Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

EDUKASI DAN DETEKSI DINI PENYAKIT ASAM URAT DAN RHEUMATOID ARTRITIS PADA GAPOKTAN DI KABUPATEN KEDIRI Erawati, Erawati; Nela, Frieti Vega; Wardani, Siska Kusuma; Imasari, Triffit; Kurniasari, Mia Ashari; Restuaji, Ibnu Muhariawan; Mulyati, Tri Ana; Pujiono, Fery Eko; Mu`arofah, Binti
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penduduk Indonesia terutama didaerah pedesaan sebagian besar berprofesi sebagai petani, Petani merupakan profesi seseorang dengan aktivitas cocok tanam pada tanah pertanian bertujuan memperoleh keuntungan. Pekerjaan sebagai petani yang berat dapat menimbulkan nyeri di persendian, punggung serta pegal di bagian kaki dan tangan, penyakit yang diakibatkan nyeri seperti Rheumatoid Arthritis (RA) dan asam urat. RA adalah penyakit sistemik kronik yang menyerang tulang sendi distruksi, asam urat adalah penyakit yang menyerang sendi dengan gejala penyakit mirip RA. Kegiatan petani yang cukup berat dirasakan memerlukan sosialisasi dan pemeriksaan bagi petani. Tujuan Pengmas memberikan edukasi dan mengetahui hasil pemeriksaan RA menggunakan  pemeriksaan Rheumatoid Factor (RF) pada petani dan tergabung dalam Gapoktan di desa Bulu, Semen Kabupaten Kediri. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan pembagian Kuisoner mengenai RF dan asam urat, pemaparan materi dan pemeriksaan RF dan asam urat. Waktu pelaksanaan tanggal 28-30 April 2024. Hasil pemeriksaan pada 23 responden didapatkan hasil RF positif Rheumatoid Arthritis 1 orang, pemeriksaan Asam Urat didapatkan hasil tertinggi 12,5 mg/dL sedangkan hasil terendah 3,7 mg/dL dengan rincian kadar normal 8 orang dan tinggi 15 orang. Hasil Quisioner menunjukan bahwa pengetahuan gapoktan mengenai Rheumatoid Arthritis dan asam urat masih rendah.
Pemberdayaan Siswa Sekolah Perempuan SAPA MAMA melalui Inovasi Olahan Pisang sebagai Upaya Peningkatan Kemandirian Ekonomi dan Pencegahan Stunting Oktaviasari, Dianti Ias; Kurniasari, Mia Ashari; Nugraheni, Reny; Nurkhalim, Ratna Frenty
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/cprf7490

Abstract

Program Pemberdayaan Masyarakat melalui inovasi olahan pisang di Sekolah Perempuan SAPA MAMA Desa Bareng dilaksanakan sebagai upaya peningkatan kemandirian ekonomi sekaligus mendukung pencegahan stunting. Kegiatan ini berangkat dari kondisi masyarakat Desa Bareng yang memiliki potensi pisang melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas pada konsumsi segar sehingga nilai ekonominya rendah. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui beberapa tahapan, yaitu penyuluhan gizi dan kewirausahaan, pelatihan teknis pembuatan tepung pisang, snack bar pisang, dan cookies pisang, serta pendampingan praktik produksi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi keterampilan praktik, serta uji organoleptik terhadap produk yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai gizi, diversifikasi pangan, dan peluang usaha, dengan rata-rata peningkatan skor sebesar 76,8%. Keterampilan teknis peserta juga meningkat dari kategori “cukup” menjadi “sangat baik” dalam seluruh aspek pengolahan. Uji organoleptik menunjukkan semua produk diterima dengan baik, dengan cookies pisang mendapat skor tertinggi. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta motivasi kewirausahaan peserta. Selain itu, kegiatan ini mampu meningkatkan nilai tambah pisang lokal sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga dan upaya pencegahan stunting. Dengan demikian, pemberdayaan berbasis potensi lokal dapat menjadi strategi berkelanjutan untuk membangun kemandirian ekonomi perempuan muda pedesaan.
Pelatihan Dan Pendampingan Pencegahan Pernikahan Dini Melalui Program D’next: Transformasi Digital Desa Margopatut Kurniasari, Mia Ashari; Oktaviasari, Dianti Ias; Hidayat, Andra Dwitama; Nurkhalim, Ratna Frenty
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/yt4yzg96

Abstract

Pernikahan dini merupakan permasalahan sosial yang berdampak besar terhadap kesehatan reproduksi, pendidikan, dan kesejahteraan ekonomi keluarga. Di Desa Margopatut, Kabupaten Nganjuk, fenomena ini masih sering terjadi terutama pada keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan masyarakat, khususnya remaja dan ibu PKK, dalam pencegahan pernikahan dini melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan berbasis transformasi digital D’NEXT. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi berbasis pre–post test. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 11,2%, terutama pada indikator pemahaman faktor penyebab pernikahan dini (17%) dan dampak sosial-kesehatan (13%). Peserta juga melanjutkan kegiatan edukasi di wilayahnya masing-masing secara mandiri dengan dukungan PKH dan pemerintah desa. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan membangun kapasitas kader desa untuk menjadi agen perubahan. Melalui penguatan literasi digital dan pemberdayaan ekonomi remaja, kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-3 dan ke-5, yaitu kehidupan sehat dan kesetaraan gender
ANALISIS EPIDEMIOLOGI TENTANG PENGARUH EDUKASI ANEMIA DENGAN MEDIA WEBSITE CERIA TERHADAP PENGETAHUN DAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH Kurniasari, Mia Ashari; Dianti Ias Oktaviasari; Cahyani, Meike Nur
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.6893

Abstract

Abstrak Anemia adalah suatu kondisi sel darah merah (hemoglobin) dibawah kategori normal yang sebagian besar disebabkan oleh faktor defisiensi zat besi. Dinas Kesehatan Kota Kediri tahun 2018 menyatakan bahwa prevalensi anemia pada remaja putri di Kota Kediri sebesar 25% meningkat pada tahun 2022 menjadi 42,8% dengan prevalensi terbanyak di wilayah kerja puskesmas Sukorame, yaitu 1377 (63,4%) remaja putri mengalami anemia. Pemerintah meluncurkan website CERIA sebagai sarana pelaporan konsumsi tablet tambah darah, namun di Kota Kediri masih banyak yang belum melakukan pelaporan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang anemia, penggunaan website CERIA terhadap tingkat pengetahuan, penggunaan website CERIA dan kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri di SMKN 2 Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan desain true eksperimental melalui pendekatan pre-test post-test control group design. Tehnik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling meliputi kelompok eksperimen (n=18) dan kelompok kontrol (n=18). Analisis data digunakan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh atau tidak dari variabel yang di uji. Terdapat pengaruh yang signifikan pada tingkat pengetahuan, penggunaan website CERIA, dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah. Dibuktikan dengan hasil analisis menggunakan uji wilcoxon signed rank test pada kelompok eksperimen. Nilai signifikansi tingkat pengetahuan (p-value = 0,001), penggunaan website CERIA (p- value = 0,000), dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (p-value = 0,000). Terdapat pengaruh edukasi tentang anemia dan penggunaan website CERIA terhadap tingkat pengetahuan, penggunaan website CERIA dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMKN 2 Kota Kediri   Kata kunci : epidemiologi, Edukasi Anemia Remaja, Tingkat Pengetahuan, Website CERIA, Kepatuhan.