Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI REBRANDING PADA RUMAH SAKIT DI INDONESIA: TINJAUAN LITERATUR Balgis Alzagladi; Helen Andriani; Indah Prihatin
KREATIF : Jurnal Ilmiah Prodi Manajemen Universitas Pamulang Vol 1, No 1 (2013): KREATIF
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jk.v10i1.y2022.p13-22

Abstract

      Branding pada dunia pelayanan kesehatan termasuk rumah sakit sangat penting dalam strategi marketing, terutama di era digital saat ini dimana kebanyakan orang mencari informasi dari internet. Rebranding adalah penciptaan nama, istilah, simbol, desain baru atau kombinasinya untuk merek yang sudah mapan dengan tujuan mengembangkan posisi (baru) yang berbeda di benak pemangku kepentingan (stakeholder) dan kompetitor. Hal ini merupakan tindakan yang berisiko tinggi dalam perspektif reputasi, serta memerlukan biaya yang besar. Sehingga keputusan untuk melakukan rebranding perlu didukung teori dan penelitian yang kuat.         Artikel ini merupakan literature review yang bertujuan untuk menganalisis strategi rebranding pada rumah sakit di Indonesia. Pencarian melalui database ProQuest, SpringerLink, ScienceDirect, Scopus, Garuda, dan Google Scholar. Artikel ini menggunakan PICO sebagai framework, dengan kata kunci “rebranding”, “rumah sakit”, “strategi”, dan “Indonesia”. Artikel ini memiliki kriteria inkluasi berupa artikel yang terbit dalam 5 tahun terakhir (2017-2022), menggunakan Bahasa Inggris ataupun Bahasa Indonesia, merupakan artikel dengan topik strategi rebranding di rumah sakit. Sedangkan kriteria eksklusinya adalah artikel yang tidak full teks, rumah sakit di luar Indonesia, dan artikel yang tidak sesuai dengan tujuan penelitian.        Pada tahap pencarian awal didapatkan 286 artikel, setelah dilakukan penyaringan sesuai dengan kriteria, didapatkan 2 artikel yang sesuai. Artikel tersebut dianalisis kesesuaian topik, latar belakang, tujuan, metode penelitian hingga hasil dan pembahasan dari setiap artikel. Pada hasil didapatkan bahwa strategi yang dinilai paling efektif ialah publikasi yang menggunakan media promosi seperti media cetak dan media digital.
STRATEGI REBRANDING PADA RUMAH SAKIT DI INDONESIA: TINJAUAN LITERATUR Balgis Alzagladi; Helen Andriani; Indah Prihatin
KREATIF : Jurnal Ilmiah Prodi Manajemen Universitas Pamulang Vol 1, No 1 (2013): KREATIF
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jk.v10i1.y2022.p13-22

Abstract

      Branding pada dunia pelayanan kesehatan termasuk rumah sakit sangat penting dalam strategi marketing, terutama di era digital saat ini dimana kebanyakan orang mencari informasi dari internet. Rebranding adalah penciptaan nama, istilah, simbol, desain baru atau kombinasinya untuk merek yang sudah mapan dengan tujuan mengembangkan posisi (baru) yang berbeda di benak pemangku kepentingan (stakeholder) dan kompetitor. Hal ini merupakan tindakan yang berisiko tinggi dalam perspektif reputasi, serta memerlukan biaya yang besar. Sehingga keputusan untuk melakukan rebranding perlu didukung teori dan penelitian yang kuat.         Artikel ini merupakan literature review yang bertujuan untuk menganalisis strategi rebranding pada rumah sakit di Indonesia. Pencarian melalui database ProQuest, SpringerLink, ScienceDirect, Scopus, Garuda, dan Google Scholar. Artikel ini menggunakan PICO sebagai framework, dengan kata kunci “rebranding”, “rumah sakit”, “strategi”, dan “Indonesia”. Artikel ini memiliki kriteria inkluasi berupa artikel yang terbit dalam 5 tahun terakhir (2017-2022), menggunakan Bahasa Inggris ataupun Bahasa Indonesia, merupakan artikel dengan topik strategi rebranding di rumah sakit. Sedangkan kriteria eksklusinya adalah artikel yang tidak full teks, rumah sakit di luar Indonesia, dan artikel yang tidak sesuai dengan tujuan penelitian.        Pada tahap pencarian awal didapatkan 286 artikel, setelah dilakukan penyaringan sesuai dengan kriteria, didapatkan 2 artikel yang sesuai. Artikel tersebut dianalisis kesesuaian topik, latar belakang, tujuan, metode penelitian hingga hasil dan pembahasan dari setiap artikel. Pada hasil didapatkan bahwa strategi yang dinilai paling efektif ialah publikasi yang menggunakan media promosi seperti media cetak dan media digital.
STRATEGI REBRANDING PADA RUMAH SAKIT DI INDONESIA: TINJAUAN LITERATUR Balgis Alzagladi; Helen Andriani; Indah Prihatin
KREATIF : Jurnal Ilmiah Prodi Manajemen Universitas Pamulang Vol 1, No 1 (2013): KREATIF
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jk.v10i1.y2022.p13-22

Abstract

      Branding pada dunia pelayanan kesehatan termasuk rumah sakit sangat penting dalam strategi marketing, terutama di era digital saat ini dimana kebanyakan orang mencari informasi dari internet. Rebranding adalah penciptaan nama, istilah, simbol, desain baru atau kombinasinya untuk merek yang sudah mapan dengan tujuan mengembangkan posisi (baru) yang berbeda di benak pemangku kepentingan (stakeholder) dan kompetitor. Hal ini merupakan tindakan yang berisiko tinggi dalam perspektif reputasi, serta memerlukan biaya yang besar. Sehingga keputusan untuk melakukan rebranding perlu didukung teori dan penelitian yang kuat.         Artikel ini merupakan literature review yang bertujuan untuk menganalisis strategi rebranding pada rumah sakit di Indonesia. Pencarian melalui database ProQuest, SpringerLink, ScienceDirect, Scopus, Garuda, dan Google Scholar. Artikel ini menggunakan PICO sebagai framework, dengan kata kunci “rebranding”, “rumah sakit”, “strategi”, dan “Indonesia”. Artikel ini memiliki kriteria inkluasi berupa artikel yang terbit dalam 5 tahun terakhir (2017-2022), menggunakan Bahasa Inggris ataupun Bahasa Indonesia, merupakan artikel dengan topik strategi rebranding di rumah sakit. Sedangkan kriteria eksklusinya adalah artikel yang tidak full teks, rumah sakit di luar Indonesia, dan artikel yang tidak sesuai dengan tujuan penelitian.        Pada tahap pencarian awal didapatkan 286 artikel, setelah dilakukan penyaringan sesuai dengan kriteria, didapatkan 2 artikel yang sesuai. Artikel tersebut dianalisis kesesuaian topik, latar belakang, tujuan, metode penelitian hingga hasil dan pembahasan dari setiap artikel. Pada hasil didapatkan bahwa strategi yang dinilai paling efektif ialah publikasi yang menggunakan media promosi seperti media cetak dan media digital.
STRATEGI REBRANDING PADA RUMAH SAKIT DI INDONESIA: TINJAUAN LITERATUR Balgis Alzagladi; Helen Andriani; Indah Prihatin
KREATIF : Jurnal Ilmiah Prodi Manajemen Universitas Pamulang Vol 1, No 1 (2013): KREATIF
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jk.v10i1.y2022.p13-22

Abstract

      Branding pada dunia pelayanan kesehatan termasuk rumah sakit sangat penting dalam strategi marketing, terutama di era digital saat ini dimana kebanyakan orang mencari informasi dari internet. Rebranding adalah penciptaan nama, istilah, simbol, desain baru atau kombinasinya untuk merek yang sudah mapan dengan tujuan mengembangkan posisi (baru) yang berbeda di benak pemangku kepentingan (stakeholder) dan kompetitor. Hal ini merupakan tindakan yang berisiko tinggi dalam perspektif reputasi, serta memerlukan biaya yang besar. Sehingga keputusan untuk melakukan rebranding perlu didukung teori dan penelitian yang kuat.         Artikel ini merupakan literature review yang bertujuan untuk menganalisis strategi rebranding pada rumah sakit di Indonesia. Pencarian melalui database ProQuest, SpringerLink, ScienceDirect, Scopus, Garuda, dan Google Scholar. Artikel ini menggunakan PICO sebagai framework, dengan kata kunci “rebranding”, “rumah sakit”, “strategi”, dan “Indonesia”. Artikel ini memiliki kriteria inkluasi berupa artikel yang terbit dalam 5 tahun terakhir (2017-2022), menggunakan Bahasa Inggris ataupun Bahasa Indonesia, merupakan artikel dengan topik strategi rebranding di rumah sakit. Sedangkan kriteria eksklusinya adalah artikel yang tidak full teks, rumah sakit di luar Indonesia, dan artikel yang tidak sesuai dengan tujuan penelitian.        Pada tahap pencarian awal didapatkan 286 artikel, setelah dilakukan penyaringan sesuai dengan kriteria, didapatkan 2 artikel yang sesuai. Artikel tersebut dianalisis kesesuaian topik, latar belakang, tujuan, metode penelitian hingga hasil dan pembahasan dari setiap artikel. Pada hasil didapatkan bahwa strategi yang dinilai paling efektif ialah publikasi yang menggunakan media promosi seperti media cetak dan media digital.
STRATEGI REBRANDING PADA RUMAH SAKIT DI INDONESIA: TINJAUAN LITERATUR Balgis Alzagladi; Helen Andriani; Indah Prihatin
KREATIF : Jurnal Ilmiah Prodi Manajemen Universitas Pamulang Vol 3, No 1 (2015): KREATIF
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jk.v10i1.y2022.p13-22

Abstract

      Branding pada dunia pelayanan kesehatan termasuk rumah sakit sangat penting dalam strategi marketing, terutama di era digital saat ini dimana kebanyakan orang mencari informasi dari internet. Rebranding adalah penciptaan nama, istilah, simbol, desain baru atau kombinasinya untuk merek yang sudah mapan dengan tujuan mengembangkan posisi (baru) yang berbeda di benak pemangku kepentingan (stakeholder) dan kompetitor. Hal ini merupakan tindakan yang berisiko tinggi dalam perspektif reputasi, serta memerlukan biaya yang besar. Sehingga keputusan untuk melakukan rebranding perlu didukung teori dan penelitian yang kuat.         Artikel ini merupakan literature review yang bertujuan untuk menganalisis strategi rebranding pada rumah sakit di Indonesia. Pencarian melalui database ProQuest, SpringerLink, ScienceDirect, Scopus, Garuda, dan Google Scholar. Artikel ini menggunakan PICO sebagai framework, dengan kata kunci “rebranding”, “rumah sakit”, “strategi”, dan “Indonesia”. Artikel ini memiliki kriteria inkluasi berupa artikel yang terbit dalam 5 tahun terakhir (2017-2022), menggunakan Bahasa Inggris ataupun Bahasa Indonesia, merupakan artikel dengan topik strategi rebranding di rumah sakit. Sedangkan kriteria eksklusinya adalah artikel yang tidak full teks, rumah sakit di luar Indonesia, dan artikel yang tidak sesuai dengan tujuan penelitian.        Pada tahap pencarian awal didapatkan 286 artikel, setelah dilakukan penyaringan sesuai dengan kriteria, didapatkan 2 artikel yang sesuai. Artikel tersebut dianalisis kesesuaian topik, latar belakang, tujuan, metode penelitian hingga hasil dan pembahasan dari setiap artikel. Pada hasil didapatkan bahwa strategi yang dinilai paling efektif ialah publikasi yang menggunakan media promosi seperti media cetak dan media digital.
STRATEGI REBRANDING PADA RUMAH SAKIT DI INDONESIA: TINJAUAN LITERATUR Balgis Alzagladi; Helen Andriani; Indah Prihatin
KREATIF : Jurnal Ilmiah Prodi Manajemen Universitas Pamulang Vol 1, No 1 (2013): KREATIF
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jk.v10i1.y2022.p13-22

Abstract

      Branding pada dunia pelayanan kesehatan termasuk rumah sakit sangat penting dalam strategi marketing, terutama di era digital saat ini dimana kebanyakan orang mencari informasi dari internet. Rebranding adalah penciptaan nama, istilah, simbol, desain baru atau kombinasinya untuk merek yang sudah mapan dengan tujuan mengembangkan posisi (baru) yang berbeda di benak pemangku kepentingan (stakeholder) dan kompetitor. Hal ini merupakan tindakan yang berisiko tinggi dalam perspektif reputasi, serta memerlukan biaya yang besar. Sehingga keputusan untuk melakukan rebranding perlu didukung teori dan penelitian yang kuat.         Artikel ini merupakan literature review yang bertujuan untuk menganalisis strategi rebranding pada rumah sakit di Indonesia. Pencarian melalui database ProQuest, SpringerLink, ScienceDirect, Scopus, Garuda, dan Google Scholar. Artikel ini menggunakan PICO sebagai framework, dengan kata kunci “rebranding”, “rumah sakit”, “strategi”, dan “Indonesia”. Artikel ini memiliki kriteria inkluasi berupa artikel yang terbit dalam 5 tahun terakhir (2017-2022), menggunakan Bahasa Inggris ataupun Bahasa Indonesia, merupakan artikel dengan topik strategi rebranding di rumah sakit. Sedangkan kriteria eksklusinya adalah artikel yang tidak full teks, rumah sakit di luar Indonesia, dan artikel yang tidak sesuai dengan tujuan penelitian.        Pada tahap pencarian awal didapatkan 286 artikel, setelah dilakukan penyaringan sesuai dengan kriteria, didapatkan 2 artikel yang sesuai. Artikel tersebut dianalisis kesesuaian topik, latar belakang, tujuan, metode penelitian hingga hasil dan pembahasan dari setiap artikel. Pada hasil didapatkan bahwa strategi yang dinilai paling efektif ialah publikasi yang menggunakan media promosi seperti media cetak dan media digital.
PENGARUH VIRAL MARKETING, ONLINE CONSUMER REVIEWS, HARGA, DAN BRAND AMBASSADOR TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SECARA ONLINE DI TOKOPEDIA Jihan Najwah; Amalia Nur Chasanah
BISECER (Business Economic Entrepreneurship) Vol 5, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/bisecer.v5i2.343

Abstract

ABSTRACTIn modern times, the internet has been considered as a necessity for many people. The use of the internet has changed consumer behavior from direct purchases in stores to online purchases. Online shopping makes it easy for consumers to shop without spending a lot of time and effort in stores. In addition to the convenience obtained in online shopping, it is important to have a marketing strategy in selling online, namely viral marketing, online consumer reviews, prices, and brand ambassadors. This study aims to determine the effect of viral marketing, online consumer reviews, prices, and brand ambassadors on online purchasing decisions at Tokopedia. The population of this research is all Tokopedia users in Indonesia. The method used is a quantitative method with data collection using purposive sampling which is distributed through a questionnaire on google form to 220 respondents. The data has been processed using multiple linear regression, validity and reliability tests, classical assumption tests, and hypothesis testing. The results show that: (1) Viral Marketing has a significant and positive influence on online purchasing decisions at Tokopedia (2) Online Consumer Reviews have a significant and positive influence on online purchasing decisions at Tokopedia (3) Price has a significant and positive influence on online purchasing decisions at Tokopedia (4) Brand Ambassadors have a significant and positive influence on online purchasing decisions at Tokopedia.Keywords: viral marketing, online consumer reviews, price, brand ambassador
STATUS KEBERLANJUTAN LAHAN SAWAH DI KABUPATEN TABANAN A.A.A. Wulandira Sawitri Djelantik; Made Sudiana Sudiana Mahendra; Wayan Windia; Made Sudarma
ECOTROPHIC : Jurnal Ilmu Lingkungan (Journal of Environmental Science) Vol 16 No 2 (2022)
Publisher : Master Program of Environmental Science, Postgraduate Program of Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJES.2022.v16.i02.p05

Abstract

The conversion of paddy fields that occurred in Tabanan district has caused concern because the number continues to increase every year. Of the various forms of agricultural land use, paddy fields are land that has undergone many changes in designation so that the conversion of paddy fields occurs rapidly and massively. The total area of ??paddy fields that decreased in the 5 years from 2016 to 2020 was 1,193.54 hectares. Seeing this phenomenon, it is important to know how the status of rice fields in Tabanan Regency is sustainable using five dimensions, namely economy, ecology, social, technology and institutional. The data were obtained through interviews with Pekaseh (kelihan subak) and farmers who carried out the conversion of paddy fields in nine subaks in nine sub-districts in Tabanan Regency, namely Pupuan, Penebel, Baturiti, Kediri, Tabanan, Kerambitan, Selemadeg, West Selemadeg, and East Selemadeg Districts. The analysis used is MDS (Multi Dimension Scaling) which is an adjustment of Rapfish using RSI TM Software (Rapid Sustainability Index) which was developed for the assessment of sustainability functions in general. The results showed that the multi-dimensional sustainability index obtained a value of 59.70 with a moderately sustainable sustainability status with the index value for each dimension being 74.56 for the ecological dimension with moderately sustainable status, 48.82 for the economic dimension with less sustainable status, 75.42 for the social dimension with sustainable status, 52.43 for the institutional dimension with moderately sustainable status and 47.25 for the technological dimension with less sustainable status. It is suggested that the local government of Tabanan Regency should to pay attention to the attributes that exist in the economic and technological dimensions so that it is expected to change its sustainability status to be quite sustainable, or sustainable and the attributes that exist in the ecological and institutional dimensions (sufficiently sustainable) can shift its status to continyu so that the value of the multi-dimensional index can increase. Keywords: conversion; paddy fields; sustainability status
Alih Fungsi Lahan Sawah dan Dampaknya di Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan A.A.A. Wulandira Sawitri Djelantik; I Made Sudarma; I Gede Bagus Dera Setiawan
JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Vol 10 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Agribisnis
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMA.2022.v10.i02.p14

Abstract

Lahan memiliki nilai penting dalam pembangunan di negara berkembang. Pertanian, perumahan, industri, pariwisata, jasa memerlukan lahan untuk melakukan pembangunannya. Luas lahan yang cenderung tetap diikuti oleh permintaan kebutuhan lahan yang semakin meningkat menyebabkan terjadinya alih fungsi lahan pertanian khususnya lahan sawah. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab, dampak yang ditimbulkan serta strategi pengendalian alih fungsi lahan sawah di Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan. Data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif dengan bersumber dari data primer dan sekunder melalui kuesioner dan wawancara menggunakan analisis ISM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pajak lahan sawah, kelangkaan saran produksi, harga jual dan sewa lahan, biaya produksi dan kelangkaan tenaga kerja, partisipasi keluarga, kesehatan, jumlah tanggungan, regenerasi lahan, hama, penyakit, pertumbuhan pariwisata dan kebutuhan hunian menjadi faktor penyebab pengalihan fungsi lahan. Dampak lingkungan pada pengalihan fungsi lahan diantaranya pencemaran air irigasi, hama tikus, berkurangnya penyerapan air tanah, keanekaragaman hayati serta ruang terbuka hijau. Strategi jangka pendek pengendalian alih fungsi lahan dengan cara memperketat aturan menjual dan menyewakan lahan sawah. Strategi jangka menengah dengan memotivasi orang muda untuk terjun ke pertanian dan strategi jangka panjang dengan memeriksa kesehatan dan distribusi saprodi di kios penjualan saprodi.
Profil Sosial Ekonomi Usaha Penganyam Daun Kelapa (Klangsah) di Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung I MADE PUJA ASTAWA; I G. A. A. AMBARAWATI; A. A. A. WULANDIRA SAWITRI DJELANTIK
Jurnal Agribisnis dan Agrowisata (Journal of Agribusiness and Agritourism) Vol.11, No.2, Desember 2022
Publisher : Agribusiness Study Program, Faculty of Agriculture, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JAA.2022.v11.i02.p29

Abstract

Socio-Economic Profile of Coconut Leaf Weaver (Klangsah) in Abiansemal District, Badung Regency One example of the use of coconut leaves in Bali is klangsah. Klangsah are plaits made from old coconut leaves. Klangsah is used as a substitute for the roof in tents for traditional activities in Bali.The activity of weaving coconut leaves (klangsah) can provide job opportunities for the Balinese people. This research was conducted at the klangsah weaver business in Abiansemal District with the aim of knowing the socio-economic profile of the klangsah weavers and the income level of the klangsah weavers.The selection of the location was done intentionally and the selection of respondents was carried out by census, namely 18 klangsah weavers in Abiansemal District.The data analysis technique used in this research is descriptive qualitative analysis and descriptive quantitative analysis.The results showed that the social profile of the klangsah weavers in Abiansemal District according to their identity, all of the klangsah weavers were productive age with low education with the majority of women as business owners. Meanwhile, the economic profile of the klangsah weavers in Abiansemal District when viewed from (1) the business network, where the origin of the supply of raw materials comes from collectors in Jembrana Regency and farmers around the business location, (2) business characteristics, where the capital owned comes from loan funds and personal funds assisted by family workers and casual workers having an average number of working hours of 7 hours per day, (3) income, in 2020 the total income of klangsah weavers is Rp29.881.003.
Co-Authors Ahmad Sultra Rustan AYU RATIH PRATIWI Balgis Alzagladi CANDRA LESMANA DANY NOVAN ARDIANSAH DEWA PUTU GEDE SATRIA WIWEKA DWI PUTRA DARMAWAN Elpisah Elpisah Fikrinda Fikrinda Gede Mekse Korri Arisena GUSTI AYU PUTU WIDHI ASTUTI I Dewa Gede Raka Sarjana I Dewa Putu Oka Suardi I Gede Bagus Dera Setiawan I GUSTI AGUNG AYU AMBARAWATI I KADEK JEPRI PRIYADI I KETUT BUDI SUSRUS I Ketut Suamba I KOMANG DEDY JUNIARTHA I KOMANG YOGA PRAMANA PUTRA I Made Antara I MADE OKA SURYA ARTAMA I MADE PUJA ASTAWA I MADE SUDARMA I MADE WAHYU PEBRIANA I NENGAH ARI MEDIKANA I Nyoman Gede Ustriyana I NYOMAN USADI PRADNYANA I PUTU GEDE ADHI KRISNA KARTIKA PRATAMA I PUTU TESSA ANDIKA I WAYAN BUDIASA I WAYAN WIDYANTARA I WAYAN WINDIA IDA AYU CANDRA DEWI Ida Ayu Listia Dewi Indah Prihatin Jihan Najwah JON ALPREDO MALAU Jubba, Hasse K. RATIH RAHAYUNINGSIH Kadek Githa Damayanti Wiputra KADEK WIDIANTARA KADEK YARDI MAHADIKARA M. Sudiana Mahendra M.TH. HANDAYANI MADE ANTARA MADE AYU DESSY DORA AGNELLIA Made Sudarma MADE SUDARMA Muslim Muslim Naufal Hilmi Marzuq NI KADEK ANISA DWI PURNANTARI NI KADEK PONIAMBA SETIAWATI, NI LUH PUTU ERMA MERTANINGRUM NI MADE SRI PUSPITAWATI NI NENGAH SURIATI NI NYOMAN TISNA DEWI ni Putu Era Prasistya Damayanti NI PUTU RISKIANA ULANDARI NI PUTU SASRI WIRANTI NUR RANGGA SIDHARTA Nyoman Parining Pande Made Ari Ananta Paramarta PRADNYA ARUNA WIJAYA PUTU ANGGA ADITYA PUTU DEWI WIDIANTARI Putu Udayani Wijayanti Ratna Herawati RATNA KOMALA DEWI Ratna Wardani Risanda Alirastra Budiantoro RISTA ULVIA RAMADHANI Suriani Suriani WAYAN SUDARTA WIDHIANTHINI WIDHIANTHINI WIDIAWATI WIDIAWATI