Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS TEGANGAN FRICTION BLOCK KERETA API CEPAT DENGAN BENTUK CIRCULAR MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD JURNAL TEKNIK MESIN S-1 Pangestu, Aldian Dwi; Kurdi, Ojo; Widodo, Achmad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis tegangan pada friction block kereta api kecepatan tinggi dilakukan menggunakan Finite Element Method, baik dalam kondisi statik maupun transient. Studi ini memberikan wawasan penting untuk pengembangan dan keamanan sistem pengereman kereta api kecepatan tinggi. Simulasi statik menunjukkan deformasi keseluruhan yang aman, namun ujung atas friction block mencapai batas deformasi maksimum 0,39131 mm, berpotensi menyebabkan kerusakan struktural. Shear stress secara umum memadai dan memberikan hasil yang optimal. Safety factor secara umum memadai, kecuali pada dekat permukaan ass disc brake. Simulasi thermal statik menunjukkan peningkatan temperatur pada bagian bawah disc brake hingga 24,99℃, sementara disc brake mengalami penurunan yang tidak signifikan. Simulasi transient dengan kondisi berputar mengungkapkan deformasi minimum pada friction block, tetapi disc brake mencapai deformasi maksimum, menandakan batas elastisitas tercapai. Shear stress menunjukkan nilai yang optimal, namun perlu perhatian pada area disekitar permukaan ass disc brake. Safety factor menunjukkan keamanan struktural keseluruhan, tetapi perlu perhatian terhadap deformasi maksimum pada disc brake. Simulasi thermal transient menunjukkan peningkatan temperatur di sekitar ass disc brake, tetapi friction block tetap pada temperatur minimum.
ANALISIS PERUBAHAN TEGANGAN PADA FRICTION BLOCK KERETA API CEPAT DENGAN BENTUK OCTAGONAL MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD Pranatagama, Sultan Alif; Kurdi, Ojo; Widodo, Achmad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan fasilitas transportasi sangat dibutuhkan dan terus meningkat seiring perkembangan jaman. Negara Indonesia adalah negara berkmbang, maka kebutuhan transportasi sangat krusial terhadap perkembangan setiap daerahnya. Kereta api sudah dipilih menjadi transportasi massal bagi Masyarakat Negara Indonesia dikarenakan dikenal sebagai transportasi yang cepat dan aman, serta ramah lingkungan. Namun, perkembangan teknologi membuat banyak negara berinvestasi dalam sistem kereta api yang lebih cepat dan lebih canggih. Kereta api cepat adalah transportasi massal dengan menggunakan rel yang dapat menempuh kecepatan diatas 250 Km/Jam. Sistem yang memungkinkan untuk kereta berlaju dengan ccepat juga memerlukan pengereman yang sepadan dengan kecpatannya. Pada dasarnya sistem pengereman yang digunakan pada kereta api cepat tidak jauh berbeda dibandingkan dengan kereta api konvensional, namun memiliki beberapa sistem tambahan untuk mengimbangi tenaga yang harus dihentikan. Sistem pengereman dengan menggunakan cakram masih digunakan untuk kecepatan terentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sudut pemasangan brake pad/friction block (kampas rem) terhadap gerak rotasi disc brake (piringan cakram), variasi yang digunakan adalah 0°, 22,5°, dan 30°. Penelitian ini menggunakan metode elemen hingga (Finite Element Method) untuk mengetahui sebaran tegangan dan regangan von-mises yang terjadi pada sistem pengereman dengan friction block berbentuk octagonal. Metode elemen hingga (Finite Element Method) menggunakan analisis transient structural dengan nilai konvergensi >1%. Penggunaan geometri dan properti material mengacu pada penelitian Z,Y, Xiang, dkk. Proses simulasi dan analisis menghasilkan data  equivallent stress Von-mises terbesar pada variasi 30°, sedangkan nilai terkecil terdapat pada variasi 0°. Data equivallent elastic strain Von-mises terbesar terdapat pada variasi 30°, dan nilai elastic strain Von-mises terkecil terdapat pada variasi 0°.
Evaluasi Radial Clearance Pada Bantalan Ti6Al4V-On-Si3N4 Total Hip Prosthesis Menggunakan Metode Elemen Hingga Juliansyah, Muhammad Anas; Kurdi, Ojo; Tauviqirrahman, Mohammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang penggantian pinggul total oleh peneliti sebelumnya berfokus pada dampak penggunaan material, penerapan permukaan bertekstur, penggunaan pelapis, serta desain dan geometri departemen komponen. Variabel ini diukur berdasarkan parameter resistansi yang digambarkan sebagai tekanan kontak atau sejenisnya. Namun, belum ada penelitian yang dilakukan mengenai kinerja menahan beban dari prostesis pinggul total, yang diukur menggunakan parameter kekuatan yang lebih spesifik dan kriteria yang berbeda. Penelitian ini menyajikan analisis mekanika kontak yang meliputi tekanan kontak, tegangan von Mises, regangan, dan tegangan Tresca pada prosthesis pinggul total dengan menggunakan material Ti6Al4V-ON-Si3N4. Model elemen hingga 2D dibuat untuk  analisis. Simulasi numerik dilakukan dengan menerapkan beban fisiologis yang sesuai  pada sendi panggul manusia selama aktivitas berjalan normal.
STUDI UJI UNJUK KERJA ALAT PENGUJIAN BANTALAN LUNCUR TM280 Kusuma, Kevin Ardi; Satrijo, Djoeli; Kurdi, Ojo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unit TM 280 digunakan untuk memvisualisasikan kurva tekanan pada journal bearing dengan pelumasan hidrodinamik. Adanya permasalahan terkait dengan beberapa pengujian pada alat tersebut penulis ingin melakukan pengujian kembali dengan meningkatkan parameter-parameter yang sudah pernah dilakukan pada saat pengujian sebelumnya. Dari pengujian tersebut dapat diambil data perbandingan dari variasi beban dan variasi kecepatan yang dihasilkan yang nantinya akan berguna pada penggunaan alat pengujian kedepannya. Hasil yang didapatkan pada pengujian adalah pembacaan data distribusi tekanan pada tabung manometer dengan berbagai variasi pembebanan dan variasi kecepatan putaran dari data alat dan data yang didapat dari pengujian setelah itu mencari angka sommerfeld yang berguna untuk membaca grafik raimondi dan boyd untuk menganalisa tebal lapisan pelumas, tekanan maksimal, dan putaran poros. Menghasilkan perbandingan tekanan maksimal dan posisi pada tekanan maksimal dari teori dengan pengujian. Perbandingan data teoritis dengan data pengujian alat bantalan luncur hanya dapat dilakukan pada data distribusi tekanan maksimal dan posisi film saat tekanan maksimal.
ANALISIS GETARAN PADA FRICTION BLOCK KERETA API CEPAT DENGAN BENTUK HEPTAGON MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD Suganda, Dhenada Dhyo; Widodo, Achmad; Kurdi, Ojo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik getaran Friction block kereta api berkecepatan tinggi heptagonal dengan metode elemen hingga(FEM). Getaran pada Friction block merupakan faktor penting yang mempengaruhi keamanan , kenyamanan dan lamanya umur sistem pengereman kereta api . Memahami pola getaran dan respon dinamis dari blok gesekan sangat penting untuk merancang sistem pengereman yang efektif yang mencegah potensi kerusakan struktural dan meningkatkan pengalaman penumpang. Metode FEM digunakan untuk membangun model numerik dari blok gesekan berbentuk heptagonal dan untuk mensimulasikan respon dinamis terhadap beban pengereman. Variabel seperti kecepatan kereta api, tekanan rem, karakteristik bahan gesekan balok dan bentuk heptagonal dimasukkan dalam simulasi untuk menganalisa pengaruh terhadap getaran. Hasil simulasi memberikan gambaran tentang modus getaran utama , frekuensi alami , dan perpindahan relatif dari berbagai bagian balok gesek . Hasil utama dari penelitian ini mencakup pemahaman yang lebih mendalam tentang karakteristik getaran dari balok gesek heptagonal serta faktor - faktor yang mempengaruhinya . Penemuan ini berpotensi memandu perancangan sistem rem yang mampu meredam getaran berlebih, meningkatkan kenyamanan penumpang, dan mengurangi risiko kegagalan rem. Mengutip Fazilet Cinarlp, pakar teknik mesin: "Analisis getaran pintu menuju respon dunia terhadap struktur dinamik. Memahami getaran merupakan langkah penting dalam merancang sistem yang aman, andal, dan efisien."
Analisis Dinamika Kendaraan Mobil Antawirya Pada Saat Cornering Haryanto, Aris; Setiyana, Budi; Kurdi, Ojo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobil saat ini menjadi alat transportasi yang sangat dibutuhkan masyarakat umum. Produsen mobil saat ini yang terus mengembangkan performa mesin dan desain agar selalu dalam kondisi aman dan nyaman pada saat dikendarai terutama didalam ruang kemudi agar minim terjadi kecelakaan. Salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya kecelakaan yaitu mengalami slip condition pada saat kendaraan melakukan cornering. Pentingnya faktor keamanan dan keselamatan kendaraan mobil. Multibody Dynamics (MBD) simulation merupakan salah satu metode untuk menguji kinematika dan dinamika dari rancangan. Pada penelitian ini dilakukan pengujian MBD dengan variasi radius putar dan kecepatan yaitu radius 10 m, 15 m, dan 20 m sedangkan variasi kecepatan 20 km/h, 30 km/h, 40km/h. Model kendaraan yang dijadikan referensi pada penelitian ini adalah mobil Antawirya Undip. Pengujian constant speed dan constant radius tertentu mendapatkan kondisi dinamik dari mobil antawirya yang terdiri dari turning radius, steering wheel angle, lateral acceleration, vehicle roll, vehicle yaw rate, vehicle path, vehicle slip. Dari pengujian didapatkan kecepatan aman maksimum dengan radius 10 m yaitu 30 km/h, radius 15 m adalah 30 km/h dan pada radius 20 m yaitu 40 km/h.
ANALISIS DEFORMASI DAN TEGANGAN PADA FRICTION BLOCK KERETA API CEPAT DENGAN BENTUK HEPTAGON MENGGUNAKAN FINITE ELEMENT METHOD Kristiyanto, Dionysius Abdi; Widodo, Achmad; Kurdi, Ojo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kereta api berkecepatan tinggi, dirancang untuk kecepatan, efisiensi, penghematan energi, keamanan dan kenyamanan, memberi vitalitas pada transportasi kereta api tradisional. Transportasi kereta api telah memasuki era kecepatan tinggi. Rem merupakan komponen penting yang berfungsi untuk memperlambat atau menghentikan laju kereta api. Prinsip kerja dari rem yaitu adanya gesekan antarapiringan dengan kampas rem pada saat kedua komponen ini berkontak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui total deformasi dan tegangan ekuivalen yang terjadi pada friction block kereta api cepat menggunakan metode elemen hingga. Dalam penelitian ini terdapat dua alat penting untuk menjalankan penelitian ini. Pertama adalah perangkat lunak (software) yang menjadi alat utama untuk menjalankan penelitian ini, Kedua adalah perangkat keras (hardware) yang menjalankan parangkat lunak yaitu komputer. Penelitian ini menggunaan friction block berbentuk heptagon dengan variasi sudut pemasangan 0o, 15o, 30o, 45o. Hasil dari simulasi menunjukan keausan di tepi depan dekat dengan friction block. Hasil total deformasi untuk sudut 0o adalah 0,00046 mm, sudut 15o adalah 0,00035 mm, sedangkan untuk sudut 30o adalah 0,00040 mm, dan untuk sudut 45o adalah 0,00036 mm. Hasil dari simulasi menunjukan nilai tegangan ekuivalen untuk sudut 0o adalah 1,48 MPa. sudut 15o adalah 1,33 MPa, sedangkan sudut 30o adalah 1,40 MPa, dan untuk sudut 45o adalah 1,35 MPa.
Studi Eksperimental Alat Uji Sistem Pelatihan Getaran TM 150: Percobaan Getaran Paksa Satrijo, Djoeli; Kurdi, Ojo; Prahasto, Toni; Darmawan, Mikhael Dixon
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2023: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi eksperimental terhadap alat uji sistem pelatihan getaran TM 150 dengan melakukan percobaan getaran paksa. Kami membandingkan nilai teoritis yang dihitung dengan metode analitik dengan hasil eksperimental yang diperoleh dari pengujian. Eksperimen dilakukan dengan memvariasikan parameter tingkat redaman yang dialami oleh sistem untuk mengevaluasi kinerja dan respons dari sistem terhadap suatu getaran yang dihasilkan dari motor exciter. Metodologi eksperimental melibatkan pengukuran frekuensi, dan tinggi amplitudo dari sistem, serta analisis data untuk menentukan sejauh mana nilai teoritis sesuai dengan hasil eksperimental. Hasil penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang keakuratan, sekaligus memvalidasi model teoritis yang digunakan dalam perancangan alat uji getaran. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan, serta dapat menjadi landasan bagi pengguna alat uji serupa dalam konteks yang lebih luas.
Test rig development for load test of pipe saddle support Rayhan, Muhammad Arif; Yob, Mohd Shukri; Latif, Mohd Juzaila Abd; Kurdi, Ojo; Munir, Fudhail Abdul
International Journal of Advances in Applied Sciences Vol 14, No 3: September 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijaas.v14.i3.pp886-893

Abstract

Pipe saddle support is a structure commonly used to support horizontal steel pipe. It prevents direct contact between the pipe and the support. Pipe saddle support can experience displacement due to pipe movement and insufficient stress analysis. Given these concerns, conducting a load test is essential to determine the stress on pipe saddle supports. However, a universal testing machine (UTM) is not suitable for this purpose due to the size limitation. Therefore, this study proposed a test rig setup for the pipe saddle support load test. The test rig consists of a portal frame secured by an underground locking system featuring a strong floor. Additionally, an actual pipe is utilized to replicate actual loading conditions on the pipe saddle support. The applied load is measured using a load cell, with a custom-designed bracket to ensure precise load transfer. Finally, the pipe saddle support specimen is bolted to a base support to maintain stability during the load test. Stress analysis using finite element analysis (FEA) demonstrated that the test rig is suitable for conducting load tests on the specimens with a maximum force of 80 kN. FEA confirmed that the test rig operates within a safety factor of 1.3.
Analisa Tegangan Bus Chassis untuk Kendaraan Buruh Tani Menggunakan Metode Elemen Hingga Kurdi, Ojo; Prahasto, Toni; Satrijo, Djoeli; Widodo, Achmad; Ardynugraha, Ivan Dwi Hascaryo
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2021: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.009 KB)

Abstract

Koneksi transportasi yang baik memiliki manfaat langsung bagi orang, bisnis, lingkungan, dan ekonomi secara keseluruhan. Bus merupakan transportasi umum yang dapat diandalkan karena dapat menampung penumpang dalam jumlah yang banyak dalam satu perjalanan. Sehingga bus sangat cocok digunakan untuk mengangkut pekerja atau petani yang bekerja di perkebunan. Untuk meningkatkan kenyamanan pada penumpang maka dibutuhkan Chassis yang tepat agar dapat melalui jalan yang tidak rata. Chassis harus cukup kaku untuk menahan kejutan, twist, getaran dan tekanan lainnya. Ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan saat mendesain chassis seperti, berat chassis kendaraan, pemilihan material, kekuatan, dan kekakuan. Penelitian ini menggunakan Finite Element Analysis (FEA) untuk menganalisis respon dari chassis di saat menerima berbagai macam beban statis yang diuji. Perancangan Chassis dilakukan dengan menggunakan Software Solidwork 2018. Penelitian ini menggunakan Finite Element Analysis (FEA) untuk menganalisis respon dari chassis di saat menerima berbagai macam beban statis. Simulasi FEA dilakukan dengan mengunakan software ANSYS 18.1 dan desain model chassis dilakukan dengan menggunakan software Solidwork 2018. Luaran penelitian ini berupa distribusi tegangan dan deformasi pada keseluruhan chassis dan kondisi keamanan dari chassis jika dilihat dari sisi kekuatan materialnya.