Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DALAM PENANGANAN DAN PENCEGAHAN GIZI BURUK DAN KURANG PADA 1.000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN MENUJU GAMPONG BEBAS GIZI BURUK, SEHAT DAN KUAT Sutrisna, Eka; Al Kausar, Esar; Maulida, Husna; Dasrina, Dasrina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 12 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i12.4951-4959

Abstract

Gerakan 1.000 HPK sejalan dengan upaya global dalam penanganan masalah gizi melalui program Scaling-up Nutrition Movement untuk menurunkan masalah gizi, dengan fokus 1000 hari pertama kehidupan (270 hari selama kehamilan dan 730 hari dari kelahiran sampai 2 tahun). Pentingnya peengetahuan ibu tentang makanan bergizi mulai dari perencanaan kehamilan sampai 1.000 HPK untuk mencegah terjadinya gizi buruk pada balita.  data UPTD Puskesmas Blang Mangat tahun 2024 terdapat 66 anak yang mengalami stunting, sedangkan anak yang mengalami wasting sebanyak 110 kasus dan anak yang mengalami Underweight sebanyak 200 kasus. Sedangkan di Puskesmas Blang Cut terdapat 78 kasus stunting dengan 41 wasting dan yang underweight sebanyak 89 kasus. Tujuan dari kegiatan ini mampu memberikan Pemberdayaan perempuan akan dilakukan dengan bekerja sama dengan dibantu oleh kader desa untuk penanganan gizi buruk. Metode pengabdian masyarakat ini dengan pemberian edukasi atau penyuluhan, pelatihan, pemberdayaan masyarakat, observasi, dan dokumentasi, dengan tatap muka melibatkan 20 peserta. Program mencakup sosialisasi, pemaparan materi, diskusi, tanya jawab,  dan evaluasi pre test dan post-test. Hasil setelah diadakan penyuluhan, terdapat kenaikan pemahaman peserta yang cukup signifikan. Hal ini terbukti dari nilai post test yang didapat peserta. Sebanyak 87% bisa menjawab pertanyaan post test dengan benar.
ANALISIS CAMPUR KODE DAN ALIH KODE BAHASA ARAB DALAM BUKU GHAZI 5 : THE GAZE OF GHAZI KARYA FELIX Y. SIAUW Maulida, Husna; Wilastri, Rizki Setyo; Damayanti, Anggita Putri; Al Firdaus, Zakaria Harits; Nafi, Mukti Mahda; Aprilia Cahyarani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.44495

Abstract

This study is motivated by the phenomenon of code-switching and code-mixing in literary works, particularly the novel Ghazi 5: The Gaze of Ghazi by Felix Y. Siauw, which serves not only as a linguistic variation but also carries stylistic and sociocultural significance. This study aims to identify forms of code-switching and code-mixing involving Arabic and to analyse the functions and connotative meanings contained therein. The method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques involving reading and note-taking. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the code-switching identified is external code- switching between Indonesian and Arabic, whilst code-mixing is dominated by word insertion. These phenomena are influenced by the historical Islamic fiction setting of the novel. Furthermore, the use of code-switching and code-mixing serves to reinforce religious undertones, depict situations, and affirm the characters’ identities. The connotative meanings identified tend to be positive and relate to Islamic values. It is hoped that this study will contribute to the field of sociolinguistic literary studies, particularly in the linguistic analysis of fictional works.