak terlalu aktif, merokok, dan bekerja sedentary. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor risiko yang memengaruhi kejadian DM Tipe 2. Metode : Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Variabel studi ini yaitu aktivitas fisik, jenis kelamin, pekerjaan, usia, status pernikahan, perilaku merokok. dan kejadian DMT2. Lokasi penelitian dilakukan di Puskesmas Jakabaring dengan jumlah sampel sebanyak 95 responden. Besaran sampel didapat sebanyak 95 responden. Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat, dan analisis bivariat. Pada analisis bivariate menggunakan uji hipotesis Chi Square IBM SPSS 26. Hasil : Responden dengan aktivitas fisik rendah memiliki risiko lebih tinggi mengalami DM tipe 2 dibandingkan mereka dengan aktivitas fisik sedang/tinggi, dengan PR = 1,8; 95% CI: 1,3–2,4 p < 0,05. Tidak bekerja juga terbukti berhubungan signifikan dengan kejadian DM tipe 2, dengan PR = 2.4; 95% CI: 1,4–4.0; p < 0,05, pada responden yang merokok memiiki hubungan signifikan dengan kejadian DM tipe 2 dengan PR = 1,5; 95% CI = 1,0-2,0; p < 0.05. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik, pekerjaan, dan perilaku merokok dengan kejadian DM Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Jakabaring Kota Palembang
Analisis Employee Engagement dan Kompetensi terhadap Kinerja Pekerja pada Perusahaan Konstruksi Fakhrul Rozi Yamali; Venny Yusiana; R. Adisetiawan; Ririn Noviyanti Putri
Ekonomis: Journal of Economics and Business Vol 10, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/ekonomis.v10i1.2758

Abstract

The purpose of this study is to analyze the simultaneous and partial influence of employee engagement and competence on worker performance in construction companies. The population of this study was construction workers in companies affiliated with the Jambi Association of Companies. Data collection was conducted through questionnaires using a cross-sectional study approach with a minimum sample size of 102 construction worker respondents. The results showed that simultaneously and partially there was a positive and significant influence between employee engagement and competence on worker performance in construction companies.
EFEKTIVITAS INTEGRASI EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI DAN GIZI DALAM PENCEGAHAN RISIKO STUNTING PADA REMAJA PUTRI Ririn Noviyanti Putri; Devi Marlina; Rima Ernia; Septi Septi; Sakinah Hadirama
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 18, No 1 (2026): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v18i1.1665

Abstract

Latar Belakang: Pernikahan dini dan stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan remaja putri tentang kesehatan reproduksi dan gizi. Tujuan: Menganalisis efektivitas integrasi edukasi kesehatan reproduksi dan gizi remaja putri dalam pencegahan pernikahan dini dan risiko stunting. Metode: Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri X Tanjung Raja pada bulan Maret 2026 menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Populasi penelitian seluruh remaja putri kelas X–XII dengan teknik total sampling sebanyak 80 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil: Peningkatan signifikan pada skor pengetahuan dari rata-rata 57,80 menjadi 83,60 (p<0,05) dan skor sikap dari 2,68 menjadi 3,62 (p<0,05), terjadi peningkatan perilaku preventif remaja putri dalam pencegahan pernikahan dini dan stunting setelah intervensi diberikan. Saran: Agar sekolah, puskesmas, dan dinas kesehatan mengembangkan program edukasi kesehatan reproduksi dan gizi terintegrasi melalui kegiatan pembelajaran, UKS, dan kader kesehatan remaja secara berkelanjutan.Kata Kunci : Edukasi Kesehatan Reproduksi, Gizi Remaja, Stunting, Pernikahan Dini, Remaja Putri.