Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal Economy And Currency Study (JECS)

Dampak Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) Terhadap Kelangsungan Dana Pensiun Affandi, Muhammad Rispan; Harahap, Evi Syuriani
Journal Economy and Currency Study (JECS) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jecs.v6i1.1780

Abstract

The purpose of this study was to determine the impact of Law No. 4 of 2023 concerning the development and strengthening of the financial sector (P2SK) on the continuity of pension funds. This research was conducted with a qualitative approach and is descriptive in nature with data collection tools, namely in-depth and staged interviews. The results obtained are Law No. 4 of 2023 is expected to increase the level of financial inclusion in the pension fund sector, increase old age protection for the community, especially workers, encourage public confidence in the implementation of pension programs and accelerate the accumulation of long-term funding sources as the main source of development financing.
Analisis Ketimpangan Pembangunan di Sumatera Utara Harahap, Evi Syuriani; Khaira, Imamul; Simanjuntak, Irma Folia; Siagian, Irma
Journal Economy and Currency Study (JECS) Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jecs.v6i2.2205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan pembangunan antar wilayah di Provinsi Sumatera Utara periode 2011-2023. Menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), penelitian ini menganalisis dua variabel utama: Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita dan data jumlah penduduk kabupaten/kota di Sumatera Utara. Metode penelitian menggunakan perhitungan Indeks Williamson untuk mengukur ketimpangan pembangunan di wilayah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan ketimpangan pembangunan di Provinsi Sumatera Utara berada pada kategori sedang dengan rata-rata Indeks Williamson sebesar 0,4406. Ketimpangan tertinggi tercatat pada tahun 2019 sebesar 0,4621, sementara terendah pada tahun 2013 sebesar 0,4171. Terdapat disparitas PDRB per kapita yang signifikan antar wilayah, dengan Kota Medan secara konsisten memimpin (Rp 122.591.563,3 pada 2023) sementara wilayah Nias dan sekitarnya berada di posisi terendah. Ketimpangan ini juga tercermin dari distribusi penduduk yang tidak merata, dimana Kota Medan memiliki konsentrasi penduduk tertinggi (2.474.166 jiwa) dan Kabupaten Pakpak Bharat terendah (55.172 jiwa) pada tahun 2023. Temuan ini menunjukkan ketimpangan pembangunan yang relatif stabil dalam kategori sedang selama periode penelitian, mengindikasikan perlunya kebijakan pembangunan wilayah yang lebih terarah untuk mengurangi disparitas antar daerah di Provinsi Sumatera Utara.
Dampak Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 Tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) Terhadap Kelangsungan Dana Pensiun Affandi, Muhammad Rispan; Harahap, Evi Syuriani
Journal Economy and Currency Study (JECS) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jecs.v6i1.1780

Abstract

The purpose of this study was to determine the impact of Law No. 4 of 2023 concerning the development and strengthening of the financial sector (P2SK) on the continuity of pension funds. This research was conducted with a qualitative approach and is descriptive in nature with data collection tools, namely in-depth and staged interviews. The results obtained are Law No. 4 of 2023 is expected to increase the level of financial inclusion in the pension fund sector, increase old age protection for the community, especially workers, encourage public confidence in the implementation of pension programs and accelerate the accumulation of long-term funding sources as the main source of development financing.
Analisis Ketimpangan Pembangunan di Sumatera Utara Harahap, Evi Syuriani; Khaira, Imamul; Simanjuntak, Irma Folia; Siagian, Irma
Journal Economy and Currency Study (JECS) Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jecs.v6i2.2205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan pembangunan antar wilayah di Provinsi Sumatera Utara periode 2011-2023. Menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), penelitian ini menganalisis dua variabel utama: Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita dan data jumlah penduduk kabupaten/kota di Sumatera Utara. Metode penelitian menggunakan perhitungan Indeks Williamson untuk mengukur ketimpangan pembangunan di wilayah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan ketimpangan pembangunan di Provinsi Sumatera Utara berada pada kategori sedang dengan rata-rata Indeks Williamson sebesar 0,4406. Ketimpangan tertinggi tercatat pada tahun 2019 sebesar 0,4621, sementara terendah pada tahun 2013 sebesar 0,4171. Terdapat disparitas PDRB per kapita yang signifikan antar wilayah, dengan Kota Medan secara konsisten memimpin (Rp 122.591.563,3 pada 2023) sementara wilayah Nias dan sekitarnya berada di posisi terendah. Ketimpangan ini juga tercermin dari distribusi penduduk yang tidak merata, dimana Kota Medan memiliki konsentrasi penduduk tertinggi (2.474.166 jiwa) dan Kabupaten Pakpak Bharat terendah (55.172 jiwa) pada tahun 2023. Temuan ini menunjukkan ketimpangan pembangunan yang relatif stabil dalam kategori sedang selama periode penelitian, mengindikasikan perlunya kebijakan pembangunan wilayah yang lebih terarah untuk mengurangi disparitas antar daerah di Provinsi Sumatera Utara.
Co-Authors Adhitya, Tiara Reizsa Adhitya, Wisnu Rayhan Affandi, Muhammad Rispan Amanda Talitha Fitri Amanda, Angelica Try Amelia Amelia Annuradi, M Abdan Syakurra Anton Luvi Siahaan Apriani Sijabat Batu, Selfiana Lumban Batu, Siska Lumban Dewi Lubis, Putri Kemala Dinaria br Sembiring Ekalestari, Susi Evi Susilawati Fahrani, Meutia Firmansyah, Deyren Gultom, Cindi Anjuani Harahap, Rini Khairani Hasibuan, Nur Sakinah Hutagalung, Marshanda Imamul Khaira Indra Maipita Lasrida Sigalingging Lita Br Sitepu, Agnes Dea LumbanBatu, Selfiana Lumbansiantar, Krisna Sarinauli Maslan Sihombing Masriani Mery Rosmida Silalahi Milala, Joy Pransisco Sembiring Muhammad Bukhori Dalimunthe Nasution, Armin Rahmansyah Natali, Tasya Amelia Nur Sakinah Nurul Husnah Harahap Pratama, Vingky Dwi Putri Lestari, Putri Rahmadana, Muhammad Fitri Ramadhan Aditya Putra Ramadhani, Mentari Rezeki Revita Yuni, Revita Richna Handriyani Rumapea, Dinda Safira, Vivi Shintami Oktavia Siagian, Irma Siahaan, Ivan R. Ventris Sianturi, Tasya G Sianturi, Tasya Gabriela Siboro, Hotman Sigiro, Yescenia Sihombing, Christian Mora Sihombing, Octavianty Simanjuntak, Irma Folia Simarmata, Sovia Elphani Simatupang, Jeswin Saurent sinaga, epelima_sinaga Sinaga, Primawati Sinulingga, Wulan Pertiwi Br Siregar, Epi Supriani Sitanggang, Yohanna Sitepu, Cristina Martalia Sitohang, Mizael Demak Sitorus P, Lampola Sitorus P, Lampora Sitorus, Melody Sitorus, Peniel Sam Putra Situmorang, Eduward Situmorang, Elsa Aurel Agustine Situmorang, Eva Juli Yanti Surbakti, Eki Monalisa Br Syaputra, Iqbal Syati Manaharawan siregar Turnip, Christina Hotmatondini Yusniar Zebua, Harun Saputra ‘Afifah, Zulfa