Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

TORTOR SEBAGAI MEDIA PARTISIPASI GENERASI MUDA UNTUK MELESTARIKAN BUDAYA Marbun, Juliana; Silalahi, Wolter Parlindungan
Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2 No. 8 (2023): Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : Program Studi Akuntansi IKOPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fieldtrip merupakan salah satu teknik belajar mahasiswa dalam menunjang atau mendalami pelajaran dari segi teori yang telah dipelajari sebelumnya. Fieldtrip merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan mahasiswa untuk membantu peningkatan kemampuan sumber daya dari masyarakat dan generasi mudanya. Tortor merupakan salah satu budaya suku batak yang sudah dikenal sejak zaman dulu. Masyarakat zaman sekarang mendayagunakan tortor sebagai salah satu atraksi sebuah objek wisata dengan tujuan menarik minat wisatawan. Saat melaksanakan fieldtrip, para dosen dan mahasiswa diberikan tarian penyambutan oleh para generasi muda di Hutabalian. Melalui talkshow bersama pengelola rumah belajar, kepala desa dan Dosen IAKN Tarutung yang ikut serta saat kegiatan berlangsung diketahui bahwa peran generasi muda dalam menampilkan tortor sudah termasuk sebagai langkah untuk melestarikan budaya. Ketua generasi muda di Rumah Belajar, Winda Sagala mengungkapkan bahwa kesulitan yang dihadapi ketika akan berlatih adalah kurangnya manajemen waktu diantara anggota lainnya. Diharapkan dengan adanya kegiatan fieldtrip ini dapat memberikan tambahan wawasan bagi semua orang terutama generasi muda.
PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP KEPUTUSAN MENGUNJUNGI DESTINASI WISATA AEK SIPANGOLU KECAMATAN BAKTIRAJA KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN Simamora, Eska Romauli; Rajagukguk, Denata; Simbolon, Rusmauli; Silalahi, Mery; Silalahi, Wolter Parlindungan
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 2 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wisatawan terhadap keputusan berkunjung ke destinasi wisata Aek Sipangolu di Kecamatan Baktiraja Kabupaten Humbang Hasundutan. Aek Sipangolu memiliki daya tarik yang unik, tidak hanya berupa keindahan alam tetapi juga nilai budaya dan spiritual yang diyakini masyarakat dapat menyembuhkan penyakit serta berkaitan dengan legenda Raja Sisingamangaraja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi wisatawan terhadap Aek Sipangolu dipengaruhi oleh empat faktor, yaitu daya tarik, fasilitas, aksesibilitas, dan media sosial. Wisatawan menilai daya tarik sebagai faktor utama dalam keputusan berkunjung, namun meskipun demikian fasilitas perlu ditingkatkan dan aksesibilatas menuju destinasi wisata ini baik serta media sosial dinilai efektif dalam menarik perhatian wisatawan. Keterbaharuan penelitian ini terletak pada fokus yang mengkaji persepsi wisatawan serta menambahkan peran media sosial sebagi faktor penting dalam keputusan berkunjung. Penelitian ini diharapkan bermanfaat secara teoritis bagi pembangunan ilmu pariwisata dan secara praktis bagi pemerintah, masyarakat serta pengelola dalam mengembangkan destinasi wisata berbasis budaya dan spiritual secara berkelanjutan.
Environmental Management: An Ecotheological Perspective Silalahi, Wolter Parlindungan; Monang Asi Sianturi; Arip Surpi Sitompul; Andar Gunawan Pasaribu; Binur Panjaitan; Lustani Samosir; Rida Gultom; Ibelala Gea; Evi Ulina Turnip; Rismawaty P Rajagukguk
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 3 (2025): September
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v3i3.1023

Abstract

Krisis lingkungan saat ini menuntut upaya konkret dari seluruh elemen masyarakat. Pendekatan eko-teologis memberikan perspektif religius dan etis dalam mengelola alam sebagai ciptaan Tuhan yang harus dijaga kelestariannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat dalam memahami pengelolaan lingkungan berdasarkan nilai-nilai eko-teologis. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan praktik pengelolaan lingkungan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan lingkungan dan munculnya inisiatif kolektif dalam pengelolaan sampah dan reboisasi.
SOCIALIZATION OF RELIGIOUS MODERATION AND STUNTING PREVENTION FOR THE COMMUNITY IN DOLOK SANGGUL VILLAGE, HUMBANG HASUNDUTAN REGENCY, NORTH SUMATRA, INDONESIA Silalahi, Wolter Parlindungan; Damanik, Dapot; Sitompul, Arip Surpi; Panjaitan, Binur; Sitorus, Audi Murphy O; Rajagukguk, Rismawaty P.
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.33056

Abstract

Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan membantu masyarakat dalam pencegahan stunting dan cara mengimplementasikan konsep moderasi beragama di lingkungan masyarakat di Desa Dolok Sanggul, Humbang Hasundutan. Kegiatan PkM dilakukan oleh tim dari Program Studi S3 Manajemen Pendidikan Kristen (MPK) Pascasarjana IAKN Tarutung yang mana kegiatan ini dilakukan melalui sosialisai dan tahapan pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, pendahuluan, dan rapat koordinasi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengumpulkan masyarakat di kantor desa sebanyak 150 orang. Selama kegiatan berlangsung, peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi kepada para narasumber, dan berpartisipasi dalam sesi tanya jawab. Masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi dan tampak benar-benar membutuhkan wawasan tentang pencegahan stunting dan moderasi beragama. Terjalinnya komunikasi dan kerja sama yang baik antara tim Pengabdian kepada Masyarakat dan masyarakat di Desa Dolok Sanggul memberikan harapan untuk kerja sama lebih lanjut. Dengan demikian dapat disimpulkan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini berhasil memberikan manfaat bagi masyarakat dalam pengetahuan tentang pencegahan stunting dan moderasi beragama.
PENDIDIKAN SENI BERBASIS TRADISI LISAN DAN RESISDENSI DI DESA TIPANG: SENIMAN BERMASYARAKAT Rajagukguk, Denata; Silalahi, Wolter Parlindungan; Hutagalung, Bambang TJ
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/mutiarapendidik.v9i1.5227

Abstract

Seniman Bermasyarakat merupakan salah satu bentuk pendidikan seni yang disajikan diluar kelas belajar sekolah-sekolah. Kegiatan ini dilakukan di Desa Tipang, kecamatan Baktiraja, kabupaten Humbang Hasundutan, provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan seniman bermasyarakat dapat mengangkat kesenian sebagai budaya lokal dapat berkembang dan berakar melalui pendidikan seni berbasis tradisi lisan dan residensi. Sasaran yang dipilih tentunya berfokus kepada kaum muda dan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara mendalam dan partisipasi langsung, kedua metode ini memungkinkan peneliti menggali informasi secara mendalam dan memperoleh wawasan langsung di lapangan, yang tidak hanya berdasarkan laporan lisan tetapi juga observasi dan partisipasi langsung. Konsep residensi seniman dan tradisi lisan, secara teknis, seniman yang diberangkatkan menuju desa memberikan sebuah pelatihan dan lokakarya kepada pemuda-pemudi desa. Sebelum dilaksanakan proses pelatihan, dihari-hari sebelumnya ada sebuah rangkaian diskusi dan berbagi pengalaman dengan pelaku seni yang hidup di daerah tempatan. Berdiskusi dan berbagi terhadap pelaku seni didaulat sebagai transformasi ide, gagasan dan pengetahuan yang dimiliki.
COLLEGE STUDENTS' VIEWS ON COMPLETING THE TEST THROUGH GAME-BASED LEARNING Sitorus, Friska Ria; Silalahi, Wolter Parlindungan; Naibaho, Pestaria
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP) Vol. 4 No. 2 (2022): Bahasa Indonesia Prima (BIP)
Publisher : Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jbip.v4i2.3138

Abstract

Recently, game-based learning has been increasingly popular in education to increase the colleges' student participation in learning activities, especially conducting tests. This study examined the college students' learning experiences by conducting a pretest and posttest through the Kahoot application. This study recruited four college students aged twenty to twenty-two to participate who were selected purposely to provide "information-rich" cases. Focus group discussions were conducted to obtain rich information to solve the research question and analyzed through four steps: analyzing interview data, writing memos, creating the final report, and organizing the structure. The findings highlight three themes to describe such as (1) the implementation of game-based learning, (2) Students' challenges using Kahoot, and (3) The positive students learning outcomes of using Kahoot. The implementation of Kahoot can create a more attractive, exciting, and quality test atmosphere because students answer questions purely within a limited time setting. This activity also encourages students to repeat the previous material to think faster in submitting answers to the Kahoot!