Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PEMANFAATAN KONTEN VIDEO DAN MEDIA SOSIAL DALAM PROMOSI DAN PEMASARAN PARIWISATA DAN UMKM DI DESA BANTU RANCING KABUPATEN LAHAT Rizki, Fido; Zulfauzi, Zulfauzi; Martadinata, A. Taqwa; Effendi, Muhammad; Rahmayanti, Desi; Dinata, Alharia
JURNAL UNIV.BI MENGABDI Vol 1 No 1 (2022): Jurnal UNIV.BI Mengabdi : Desember
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/mengabdi.v1i1.2025

Abstract

Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk memberikan ilmu pengetahuan kepada masyarkat di Desa Batu Rancing dalam pemanfaatn konten video dan media social dalam promosi dan pemasaran pariwisata dan UMKM yang ada didesa tersebut, metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi dan pelatihan dalam penggunaan aplikasi konten video dalam hal ini adalah tim menggunakan canva, serta pemanfaatan berbagai macam media social yang dapat mendukung serta meningkatkan penjualan dan promosi yang ada di Desa Batu Rancing. Hasil yang telah didapatkan dari kegiatan ini adalah masyarkat dapa pengetahuan baru yakni masyarakat dapat membuat video singkat untuk promosi penjualan maupun promosi objek wisata dengan menggunakan aplikasi canva, disisi lain masyarkat juga mengetahui manfaat dari media social sebagai media promosi. Dampak yang ditimbulkan dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan objek wisata maupun penjualan UMKM yang ada di Desa Batu Rancing
Penerapan Metode Transfer Learning untuk Klasifikasi Penyakit Tanaman Kembang Kol dengan Arsitektur Inception V3 Marsevin, Randy; Aviani, Tri Hasanah Bimastari; Martadinata, A. Taqwa; Santoso, Budi
Indonesian Journal of Applied Technology Vol. 2 No. 4 (2025): October
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ijat.v2i4.5167

Abstract

Indonesia sebagai negara agraris menghadapi tantangan dalam produksi pertanian, khususnya akibat serangan hama dan penyakit yang menurunkan kualitas hasil panen kembang kol (Brassica oleracea var. botrytis L). Penelitian ini mengembangkan model klasifikasi penyakit tanaman kembang kol menggunakan metode transfer learning berbasis arsitektur Inception V3. Dataset terdiri dari empat kelas: Bacterial Spot Rot, Black Rot, Downy Mildew, dan No Disease, diperoleh dari Kaggle. Proses pengembangan mengikuti tahapan CRISP-DM, mulai dari pra-pemrosesan data, pelatihan model, hingga evaluasi. Model dilatih dengan memanfaatkan bobot awal dari ImageNet, diikuti dengan penyesuaian beberapa lapisan klasifikasi dan penggunaan teknik fine-tuning serta augmentasi data. Evaluasi performa dilakukan dengan metrik akurasi, precision, recall, dan F1-score. Hasil akhir menunjukkan akurasi validasi sebesar 93,75% dan akurasi pengujian mencapai 99%, dengan nilai precision dan recall yang seimbang (93,75%). Model terbukti efektif dalam mengklasifikasi penyakit tanaman dan memiliki potensi untuk diterapkan pada sistem deteksi otomatis berbasis citra guna mendukung pertanian presisi secara real-time.
IMPLEMENTASI METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT (RAD) DALAM PENGEMBANGAN APLIKASI KAMUS BAHASA BANGKA BELITUNG–INDONESIA DI MA NURUL IHSAN BATURUSA zaliman, iski; Wafiqoh, Risnina; Tou, Nurhaeka; Endraswari, Putri Mentari; Heryati, Agustina; Martadinata, A. Taqwa; Lubis, Hakim Prasasti
Jurnal Teknologi Informasi Mura Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Informasi Mura DESEMBER
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/jti.v17i2.2752

Abstract

Bahasa Bangka merupakan bahasa ibu yang umum digunakan oleh siswa MA Nurul Ihsan Baturusa pada kehidupan sehari-hari, Mayoritas siswa-siswi MA Nurul Ihsan Baturusa yang berasal dari keluarga penutur Bahasa Bangka sering sekali mengalami kesulitan dalam beralih penggunaan ke Bahasa Indonesia, yang utama untuk keperluan akademik bagi siswa. Hal ini menciptakan adanya kendala dalam memahami materi pelajaran yang menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar utama. MA Nurul Ihsan Baturusa belum mempunyai materi-materi pembelajaran yang secara khusus mengintegrasikan Bahasa Bangka dengan Bahasa Indonesia. Kebanyakan buku-buku pelajaran hanya tersedia dalam Bahasa Indonesia tanpa ada kalimat dalam Bahasa Bangka, sehingga memungkinkan siswa sering mengandalkan pemahaman pribadi atau bantuan guru untuk bisa memahami istilah kata-kata yang sulit. metode Rapid Application Development (RAD) dipilih karena mampu mempercepat proses pembuatan aplikasi dengan tetap menjaga kualitas sistem melalui pendekatan iteratif dan kolaboratif antara pengembang dan pengguna. Aplikasi kamus digital yang mengintegrasikan terjemahan dan konteks antara Bahasa Bangka dan Bahasa Indonesia bisa menjadi solusi pembelajaran yang efisien dan efektif.
IMPLEMENTASI METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT (RAD) DALAM PENGEMBANGAN APLIKASI KAMUS BAHASA BANGKA BELITUNG–INDONESIA DI MA NURUL IHSAN BATURUSA zaliman, iski; Wafiqoh, Risnina; Tou, Nurhaeka; Endraswari, Putri Mentari; Heryati, Agustina; Martadinata, A. Taqwa; Lubis, Hakim Prasasti
Jurnal Teknologi Informasi Mura Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Informasi Mura DESEMBER
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/jti.v17i2.2752

Abstract

Bahasa Bangka merupakan bahasa ibu yang umum digunakan oleh siswa MA Nurul Ihsan Baturusa pada kehidupan sehari-hari, Mayoritas siswa-siswi MA Nurul Ihsan Baturusa yang berasal dari keluarga penutur Bahasa Bangka sering sekali mengalami kesulitan dalam beralih penggunaan ke Bahasa Indonesia, yang utama untuk keperluan akademik bagi siswa. Hal ini menciptakan adanya kendala dalam memahami materi pelajaran yang menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar utama. MA Nurul Ihsan Baturusa belum mempunyai materi-materi pembelajaran yang secara khusus mengintegrasikan Bahasa Bangka dengan Bahasa Indonesia. Kebanyakan buku-buku pelajaran hanya tersedia dalam Bahasa Indonesia tanpa ada kalimat dalam Bahasa Bangka, sehingga memungkinkan siswa sering mengandalkan pemahaman pribadi atau bantuan guru untuk bisa memahami istilah kata-kata yang sulit. metode Rapid Application Development (RAD) dipilih karena mampu mempercepat proses pembuatan aplikasi dengan tetap menjaga kualitas sistem melalui pendekatan iteratif dan kolaboratif antara pengembang dan pengguna. Aplikasi kamus digital yang mengintegrasikan terjemahan dan konteks antara Bahasa Bangka dan Bahasa Indonesia bisa menjadi solusi pembelajaran yang efisien dan efektif.
IN HOUSE TRAINING (IHT) GURU SMP IT AL QUDWAH MUSI RAWAS Rusdiyanto, Rusdiyanto; Martadinata, A. Taqwa; Elmayat, Elmayat; Nurdiyansyah, Deni; Daulay, Nelly Khairani
JURNAL UNIV.BI MENGABDI Vol 2 No 2 (2023): Jurnal UNIV.BI Mengabdi : Desember
Publisher : LPPM UNIVERSITAS BINA INSAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32767/mengabdi.v2i2.2993

Abstract

Kegiatan In House Training (IHT) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan pembelajaran modern. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menuntut pendidik untuk mampu beradaptasi dengan metode pembelajaran inovatif serta pemanfaatan media digital. Namun, masih terdapat berbagai permasalahan seperti keterbatasan pemanfaatan teknologi, kurangnya pemahaman terhadap kebijakan pendidikan, serta belum optimalnya kolaborasi antarpendidik. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui ceramah, diskusi, simulasi, dan praktik langsung. Materi yang diberikan meliputi penguatan kompetensi pedagogik, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, serta penyusunan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum. Evaluasi dilakukan untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta setelah mengikuti kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi, motivasi, serta kemampuan guru dalam menerapkan pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif. Dengan demikian, kegiatan IHT diharapkan dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.