Penelitian ini bertujuan memetakan pembuktian matematis, profil kemampuan pembuktian/argumentasi, kesulitan pembuktian, serta intervensi pembelajaran yang terkait langsung dengan pembuktian pada mahasiswa pendidikan matematika. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan deskriptif, dengan pencarian melalui Google Scholar, Garuda, ERIC, dan Semantic Scholar pada rentang publikasi 2020–2025 (Bahasa Indonesia) dan pelaporan mengikuti prinsip PRISMA 2020. Kajian ini mensintesis 15 artikel terpilih. Hasil sintesis menunjukkan kesulitan yang dominan meliputi kesalahan membaca/menafsirkan soal, penalaran/asumsi yang tidak tepat, pemilihan alur pembuktian, serta ketidaktelitian dalam langkah pembuktian, termasuk temuan kesalahan pemahaman dan transformasi pada topik Analisis Real. Intervensi seperti penggunaan/pengembangan media berbantuan GeoGebra dilaporkan membantu dukungan representasi/visualisasi dan konstruksi bukti pada topik tertentu, tetapi efektivitasnya tetap memerlukan scaffolding pembuktian yang eksplisit. Kesimpulannya, peningkatan kemampuan pembuktian matematis mahasiswa perlu menggabungkan penguatan konsep prasyarat, latihan pembuktian bertahap berbasis indikator, dan dukungan media pembelajaran yang relevan.