Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

INFLUENCE OF MOBILE BANKING SERVICE THE NUMBER OF CUSTOMERS BANK ACEH ISLAMIC KCP BATUPHAT, LHOKSEUMAWE Fitriyani, Ema; Husni Kamal; Mukhtasar
AT-TIJARAH: Jurnal Penelitian Keuangan dan Perbankan Syariah Vol. 5 No. 2 (2023): AT-TIJARAH: Jurnal Penelitian Keuangan dan Perbankan Syariah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam - IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52490/attijarah.v5i2.1946

Abstract

This research aims to determine and analyze whether there is influence of mobile banking services on the number of customers of Bank Aceh Syariah KCP Batuphat. In this study using primary data obtained from distributing questionnaires, where the population in this study was 997 mobile banking action users, the data was obtained from Bank Aceh Syariah KCP Batuphat. The samples in this study were 90 mobile banking action users. The data used accidental sampling technique, which tested using validity test, reliability test, classic assumption test, multiple determination test (R2), partial test, simultaneous test, simple regression test. As for the results of testing the hypothesis in this study, namely, the partial test results show a t-count value of 6,907 > t-table (1,987) and a significant value of 0,000 <0.05 so that mobile banking services have a positive and significant effect on the number of customers. The results of the multiple determination test (R2) show that the value of R2 is 0.569, meaning that the contribution of mobile banking services to the variable number of customers is 56.5%. The results of simple linear regression show that there is an effect of mobile banking services on the number of customers with a value of 0.149 or 14.9%.
Relevansi Moderasi Beragama Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah Kamal, Husni
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 18, No. 5 : Al Qalam (September 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v18i5.2864

Abstract

Negara dan daerah yang memiliki berbagai keanekaragaman budaya, etnis dan agama memiliki potensi terhadap konflik dan kekerasan, oleh karena demikian diperlukan implementasi moderasi beragama untuk meminimalisir dan juga sebagai jalan tengah di antara berbagai perbedaan demi tercipta lingkugan yang baik, kehidupan yang damai dan kemashlatan negara dan daerah. Dalam penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan studi literatur dan sumber data sekunder yang didapatkan dari buku moderasi beragama yang diterbitkan oleh Kementerian Agama, buku lainnya, jurnal dan website yang berkaitan moderasi beragama dan pertumbuhan ekonomi, selanjutnya di interpretasi hasil temuannya sebagai kesimpulan. Adapun kesimpulan relevansi moderasi beragama terhadap pertumbuhan ekonomi daerah bahwa ada hubungan yang sangat erat antara keduanya yaitu terciptanya stabilitas sosial yang sering terjadi dalam konteks keagamaan, meningkatnya ekonomi dalam suatu daerah sehingga menarik minat investor untuk berinvestasi karena kondusif, terjadi lingkungan bisnis yang ramah mudah untuk berbisnis dan terciptanya lowongan kerja bagi masyarakat daerah, peningkatan wisata daerah karena keragaman budaya dan kearifan lokal sehingga menarik minat wisatawan yang berdampak pada ekonomi masyarakat daerah, terjalinnya hubungan bisnis yang baik antar suku, etnis dan agama sehingga terbuka peluang usaha untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat dan daerah.
ANALISA PERBANDINGAN KINERJA PERBANKAN SYARIAH DAN KONVENSIONAL PRA DAN PASCA COVID-19 Nasution, Muhammad Syafril; Husni Kamal
AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH Vol. 13 No. 1 (2021): At-Tasyri': Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tasyri.v13i1.470

Abstract

The Purpose of this study is to compare the differences between the development of Islamic banking performance and conventional banking performance in the previous few months before and after the covid-19 pandemic. this analysis contrasts the finding of previpus studies with the two formas of banking that were not related to the covid pandemic in the preceding year. Multiple financial ratios were used in previous studies to determine the financial efficiency of banks. Based on previous research, there are several ratios used to see the performance of both Islamic banking and conventional banking, including liquitdy ratios, profitability ratios, solvency ratios, and efficiency ratios.
PRODUKTIVITAS USAHA MINYAK NILAM SIDO MULYO ACEH UTARA DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Kamal, Husni; Nasution, Muhammad Syafril
AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH Vol. 13 No. 2 (2021): At-Tasyri': Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tasyri.v13i2.688

Abstract

Produktivitas merupakan faktor utama yang bisa mempengaruhi kesanggupan bersaing dalam dunia usaha, dengan meningkatkan produktivitas maka kesejahteraan akan didapatkan serta dapat mengurangi angka kemiskinan di daerah. Penelitian yaitu Untuk mengetahui Produktivitas usaha minyak nilam di Desa Sido Mulyo Kecamatan Kuta Makmur Kabupaten Aceh Utara dalam perspektif Ekonomi Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan studi lapangan dengan melakukan mewawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian memberikan kesimpulan bahwa kurangnya produksi dan inovasi dalam pengolahan minyak nilam, padahal dalam islam sangat menganjurkan produktivitas usaha untuk meningkatkan kesejahteraan
Implementasi Manajemen Syariah Pada Baitul Mal Gampong di Aceh Husni Kamal
AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH Vol. 15 No. 1 (2023): At-Tasyri': Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tasyri.v15i1.1726

Abstract

Islam mengatur segala lini kehidupan manusia termasuk dalam mengelola organisasi yang terdapat dalam ilmu manajemen Syariah dimana mengandung tidak bebas nilai karena manajemen syariah tidak hanya berorientasi untuk kehidupan dunia saja melainkan juga orientasi pada kehidupan di akhirat. Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen Syariah pada Baitul Mal Gampong di Aceh. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan data sekunder seperti Undang-undang, Qanun, buku, jurnal dan website yang berkaitan. Hasil penelitian ini bahwa implementasi empat fungsi manajemen Syariah perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan sangat diperlukan dalam mengelola Baitul Mal Gampong untuk pertumbuhan ekonomi gampong yang mandiri dan memberdayakan sumber daya yang dimiliki agar berdampak pada penurunan angka kemiskinan di Aceh.
Kesiapan Mahkamah Syariah Kota Lhokseumawe terhadap Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah Pasca Qanun Nomor 11 Tahun 2018 Kamal, Husni
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 7, No 01 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/j-hes.v7i01.11075

Abstract

Pemerintah Aceh sangat mendukung pelaksanaan ekonomi syariah di Aceh dibuktikan dengan adanya Qanun No. 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah yang mengharuskan setiap lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh berprinsip syariah. Perkembangan ekonomi syariah melibatkan beberapa pihak terkait tentunya seperti Pemerintah, lembaga keuangan syariah, masyarakat dan Pengadilan Agama/Mahkamah Syariah terkait teknis mekanisme penyelesaian sengketa ekonomi Syariah serta kompetensi hakim yang mengadili sengketa tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisa kesiapan hakim Mahkamah Syariah Kota Lhokseumawe terkait penyelesaian sengketa ekonomi syariah pasca diterapkan Qanun Lembaga Keuangan Syariah Nomor 11 tahun 2018 di Aceh. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan studi lapangan, sedangkan data primer didapatkan dengan mewancarai pihak Mahkamah Syariah Kota Lhokseumawe. Adapun kesimpulan dari penelitian ini yaitu saat ini semua lembaga keuangan yang berada di Aceh sudah berubah menjadi Lembaga Keuangan Syariah dan yang berhak mengadili sengketa ekonomi syairah hanya hakim yang sudah memiliki sertifikasi ekonomi syariah. Mahkamah Syariah Kota Lhokseumawe sudah menangani sengketa ekonomi syariah sebanyak 2 perkara dan hakim yang memiliki sertifikasi hanya 3 dari total 6 hakim. Secara aturan mereka harus siap menangani sengketa sedangkan dari sisi kompetensi hakim masih belum siap sepenuhnya dalam menyelesaikan sengketa ekonomi syariah karena belum semua hakim mempunyai sertifikasi hakim ekonomi syariah.
SOSIALISASI KOMUNIKASI PEMASARAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENJUALAN TERNAK IKAN LELE Khalish Khairina; Mukhtasar; Ainun Mardhiah; Husni Kamal; Angga Syahputra; Uswatun Hasanah
Malik Al-Shalih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Malik Al-Shalih: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam - IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52490/malikalshalih.v1i1.668

Abstract

The conventional marketing system which still distributes their product from mouth to mouth and social medial using hasn’t maximized yet were problems that found in livestock business owned by Desa Uteunkot is contributing this community services activities. The purpose of this activity is educating mitra about the importance of marketing communication to reach out more consumer. The implementation method used is socialization to the society in Desa Uteunkot. The number of this socialization participants was 25 participants. After this community service implementation, there is an increase in catfish sales volume in the amount of 11%.
Prosedur Pembiayaan Cicil Emas pada Bank Syariah Indonesia (BSI) : Kajian Mekanisme dan Implementasinya Eva Simah Bengi; Yolanda Salsabila Balkis; Rapika Dewi; Gadis Ananda .S.; Husni kamal
Equivalent : Journal of Economic, Accounting and Management Vol. 3 No. 2 (2025): Equivalent : Journal of Economic, Accounting and Management
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/equivalent.v3i2.1055

Abstract

Abstract : This study aims to examine the procedures of gold installment financing at Bank Syariah Indonesia (BSI) and evaluate its compliance with Islamic economic principles. The gold installment product is a form of Islamic financing that allows customers to gradually own gold through murabahah (cost-plus sale) and rahn (collateral) contracts. This research employs a descriptive qualitative method using a library research approach, based on literature sources such as academic journals, books, OJK regulations, and fatwas issued by the National Sharia Council (DSN-MUI). The findings show that BSI implements a structured financing procedure, from application to repayment, with contracts ensuring the transaction is free from riba (usury) and in accordance with sharia guidelines. The scheme emphasizes transparency, fixed pricing, and gold security through a safekeeping system. However, public understanding of this concept remains limited, often resulting in misconceptions about Islamic installment systems. Therefore, improving Islamic financial literacy is crucial to optimizing the use of such products. This study is expected to contribute to the development of a fair, transparent, and sustainable Islamic financial system. Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prosedur pembiayaan cicil emas pada Bank Syariah Indonesia (BSI) serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam. Produk cicil emas merupakan salah satu inovasi pembiayaan syariah yang memungkinkan nasabah memiliki emas secara bertahap melalui akad murabahah dan rahn. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), yang didasarkan pada sumber-sumber literatur seperti jurnal, buku ilmiah, regulasi OJK, serta fatwa DSN-MUI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pembiayaan cicil emas BSI dilakukan secara sistematis, dimulai dari pengajuan hingga pelunasan, dengan akad yang menjamin transaksi bebas dari unsur riba dan sesuai dengan ketentuan syariah. Skema ini juga mengedepankan transparansi, kepastian harga, serta keamanan emas melalui sistem penitipan. Meskipun demikian, pemahaman masyarakat terhadap konsep ini masih terbatas, yang menyebabkan persepsi keliru terhadap sistem cicilan syariah. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan syariah menjadi kunci dalam mengoptimalkan pemanfaatan produk ini. Kajian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan sistem keuangan syariah yang adil, transparan, dan berkelanjutan.
Inovasi Akad Mudharabah dalam Perbankan Syariah: Persefektif Ekonomi Syariah dan Implikasinya terhadap Praktik Modern Kurnia, Andika Bayu; Rahmadhani, Cahya Afrida; Hatini, Nadda; Kamal, Husni
Glossary : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman Pidie Jaya, Ace

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/gose.v3i1.342

Abstract

Akad mudharabah merupakan salah satu pilar penting dalam sistem pembiayaan perbankan syariah yang mengedepankan asas keadilan dan kemitraan melalui prinsip bagi hasil antara shahibul maal (pemilik modal) dan mudharib (pengelola dana). Meskipun secara historis dan syariah memiliki legitimasi kuat, penerapan akad ini dalam perbankan modern masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti minimnya pemahaman masyarakat, risiko moral hazard, serta keterbatasan infrastruktur dan regulasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika inovasi dalam akad mudharabah dari perspektif ekonomi syariah, serta bagaimana implementasinya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan praktik keuangan kontemporer yang semakin kompleks dan kompetitif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur, dengan merujuk pada literatur akademik, fatwa Dewan Syariah Nasional, serta data empiris dari praktik perbankan syariah di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital seperti sistem pelaporan real-time, platform investasi daring, dan big data analysis dapat mendorong efektivitas, efisiensi, dan transparansi akad mudharabah. Selain itu, pengembangan produk baru seperti mudharabah musytarakah terbukti mampu meningkatkan fleksibilitas dan perluasan segmen pembiayaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi yang berbasis prinsip maqashid syariah, didukung dengan edukasi masyarakat, literasi keuangan digital, dan penyempurnaan regulasi, sangat diperlukan untuk menjadikan akad mudharabah sebagai instrumen unggulan dalam mewujudkan sistem keuangan syariah yang inklusif, adaptif, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi di era modern.
Inovasi Akad Musyarakah dalam Perbankan Syariah: Perspektif Hadits dan Relevansinya dengan Praktik Modern M. Rafly Febryansyah; Khairiyah Fikri Azzahra; Akmalul Hajja; Rukaini Rukaini; Husni Kamal
Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi Vol. 2 No. 4 (2025): Juli: Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi
Publisher : Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jiesa.v2i4.1263

Abstract

This study aims to determine the innovation of musyarakah contracts in Islamic Banking, Hadith Perspective and its Relevance to Modern Practices. This study uses a descriptive qualitative method through a literature study method, with secondary data in the form of the Qur'an, hadith, and related literature. The analysis was carried out using the syarah maudhui (thematic) method of relevant hadiths. The research findings show that musyarakah values such as justice, transparency, trust (amanah), and the prohibition of betrayal and usury are the ethical and spiritual basis for Islamic banking operations. The application of the musyarakah concept today, including in the form of schemes such as musyarakah mutanaqisah and working capital financing, has encouraged innovation and flexibility in Islamic financial products.