Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Role Psychological Capital to Employee Job Satisfaction in a Private Company: A Study at PT. S: Peran Psychological Capital terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Swasta di PT. S Leofianti, Annisa Rizkiayu; Karlina
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 9 No 6 (2025): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA)
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v9i6.6490

Abstract

In an increasingly dynamic work environment, private companies face challenges in maintaining employee job satisfaction, affecting productivity and organizational sustainability. This study aimed to examine the effect of Psychological Capital (PsyCap) on job satisfaction. A quantitative approach with purposive sampling was employed, and data were analyzed using a Generalized Linear Model (GLM). The results indicated that PsyCap significantly influenced job satisfaction (Wald χ² = 365.035, p < 0.001) and explained 36.5% of the variance in job satisfaction. These findings highlight the importance of developing PsyCap to enhance employee job satisfaction and performance.
THE INFLUENCE OF PSYCHOLOGICAL CAPITAL ON JOB PERFORMANCE AMONG SALESPEOPLE AT PT SI Karlina; Oktavia, Citrawanti
World Psychology Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Pariangan Batusangkar, West Sumatra, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55849/wp.v5i1.1207

Abstract

The growth of the trading and distributor industry in Indonesia has created a highly competitive climate, requiring salespersons to demonstrate adaptive and innovative performance. This study aims to examine the influence of Psychological Capital (PsyCap) on the Job Performance of salespersons at PT SI, an industrial equipment distributor in Cikarang currently facing challenges related to declining performance and fluctuating sales targets. The research design employs a quantitative approach utilizing a census method (saturated sampling), involving 31 salespersons as respondents due to the relatively small population size. The research instruments employed were the Psychological Capital Questionnaire (PCQ) to measure the dimensions of hope, self-efficacy, resilience, and optimism, and the Individual Work Performance Framework (IWPQ) to assess task performance, contextual performance, and counterproductive work behavior. Data analysis was conducted using simple linear regression to predict the influence of the independent variable on the dependent variable. This study is expected to provide empirical insights into the importance of employees' internal psychological aspects in sustaining performance amidst the pressures of the Business to Business (B2B) industry, and serves as a foundation for management to design HR capacity-building strategies that do not rely solely on financial incentives.
MEMAKSIMALKAN UANG SAKU : KETERAMPILAN MENGATUR KEUANGAN CERDAS DI KALANGAN REMAJA Dwi Anisa Rahma; Nadia Oktarin; Karlina; Muhammad Fadly
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi finansial saat ini menciptakan tantangan besar bagi remaja yang cenderung impulsif dalam berbelanja. Pelaksanaan program pengabdian masyarakat bertema "Literasi Keuangan Cerdas di Kalangan Remaja" ini ditujukan untuk membekali generasi muda dengan keterampilan manajemen uang yang aplikatif dan berkelanjutan. Kurangnya edukasi formal mengenai keuangan sering kali membuat remaja terjebak dalam lingkaran konsumerisme akibat pengaruh gaya hidup di media sosial yang masif. Kegiatan ini menggunakan metode pendampingan intensif melalui simulasi interaktif dan diskusi kelompok. Peserta diajarkan teknik penganggaran praktis menggunakan prinsip alokasi dana: 50% untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan atau investasi masa depan. Selain itu, aspek keamanan digital ditekankan guna melindungi peserta dari ancaman penipuan daring, pencurian identitas, serta skema pinjaman ilegal yang merugikan. Hasil kegiatan ini menunjukkan perubahan signifikan pada pola pikir dan perilaku peserta. Sebanyak 90% peserta kini mampu menetapkan target finansial jangka pendek dan mulai mengurangi pengeluaran nonesensial secara disiplin. Peserta tidak lagi memandang uang sekadar sebagai alat tukar untuk kesenangan sesaat, tetapi sebagai instrumen penting untuk pertumbuhan masa depan. Melalui penguatan literasi ini, diharapkan remaja dapat menjadi aktor ekonomi yang cerdas dan bertanggung jawab di tengah kompleksitas dunia digital.