Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS EPIDEMIOLOGI TENTANG PENGARUH EDUKASI ANEMIA DENGAN MEDIA WEBSITE CERIA TERHADAP PENGETAHUN DAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH Kurniasari, Mia Ashari; Dianti Ias Oktaviasari; Cahyani, Meike Nur
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.6893

Abstract

Abstrak Anemia adalah suatu kondisi sel darah merah (hemoglobin) dibawah kategori normal yang sebagian besar disebabkan oleh faktor defisiensi zat besi. Dinas Kesehatan Kota Kediri tahun 2018 menyatakan bahwa prevalensi anemia pada remaja putri di Kota Kediri sebesar 25% meningkat pada tahun 2022 menjadi 42,8% dengan prevalensi terbanyak di wilayah kerja puskesmas Sukorame, yaitu 1377 (63,4%) remaja putri mengalami anemia. Pemerintah meluncurkan website CERIA sebagai sarana pelaporan konsumsi tablet tambah darah, namun di Kota Kediri masih banyak yang belum melakukan pelaporan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang anemia, penggunaan website CERIA terhadap tingkat pengetahuan, penggunaan website CERIA dan kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri di SMKN 2 Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan desain true eksperimental melalui pendekatan pre-test post-test control group design. Tehnik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling meliputi kelompok eksperimen (n=18) dan kelompok kontrol (n=18). Analisis data digunakan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh atau tidak dari variabel yang di uji. Terdapat pengaruh yang signifikan pada tingkat pengetahuan, penggunaan website CERIA, dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah. Dibuktikan dengan hasil analisis menggunakan uji wilcoxon signed rank test pada kelompok eksperimen. Nilai signifikansi tingkat pengetahuan (p-value = 0,001), penggunaan website CERIA (p- value = 0,000), dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (p-value = 0,000). Terdapat pengaruh edukasi tentang anemia dan penggunaan website CERIA terhadap tingkat pengetahuan, penggunaan website CERIA dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMKN 2 Kota Kediri   Kata kunci : epidemiologi, Edukasi Anemia Remaja, Tingkat Pengetahuan, Website CERIA, Kepatuhan.    
Integrasi Arisan Telur dan Ternak Ayam Petelur untuk Pencegahan Stunting Balita Oktaviasari, Dianti Ias; Kurniasari, Mia Ashari; Nugraheni, Reny; Nurkhalim, Ratna Frenty
GUYUB: Journal of Community Engagement Vol 6, No 4 (2025): Desember
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/guyub.v6i4.12646

Abstract

Stunting remains a chronic nutritional problem among under-five children, closely associated with inadequate intake of animal-based protein and limited access to nutritious food at the household level. In Bareng Village, Sawahan District, Nganjuk Regency, data from Posyandu Mambang in 2025 revealed 12 stunted children, 37 undernourished children, and 22 children with no weight gain, accompanied by low egg consumption. This community service program aimed to improve the availability and intake of animal protein among under-five children by utilizing local potential through small-scale household laying-hen farming integrated with an egg-sharing (arisan telur) mechanism at Posyandu Mambang. The program was implemented from March to November 2025 using an Asset-Based Community Development (ABCD) approach, including training on laying-hen management, distribution of laying hens to target families, and optimization of the egg-sharing system. Evaluation results showed that the average weekly egg consumption among children increased from 1.1 eggs at baseline to 2.4 eggs in October 2025 and reached 3.2 eggs by November 2025. The proportion of children consuming at least three eggs per week increased from 16% to 68%. In addition, the program enhanced the knowledge and skills of families and community health volunteers in poultry management and nutrition education. In conclusion, integrating an egg-sharing system with household laying-hen farming based on local resources is effective in gradually and sustainably increasing animal protein intake among under-five children and has the potential to support stunting prevention efforts in rural areas.