Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

READY TO RESCUE: PENGUATAN KOMPETENSI BHD DAN RJP DALAM PENANGANAN SITUASI KEGAWATDARURATAN PADA PERSONEL TNI-AL Pandan Enggarwati; Tatu Latipah; Arla Zitka Ramadhani Fadrin; Firzanah Ardhana Neswari; Khayla Fadiyah Andirani; Najwa Nabilla Putri Are; Fitra Liana; Mubyar Tanza Zulfikhar; Friizy Agustian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jpmki.v5i1.4676

Abstract

Basic Life Support (BLS) and Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) are essential first-aid interventions in emergency situations, such as respiratory and cardiac arrest. Knowledge and skills related to BLS are crucial for Indonesian Navy personnel, particularly diving unit members, to enhance their preparedness in responding to emergency situations during duty. Based on the identified needs of the partner institution, strengthening knowledge and skills related to CPR implementation in accordance with the latest guidelines was considered necessary. This community service program aimed to improve the capacity of Indonesian Navy diving personnel in performing BLS and CPR. The program was conducted through health education, demonstrations, hands-on practice, and re-demonstration using mannequins involving 15 diving personnel from Satkopebba Pondok Dayung. Evaluation was carried out using pre-tests, post-tests, and observation of participants' practical skills. The evaluation results showed a mean pre-test score of 7.40 and a mean post-test score of 7.47, descriptively indicating a tendency toward improved participants' understanding after the educational intervention. The findings also demonstrated an improvement in participants' understanding of BLS and CPR concepts. Based on the skills observation, all participants successfully performed the Danger, Response, and Send for Help steps (100%), while achievement rates for the Airway, Breathing, and Circulation components were 86.7%, 80.0%, and 93.3%, respectively, indicating that most participants demonstrated good competency in performing CPR procedures. This program has the potential to enhance the knowledge, skills, and emergency preparedness of Indonesian Navy diving personnel in managing emergency situations.
Hubungan Kadar Gula Darah dengan Tekanan Darah Pasien Diabetes Tipe 2 Anggie Regina Utami; Sofwan; Astrid; Pandan Enggarwati
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2026): Edisi: Juli-September
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (DM Tipe 2) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia dan berpotensi menimbulkan komplikasi kardiovaskular, salah satunya hipertensi. Hiperglikemia dapat meningkatkan tekanan darah melalui peningkatan viskositas darah, resistensi insulin, dan kerusakan endotel pembuluh darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar gula darah terhadap tekanan darah pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Kelapa Gading. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan observasional korelasional dan metode cross-sectional. Sampel berjumlah 75 responden yang dipilih menggunakan teknik systematic random sampling. Kadar gula darah puasa diukur menggunakan glukometer, sedangkan tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer digital. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami hiperglikemia sebanyak 46 responden (61,3%) dan memiliki tekanan darah sistolik pada kategori normal tinggi hingga hipertensi. Uji korelasi Spearman menunjukkan nilai p < 0,05 dengan koefisien korelasi yang kuat dan positif, yang menandakan adanya hubungan signifikan antara kadar gula darah puasa dan tekanan darah sistolik pada pasien DM Tipe 2. Terdapat hubungan yang bermakna antara kadar gula darah dan tekanan darah pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Pemantauan dan pengendalian kadar gula darah serta tekanan darah secara rutin sangat penting untuk mencegah terjadinya komplikasi kardiovaskular.