Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Psychological Dynamics of Drug Abuse in Women Rahmadhani, Nadya Nur; Putri, Ellyana Ilsan Eka; Septian, Ade
Philanthropy: Journal of Psychology Vol. 9 No. 2 (2025): (July-December)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/philanthropy.v9i2.13122

Abstract

Drug abuse among women is a growing phenomenon that affects psychological functioning, particularly for women who hold caregiving roles as mothers. However, studies on the psychological dynamics of women who abuse drugs are limited. This study aims to understand the psychological dynamics of women who use drugs, from initial exposure and use, to relapse, and the decision to stop. The research employed a qualitative method with a case study approach. Semi-structured interviews were conducted with two female correctional inmates who were convicted of narcotic offenses and met the study criteria. The analysis was conducted using the Interpretative Phenomenological Analysis approach. The findings indicate that the interaction of internal factors (self-regulation and motivation), emotional and spiritual conditions, and social factors influence psychological dynamics. These findings underscore the importance of gender-responsive and psychosocial rehabilitation approaches in understanding women’s drug abuse.
Dinamika Strength of Self-efficacy dalam Proses Pengambilan Keputusan Karier pada Fresh Graduate Rahajeng, Amlang; Putri, Ellyana Ilsan Eka
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 13 No. 01 (2026): Character Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v13n01.p141-149

Abstract

Masa transisi dari dunia pendidikan ke dunia kerja merupakan fase krusial bagi fresh graduate dan sering disertai ketidakpastian dalam pengambilan keputusan karier. Pada fase ini, individu menghadapi tuntutan adaptasi, pengalaman penolakan, serta tekanan untuk segera menentukan arah karier. Salah satu faktor psikologis yang berperan penting dalam kondisi tersebut adalah self-efficacy, khususnya dimensi strength yang menggambarkan ketahanan keyakinan diri dalam menghadapi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika strength of self-efficacy dalam proses pengambilan keputusan karier pada fresh graduate. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis. Partisipan terdiri dari lima fresh graduate pada fase transisi awal karier, termasuk individu yang sedang menjalani masa training. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strength of self-efficacy bersifat dinamis dan berfluktuasi akibat tuntutan kerja, pengalaman penolakan, dan proses adaptasi. Namun, keyakinan diri cenderung menguat melalui refleksi pengalaman, pembelajaran berbasis pengalaman, umpan balik dari lingkungan kerja, serta dukungan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strength of self-efficacy berperan penting dalam membantu fresh graduate bertahan, beradaptasi, dan mengambil keputusan karier secara lebih realistis dan adaptif pada fase transisi awal karier. Abstract The transition from education to the world of work is a crucial phase for fresh graduates and is often accompanied by uncertainty in career decision-making. During this phase, individuals face adaptation demands, experiences of rejection, and pressure to promptly determine their career paths. One psychological factor that plays an important role in this condition is self-efficacy, particularly the strength dimension, which reflects the resilience of self-belief in facing challenges. This study aims to explore the dynamics of strength of self-efficacy in the career decision-making process among fresh graduates. This study employs a qualitative approach with a phenomenological design. Participants consisted of five fresh graduates in the early stage of career transition, including individuals undergoing a training period. Data were collected through semi-structured in-depth interviews, observations, and field notes, and were analyzed using thematic analysis. The findings indicate that strength of self-efficacy is dynamic and fluctuates due to work demands, experiences of rejection, and adaptation processes. However, self-confidence tends to strengthen through reflection on prior experiences, experience-based learning, feedback from the work environment, and social support. This study concludes that strength of self-efficacy plays a significant role in helping fresh graduates persist, adapt, and make more realistic and adaptive career decisions during the early career transition phase.
Optimalisasi Psychological Well-Being pada Pengurus Komunitas Perlindungan Perempuan dan Anak Nusantara (KOPPATARA) Khoirunnisa, Riza Noviana; Laksmiwati, Hermien; Putri, Ellyana Ilsan Eka
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8159

Abstract

Komunitas Perlindungan Perempuan dan Anak Nusantara (KOPPATARA) sebagai lembaga advokasi perempuan dan anak di Kabupaten Malang memerlukan program optimalisasi psychological well-being bagi pengurusnya untuk meningkatkan kesejahteraan mental dan profesionalitas kerja dalam menghadapi tuntutan serta tantangan emosional di bidang sosial. Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mengoptimalkan psychological well-being pada pengurus Koppatara. Intervensi dilakukan melalui rangkaian pelatihan terstruktur yang berfokus pada pengenalan konsep kesejahteraan psikologis, refleksi diri, serta keterampilan dasar pengelolaan emosi dan pola pikir adaptif. Evaluasi menggunakan desain pre–post dengan skala psychological well-being. Hasil menunjukkan peningkatan yang bermakna terkait dengan psychological well-being. Hasil PKM menunjukkan bahwa pengurus mendapat manfaat dari program dalam hal autonomi, penguasaan lingkungan, pertumbuhan pribadi, hubungan yang positif, tujuan hidup, dan keyakinan diri. Secara praktis, pelatihan ini relevan untuk memperkuat kesiapan psikologis pengurus dalam menjalankan peran advokasi dan layanan, serta layak direplikasi dengan pemantauan jangka panjang dan penyempurnaan materi berbasis kebutuhan organisasi.