Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

BUDAYA KOMUNIKASI GURU PENDIDIKAN AQIDAH AKHLAK DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA KELAS VIII MTs HASANUDDIN MEDAN Dewi, Sartika; Harahap, Abdi Syahrial
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 11 No 1 (2025): Juli - Desember
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v11i1.4964

Abstract

Fenomena dekadensi moral di kalangan remaja, seperti kurangnya disiplin, rendahnya rasa hormat terhadap guru dan teman sebaya, serta meningkatnya pengaruh negatif lingkungan, menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan. Keberhasilan pembelajaran ini tidak hanya ditentukan oleh materi yang diajarkan, melainkan sangat dipengaruhi oleh budaya komunikasi yang dibangun guru dalam interaksi dengan siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya komunikasi guru Aqidah Akhlak dalam membentuk karakter siswa kelas VIII di MTs Hasanuddin Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan Kepala Madrasah, guru Aqidah Akhlak, dan siswa, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana, melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya komunikasi guru Aqidah Akhlak terbentuk melalui pola komunikasi verbal dan nonverbal yang santun, dialogis, dan edukatif. Komunikasi ini berperan bukan hanya sebagai sarana penyampaian ilmu, tetapi juga sebagai teladan yang membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, dan akhlak mulia siswa. Faktor pendukung mencakup kompetensi komunikasi guru, dukungan sekolah, keterlibatan orang tua, serta lingkungan belajar yang kondusif. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, perbedaan karakter siswa, dan pengaruh lingkungan pergaulan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya komunikasi guru Aqidah Akhlak efektif dalam mendukung pembentukan karakter siswa, meskipun masih diperlukan strategi komunikasi yang lebih inovatif, humanis, dan kolaboratif. Temuan ini dapat menjadi acuan bagi pengembangan model pembelajaran Aqidah Akhlak yang berorientasi pada pembinaan karakter serta inspirasi bagi guru dalam membangun budaya komunikasi yang mendidik dan menumbuhkan akhlak mulia.
PENDIDIKAN DAN TA’DIB ANAK USIA DINI DALAM ISLAM Harahap, Abdi Syahrial
Jurnal Ilmiah Al-Hadi Vol 7 No 2 (2022): Januari - Juni
Publisher : Lembaga Jurnal dan Seminar Universitas Pembangunan Panca Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54248/alhadi.v7i2.4247

Abstract

Tulisan ini menjelaskan pendidikan anak-anak merupakan sesuatu yang sangat diperhatikan dalam pembahasan tentang pendidikan Islam. Ini dapat dilihat dalam khazanah ilmiah silam yang banyak membahas masalah ini. Makalah ini mengumpul dan meneliti pandangan ilmuwan Islam silam dan kontemporari melalui karya-karya mereka yang berkait secara langsung dengan pendidikan kanak-kanak. Metode dokumentasi digunakan dalam pengumpulan data. Manakala metode analisis kandungan meliputi metode induktif, deduktif dan komparatif diterapkan dalam penelitian data. Beberapa aspek dilihat menjadi penekanan utama para ilmuwan Islam dalam pengamalan pendidikan anak-anak, antaranya melibatkan perihal kepentingan dan sejarah pendidikan anak-anak serta konsep, prinsip dan peringkat pendidikan kanak-kanak menurut Islam
Peran Digital Parenting Terhadap Perkembangan Prososial Anak Usia Dini Di Ra Al Furqon Mandailing Natal Diana, Sri; Harahap, Abdi Syahrial
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi menuntut setiap orang tua untuk terbuka dalam memahami lajur perkembangan anak. Orang tua dan anak memerlukan kesepakatan dalam penggunaan media digital, peran orang tua dalam memahami penggunaan gadget terhadap anak menentukan seluruh aspek perkembangan anak. Tujuan penelitian ini untuk melihat peran digital parenting terhadap perilaku prososial anak di RA Al Furqon Mandailing Natal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi partisipatif, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa penerapan konsep digital parenting yang dilakukan orang tua terhadap anak di RA Al Furqon meliputi menetapkan aturan dan kesepakatan terkait penggunaan gadget. Orang tua menetapkan batasan waktu maksimal 30 menit hingga 1 jam perhari dan aturan tidak boleh bermain gadget ditempat tertutup. membimbing dan mendampingi anak saat menggunakan gadget. Sebelum anak menggunakan gadget, orang tua memberi arahan. Setelah anak selesai bermain gadget, orang tua menanyakan apa yang telah dilihat atau dimainkan serta, membimbing dalam dalam menanamkan nilai yang didapat dari menonton video edukasi. Menggunakan parental control dengan membiasakan anak bermain dengan temannya setelah bermain gadget agar anak dapat bersosialsasi dengan temannya. Peran digital parenting terhadap perkembangan perilaku prososial anak di RA Al Furqon sebagai edukasi perilaku prososial anak, sebagai sarana orang tua menanamkan nilai-nilai dari apa yang telah dilihat anak dan sebagai kontrol orang tua agar anak tidak melihat video dewasa atau yang tidak pantas dengan usia serta sebagai wahana menyeimbangkan anak bermain digital dengan temannya.
Strategi Guru dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini Di PAUD Al Kifah IT Mandailing Natal Nst, Lenni Mahrani; Harahap, Abdi Syahrial
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.9345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendokumentasikan strategi yang digunakan oleh guru-guru di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al Kifah IT di Mandailing Natal dalam mengembangkan kreativitas anak-anak usia dini. Kreativitas adalah aspek penting dalam perkembangan anak yang mencakup kemampuan berpikir kreatif, berimajinasi, dan menemukan solusi inovatif terhadap masalah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara dengan guru-guru, serta analisis dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan yang berfokus pada pengembangan kreativitas telah menjadi bagian integral dari pendidikan anak usia dini di PAUD Al Kifah IT Mandailing Natal. Guru-guru telah berperan aktif dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang merangsang kreativitas dan memberikan anak-anak kesempatan untuk mengembangkan potensi kreatif mereka. Pendekatan ini memiliki implikasi penting dalam konteks pendidikan anak usia dini, karena kreativitas merupakan landasan bagi kemampuan pemecahan masalah, inovasi, dan perkembangan intelektual dan sosial anak-anak. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan yang berharga tentang praktik pendidikan yang mendukung pengembangan kreativitas anak-anak usia dini di lingkungan PAUD. Temuan ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi pendidik lainnya yang ingin meningkatkan pendidikan kreativitas pada anak-anak prasekolah.
Guru Dalam Mengembangkan Kreativitas Anak Usia Dini Di Paud Al Kifah It Mandailing Natal Nasution, Lenni Maharani; Harahap, Abdi Syahrial
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 9 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11178792

Abstract

This research aims to analyze and document the strategies used by teachers at Al Kifah IT Early Childhood Education (PAUD) in Mandailing Natal in developing the creativity of early childhood. Creativity is an important aspect in children's development which includes the ability to think creatively, imagine and find innovative solutions to problems. This research uses qualitative research methods by collecting data through participant observation, interviews with teachers, and documentation analysis. The results of this research reveal a number of strategies used by PAUD Al Kifah IT teachers in developing children's creativity: Learning Environment that Supports Creativity: Teachers create a learning environment that stimulates creativity by providing a variety of resources, such as creative toys, storybooks, and art supplies, that allow children to explore and express. Open-ended Questions and Problem Solving: Teachers often ask open-ended questions that encourage children to think creatively and seek solutions to given problems or challenges. This approach has important implications in the context of early childhood education, because creativity is the basis for children's problem-solving abilities, innovation, and intellectual and social development. Thus, this research provides valuable insight into educational practices that support the development of creativity in early childhood in early childhood settings. These findings can be a source of inspiration for other educators who want to improve creativity education in preschool children
Implementation of Love Based Curriculum in Character Development of Students In Modern Islamic Boarding Schools Harahap, Muhammad Yunan; Lubis, Sakban; Harahap, Abdi Syahrial
Al-Fikru: Jurnal Ilmiah Vol. 19 No. 1 (2025): Juni (2025)
Publisher : STAI Serdang Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51672/alfikru.v19i1.761

Abstract

This study aims to explore the implementation of a love-based curriculum in developing the character of santri at Pondok Pesantren Modern Darul Ulum Al-Muhajirin, Langkat Regency. This curriculum integrates five main values, namely love for Allah, the Messenger of Allah, knowledge, fellow humans, and the homeland, which are applied in various aspects of pesantren life. The method used in this research is a qualitative approach with a case study design, which involves in-depth interviews, participatory observation, and documentation. The results showed that the love-based curriculum succeeded in shaping the character of better santri, with improvements in discipline, empathy, social responsibility, and love for knowledge and the homeland. Although the implementation of this curriculum shows positive results, the main challenge faced is the influence of globalization and technology that often conflicts with pesantren values. Overall, the love-based curriculum at Pondok Pesantren Modern Darul Ulum Al-Muhajirin can be an effective model in developing the character of students, who are not only academically intelligent, but also have noble character and care for others and the homeland.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN QUANTUM PADA ANAK USIA DINI DI TK ABA GUNUNG TUA MANDAILING NATAL Rahma, Annisa Ayu; Harahap, Abdi Syahrial
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.25522

Abstract

Persaingan di era global pada masa depan akan terjadi semakin ketat. Untuk memenangkan persaingan ini, dibutuhkan kualitas sumber daya manusia yang tinggi, baik dalam hal pengetahuan, keterampilan maupun sikap. Demi tercapainya peningkatan kualitas SDM masyarakat pada masa depan, program Pembangunan Nasional harus memberikan perhatian yang serius pada bidang pendidikan. Disamping mengembangkan aspek-aspek perkembangan anak seperti penguasaan bahasa, agama moral, sosio emosional, motorik, kognitif, dan seni. Adapun peran lainnya yaitu dengan menanamkan literasi, serta pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi pembelajaran quantum pada anak usia dini di TK ABA Gunung Tua Mandailing Natal. Temuan penelitian ini menunjukan bahwa dalam mengetahui implementasi pembelajaran quantum pada anak usia dini adalah dengan menerapkan model pembelajaran Quantum Learning. Model pembelajaran Quantum Learning ini menyajikan langkah atau tahapan pembelajaran yang bisa mengasah pemahaman dan ingatan, melalui proses belajar yang menyenangkan, sehingga anak-anak dapat aktif berperan selama proses pembelajaran.
KOLABORASI GURU DAN ORANG TUA DALAM MENANAMKAN KARAKTER DISIPLIN ANAK USIA DINI DI PAUD NURUL FALAH PENYAMBUNGAN BARAT Rangkuti , Elvi Sahara; Harahap, Abdi Syahrial
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.25544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peningkatkan akhlak peserta didik melalui pendidikan agama Islam khususnya pendidikan akhlak di kelas V SDN 101751. Pada saat kegiatan pembelajaran pendidik tidak hanya memberikan ilmu saja, namun harus menunjukkan aspek mendidik akhlak kepada peserta didik. Oleh sebab itu upaya yang dilakukan pendidik dalam meningkatkan akhlak harus tepat dan berhasil. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, karena pendekatannya berdasakan bukti-bukti kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perlunya pendidikan agama Islam dalam meningkatkan akhlak peserta didik, agar menjadi peserta didik yang tidak hanya pintar tetapi juga berakhlak.
Strengthening Environmental Awareness Through the Implementation of the Love Curriculum in Madrasahs Harahap, Abdi Syahrial
Hikmah Vol. 22 No. 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/hikmah.v22i2.548

Abstract

This study aims to analyse the strengthening of environmental awareness through the implementation of the Love Curriculum at MAS Tahfizhil Qur'an Islamic Centre as a model of character education based on Islamic values. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data was obtained through in-depth interviews, participatory observation, and documentation, then analysed interactively with triangulation of sources and techniques to ensure validity. The results show that the Love Curriculum is effective in fostering ecological awareness among students through the integration of religious, moral, and ecological values in learning activities and school culture. The values of love for Allah, others, and nature are internalised through habit formation, role modelling, and practical activities such as waste management and recycling. Despite limitations in facilities and behavioural consistency, this curriculum successfully shapes positive ecological behaviour and spiritual awareness that caring for nature is a religious duty. Theoretically, this research enriches the concept of eco-spiritual character education that combines faith and ecological responsibility, while practically serving as a reference for Islamic educational institutions in developing love-based and environmentally sustainable curricula.
OPTIMIZING DEVELOPMENTAL EDUCATION EARLY CHILDHOOD COGNITIVE THROUGH GAME EDUCATIVE Nofianti, Rita; Harahap, Abdi Syahrial; Pearl, Adlina
PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY Vol 3, No 1 (2025): First International Conference on Education, Society and Humanity
Publisher : PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Development cognitive is aspect important in the process of growing flower child age early , because become base for ability think logical , solving problems , and adapt to environment learning at the stage next . Research This aim For optimize education development cognitive child age early through implementation game educationally designed in accordance with stage development and characteristics Study child . Approach game educative chosen Because capable give experience active , fun and meaningful learning for children . Research This use method descriptive qualitative with approach studies fields in several Early Childhood Education and Kindergarten institutions , including Nurul Qur'an Kindergarten in Stabat. Data collected through observation , interviews , and documentation to activity learning that uses game educational . Data analysis was carried out with the Miles and Huberman model covering data reduction , data presentation , and data extraction conclusion . Research results show that game educative can increase aspects cognitive child age early , such as ability grouping , recognizing pattern , counting simple , remembering , and develop language and creativity think . The teacher plays a role important in design and facilitate appropriate game with objective learning as well as give appropriate stimulation . In addition , parental involvement in support activity play children at home strengthen results learning in schools . Research This recommend game model development educative contextual based environment local and cultural child For optimize stimulation cognitive . Optimization education child age early through game educative No only increase ability think children , but also form character independent , creative , and collaborative learning.