Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Role Psychological Capital to Employee Job Satisfaction in a Private Company: A Study at PT. S: Peran Psychological Capital terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Swasta di PT. S Annisa Rizkiayu Leofianti; Karlina
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 9 No 6 (2025): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA)
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v9i6.6490

Abstract

In an increasingly dynamic work environment, private companies face challenges in maintaining employee job satisfaction, affecting productivity and organizational sustainability. This study aimed to examine the effect of Psychological Capital (PsyCap) on job satisfaction. A quantitative approach with purposive sampling was employed, and data were analyzed using a Generalized Linear Model (GLM). The results indicated that PsyCap significantly influenced job satisfaction (Wald χ² = 365.035, p < 0.001) and explained 36.5% of the variance in job satisfaction. These findings highlight the importance of developing PsyCap to enhance employee job satisfaction and performance.
MEMAKSIMALKAN UANG SAKU : KETERAMPILAN MENGATUR KEUANGAN CERDAS DI KALANGAN REMAJA Dwi Anisa Rahma; Nadia Oktarin; Karlina; Muhammad Fadly
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi finansial saat ini menciptakan tantangan besar bagi remaja yang cenderung impulsif dalam berbelanja. Pelaksanaan program pengabdian masyarakat bertema "Literasi Keuangan Cerdas di Kalangan Remaja" ini ditujukan untuk membekali generasi muda dengan keterampilan manajemen uang yang aplikatif dan berkelanjutan. Kurangnya edukasi formal mengenai keuangan sering kali membuat remaja terjebak dalam lingkaran konsumerisme akibat pengaruh gaya hidup di media sosial yang masif. Kegiatan ini menggunakan metode pendampingan intensif melalui simulasi interaktif dan diskusi kelompok. Peserta diajarkan teknik penganggaran praktis menggunakan prinsip alokasi dana: 50% untuk kebutuhan, 30% untuk keinginan, dan 20% untuk tabungan atau investasi masa depan. Selain itu, aspek keamanan digital ditekankan guna melindungi peserta dari ancaman penipuan daring, pencurian identitas, serta skema pinjaman ilegal yang merugikan. Hasil kegiatan ini menunjukkan perubahan signifikan pada pola pikir dan perilaku peserta. Sebanyak 90% peserta kini mampu menetapkan target finansial jangka pendek dan mulai mengurangi pengeluaran nonesensial secara disiplin. Peserta tidak lagi memandang uang sekadar sebagai alat tukar untuk kesenangan sesaat, tetapi sebagai instrumen penting untuk pertumbuhan masa depan. Melalui penguatan literasi ini, diharapkan remaja dapat menjadi aktor ekonomi yang cerdas dan bertanggung jawab di tengah kompleksitas dunia digital.
ANALISIS PEMANFAATAN LABORATORIUM IPA DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 KAMPAR Juni Harja, Endra; Rahma Primadani Putri; Karlina; Meirisa Dahlia; Royan Nurchoman; M.Rahmad; Roza Linda
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.54193

Abstract

The science laboratory plays an important role in supporting science learning through practical activities that can improve students’ science process skills, conceptual understanding, and critical thinking abilities. However, the utilization of science laboratories in schools still faces various challenges, causing their functions to be less than optimal. This study aimed to analyze the utilization of the science laboratory at MTs Negeri 1 Kampar based on the aspects of planning, organizing, implementation, monitoring, and evaluation. The study employed a qualitative descriptive approach using a case study design. Data were collected through observations, semi-structured interviews, and documentation involving the principal, laboratory coordinator, and science teachers. Data were analyzed descriptively to provide a comprehensive understanding of laboratory utilization. The findings revealed that the utilization of the science laboratory at MTs Negeri 1 Kampar has not been optimal. In terms of planning, practical schedules were not systematically arranged, the procurement of laboratory equipment and materials was not conducted regularly, and standard operating procedures (SOPs) were not consistently implemented. Regarding organization, the laboratory manager also served as a science teacher, resulting in less effective laboratory management. In the implementation aspect, practical activities were limited due to inadequate facilities, equipment, materials, and laboratory conditions. Furthermore, monitoring and evaluation activities were not conducted regularly and lacked proper documentation. Therefore, improvements in laboratory management are needed through the provision of competent laboratory personnel, optimization of laboratory facilities and infrastructure, consistent implementation of SOPs, and strengthening of monitoring and evaluation systems to support the quality of science learning.