p-Index From 2021 - 2026
6.051
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL SISTEM INFORMASI BISNIS Jupiter Jurnal Sistem dan Informatika SMATIKA Jurnal Ilmiah KOMPUTASI Informatika Mulawarman: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat) JurTI (JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI) MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika, dan Rekayasa Komputer Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika (JANAPATI) The IJICS (International Journal of Informatics and Computer Science) JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) Informatika : Jurnal Informatika, Manajemen dan Komputer Informasi Interaktif Jutisi: Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Jurnal Informatika dan Rekayasa Elektronik Jurnal Ilmiah Betrik : Besemah Teknologi Informasi dan Komputer Jurnal Informatika dan Rekayasa Perangkat Lunak Jurnal Tekinkom (Teknik Informasi dan Komputer) Jurnal Informatika dan Sistem Informasi Jurnal E-Komtek JTIULM (Jurnal Teknologi Informasi Universitas Lambung Mangkurat) Journal of Computer System and Informatics (JoSYC) Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON) Journal of Innovation Information Technology and Application (JINITA) Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (JURSISTEKNI) Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Indonesian Journal of Applied Research (IJAR) Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri RESOLUSI : REKAYASA TEKNIK INFORMATIKA DAN INFORMASI KLIK: Kajian Ilmiah Informatika dan Komputer Rengganis Jurnal Pengabdian Masyarakat Melek IT: Information Technology Journal Jurnal Global Ilmiah Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Smatika Jurnal : STIKI Informatika Jurnal
Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Desain Untuk Kreatif Meningkatkan Branding Sekolah Pada Pusat Kegiatan Guru Markisa Minarni; Nurahman; Yunita, Selviana
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v10i1.10773

Abstract

Graphic design is a medium for conveying information through visual communication language involves aesthetic rules. Social media and digital technology currently have a vital role, especially in the education sector. Based on research results, 95% of respondents agree with the support of information technology in the world of education. One aspect that can be improved is promotion and branding activities of schools to the wider community by utilizing school digitalization. Increasing the skills of teachers is needed to achieve effective school branding and promotion. Interesting, informative and communicative content is an important point in the era of searching for information through social media. On this basis, Darwan Ali University service team holds creative design training activities to improve teacher expertise. This training activity was carried out with teacher participants whose members of the Markisa PAUD (TK and KB) level Cluster Activity Center, Baamang District using Canva application. This research aims to increase the expertise of teachers in creating interesting and communicative content on social media to promote and improve school branding. The training results show that around 86% of PAUD teachers produce content designs for personal and school social media in the form of promotional content and school branding.
MEMBANGUN SEKOLAH BERKELANJUTAN: IMPLEMENTASI OPTIMALISASI SARANA PRASARANA DALAM SEKOLAH INKLUSI DAN ADIWIYATA Nurahman; Prasetyaningrum, Eka; Minarni; Thea Kirana, Elika
Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Vol. 7 No. 2 (2025): Periode Oktober 2025
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/abdimas.v7i2.6510

Abstract

Early childhood education in Kotawaringin Timur Regency faces several challenges, particularly in managing facilities and infrastructure. Many kindergartens and playgroups lack adequate resources, such as interactive classrooms and outdoor play areas, which limits children’s creativity and exploration. This condition requires teachers to be innovative in utilizing limited resources to create meaningful learning experiences. To address these issues, a community service program was conducted to enhance teachers’ knowledge and skills in optimizing school facilities to support sustainable learning. The program emphasized strategies for maximizing limited resources, fostering collaboration with parents, using social media, and integrating horticulture into the learning environment. Interactive training methods were employed, including presentations, discussions, and hands-on practice. A total of 94 participants from 47 educational institutions joined the program, recruited through collaboration with Himpaudi Kotim, IGRA, and PKG Markisa. The results showed that teachers gained new insights into maximizing existing facilities, strengthening parent communication via Instagram and WhatsApp, and applying horticulture as an engaging learning medium. The discussions also highlighted the relevance of these strategies to school quality improvement, including accreditation. In conclusion, this program provided practical solutions for optimizing educational facilities, supporting inclusive and Adiwiyata-oriented schools, and fostering stronger collaboration between schools, parents, and technology to achieve sustainable education.
Analisis Pemilihan Bibit Cabai Terunggul Menggunakan Metode VIKOR dan AHP Hidayat, Nur; Nurahman; Rusda, Depi; Prabowo, Dwi Wahyu
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v10i2.2271

Abstract

Hortikultura merupakan salah satu sektor yang berkembang pesat dalam pertanian Indonesia. Jenis tanaman yang dibudidayakan dalam hortikultura meliputi buah-buahan, sayur-sayuran, bunga dan tanaman hias. Salah satu produk dari hortikultura tersebut adalah cabai. Cabai adalah buah dari tanaman yang termasuk dalam genus Capsicum dan famili solanacea. Cabai sering digunakan sebagai bumbu dapur untuk menambah rasa pedas pada makanan. Bagi masyarakat rumahan yang ingin menanam cabai di sekitar perkarangan rumah, memilih bibit cabai yang unggul merupakan langkah yang sangat penting guna menghasilkan hasil yang optimal. Untuk membantu masyarakat dalam memilih bibit cabai yang unggul dilakukan penelitian berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan sebelumnya. Penlitian  ini menggunakan SPK metode VIKOR dan AHP  dalam membantu masyarakat memilih bibit cabai terunggul. Dipilihnya metode VIKOR karena metode berfokus pada peringkat dan pemilihan dari sekumpulan alternatif kriteria yang saling bertentangan untuk mengambil keputusan guna mencapai tujujan akhir. Sementara itu penggunaan metode AHP dipilih karena AHP merupakan teori umum tentang pengukuran yang digunakan untuk menghasilkan skala rasio dari perbandingan berpasangan berbendtuk diskrit maupun kontinu dalam struktur hierarki tingkat berganda, yang memberikan manfaat dalam pengambilan keputusan untuk memelih alternatif terbaik dari kriteria tertentu. Kemudian dari kedua metode tersebut dilakukan analisis performa untuk menentukan metode mana yang paling optimal. Hasil dari analisis performa menunjukkan bahwa metode AHP menjadi metode yang paling optimal dengan nilai performa 35,95%  sehingga, hasil dari perhitungan metode AHP dapat menjadi rekomendasi bagi masyarakat dalam melakukan pemilihan bibit cabai terunggul.  
Application of K-Means and K-Medoids Algorithms for Clustering Chili Commodity Trade Distribution in Indonesia Febri Widianto; Elika Thea Kirana; Nurahman; Depi Rusda
Jurnal Teknologi Informasi Universitas Lambung Mangkurat (JTIULM) Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtiulm.v9i2.220

Abstract

Chili is one of the important commodities in agriculture and food, which is a product of the capsicum plant that has significant economic value in international trade. This study aims to identify an effective distribution strategy for red chili commodities in Indonesia through the use of the K-means and K-medoids clustering algorithms. The data used comes from the Central Statistics Agency (BPS) in 2022, including parameters-production, consumption, surplus/deficit, trade margin, and the impact of market operations and natural disasters. The implementation of K-means and K-medoids uses the RapidMiner application to form six provincial clusters based on the characteristics of red chili distribution. The results of the analysis show that K-medoids consistently outperforms K-means in cluster formation, with lower Davies-Bouldin Index (DBI) values ​​indicating better clusters. The conclusion of this study confirms that K-medoids is more effective in grouping red chili distribution areas in Indonesia, potentially providing a stronger foundation for strategic decision making in the distribution management of this commodity. Therefore, this study recommends the use of K-medoids as a more appropriate approach for planning and implementing red chili distribution strategies in Indonesia.
Rancang Bangun Website Media Promosi Sekolah dan Pengembangan PPDB dengan Metode User Centered Design Indah Ayu Wijayanti; Nurahman -
SMATIKA JURNAL : STIKI Informatika Jurnal Vol 13 No 01 (2023): SMATIKA Jurnal : STIKI Informatika Jurnal
Publisher : LPPM UBHINUS MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/smatika.v13i01.709

Abstract

SMP Negeri 8 Sampit is a school located on Jalan Jendral Sudirman Km.6.5, Pasir Putih Village, Mentawa Baru District, Ketapang. One of the benefits of technology used by the school is as a medium for school promotion and in the New Student Admission (PPDB) process. Currently, media promotion at SMP Negeri 8 Sampit is still being carried out through written media such as brochures, banners or bulletin boards. Dissemination of information conventionally has limited reach and time in disseminating information. While the PPDB process is carried out by recording the data of prospective students on paper and then the data is processed using Microsoft Excel. This has an impact on data processing for the announcement of the acceptance of the selection results which takes a long time. In addition, the accumulation of physical files is prone to damage. In this study, a school website was created using the User Centered Design (UCD) method and evaluated by blackbox. The existence of this website has answered the research objectives, namely making it easier for schools to disseminate information to the wider community and making it easier for the committee to manage PPDB files quickly and efficiently. System evaluation carried out using blackbox resulted in website functions being appropriate and running well when used.
Klasterisasi Sekolah Menggunakan Algoritma K-Means berdasarkan Fasilitas, Pendidik, dan Tenaga Pendidik Nurahman Nurahman; Agung Purwanto; Sigit Mulyanto
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol. 21 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v21i2.1411

Abstract

Fasilitas pendidikan merupakan salah satu indikator untuk tercapainya capaian pembelajaran di sekolah. Keberadaan fasilitas, guru, dan tenaga pendidik sangat dibutuhkan pada lingkungan sekolah. Untuk memudahkan pemerintah setempat dalam penanganan pemerataan kebutuhan sekolah, maka diperlukan pengklasteran atau pengelompokan sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah membantu pihak pemerintah dalam mengklaster sekolah tertentu menjadi beberapa cluster, sehingga memudahkan untuk melakukan pendampingan maupun pengadaan kebutuhan sekolah dilingkungan pemerintah Kabupaten Seruyan. Klasterisasi dilakukan dengan menggunakan algoritma K-Means. Penerapan Algoritma K-Means dengan menentukan nilai Cluster yaitu 3. Hasil penelitian menunjukan bahwa setiap Cluster memiliki jumlah keanggotaannya masing-masing. Pada Cluster0 terdiri dari 178 sekolah, Cluster1 terdiri dari 3 sekolah, dan Cluster2 terdiri dari 43 sekolah. Kemudian hasil pemeringkatan Cluster secara berurutan diperoleh dari Cluster1, Cluster0, dan terakhir adalah Cluster2. Selanjutnya dalam pengujian performance algoritma K-Means dengan membagi menjadi 3 Cluster diperoleh nilai Davies Bouldin Index senilai -0,695. Dari hasil pegolahan dan analisis data terdapat 43 sekolah dalam cluster rendah, sehingga penelitian ini merekomendasikan perlu dilakukan pendampingan dan pengadaan kebutuhan sekolah terhadap sekolah cluster rendah oleh dinas pendidikan pada pemerintah kabupaten Seruyan.
Pemberdayaan Guru TK di PKG Markisa melalui Literasi Digital untuk Branding dan Peningkatan Reputasi Sekolah Prasetyaningrum, Eka; Zai, Serika; Hayati, Sari; Nurahman; Riansyahputra, Muhammad; Rahadian, Muhammad David
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i1.28452

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pentingnya literasi digital bagi guru taman kanak-kanak dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan sekolah untuk memperkuat branding serta reputasi di tengah masyarakat. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan media digital untuk promosi sekolah, mencakup pengelolaan media sosial, desain grafis, penulisan copywriting, serta pembuatan video promosi. Metode pelaksanaan dilakukan secara bertahap melalui sosialisasi, pelatihan, workshop, praktik langsung, dan pendampingan kepada 20 guru dari 10 sekolah mitra yang tergabung dalam PKG Markisa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan guru, dengan rata-rata kenaikan 43% pada enam aspek utama, serta terciptanya produk digital berupa akun media sosial aktif, foto kegiatan sekolah dan video promosi sekolah. Selain itu, kegiatan ini mampu menumbuhkan kepercayaan diri guru dalam mengelola branding sekolah secara mandiri. Kesimpulannya, program ini berhasil memberdayakan guru melalui literasi digital untuk mendukung branding dan peningkatan reputasi sekolah, serta berpotensi menjadi model yang dapat direplikasi di wilayah lain.