Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Implementasi Kebijakan Program Penanggulangan Stunting Terintegrasi Di Kabupaten Lombok Utara Hermawati, Hermawati; Sastrawan, Sastrawan
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 8 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v8i2.2020.223

Abstract

Interventions for reducing stunting with various programs at the administrative level are very weak, so it is necessary to describe an analysis of the implementation of policies for the integrated stunting reduction program in Kabupaten Lombok Utara in 2020. The method used in this research is descriptive qualitative research, while the data sources in this study are the Health Office, Regional Secretariat, Regional Development Planning Agency, Population Control Office, Family Planning, Community and Village Empowerment (DP2KBPMD) North Lombok Regency. Furthermore, the purpose of this research is how to implement an integrated stunting prevention program policy in North Lombok Regency. Based on the results of the analysis and discussion above, it can be concluded that the integrated stunting management program has not been fully implemented due to the many technical problems that occurred during the implementation of program activities in each OPD in the field.
Perbedaan Persepsi Pasien Tentang Mutu Pelayanan Sebelum dan Sesudah Akreditasi di Puskemas Praya Kabupaten Lombok Tengah Lalu, Sulaiman; Sastrawan, Sastrawan; Sani, Sulwiyatul Kamariyah; Tasim, Muslim
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 9 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v9i1.2021.241

Abstract

Akreditasi merupakan suatu upaya pemerintah untuk menjamin mutu pelayanan dalam hal ini yaitu pelayanan kesehatan. Pelayanan yang berkualitas bilamana pelayanan tersebut dapat memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan. Tidak hanya sampai disitu, pelayanan kesehatan yang berkualitas harus mampu mencegah terjadinya mal praktek (adverse event). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada perbedaan persepsi pasien rawat jalan terhadap perbedaan mutu pelayaanan sebelum dan sesudah kegiatan akreditasi di Puskesmas Praya Kabupaten Lombok Tengah. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan partisipan utama adalah pasien rawat jalan yang pernah berobat sebelum maupun sesudah akreditasi. Sedangkan partisipan (sasaran) antara adalah kepala dan para petugas yang ada di Puskesmas Praya. Hasil penelitian ini menunjukan ada perbedaan persepsi partisipan tentang penampilan fisik dan sarana yang ada di puskemas Praya. Dalam arti bahwa penampilan fisik dan sarana pelayanan yang tersedia jauh lebih baik setelah akreditasi. Kecepatan pelayanan jauh lebih cepat dengan waktu tunggu yang lebih singkat. Selain itu perilaku petugas dalam memberikan pelayanan serta kenyamanan pasien saat berobat jauh lebih baik dari pada sebelum akreditasi. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa mutu pelayanan kesehatan paska akreditasi jauh lebih baik dibandingkan dengan sebelum akreditasi. Diharapkan kepada kepala Puskesmas Praya dan jajarannya untuk mempertahankan mutu pelayanan kesehatan dengan menggunakan prinsip siklus PDCA.
ANALISIS KUALITAS HIDUP IBU PASKA PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA TAHUN 2023 Puspita, Zulvia; Sastrawan, Sastrawan
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 11 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa paska persalinan atau masa nifas adalah masa transisi yang rentan bagi ibu setelah melahirkan. Pada masa ini ibu dapat mengalami berbagai permasalahan baik fisik, psiskis, sosial dan bahkan lingkungannya. Keadaan ini harus segera diatasi mengingat dampak yang timbul bukan hanya merugikan ibu tetapi juga bayi yang dilahirkan dan berpotensi untuk merugian keluarga lainnya. Akumulasi dari berbagai permasalahan tersebut dapat diprediksi dengan menggunakan ukuran kualitas hidup (quality of life). Tujuan penelitian adalah menganalisis kualitas hidup pada ibu paska persalinan di wilayah kerja Puskesmas Kuta tahun 2023 dengan harapan dapat memberikan informasi yang ilmiah bagi pengambil kebijakan untuk dapat mengambil langkah yang diperlukan dalam upaya peningkatan status kesehatan keluarga dan masyarakat. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survey dengan responden 60 ibu yang berdomisili di wilayah kerja puskesmas Kuta. Lombok Tengah, NTB. Pengambilan sampel menggunakan tekhnik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan instrument WHOQoL-BREF yang sudah tervalidasi. Hasil: 6.66% ibu dengan kualitas hidup sangat baik, 55% ibu dengan kualitas baik dan 38.33% ibu dengan kualitas hidup cukup. Kualitas hidup dari aspek sosial secara umum lebih rendah dari kualitas hidup pada aspek fisik, psikologis dan lingkungan. Tingkat pendidikan, usia, dan paritas tidak berhubungan langsung dengan kualitas hidup bagi ibu pasca persalinan.
Efektivitas Teknik Relaksasi Progresif Terhadap Tingkat Kesulitan Tidur Lansia Di Balai Sosial Lanjut Usia Meci Angi Kota Bima Nurwahidah, Nurwahidah; Sastrawan, Sastrawan; Sulaiman, Lalu
Bima Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i1.1160

Abstract

Relaksasi merupakan salah satu teknik yang mengembangkan metode fisiologis melawan ketegangan yaitu teknik untuk mengurangi ketegangan otot didasarkan pada kontraksi otot. Terapi farmakologi dengan memberikan obat tidur kepada lansia bukanlah satu-satunya cara terbaik yang bisa di lakukan kepada lansia yang mengalami kesulitan tidur. Salah satu upaya terapi non farmakologi mengatasi kesulitan tidur yang terjadi pada lansia adalah dengan metode relaksasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas teknik relaksasi progresif terhadap tingkat kesulitan tidur pada lansia pada lansia di Balai Sosial Lanjut Usia Meci Angi Kota Bima. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pra eksperimen dengan menggunakan pendekatan One Group Pretest – Posttest design. Cara pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrument penelitian yang digunakan questioner. Data di analisis menggunakan uji paired T-test dengan tingkat signifikan (ρ < 0,05). Hasil penelitian menunjukan ada perubahan nilai signifikan setelah diberikannya teknik relaksasi progresif dengan nilai signifikan ρ= 0,000. Maka H0 ditolak dan H1 diterima artinya ada efektifitas teknik relaksasi progresif terhadap tingkat kesulitan tidur pada lansia di BSLU Kota Bima. Berdasarkan hasil penelitian, petugas kesehatan di BSLU bisa melakukan pengobatan non farmakologi berupa teknik relaksasi progresif untuk membantu atasi kesulitan tidur pada lansia.
Efektifitas Metode KSDS Dalam Upaya Deteksi Dini Risiko Preeclampsia Pada Ibu Hamil Syaiful, Syaiful; Sulaiman, Lalu; Sastrawan, Sastrawan; Hendari, Rini
Bima Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i2.1580

Abstract

Preeklampsia merupakan kondisi spesifik pada kehamilan yang ditandai dengan adanya disfungsi plasenta dan respon maternal terhadap adanya inflamasi sistemik dengan aktivasi endotel dan koagulasi. Jika tidak dilakukan pencegahan dini, akan membahayakan baik nyawa ibu maupun bayi. Hampir 75% penyebab kematian ibu adalah karena perdarahan hebat Post Partum), infeksi post partum, tekanan darah tinggi selama kehamilan (pre-eklampsia dan eklampsia), komplikasi dari persalinan, tindakan aborsi yang tidak prosedur dari hasil pencatatan dan pelaporan diwilayah kerja Puskesmas Jatibaru terdapat 557 Bumil, jumlah kunjungan ke Puskesmas hanya 216 ibu hamil dan teridentifikasi resiko preeklamsi sebanyak 12 bumil. Saat ini pelayanan yang tersedia di tingkat puskesmas dalam mendeteksi dini resiko preeklampsia masih menggunakan buku KIA yang hasil pendeteksiannya masih dirasakan belum memasyarakat penggunaan buku KIA tersebut hanya dapat dilakukan oleh petugas kesehatan itu sendiri, seiring dengan perkembangan teknologi saat ini dan banyaknya penelitian yang mengembangkan berbagai alat maupun metode untuk mempermudah berbagai layanan yang ada dimasyarakat maka salah satu Peneliti sebelumnya menemukan metode untuk  mendeteksi dini terjadinya preeklamsi yaitu metode“Kartu Skor Dhiana Setyorini(KSDS), Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan metode Kartu Skor Dhiana Setyorini(KSDS) dalam mendeteksi dini  terjadinya pre-eklampsia pada bumil melalui tahapan kegiatan:1)Mengidentifikasi peningkatan kemampuan Kader Kesehatan dalam mengimplementasikan metode Kartu Skor Dhiana Setyorini(KSDS) 2)Menganalisis efektifitas penggunaan metode KSDS dalam mendeteksi dini terjadinya pre-eklamsia Metode penelitian ini menggunakan desain Quasy Experimental dengan pendekatan Two Group,teknik pengambilan sampel menggunakan Porposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang kader kesehatan yang dibagi 50 orang  kelompok kontrol dan 50 orang kelompok perlakuan, Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar observasi  dengan pengamatan pre dan post perlakuan,  menggunakan uji statistic “Chi Square, Wilcoxon dan Mann-Whiney.Hasil penelitian1}Memperlihatkan bahwa tidak ada perbedaan antara karakteri umur, pekerjaan dan tingkat  pendidikan pre-post test antara kelompok control dan kelompok intervensi.2}Berdasarkan uji wilkoxon test diperoleh nilai signifikan 0,000 pada kelompok intervensi dan   0,808 pada kelompok control menunjukan lebih kecil dari taraf signifikan 95 %.(p-value<0,05.Kesimpulan;1)Tidak ada pengaruh yang signifikan antara karakter responder dengan peningkatan kemampuan Kader Kesehatan dalam mengimplementasikan metode Kartu Skor Dhiana Setyorini (KSDS).2) ada pengaruh yang signifikan kemampuan responden/Bumil dalam mendeteksi dini terjadinya preeklamsia melalui penggunaan metode KSDS
External patient visits and healthcare service delivery at terara public health center: A management perspective analysis Nurhayati, Nurhayati; Sastrawan, Sastrawan; Sismulyanto, Sismulyanto; Saimi, Saimi; Menap, Menap
Science Midwifery Vol 12 No 1 (2024): April: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v12i1.1426

Abstract

The increasing visits of patients from outside the area to Terara Public Health Center constitute a phenomenon of growing significance within the context of healthcare provision in the region. This necessitates an understanding of the impact of these external patient visits on healthcare service delivery at Terara Public Health Center, encompassing aspects such as resource availability, operational efficiency, and service management. Therefore, this research aims to analyze the management perspective regarding the influence of external patient visits on healthcare provision at Terara Public Health Center. This research employs a descriptive method with a qualitative approach. Data collection takes the form of words or images, thus not focusing on numerical data. The intention of this study is to provide an overview, elucidate, and interpret the current situation regarding the impact of external visits on healthcare services at Terara Public Health Center from a service management perspective. This research was conducted at Terara Public Health Center. The findings indicate that the high influx of patients from outside the area to Terara Public Health Center has a significant impact on service management, including increased patient queues, maintenance costs of medical equipment, availability of medications, and the need for more adequate facilities and infrastructure. Management at Terara Public Health Center has taken steps to address these impacts, such as increasing the procurement of medications and enhancing facilities and infrastructure.
STUDY PUSTAKA ASPEK HUKUM PELEPASAN INFORMASI MEDIS PASIEN TERKAIT DENGAN KLAIM ASURANSI DI FASILITAS PELAYANAN RUMAH SAKIT Khofia, Nida'an; Sastrawan; Alfi Sahrin; Akhmad Fanani
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v7i1.4576

Abstract

Tujuan: Diketahui prosedur pelepasan informasi medis untuk klaim Asuransi dan diketahui pihak yang terkait dalam proses pelepasan informasi medis pasien. Metodologi: Desain peneltian Literature Review dengan strategi pencarian menngunakan kata kunci “Aspek hukum pelepasan informasi medis pasien terkait dengan klaim asuransi”. Database pencarian jurnal yaitu Google Scholar. Pencarian literature sesuai kriteria inklusi dan dihasilkan tiga jurnal fulltext. Hasil: Alur pelaksanaan pelepasan informasi medis untuk keperluan asuransi dimulai dari pihak pasien atau keluarga pasien yang membawa surat atau blangko permintaan pelepasan informasi medis ke Bagian Tata Usaha/ Sekretariat dilengkapi dengan pengisian formulir permintaan atau surat kuasa apabila yang meminta bukan pasien sendiri, foto copy rincian biaya atau surat kematian. Surat permintaan pelepasan informasi untuk keperluan asuransi tersebut didisposisikan ke Instalasi Rekam Medis untuk selanjutnya di proses oleh Rekam Medis. Pihak yang terkait yaitu Direktur Rumah Sakit, Petugas Tata Usaha/ Sekretariat, Petugas Rekam Medis, Dokter, Pasien, Keluarga Pasien. Kesimpulan: Prosedur pelepasan informasi medis klaim asuransi untuk keperluan asuransi itu sendiri dimulai dari pihak pasien maupun keluarga pasien yang membawa surat permintaan pelepasan informasi medis ke Bagian Tata Usaha/ Sekretariat Rumah sakit dengan dilengkapi dengan pengisian formulir permintaan atau surat kuasa apabila yang meminta bukan pasien sendiri, fotocopy rincian biaya atau surat kematian. Surat permintaan pelepasan informasi untuk keperluan asuransi tersebut didisposisikan ke Instalasi Rekam Medis untuk selanjutnya di proses oleh Rekam Medis.
Evaluation of Specific Intervention Programs on Pregnant Women with Chronic Energy Deficiency to Reduce the Incidence of Stunted Children Payanadi, Sarwan; Sastrawan; Sismulyanto
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 4 No. 3 (2024): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v4i3.1093

Abstract

The West Lombok Regency implementation interventions and sensitive interventions to reduce stunting 3.73 percent from 2021 to 2022. The research aims to determine if there is a significant relationship between specific intervention programs for chronically energy-deficient pregnant women and the reduction of stunting incidents. The objective is to evaluate the impact of specific intervention programs on pregnant women with chronic energy deficiency. The quantitative cross-sectional method involved 294 respondents, with the research conducted from September to November 2023. Conclusions: (1) There is a significant relationship with the provision of supplementary food, with an odds ratio of 0.264 times. (2) There is a significant relationship with the provision of blood supplement tablets, with an odds ratio of 0.379 times. (3) There is no relationship with pregnancy examinations. (4) There is a significant relationship with the administration of TT/TD immunizations, with an odds ratio of 0.440 times. (5) There is no relationship with HIV/TB/Malaria/Hepatitis services. (6) There is no relationship with the mother's class program. (7) Independent variables explain the dependent variable by 17.5 percent, and 82.5 percent is explained by variables not studied. Recommendations for the West Lombok Regency government: The provision of supplementary food requires intensive monitoring of the target population. Increasing the coverage of pregnancy examination programs and blood tablet consumption requires an application system. Increasing the coverage of TT/TD immunization integrated with a health application. HIV/TB/Malaria/Hepatitis services require human resource planning, equipment and disposable material, and reporting systems. Mother's class activities require innovation and modification.
Analysis of Factors Influencing Nurse Compliance in Implementing Standard Precautions at Hospital X in West Nusa Tengara Parindra, I Ketut; Menap, Menap; Khalik, Abdul; Sastrawan, Sastrawan; Saimi, Saimi; Sulaiman, Lalu
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 13 No. 1 (2025): March
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v13i1.14278

Abstract

This study aimed to analyze factors influencing nurses' compliance with standard precautions at Hospital X in West Nusa Tenggara, Indonesia. Compliance with these precautions is essential for preventing healthcare-associated infections (HAIs), yet adherence among nurses remains inconsistent. Understanding the determinants of compliance is crucial for improving infection control practices and ensuring patient safety, particularly in resource-limited settings. A quantitative descriptive-analytic design was employed, involving 221 nurses selected through simple random sampling. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using Chi-square and logistic regression tests. The findings revealed that 74.7% of nurses demonstrated compliance, 24.4% had moderate compliance, and 0.9% were non-compliant. Several factors significantly influenced compliance, including education level (p = 0.047), knowledge (p = 0.005), infection prevention and control (IPC) training (p = 0.013), management support (p = 0.000), supervision (p = 0.000), and infrastructure availability (p = 0.000). Among these, infrastructure availability emerged as the most dominant factor, with compliance reaching 93.2% in well-equipped environments. The study highlights the importance of structured training programs, strong managerial support, and adequate infrastructure to enhance compliance with standard precautions and reduce HAIs. Strengthening these aspects is particularly crucial in resource-limited healthcare settings. Future research should focus on designing and evaluating intervention strategies to sustain high compliance rates and further mitigate the risks associated with HAIs.
ANALISIS PERSEPSI DAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN FARMASI DI RUMAH SAKIT PATUH KARYA Hendardi, Lalu Ofan; Sastrawan, Sastrawan; Karjono, Karjono
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 4 No. 4 (2023): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION, Volume 4 Nomor 4, Desember 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v4i4.1374

Abstract

This study aims to determine the level of patient perception and level of patient satisfaction as well as the relationship between these two variables on the quality of pharmaceutical services at the Patuh Karya Regional General Hospital. The method used in this study is the design in this study is observational descriptive using quantitative data based on a cross sectional approach using the ServQual model with 5 (five) dimensions of service quality, namely: Tangible, Reliability, Responsiveness (Responsivness), Assurance (Assurance) and Empathy (Emphaty). The number of samples in this study were 56 people using the sampling technique, namely accidental sampling and the samples were selected according to the inclusion criteria. The instrument used in this study was a questionnaire that was compiled based on pharmaceutical service criteria. The data analysis used in this study was a univariate test and a bivariate test with the help of SPSS. The results showed that the patient's perception of the quality of pharmaceutical services obtained results that were sufficient with a level of satisfaction (30.4%) and good (69.6%). For patient satisfaction with the quality of pharmaceutical services, the results were quite satisfied (66.1%) and satisfied (33.9%). Based on the results of statistical tests with Bivariate analysis or chi square test where this is done to see the relationship or correlation between variables, the independent variable is the patient's perception of the quality of pharmaceutical services and the dependent variable is patient satisfaction with the quality of pharmaceutical services, where the research subjects are patients outpatient care due to the Asymptotic Significance (2-sided) or p-value of 0.00 which is less than the 0.05 significance level (0.01 ≤ 0.05) so that there is a significant relationship between patient perception and satisfaction with the quality of pharmaceutical services at the Regional General Hospital Patuh Karya.