Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Journal of Language and Health

Dukungan Keluarga dan Pengaruh Dzikir dengan Kecemasan pada Ibu Hamil: Systematic Review Handayani, Rina Tri; Yuniarti, Tri; Sunaryanti, Sri Sayekti Heni; Nurhayati, Isnani; Iswahyuni, Sri; Anasulfalah, Hakim; Widiyanto, Aris; Atmojo, Joko Tri
Journal of Language and Health Vol 5 No 1 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i1.3140

Abstract

Rasa cemas adalah reaksi alami manusia terhadap stres, tetapi menjadi terlalu cemas dapat mengganggu kehidupan sehari-hari. Mereka yang mengalami kecemasan telah menemukan bahwa mendapatkan dukungan dari keluarga sangat membantu. Salah satu bentuk terapi spiritual yang dikenal sebagai terapi dzikir adalah dengan mengucapkan kalimat pujian kepada Allah SWT. Dipercaya bahwa metode ini dapat memberikan rasa tenang dan ketenangan batin, yang dapat membantu mengurangi kecemasan. Dukungan keluarga adalah sistem di mana anggota keluarga saling membantu, mendukung, dan mendukung satu sama lain dalam berbagai situasi. Tujuan penelitian: Pengaruh dzikir dengan kecemasan dan dukungan keluarga dinilai. Metode: Penelitian ini merupakan ulasan sistematis dengan diagram PRISMA. Kriteria kelayakan Model PICO: P adalah pasien; I adalah dukungan keluarga dan dzikir; C adalah tidak dukungan keluarga dan tidak dzikir; dan O adalah tingkat kecemasan. Artikel yang digunakan berasal dari Google Scholar, sebuah database. Dengan kata kunci seperti "Dukungan keluarga", "kehamilan", "kecemasan", persalinan, dan dzikir. Hasil: Dalam delapan artikel, dukungan keluarga dan dzikir terkait dengan tingkat kecemasan. menunjukkan bahwa dukungan keluarga dan dzikir mengurangi kecemasan.
Penerapan Terapi Murottal Al-Qur’an untuk Mengurangi Skala Nyeri pada Pasien Post Operasi Fraktur Femur Alvinda, Siska; Rejo, Rejo; Iswahyuni, Sri
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3525

Abstract

Patah tulang femur yang sering menyerang pria dewasa merupakan kerusakan tulang pangkal paha yang dapat terjadi akibat trauma langsung maupun tidak langsung pada tulang selangkangan. Pada penderita fraktur cara penanganannya yaitu dengan pembedahan (operasi) yang dimana setelah pembedahan akan timbul rasa nyeri. Pasien yang mengalami nyeri setelah operasi membutuhkan terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Manajemen nyeri dengan terapi murottal merupakan salah satu terapi efektif dalam perawatan kesehatan, terutama bagi individu yang menderita kondisi nyeri kronis. Tujuan penelitian : Untuk mengetahui pengaruh terapi murottal pada pasien pasca operasi fraktur femur. Metode : Penelitian ini merupakan tinjauan literature review dan strategi yang digunakan dengan PICO/PICOS. Artikel yang digunakan dalam penelitian ini diambil dari Google Scholar dan PubMed. Sumber data yang digunakan dalam tinjauan pustaka ini dengan tinjauan pustaka dari 6 penelitian utama. Pencarian artikel dibatasi pada artikel teks lengkap yang diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2024 di jurnal nasional dan internasional. Hasil: Terapi murottal Al-Qur'an terbukti berhasil menurunkan keparahan nyeri pada pasien, dan temuan penelitian dari enam artikel mengungkapkan adanya perbedaan nyeri yang signifikan secara statistik sebelum dan sesudah diberikan terapi murottal Al-Qur'an pada pasien dengan operasi pasca patah tulang. Dari hasil tinjauan literature review ini dapat disimpulkan bahwa terapi murottal memiliki dampak positif terhadap penurunan skala nyeri pada pasien pasca operasi fraktur.
Pengaruh Memberikan Latihan Range of Motion (ROM) untuk Meningkatkan Kekuatan Otot pada Pasien Stroke Non Hemogarik: Literature Review Sari, Kusnia Palupi; Iswahyuni, Sri; Atmojo, Joko Tri
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3530

Abstract

Stroke non hemoragik merupakan salah satu stroke yang sering menyebabkan masalah pada mobilitas dan kelemahan otot pada penderitanya. Salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke non hemoragik adalah latihan range of motion (ROM). Tujuan penelitian: Mengetahui pengaruh latihan ROM terhadap peningkatan kekuatan otot pada penderita stroke non hemogarik. Metode: Penelitian ini merupakan literature review, dan strategi yang menggunakan PICO: P adalah penderita stroke; I adalah terapi Range Of Motion; C adalah selain terapi range of motion; O adalah kekuatan otot meningkat. Artikel yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari google sholar dan pubmed. Kata kunci yang digunakan untuk mencari artikel dengan kata kunci: kekuatan otot,range of motion,dan stroke. Hasil: Dalam enam artikel pengaruh memberikan latihan range of motion (ROM) untuk meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke hemogarik menunjukkan peningkatan kekuatan otot.
Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender Essential Oil untuk Menurunkan Skala Nyeri Post Sectio Caesarea Maharani, Eva Davista Sinta; Rejo, Rejo; Iswahyuni, Sri
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3577

Abstract

Sectio caesarea (SC) merupakan proses kelahiran dengan cara pembedahan dengan melalui proses yaitu dengan melakukan tindakan sayatan pada dinding rahim ibu dan juga dinding perut ibu. Proses pembedahan sectio caesarea dapat membuat nyeri dan juga dapat membuat perubahan pada jaringan karena suatu proses pembedahan. Tujuan penelitian: Tujuan ini yaitu guna mencoba menggali manfaat aromaterapi lavender, menganalisis, menguraikan, dan mengidentifikasi efektifitas pengaruh dari aromaterapi lavender essential oil tersebut apakah bisa mengurangi skala nyeri (SC). Metode: Metode ini menggunakan Literature Review. Sumber data dalam literature review adalah dengan tinjauan pustaka terhadap 7 penelitian utama, dengan 7 peneliti utama yaitu metode kuantitatif dengan rancangan penelitian pre eskperimen dengan jumlah sempel 15 sampai 30 responden. Hasil: Penelitian menunjukkan aromaterapi lavender essential oil mengandung linaly acetate, juga mengandung linalool yang dapat menurunkan skala nyeri, mengendurkan, dan juga melemaskan suatu ketegangan. Nyeri berkurang dengan ditunjukan pada penurunan skala dari nyeri dengan ibu merasa lebih nyaman setelah diberikan aromaterapi lavender essensial oil. Simpulan: Aromaterapi lavender dapat diaplikasikan dengan cara inhalasi atau dengan cara pijat yang dapat memberikan efek cukup baik dalam penurunan skala nyeri karena aromaterapi lavender tersebut memiliki linaool dan juga linalyl acetate sebagai zat aktif yang memiliki efek seperti analgesik dan dapat membuat ibu post sectio caesarea menjadi nyaman dan bisa memberikan efek relaksasi.
Perawatan Luka pada Pasien Diabetes Melitus dalam Penyembuhan Ulkus Dekubitus Fitriyana, Yofita Anik; Iswahyuni, Sri; Yuniarti, Tri
Journal of Language and Health Vol 5 No 2 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i2.3584

Abstract

Hiperglikemia disebabkan dari gangguan sekresi insulin, kinerja insulin, adalah tanda diabetes melitus. Banyak penderita diabetes memiliki keluhan tentang ulkus diabetik, yang menyebabkan amputasi kaki. Luka diabetes terjadi sebagian atau keseluruhan di beberapa sekitar kulit lalu sampai jaringan pada kulit bagian bawah, otot, tendon, persendian dan tulang. Luka diabetes pada pasien memerlukan perawatan yang cukup intensif untuk proses penyembuhan. Tujuan : Mengeksplorasi beberapa Teknik perawatan luka modern dan tradisional. Metode : menggunakan system penelitian tinjauan secara sistematis oleh PICO ke pasien DM. prosedur perawatan luka perbandingan perawatan kecuali perawatan luka. Hasil : Status pasien DM. Menggunakan jenis penelitian artikel dari dua database yakni Google Scholar dan Pubmed. Kata pencarian artikel “DM (Diabetes Mellitus)” DAN “perawatan luka” DAN uji coba terkontrol secara acak” Artikel yang diserertakan merupakan teks lengkap dalam bahasa Inggris teks lengkap RCT desain penelitian yang diterbitkan, dan uji coba asli antara tahun 2019 dan 2023. Penelitian memakai diagram prisma didapatkan 301 artikel lalu di Google Scholar serta Pubmed judul abstrak disaring lalu dimasukkan setelah itu 208 literature review tidak digunakan karena tidak memenuhi kriteria. dan diperoleh 5 literatur yang sesuai dari kriteria.Kesimpulan : Perawatan luka sangat berpengaruh mengurangi bau luka ulkus terhadap penyembuhan DM. serta mendapatkan motivasi dari pasien.
Penggunaan Rebusan Air Kunyit dalam Mengelola Nyeri Lambung pada Pasien Maag dalam Lingkungan Keluarga: Kajian Literatur Iswahyuni, Sri; Putri, Anggi Pradana; Wardani, Ratna; Widiyanto, Aris; Atmojo, Joko Tri; Anasulfalah, Hakim
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5415

Abstract

Nyeri lambung merupakan keluhan umum bagi penderita gastritis atau maag, yang sering disertai gejala mual dan muntah. Salah satu metode pengobatan alternatif yang banyak diminati adalah konsumsi kunyit (Curcuma longa) rebus, yang diketahui memiliki efek anti-inflamasi dan gastroprotektif. Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka yang bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas kunyit rebus dalam mengurangi nyeri lambung pada penderita maag. Langkah awal literature review ini adalah memilih topik dan menentukan kata kunci “Air Kunyit” AND Gastritis untuk pencarian artikel di Google Scholar. Artikel yang dipilih berasal dari 5 tahun terakhir (2019–2024) dan memenuhi kriteria inklusi, yaitu membahas penggunaan air rebusan kunyit untuk nyeri gastritis. Hanya lima jurnal yang direview. Hasil tinjauan ini mendukung penggunaan kunyit rebus sebagai terapi tambahan yang aman dan mudah diakses untuk masyarakat dalam mengelola nyeri lambung tanpa efek samping dari obat kimia. Kunyit (Curcuma longa) dengan senyawa kurkumin memiliki efek antiinflamasi, gastroprotektif, dan mampu mengatur mikrobiota lambung, sehingga efektif mengurangi nyeri gastritis. Penelitian menunjukkan konsumsi air rebusan kunyit secara signifikan menurunkan nyeri lambung, menjadikannya terapi non-farmakologis yang aman, terjangkau, dan mudah diterapkan. Telemedicine memiliki potensi besar untuk diintegrasikan dalam sistem kesehatan secara berkelanjutan, sehingga dapat mendukung perawatan konvensional dan memperluas jangkauan layanan kesehatan.
Analisis hubungan literasi kesehatan ibu dengan perkembangan Balita Putri, Anggie Pradana; Iswahyuni, Sri; Rejo, Rejo; AM, Ady Irawan
Journal of Language and Health Vol 6 No 2 (2025): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i2.6972

Abstract

Latar Belakang: Periode usia nol sampai lima tahun merupakan masa emas perkembangan anak yang menentukan fondasi kognitif, motorik, bahasa, dan sosial-emosional. Literasi kesehatan ibu berperan penting dalam mendukung praktik pengasuhan yang optimal pada masa ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat literasi kesehatan ibu dan perkembangan balita. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 187 pasangan ibu-anak usia 0–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sukoharjo. Literasi kesehatan ibu diukur menggunakan HLS-EU-SF12-Indonesia, sedangkan perkembangan anak dinilai melalui Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Mayoritas ibu memiliki literasi kesehatan kategori inadequate (37,4%) dan problematic (34,8%). Sebanyak 35,8% balita menunjukkan perkembangan yang meragukan atau menyimpang. Hasil uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara literasi kesehatan ibu dan perkembangan balita (χ² = 21,84; p = 0,000), di mana tingkat literasi yang lebih baik berkorelasi dengan proporsi perkembangan anak yang lebih sesuai. Kesimpulan: Literasi kesehatan ibu berhubungan signifikan dengan perkembangan balita. Peningkatan literasi kesehatan ibu melalui intervensi edukatif yang kontekstual sangat penting untuk mendukung pengasuhan dan tumbuh kembang anak secara optimal. Background: The early childhood period zero to five years is known as the golden age, which plays a vital role in shaping children’s cognitive, motor, language, and socio-emotional development. Mothers, as primary caregivers, have a significant influence on child development, especially through their level of health literacy. Maternal health literacy, defined as the ability to obtain, understand, assess, and apply health information, has been shown to affect parenting quality and the developmental outcomes of children. Objective: This study aimed to analyze the relationship between maternal health literacy and child development among mothers with children aged 0–59 months in the working area of Sukoharjo Public Health Center, Indonesia. Methods: A cross-sectional quantitative approach was employed with 187 mother–child pairs selected using stratified random sampling. Maternal health literacy was measured using the HLS-EU-SF12-Indonesia instrument, while child development was assessed with the Pre-Screening Developmental Questionnaire (KPSP). Data were analyzed using descriptive statistics and Chi-Square tests with SPSS 22.0. Results: The majority of mothers had low to problematic levels of health literacy (inadequate: 37.4%, problematic: 34.8%), while only 9.1% had excellent literacy. Meanwhile, 35.8% of children were found to have questionable or delayed development. A significant relationship was found between maternal health literacy and child developmental status (χ² = 21.84; df = 3; p < 0.001), with higher literacy levels associated with a greater proportion of children achieving age-appropriate developmental milestones. Conclusion: Maternal health literacy is significantly associated with child development. Mothers with higher literacy levels are more likely to provide optimal caregiving and stimulation, leading to better developmental outcomes in their children. Strengthening maternal health literacy should become a strategic component in public health interventions to support early childhood development.
Co-Authors Abdulloh, Nurrochim Adi Saputro, Endri Aditya, Mifta Ahmad Zamani, Ahmad Akhmad Azmiardi Alvinda, Siska AM, Ady Irawan Anasulfalah, Hakim Ani Nur Fauziah, Ani Nur Aqsyari, Rizki Ardia Pramesti, Risa Atmojo, Joko Tri Auraldi Nansurya, Alga Baehaqi Budhi, Camelia Satriani Daryanto Daryanto Dewi Lieskusumastuti, Anita Dina Irawati Dwi Lestari Eri Pramuja, Wanda Ernawati Ernawati Ernawati, Heni Fajriah, Asruria Sani Febri Susanti, Rinandita Fitriyana, Yofita Anik Handayani, Rina Tri Hanif, Ihsan Hanifah, Lilik Herbasuki Herbasuki, Herbasuki Hidayati, Anisa Ihdina Fityatal Hasanah, Yesi Ika Yuli Ayuningrum Ika Yulianti Indah Wulandari, Dwi Indarto Indarto Ismail, Aem Joko Tri Atmojo Joko Triwibowo, Joko Joko Yulianto, Dwi Juandrina, Shella Miranda Karmadi, Karmadi Khansa Azizah, Fara Krisna, Sindu Kuntari, Saras Maharani, Eva Davista Sinta Maratul Munawar, Siti Miranda Juandrina, Shella Mirsanti, Faradilla Mubarok, Ahmad Syauqi Noerlita Ningrum, Andriani Novitasari, Meliana Nur Fauziah, Ani Nur Rokhmatun, Puji Nurhayati, Isnani Nurrochim, Nurrochim Orchida, Tidy Pangestu, Muthammad Rizky Pradana Putri, Anggie Pradana, Anggie Puji Lestari, Apriliani Puspitasary, Kiki Putri, Anggi Pradana Putri, Anggie Pradana Rahma Widyaningrum, Nova Rasyid Ridha, Achmad Ratna Wardani Rejo, Rejo Reza Kurnia, Febria Rohmi, Rohmi Sabngatun, Sabngatun Sari, Kusnia Palupi Sayekti Heni Sunaryanti, Sri Setiawan Manurung, Budi Setyaningsih, Yunita Setyorini, Catur Sindi Wardani, Galuh Siti Maesaroh Solly Aryza Suciyati Suciyati, Suciyati Sunaryanti, Sri Sayekti Heni Syafila, Invira Anfiq Syauqi Mubarok, Ahmad Tri Atmojo, Joko Tri Darmayanti, Aquartuti Tri Handayani, Rina Tri Yuniarti, Tri Verasita, Prissy Widiyanto, Aris YUNIARTI, RAHMA