Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Wazuh Pada Ubuntu Server Untuk Mendeteksi Serangan Brute Force Hydra Gilang Patoni; Yusuf Muhyidin; Dayan Singasatia
Merkurius : Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika Vol. 2 No. 5 (2024): September: Merkurius: Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/merkurius.v2i5.290

Abstract

Di era digital saat ini, keamanan informasi sangatlah penting, terutama ketika mengelola sistem atau server, aplikasi berbasis situs dan sebagainya. Salah umum satu ancaman keamanan yang paling yaitu serangan Brute Force. Negara Indonesia menduduki peringkat kedua teratas dari serangan Brute Force di Asia Tenggara setelah negara Vietnam yang menduduki peringkat pertama. Pada periode Januari hingga Desember 2023, total ada 61.374.948 Bruteforce.Generic.RDP. terdeteksi dan digagalkan oleh produk Kaspersky B2B. Serangan Brute Force yang berhasil memungkinkan penyerang mendapatkan kredensial pengguna yang valid. Ubuntu adalah distribusi Linux open-source gratis berbasis Debian yang pertama kali diterbitkan pada tahun 2004. Ubuntu dirilis dalam tiga edisi (Desktop, Server, dan Core) yang semuanya dapat berjalan di komputer mandiri atau di mesin virtual. Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan sebuah tools yang dapat memadukan perkembangan yang terjadi dalam sebuah server. Salah satu tools yang digunakan untuk monitoring adalah Wazuh. Wazuh merupakan perangkat berbasis Open Source yang berfungsi sebagai sistem deteksi intrusi berbasis host (endpoint). Metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut menggunakan metode Penetration Testing. Ada beberapa tahapan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, Pengumpulan Informasi, Pemodelan Ancaman, Analisis Kerentanan, Eksploitasi, dan Pelaporan. Hasil dari pengujian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Wazuh dapat mendeteksi serangan Brute Force Hydra pada kerentanan rendah. Sedangkan serangan Denial of Service berhasil dilakukan pada koneksi 1000, 1500, 2000, tetapi serangan tersebut tidak dapat terdeteksi oleh Wazuh.
Design of a Website-Based Waqf Management Information System at the Ansor Waqf Institution in West Java Wijana, Miki; Jalaluddin, Jalaluddin; Suherman, Jajang; Muhyidin, Yusuf
Jurnal Accounting Information System (AIMS) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Ma'soem University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Professional, transparent, and accountable waqf management has become an essential requirement for waqf institutions in the digital era. Lembaga Wakaf Ansor Jawa Barat, as a waqf management institution, faces several challenges related to manual and non-integrated data management of waqf donors (wakif), trustees (nazhir), waqf assets, and reporting processes. These conditions may lead to data inconsistency, delays in information delivery, and limited transparency in waqf management. This study aims to design and develop a web-based waqf management information system to support effective and efficient waqf administration. The research method used is Research and Development (R&D) with an Agile approach adapted to the Scrum framework practices. Data were collected through observation, interviews, documentation, and literature study. The system was developed iteratively through several sprints and tested using the Black Box Testing method. The results indicate that the developed system is able to manage waqf data in an integrated manner, generate accurate and timely reports, and improve efficiency and transparency in waqf management. Based on the testing results, all system functionalities operate as expected and the system is considered feasible for implementation. This research is expected to contribute to the development of waqf management information systems and serve as a reference for waqf institutions in adopting information technology in the digital era.