Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

EDUKASI ETIKA BATUK YANG BENAR DALAM PENCEGAHAN KASUS ISPA PADA ANAK SD Vivien Dwi Purnamasari
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh pada saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan yang disebabkan oleh adanya lendir, makanan, debu, asap dan sebagainya. Batuk membutuhkan pengobatan apabila gejala batuk yang dialami oleh penderita dirasa mengganggu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan anak SD tentang etika batuk yang benar. Penelitian ini menggunakan metode survei pada 50 responden pada anak SD dan dilakukan dengan teknik random sampling. Instrumen pengambilan data menggunakan kuesioner berisi pertanyaan tentang definisi batuk, mekanisme batuk dan etika batuk. Media yang pengabdian masyarakat yang digunakan berupa penyuluhan dan demonstrasi dengan media leaflet dan pemutaran video. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan selama 1 bulan (Januari-Februari 2020). Kegiatan pengabdian masyarakat diperoleh terdapat peningkatan pengetahuan anak SD sebelum dilakukan kegiatan dengan hasil pre test responden berpengetahuan baik sebesar 11 orang (22%) dan setelah diberikan penyuluhan dan demonstrasi anak SD berpengetahuan baik menjadi 42 orang (84%). Dengan adanya program pengabdian masyarakat ini, diharapkan anak SD mengetahui dan menerapkan etika batuk yang benar dalm mencegah penyebaran penyakit menular dan lebih meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam sehari-hari.Kata Kunci: Edukasi, Etika Batuk, Penyuluhan dan Demonstrasi 
Pemanfaatan Daun kelor sebagai Minuman Herbal Untuk Upaya Preventif Kasus Demam Typoid Di masyarakat Ngletih Kediri maria wuryandari; Vivien Dwi Purnamasari
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

melalui makanan, minuman, dan kotoran hewan yang terinfeksi, serta resistensi terhadap antibiotik. Namun beberapa dekade belakangan ini, banyak penelitian yang menyatakan bahwa pemberian obat sintetik dapat menimbulkan resistensi terhadap infeksi bakteri. Moringa oleifera merupakan salah satu contoh tanaman obat Indonesia yang telah lama digunakan dan mengaktivasi jalur Nrf-2 yang dapat meningkatkan ekspresi SOD/HO-1. Tujuan dari pengabdian ini yaitu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang cara memanfaatkan daun kelor sebagai bahan dasar pembuatan jamu yang kaya akan nutrisi. Pelaksanaan kegiatan pada tanggal 27 November 2021 bertempat di Desa Ngletih Kabupaten Kedir. Hasil yang didapat pada kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu masyarakat mitra sangat antusias mengikuti kegiatan tentang cara membuat jamu berbahan dasar daun kelor. Berdasarkan hasil kuisioner tentang cara membuat jamu berbahan dasar daun kelor menunjukkan adanya peningkatan yang signifikat hampir 100% pengetahuan mitra pengabdian masyarakat tentang cara membuat jamu berbahan dasar daun kelor
PROGRAM KESEHATAN INTERVENSI PENYAKIT JANTUNG DI DESA SUKOREJO NGASEM KABUPATEN KEDIRI Reny Nugraheni; Gerardin Ranind Kirana; Vivien Dwi Purnamasari
JOURNAL OF COMMUNITY DEDICATION Vol. 3 No. 2 (2023): MEI
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The heart is a vital organ for living things. In humans, like other living things, the heart functions to pump blood throughout the body. Risk factors for heart disease are age, gender, heredity or genetics, smoking habits, lack of physical activity, obesity, diabetes mellitus, stress and diet (eating habits or patterns). The method of community service is counseling and demonstration. From the results of community service, the results of knowledge from the pre test-post test questionnaire about heart disease and the benefits of oatmeal from the results of the average pre test - post test score have increased from 90 to 97.5. This shows the effect of providing information on heart disease information and the benefits of oatmeal on public knowledge. The results of knowledge regarding information on heart disease and the benefits of oatmeal obtained from N-Gain indicate that significantly this counseling has a better influence on community knowledge (respondents). It is suggested to the public to reduce the level of rice consumption by replacing the main dish with oatmeal, this can be done at breakfast and dinner. It is better to routinely do physical activity for at least 30 minutes every day, such as walking. And avoid foods that are high in cholesterol and contain bad fats such as fried foods, coconut milk foods, and also regularly consume 5-10 servings of fruits and vegetables per day.
Analisis hubungan pola makan dengan status Hipertensi pada petani palawija di dusun semen Kecamatan grogol kabupaten kediri SITI MUNAWAROH; Vivien Dwi Purnamasari; Muh. Shofi; Nita ermawati
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 4 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v4i1.93

Abstract

Berdasarkan data World Health Organization tahun 2008 rata-rata 40% orang dewasa yang berusia 25 tahun ke atas di diagnosis hipertensi. Pada tahun 2008 terjadi peningkatan kasus hipertensi pada tahun 1980 sebesar 600 juta kasus menjadi 1 milyar kasus. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan konsumsi pangan dengan status hipertensi pada petani palawaija di Dusun Semen Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri. Desain penelitian dengan menggunakan survei analitik melalui pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 30 petani. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang berisi pertanyaan karakteristik responden yang terdiri dari umur, pendidikan, status merokok dan pola makan. Sedangkan variabel status hipertensi diukur dengan menggunakan tensimeter. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan p-value yaitu 0,001. Simpulan ada hubungan antara pola makan dengan kejadian hipertensi pada petani palawija di Dusun Semen Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri. Saran yang diberikan pada penelitian ini petugas Puskesmas Grogol bisa meningkatkan konseling gizi pada para petani.
Factors That Influence Teenage Smoking Behavior In SMAN 1 Geger Madiun District Purnamasari, Vivien Dwi; Ambarwati, Lucka Febrian; Kirana, Gerardin Ranind; Nugraheni, Reny
Pena Medika Jurnal Kesehatan Vol 14, No 1 (2024): PENA MEDIKA: JURNAL KESEHATAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pmjk.v14i1.4287

Abstract

Smoking is a risky behavior for teenagers.Factors that affect teenage smoking behavior include psychosocial factors, parental permissiveness, and peer influence. The purpose of the study to describe the factors that affect teenager smoking behavior at the Senior High School of Geger Madiun District. Psychosocial factor variables will measure smoking habits, cigarette addiction, the benefits of smoking that can make you feel happy and relaxed, and the benefits of smoking that can lower emotions. The variable of parental permissive attitude will be seen from parents giving them the freedom to smoke and the variable of association with peers will be measured by the intensity of association with friends and how much influence peers have. The sample in the study was 100 respondents with a simple random sampling technique with the research criteria, namely respondents who are not illiterate. The type research used descriptive quantitative with cross sectional design. The result of this study using the Normality test value (p=0,065) more than a significance value of 0,05 which indicate that the data is normally distributed, so the data ≥ mean, 52 people (53%) are affected by smoking behavior from psychosocial factors, 56 people ( 52%) had permissive parents who smoked, 64 people (64%) were influenced by their peers smoking behavior. It is recommended that the school conduct extra supervision, contribute penalty smoking prohibition, conduct sudden raid, and conduct socialization to parents about the dangers of smoking.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Covid-19 Dengan Menggunakan Leaflet Pada Pasien Rawat Jalan Di UPTD Puskesmas Pare Kabupaten Kediri 2021 Purnamasari, Vivien Dwi; Efendi, Fazal
Pena Medika Jurnal Kesehatan Vol 11, No 1 (2021): PENA MEDIKA JURNAL KESEHATAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pmjk.v11i1.1423

Abstract

Coronavirus Disease 2019 ( COVID- 19) merupakan penyakit menular yang diakibatkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS- CoV- 2). SARS CoV- 2 ialah coronavirus tipe baru yang belum pernah diidentifikasi tadinya pada manusia. Terdapat setidaknya dua tipe coronavirus yang dikenal menimbulkan penyakit yang bisa memunculkan gejala berat semacam Middle East Respiratory Syndrome (MERS) serta Severe Acute Respiratory Syndrome( SARS). Akibat penyebaran Covid-19 menyebabkan dampak seperti ada bidang pekerjaan yang banyak dilakukan PHK, perubahan perilaku masyarakat terutama dalam bidang kesehatan, hingga pada dampak ekonomi. Pengetahuan tentang penyakit Covid-19 merupakan hal yang sangat penting agar tidak menimbulkan peningkatan jumlah kasus penyakit Covid-19. Pengetahuan pasien Covid-19 dapat diartikan sebagai hasil tahu dari pasien mengenai penyakit, memahami penyakit, cara pencegahan, pengobatan dan komplikasinya. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan one group pre test dan post test. Instrumen pada penelitian ini adalah kuesioner dan gambar. Kuesioner yang diberikan kepada pasien rawat jalan UPTD Puskesmas Pare Kabupaten Kediri meliputi pengetahuan tentang pencegahan Covid-19 berisi 10 pertanyaan. Berdasarkan 20 responden responden sebagian besar pada kriteria masa remaja akhir 17-25 tahun sebanyak 8 orang (40%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 17 orang (85%), pendidikan SMA sebanyak 10 orang (50%), Sebagian besar tingkat pengetahuan responden pada saat pre test dengan kategori cukup sebanyak 10 responden (45%), sedangkan pada saat post test dengan kategori baik sebanyak 8 orang (40%). Terdapat peningkatan pengetahuan responden tentang pencegahan penularan Covid-19.
Gambaran Pengetahuan Bahaya Rokok pada Remaja di SMK N 1 Tanjunganom Kabupaten Nganjuk Purnamasari, Vivien Dwi; Prehananto, Herlambang
Pena Medika Jurnal Kesehatan Vol 12, No 2 (2022): PENA MEDIKA JURNAL KESEHATAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pmjk.v12i2.2505

Abstract

Kebiasaan merokok bukan hanya kebiasaan orang dewasa tetapi juga menjadi kebiasaan para remaja. Seseorang yang merokok lebih besar dari 10 tahun memiliki risiko terbesar terkena Penyakit Jantung Koroner (PJK). Provinsi Jawa Timur tahun 2019 memiliki peringkat ke 15 dan Kabupaten Nganjuk berada pada urutan ke 9 jumlah perokok remaja terbanyak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan bahaya merokok pada remaja. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dengan menggunakan random sampling dengan jumlah sampel 75 responden. Berdasarkan hasil survei pada 75 responden diperoleh bahwa responden mempunyai pengetahuan kurang sebanyak 18 responden (24%), sedangkan yang memiliki pengetahuan cukup sebanyak 46 responden (61,3%), dan sebanyak 11 responden (14,7%) yang mempunyai pengetahuan baik. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa tingkat pengetahuan bahaya rokok pada remaja di SMKN 1 Tanjunganom termasuk kategori baik sebesar 67 responden (89,4%). Diharapkan pihak sekolah memberikan pemahaman bahaya merokok dengan memberikan topik pelajaran mengenai rokok  pada siswa agar pengetahuan siswa lebih paham mengenai efek yang dapat ditimbulkan oleh rokok baik yang berhubungan dengan diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya
Hubungan Sosialisasi Gizi Dengan Peningkatan Pengetahuan Tentang Pencegahan Obesitas Pada Balita Purnamasari, Vivien Dwi
Pena Medika Jurnal Kesehatan Vol 10, No 2 (2020): PENA MEDIKA JURNAL KESEHATAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pmjk.v10i2.1173

Abstract

Currently over nutrition and obesity are epidemics in developed countries, such as UK, Brazil, Singapore and are rapidly developing. The World Health Organization (WHO) noted, in 2005, globally there were about 1.6 billion adults who were overweight or overweight and 400 million of them were categorized as obese. In 2015, it is predicted that obesity cases will double from that number. This study aims to determine the increase in public knowledge about obesity in toddlers. This study used a quasi experimental design with one group pretest and posttest designs. Data collection began on January 9, 2020 in Sumberasih Village, Kediri Regency, with 35 respondents attending the posyandu activities. Of the 35 respondents, it was found that most of the mothers aged 26-30 were 12 respondents, 19 respondents had graduated from high school / MA and 14 respondents did not work. Most of the mother's level of knowledge at the pre-test was in the poor category as many as 13 respondents, while at the time of the post-test with the good category it was 23 people (65.7%). There is a relationship between the socialization of nutrition and increased knowledge about the prevention of obesity under five. Keyword: Education, level of knowledge, obesity
HUBUNGAN KEJADIAN ENTEROBIASIS DENGAN KEPATUHAN IBU DALAM PEMBERIAN OBAT PADA ANAK DI DESA LAMBANG KUNING KABUPATEN NGANJUK Siti Munawaroh; Wahyu Suryaningsih; Vivien Dwi Purnamasari
Jurnal Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2024): April
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Enterobiasis is a disease caused by the worm Enterobius vermicularis. Clinical symptoms include restlessness at night due to itching in the anus due to the activity of adult female worms moving to the area to lay eggs and secondary infections around the anus due to scratching. Treatment is carried out with a frequency of once every 6 months. Adherence to taking deworming in children aged 6-10 years should be accompanied by parents and adjusted to medical instructions. The purpose of this study was tofind out the relationship between I bu's compliance in deworming and the incidence of Enterobiasis in children in The Yellow Emblem Village of Nganjuk Regency. Cross Sectional research design, a sampling technique using purposive sampling with a total sample of 20 respondents. The results of this study obtained 7 (35%) positive infected with Enterobius vermicularis and 13 (65%) negative not infected with Enterobius vermicularis. The results of filling out the questionnaire found that 11 (55%) mothers had a good level of compliance as much as 1 (5%) infected with Enterobius vermicularis, while 9 (45%) mothers had a non-compliance rate of 6 (30%) infected with Enterobius vermicularis. The results of the Chi Square test variable maternal adherence in the administration of deworming drugs with the incidence of Enterobiasis obtained a p-value of 0.007 which means less than 0.05, so it can be concluded that there is a relationship between maternal adherence in giving deworming drugs and the incidence of Enterobiasis in children in the yellow emblem village of Nganjuk.
Hydrotheraphy Sebagai Salah satu Teknik Pencegahan Penyakit Hipertensi (Hydrotherapy as a technique for preventing hypertension) Kirana, Gerardin Ranind; Purnamasari, Vivien Dwi
Indonesia Berdaya Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20251053

Abstract

Seiring bertambahnya usia, tubuh akan mengalami berbagai proses penuaan yang secara bertahap mengakibatkan penurunan daya tahan fisik dan efisiensi fisiologis. Fenomena ini sering kali menjadi pemicu munculnya penyakit degeneratif seperti hipertensi, yang dapat berdampak secara signifikan terhadap kualitas hidup. Angka hipertensi di Kota Kediri, diketahui sudah mencapai angka 38.204 penderita pada tahun 2023. Oleh karena itu, perlu dilakukan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bentuk edukasi interaktif bagi lansia sebagai bentuk pencegahan terhadap penyakit hipertensi yang bertujuan untuk memberdayakan lansia dengan pengenalan Teknik Hydrotheraphy. Kegiatan dilakukan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab serta demonstrasi pada 30 lansia di Kelurahan Setonopande, Kota Kediri. Capaian keberhasilan kegiatan diukur dengan dengan menggunakan penilaian peningkatan pengetahuan lansia. Pengabdian Kepada Masyarakat ini terbukti secara efektif 86,6% dapat meningkatkan pengetahuan lansia dan turut berpartisipasi untuk melakukan Hydrotheraphy sebagai salah satu teknik pencegahan penyakit hipertensi. Teknik Hydrotheraphy harapannya dapat dilakukan di setiap kegiatan posyandu lansia dan di rumah masing-masing, serta diikuti dengan berperilaku hidup sehat, sebagai bentuk pencegahan penyakit hipertensi.Abstract. As we age, the body will experience various aging processes that gradually result in decreased physical endurance and physiological efficiency. This phenomenon often triggers the emergence of degenerative diseases such as hypertension, which can have a significant impact on quality of life. The number of hypertension in Kediri City is known to have reached 38,204 sufferers in 2023. Therefore, it is necessary to carry out Community Service in the form of interactive education for the elderly as a form of prevention against hypertension which aims to empower the elderly with the introduction of Hydrotherapy Techniques. The activity was carried out using lecture and question and answer methods as well as demonstrations on 30 elderly people in Setonopande Village, Kediri City. The achievement of the success of the activity was measured by using an assessment of increasing elderly knowledge. This Community Service has proven to be 86.6% effective in increasing the knowledge of the elderly and participating in carrying out Hydrotherapy as one of the techniques for preventing hypertension. It is hoped that the Hydrotherapy Technique can be carried out in every elderly posyandu activity and in their respective homes, and followed by a healthy lifestyle, as a form of preventing hypertension