Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN RUMAH SAKIT DI INDONESIA Nina Sarasnita; Untoro Dwi Raharjo; Yafi Sabila Rosyad
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 (2021): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i0.508

Abstract

Latar belakang: Pandemi COVID-19 yang melanda di berbagai negara turut memberian dampak sektor pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan bagi pasien non COVID-19 turut mendapatkan dampaknya. Pada konteks Indonesia, kondisi pandemi COVID-19 dan kebijakan penanangannya memengaruhi pelayanan kesehatan oleh rumah sakit.Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak pandemi COVID-19 terhadap pelayanan kesehatan oleh rumah sakit di Indonesia.Metode: Penelitian ini adalah literature review study yang menggunakan alur penapisan berdasarkan PRISMA. Penelusuran dilakukan pada basis data artikel Google Scholar, Pubmed dan Emerald pada artikel terbitan 2020 hingga sekarang menggunakan kata kunci dan restriksi penelusuran yang telah ditentukan. Analisis dilakukan secara tematik terhadap artikel yang layak.Hasil: Kajian literatur ini mendapatkan 1.002 artikel dari basis data Google Scholar, Pubmed dan Emerald. Didapatkan sebanyak 19 artikel yang layak untuk dilakukan analisis terkait dampak pandemi COVID-19 terhadap pelayanan kesehatan rumah sakit di Indonesia. Mayoritas artikel adalah penelitian kuantitatif (89%), artikel terbitan jurnal (79%) dan merupakan penelitian survei (84%). Terdapat 7 tema dampak pandemi COVID-19 terhadap pelayanan kesehatan rumah sakit di Indonesia, yaitu penurunan jumlah pasien, modifikasi pelayanan oleh tenaga kesehatan, perubahan penggunaan sarana dan prasarana rumah sakit, perubahan kualitas pelayanan kesehatan, penambahan beban kerja tenaga kesehatan, strategi manajerial bagi pelayanan kesehatan dan dampak psikologis.Kesimpulan: Dibutuhkan kajian dan kebijakan yang lebih lanjut untuk mengatasi dampak pandemi COVID-19 terhadap pelayanan kesehatan oleh rumah sakit di Indonesia.
HUBUNGAN ANTARA POLA MAKAN DENGAN TINGKAT HIPERTENSI PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA TEGALREJO, YOGYAKARTA Retno Alistina; Wiwin Priyantari; Yafi Sabila Rosyad
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 12 (2021): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v12i0.575

Abstract

Hipertensi merupakan jenis penyakit yang sering disebut dengan "silent killer". Persentase kejadian hipertensi di Kota Yogyakarta tertinggi adalah di Kecamatan Tegalrejo sebesar 51,83%. Salah satu faktor risiko yang mendukung terjadinya hipertensi adalah pola makan. Hasil studi pendahuluan menunjukkan terdapat 58,33% lansia yang sering mengkonsumsi makanan yang memicu meningkatnya tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan tingkat hipertensi pada lansia di Posyandu Lansia di wilayah Sidomulyo, Kelurahan Bener, Kecamatan Tegalrejo, Yogyakarta tahun 2020.  Penelitian ini merupakan korelasi kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.  Populasi dan sampel dalam penelitian adalah 29 lansia yang ditentukan dengan metode total sampling. Instrumen penelitian berupa lembar kuesioner dan lembar observasi tekanan darah. Metode analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasilnya menyatakan bahwa pola makan pada lansia berada dalam kategori cukup sebesar 48,28%. Tingkat hipertensi pada lansia berada dalam kategori sedang sebesar 41,38%.  Ada hubungan antara pola makan dengan tingkat hipertensi pada lansia berdasarkan nilai X2hitung= 13,970 dan pvalue= 0,007.  Disimpulkan bahwa ada hubungan antara pola makan dengan tingkat hipertensi pada lansia di Posyandu di wilayah Sidomulyo, Desa Bener, Kecamatan Tegalrejo, Yogyakarta tahun 2020.
Skrining tingkat kecemasan dan stress mahasiswa sebelum ujian OSCE Rosyad, Yafi Sabila
Bhakti Sabha Nusantara Vol. 3 No. 1 (2024): Bhakti Sabha Nusantara
Publisher : Sahabat Publikasi Kuu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58439/bsn.v3i1.227

Abstract

Tuntutan tugas akademis, pelatihan klinis, dan ujian berisiko tinggi dapat memperburuk tingkat stres dan kecemasan pada mahasiswa. Skrining ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat stress dan kecemasan mahasiswa sebelum mengikuti OSCE. Alat ukur skrining yang digunakan adalah DASS-Y yang dibagikan secara online bagi mahasiswa prodi keperawawatan tingkat dua. Total peserta dalam skrining ini sebanyak 52 mahasiswa. Analisa data menggunakan distribusi frekuensi. Dari hasil skrining ini didapatkan 82,7% peserta berjenis kelamin perempuan, 65,4% mengalami stress ringan sampai berat, dan 65,4% tidak cemas. Sebagaian besar mahasiswa mengalami stress akan tetapi tidak mengelami cemas.
Penerapan MTBS di puskesmas dan skrining tumbuh kembang balita disertai edukasi keluarga pada kunjungan rumah di wilayah puskesmas Bantul Khoeriyah, Salis Miftahul; Kora, Firmina Theresia; Monika, Rika; Rosyad, Yafi Sabila; Ratri, Tifany Hayuning
Bhakti Sabha Nusantara Vol. 3 No. 1 (2024): Bhakti Sabha Nusantara
Publisher : Sahabat Publikasi Kuu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58439/bsn.v3i1.234

Abstract

Tumbuh kembang yang sehat pada balita tampak pada fisik yang sehat, keamanan yang optimal serta mental dan emosional yang sejahtera. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan balita adalah pelayanan kesehatan balita sehat dan pelayanan kesehatan balita sakit. Sasaran pengabdian sebanyak 65 balita di puskesmas-puskesmas wilayah Kabupaten Bantul dengan tujuan mengetahui masalah kesehatan dengan MTBS, mengetahui tumbuh kembang balita dengan skrining Denver II dan meningkatkan pengetahuan keluarga dengan edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah metode MTBSdan skrining DDST. Hasil MTBS didapatkan sebanyak 57% balita mengalami masalah kesehatan batuk-pilek, status gizi BB/U adalah normal sebanyak 79%, status gizi berdasrkan TB/U adalah normal sebanyak 63%. Hasil skrining Denver II didapatkan 100% normal. Kegiatan pengelolaan MTBS, skrining tumbuh kembang dan edukasi pada kunjungan rumah memberikan manfaat bagi kesehatan balita dan keluarga
Data Analysis self-efficacy hearing loss Rosyad, Yafi Sabila; Aljaberi, Musheer Abdulwahid; Natarajan , Satheesh Babu
Journal of health research and technology Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of health research and techonology
Publisher : Sahabat Publikasi Kuu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58439/jhrt.v3i1.326

Abstract

Introduction: Hearing loss affects millions worldwide, impacting communication and well-being. Self-efficacy, or confidence in overcoming challenges, is crucial for adaptation. This study examines trends in self-efficacy research for individuals with hearing loss, focusing on academic contributions and interventions. Methods: A descriptive analysis of Scopus database articles was conducted, examining authorship, institutional contributions, subject areas, publication trends, and geographic research distribution. Results: The analysis reveals increasing academic interest in self-efficacy and hearing loss, with contributions spanning multiple disciplines. Key topics include communication strategies, social participation, and psychological adaptation. Developed countries contribute the most research, while developing regions show gaps. The study also identifies leading authors, institutions, and frequently cited sources in this field. Conclusion: This study provides a foundation for further research and practical applications to enhance self-efficacy in individuals with hearing loss. Addressing research gaps and promoting inclusive policies can improve social integration and overall quality of life.
Telehealth Practice Policies need to be Strengthened to Achieve Better Quality and Accessibility of Care in the Post COVID-19 Pandemic: A Rapid Review Dwi Raharjo, Untoro; Ariningtyas , Ristiana Eka; Rosyad, Yafi Sabila
Journal of health research and technology Vol. 1 No. 2 (2023): Journal of health research and technology
Publisher : Sahabat Publikasi Kuu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58439/jhrt.v1i2.111

Abstract

Digital health services in healthcare facilities have been escalated during the COVID-19 pandemic. Telehealth has become one of the fastest adopted information and communication technologies (ICT) and is projected as a future solution to provide better healthcare services. In Indonesia, the implementation of telehealth had been initiated before the COVID-19 pandemic but did not explicitly mention specific healthcare professionals. This situation has led to unclear boundaries for telehealth practice among healthcare professionals while the implementation of telehealth is still encouraged. Therefore, our aim was to identify alternatives to strengthen the policies that support the implementation, quality, and accessibility of telehealth in Indonesia. We conducted a rapid review of articles related to telehealth implementation and policies that had been published on Portal Garuda, EBSCOHost, Pubmed, and Google Scholar. We also considered articles with an MMAT score >80 as eligible articles that could be included in the synthesis. Our findings have been crystallized into several ideas, one of which is that the implementation of telehealth must be supported by three aspects: organizational support, equity, and legal support. We recommend some alternatives such as training, policy and guideline strengthening, data security improvement, and funding to accelerate telehealth implementation in Indonesia. In conclusion, although some policies have been implemented to support telehealth in Indonesia after the COVID-19 pandemic, these policies are still weak in protecting other healthcare professionals' practice through telehealth, except for doctors. Specific guidelines and stronger policies are needed.
Deteksi kecerdasan emosional mahasiswa keperawatan Rosyad, Yafi Sabila; Lamere, Petra Wenty; Sairlela, Rita Agnes
Bhakti Sabha Nusantara Vol. 1 No. 1 (2022): Bhakti Sabha Nusantara
Publisher : Sahabat Publikasi Kuu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58439/bsn.v1i1.8

Abstract

Kecerdasan emosial memiliki peran penting dalam mengatasi stress akademik yang dialami oleh mahasiswa. Skrening ini bertujuan untukmengetahui kecerdasan emosional mahasiswa Keperawatan tingkat dua STIKes Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 34 mahasiswa dengan mengisi skrening secara online. Pengkategorian hasil skrening menggunakan skala ordinal rendah,sedang dan tinggi. Kecerdasan emosional rendah jika skor < 67,5, sedang 67,5-94,4. Dan tinggi jika > 94,4. Dari kegiatan yang dilakukan pada tanggal 1-3 Mei 2022 didapatkan hasil bahwa 91.18 % partisipan yang mengikuti skrening memiliki tingkat kecerdasan emosional sedang dan sisanya memiliki tingkat cederdasan kurang. Masih terdapatnya tingkat kecerdasan rendah dan belum adanya tingkat kecerdasan emosial tinggi sehingga perlu dilakukan intervensi atau pelatihan untuk meningkatkan tingkat kecerdasan mahasiswa. Dalam kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa hampir seluruh mahasiswa yang mengikuti skrening memiliki tingkat kecerdasan sedang.
Peningkatan Pengetahuan Mahasiswa Keperawatan tentang Pelaksanaan Praktik Mandiri Perawat melalui Sosialisasi Herawati, Tri Mulia; Rosyad, Yafi Sabila; Dwi Raharjo, Untoro; Nasution, Nurhafizah
Bhakti Sabha Nusantara Vol. 2 No. 1 (2023): Bhakti Sabha Nusantara
Publisher : Sahabat Publikasi Kuu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58439/bsn.v2i1.113

Abstract

Kurangnya pengetahuan mahasiswa terhadap praktik mandiri menjadi tantangan tersendiri bagi intitusi Pendidikan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk sosialisasi praktik mandiri perawat serta dasar hukum mendirian praktik Keperawatan. Metode pengabdian masyarakat dilakukan melalui zoom meeting pada tanggal 29 Oktober 2022. Peserta webinar adalah mahasiswa dan perawat dengan jumlah 80 peserta. Peserta diukur tingkat pengetahuannya sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil pengabdian kepada masyakarat ini diketahui bahwa terjadi peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti acara webinar sebesar dengan p-value 0,0000. Ada peningkatan tingkat pengetahuan mahasiswa terhadap praktik mandiri perawat.
Evaluation of the Validity and Reliability of a Therapeutic Communication Questionnaire Instrument for Cancer Patients Rahmawati, Afrianka; Rosyad, Yafi Sabila
Holistic Nursing Plus Vol. 3 No. 2 (2025): Holistic Nursing Plus
Publisher : Sahabat Publikasi Kuu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58439/hnp.v3i2.364

Abstract

This study aims to examine the validity and reliability of a therapeutic communication questionnaire used with cancer patients undergoing chemotherapy. Therapeutic communication is a crucial element in patient recovery and an integral part of nursing practice. A quantitative approach with a descriptive correlational design was applied, involving 100 patients at RSPAU Dr. S. Hardjolukito, Yogyakarta. The instrument consisted of 20 items adapted from Rizky Hardhiyani (2013). Validity testing showed that all items had a correlation coefficient (r) greater than the critical value (0.196), ranging from 0.203 to 0.412, and were therefore deemed valid. Reliability testing yielded a Cronbach's Alpha value of 0.663, meeting the minimum reliability threshold (>0.60). Thus, this questionnaire is considered a valid and reliable instrument for assessing therapeutic communication in cancer patients.
Assessment of Happiness Levels Through Health Screening Among Second-Semester Students of the Nursing Science Program: Skrining Kesehatan Tingkat Kebahagiaan pada Mahasiswa Semester II Program Studi Ilmu Keperawatan Rosyad, Yafi Sabila; Khoeriyah, Salis Miftahul; Subantara, Dandi Oka
Bhakti Sabha Nusantara Vol. 4 No. 1 (2025): Bhakti Sabha Nusantara
Publisher : Sahabat Publikasi Kuu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58439/bsn.v4i1.397

Abstract

Introduction: Nursing students generally experience a high academic burden due to the need to meet rigorous academic expectations, intense competition, and a high level of responsibility. These factors can significantly impact their mental health, including overall happiness and well-being. Methods: This community service initiative targeted 78 second-semester students from the Nursing Science Program. A quantitative analysis was conducted through health screening using the Oxford Happiness Questionnaire (OHQ) to measure their happiness levels. Results: The health screening revealed that 67.95% of the students were categorized as "not very happy. Conclusion: Happiness level screening among nursing students has been shown to be a useful predictor of potential mental health issues.