Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Perbandingan Kuat Tekan Beton Menggunakan Campuran Sirtu Terhadap Beton Normal Gustina, Gustina; Renjani, Muhammad Sodri; Nasatian, Ari Endra; Kutni, Darul; Rianto, Doli Jumat
Jurnal Talenta Sipil Vol 8, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v8i1.838

Abstract

The existence of sirtu in the open air is the main choice, it is easy to find, but sometimes it is not known what the ideal percentage is needed to add sirtu as an additional mixture in making concrete according to the desired concrete quality. This type of research is quantitative research with an experimental method to determine the comparison of the compressive strength of concrete with the addition sand and stone in the concrete mixture against normal concrete. A sample of 27 test specimens with concrete age tolerance testing carried out at the ages of 7, 14 and 28 days. The comparison of optimum concrete compressive strength will be seen on the 28th day using a compressive strength test tool in the form of a hammer test and compression testing machine. The test results using the hammert test tool on normal concrete samples were 251.23 kg/cm2, the addition of 25% sirtu obtained 225.50 kg/cm2 and the addition of 50% sirtu obtained a compressive strength test of 221.86 kg/cm2. Meanwhile, testing with a compression testing machine on normal concrete samples obtained 278.04 kg/cm2, adding 25% sirtu obtained 273.51 kg/cm2 and adding 50% sirtu obtained a compressive strength test of 242.44 kg/cm2. Overall, the concrete compressive strength test tool for the variables used showed a decrease in the results of the normal concrete compressive strength test along with the addition of the percentage of sirtu, but still in accordance with the quality standards of the concrete produced above 20 MPa which was measured on days 7, 14, and 28. Overall, the concrete compressive strength test tool for the variables used shows a decrease in the results of the normal concrete compressive strength test along with the addition of the percentage of sirtu, meaning that the higher the percentage of sirtu used, the lower the compressive strength of the concrete produced along with the increasing age of the concrete, but still in accordance with the quality standards of the concrete produced above 20 MPa which is measured on the 7th (seventh), 14th (fourteenth), and 28th (twenty-eighth) days.
Pengaruh Penambangan Pasir terhadap Kualitas Air Sungai Progo Linggasari, Shenny; Mawardi, Aji; Rianto, Doli Jumat
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol. 11 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v11i1.14919

Abstract

Kegiatan penambangan, terutama yang dilakukan secara terbuka dan berdekatan dengan badan sungai, berpotensi memberikan tekanan terhadap kondisi kualitas air yang menjadi penopang berbagai sektor kehidupan di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas penambangan batupasir terhadap kualitas air Sungai Progo di wilayah Yogyakarta. Pengambilan sampel dilakukan di lima titik yang mewakili daerah hulu, tengah, dan hilir sungai di sekitar lokasi tambang aktif. Parameter yang dianalisis meliputi pH, suhu, Total Suspended Solids (TSS), kandungan besi (Fe), dan mangan (Mn). Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa nilai pH dan suhu masih berada dalam ambang batas baku mutu air kelas II sesuai PP No. 22 Tahun 2021, namun terjadi deviasi pada parameter TSS, Fe, dan Mn, terutama di titik yang dekat dengan aktivitas tambang. Kenaikan nilai TSS diduga berasal dari proses pengerukan dasar sungai dan pencucian material tambang, sementara logam terlarut berasal dari gangguan lapisan tanah dan batuan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa penambangan batupasir tanpa pengelolaan lingkungan yang baik dapat menurunkan kualitas air sungai. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengendalian lingkungan seperti pembangunan kolam sedimentasi, pelestarian vegetasi bantaran, serta penerapan praktik pertambangan yang ramah lingkungan guna menjaga keberlanjutan fungsi Sungai Progo sebagai sumberdaya kelas air II
Persepsi Pekerja Konstruksi Terhadap Pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan Kerja (SMKK) di Kabupaten Bungo Kutni, Darul; Zunarti, Rita; Rianto, Doli Jumat; Junaid, Annisa
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil MACCA (JUNI 2025)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jbeawf97

Abstract

Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMKK) di sektor konstruksi bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang aman, namun kepatuhan pekerja, seperti penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi persepsi pekerja konstruksi terhadap pelaksanaan SMKK. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan skala Likert, melibatkan 100 responden. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi produk moment, uji reliabilitas, dan uji signifikansi koefisien korelasi (uji t) pada taraf signifikansi 0,05 dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan 78% responden memberikan tanggapan positif terhadap penerapan SMKK. Nilai korelasi sebesar 0,263 mengindikasikan hubungan lemah antara persepsi pekerja dan pelaksanaan SMKK. Instrumen penelitian memiliki reliabilitas cukup tinggi dengan nilai 0,71. Uji t menunjukkan t-hitung 2,69 > t-tabel 1,98, sehingga terdapat hubungan positif signifikan antara kedua variabel. Disimpulkan bahwa peningkatan sosialisasi bahaya kerja dan pemberian penghargaan bagi pekerja yang patuh dapat meningkatkan kesadaran serta kepatuhan terhadap SMKK.
PELATIHAN GROUNDWATER MODELLING DAN ANALISIS KELONGSORAN UNTUK SISWA-SISWI SMKN SE-KOTA MAJENE Marwadi, Aji; Manaf, Abdi; Tammabela, Irma Ridhayani A.; Suryani, Herni; Okviyani, Nur; Rianto, Doli Jumat
J-DEPACE (Journal of Dedication to Papua Community) Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/jpkm.v6i2.144

Abstract

Tingkat pengangguran terbuka tertinggi di Indonesias adalah lulusan sekolah menengah kejuruan – yaitu lebih dari 10.42% pada laporan Agustud 2019 dari Biro Pusat Statistik. Oleh karena itu, Program Studi Teknik Sipil Universitas Sulawesi Barat memberikan peningkatan kapasitas berupa penggabungan dua buah materi penting, yaitu tanah dan air. Pemberian materi hubungan keterikatan keduanya dapat menjadi nilai tambah yang sekaligus akan diaplikasikan dalam beberapa software. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat bahwa mereka dapat mencapai keterampilan tersebut melalui pemahaman keterkaitan akan keduanya di lapangan. Ceramah dan sesi diskusi sebagi suatu bentuk penggunaan metode belajar aktif dan pendekatan partisipatif digunakan, hasil menunjukkan bahwa meskipun kurangnya pemahama kelanjutan proses dari kedua materi tersebut, tetapi antusias peserta untuk mendalami dan mempraktekan hal tersebut tinggi yang ditunjukkan dari beberapa pertanyaan dan jawaban pertanyaan yang diberikan ke peserta. Kesimpulannya adalah bahwa pengabdian masyarakat ini berhasil menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan mereka, dan yang lebih penting adalah semangat mereka untuk belajar terbentuk dari kesadaran mereka tentang pentingnya keterampilan untuk bekerja.
CONVERGENCE MONITORING UNTUK PREVENTIVE SUPPORT MAINTENANCE BERDASARKAN NILAI POTENTIAL DISPLACEMENT PADA AREA CONVEYOR DEEP MILL LEVEL ZONE, PT FREEPORT INDONESIA Larasingati, Margaret Aubrey; Wiyono, Bagus; Saptono, Singgih; Linggasari, Shenny; Rianto, Doli Jumat
Jurnal Teknologi Pertambangan Vol. 9 No. 2 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jtp.v9i2.11877

Abstract

Area conveyor drift tambang bawah tanah DMLZ sangatlah penting dan kritis untuk kegiatan transportasi bijih, sehingga diperlukan pemantauan dan perawatan drift. Tambang bawah tanah yang semakin dalam dapat mengakibatkan penggalian bawah tanah menjadi lebih rentan terhadap kerusakan dan desain tambang menjadi lebih rapuh. Pendekatan desain ground support berdasarkan potensi deformasi ketika terjadi displacement akibat adanya tekanan perlu dilakukan karena saat ground support mengalami deformasi, masing-masing kapasitas ground support berkurang secara bertahap menjadi nol. Pendekatan tersebut dapat dikembangkan dengan implementasi Preventive Support Maintenance (PSM), dimana pemasangan tambahan ground support dilakukan sebelum area tersebut membutuhkan rehabilitasi. Penelitian dilakukan dengan pengambilan data displacement yang terjadi di tiap stasiun sepanjang area drift conveyor DMLZ menggunakan alat ukur konvergen. Data displacement kemudian diolah dan dianalisis untuk mendapatkan nilai cumulative displacement dan incremental velocity, sehingga dapat membuat klasifikasi PSM berdasarkan nilai potensi displacement dan kapasitas ground support yang telah terpasang di area tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data pengukuran dari bulan Mei 2022 sampai dengan April 2023 tidak terjadi displacement yang signifikan. Pengaruh displacement yang terjadi sepanjang area drift conveyor DMLZ sampai saat ini belum menimbulkan kerusakan yang tampak secara visual, namun kegiatan pemantauan tetap perlu dilakukan secara berkala. Klasifikasi PSM telah dibuat berdasarkan potensi displacement, dimana action plan yang disarankan untuk PSM yaitu pemasangan ground support berupa MDX bolt sepanjang 3 m dengan spasi 1,1 m.
Perspektif Masyarakat Terhadap Dampak dari Aktivitas Pertambangan Aldiyansyah, Yudi; Rianto, Doli Jumat; Permana, Irfan Satria; Kutni, Darul; Marwadi, Aji
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20624

Abstract

Mining activities are one of the industrial sectors that are capital and technology intensive. This sector provides substantial economic benefits and also has significant environmental, economic and social impacts. This study aims to analyze community perspectives and the impacts felt by the community due to mining activities. The methodology of this research uses a quantitative research type with a sample size of 99 respondents. Perceptions are given in the form of a Likert scale to measure the level of validity, reliability and t-test (influence). The results of the study show that mining activities have brought significant positive changes to people's lives, especially increased income, changes in types of work, opening up employment opportunities and improving the quality of education, besides that it also has significant negative impacts, namely air pollution, noise, land damage, environmental pollution. Due to the magnitude of the negative impacts, preventive measures and environmental management must be carried out as early as possible to prevent widespread land damage.
Penerapan Ground Control Point (GCP) Pada Aerial Photography Untuk Meningkatkan Akurasi Perolehan Volume Batubara di PT. Sumber Cahaya Mineral Provinsi Jambi Ilham; Oswara, Randy M.; Rahmawati, Devit; Oktavia, Marisa; Rianto, Doli Jumat
Jurnal Sains Informatika Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Sains Informatika Terapan (Februari, 2026)
Publisher : Riset Sinergi Indonesia (RISINDO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pemetaan dan analisis data geospasial. Pemetaan area tanpa menggunakan Ground Control Points (GCP), akurasi pemetaan dapat terpengaruh secara signifikan, yang dapat menyebabkan kesalahan dalam representasi area yangdipetakan,Ketidakakuratandalamdatageospasialdapatmenyebabkankesalahansignifikandalamperhitungan volumematerial,estimasiluasarea.Dalambanyakkasus,metodepemotretanudaramenggunakanUnmannedAerial Vehicles (UAV) dapat menghasilkan data yang cepat dan luas. Di PT. Sumber Cahaya Mineral, Provinsi Jambi, tantanganinimenjadisemakinrelevan.Areastockroomyangluasdankompleksmemerlukanpemetaanyangakurat untuk menghitung volume batubara dan menentukan luas area secara tepat, khususnya melalui penggunaan GCP dalam pemotretan udara. Penelitian terapan merupakan suatu pendekatan ilmiah yang bertujuan untuk memberikan solusi nyata terhadap permasalahan praktis melalui penerapan teori dan pengetahuan yang telah ada. Dalam pelaksanaannya,penelitimenitikberatkanpadaaplikasilangsungdarikonsep-konsepteoretiskedalamkonteksnyata guna menyelesaikan permasalahan yang spesifik. Guna mengevaluasi ketelitian hasil citra orthofoto, dilakukan pengujianakurasiyangmengkajisejauhmanakesesuaianposisititikujipadapetaataugambardenganposisiaktual titik tersebut di permukaan tanah, berdasarkan perbedaan koordinat (x, y). Proses pengukuran akurasi ini mengacu pada penggunaan metode root mean square error (RMSE), circular error (CE), serta linear error (LE), dengan berbagaipercobaansebarangcp,akurasisebarangcpterbaikdicapaidarisebaran3gcpdengannilaiakurasi0,00965m.Daripercobaanpenerapan3gcptersebutmemperolehhasilvolumetumpukanbatubarasebesar716,67m³.