Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

ANALISIS KORELASI ANTARA JUMLAH PENDUDUK DENGAN IMPOR BERAS INDONESIA Hendri Putranto, Afif; Suwali, Suwali; Sitanini, Ayu; Bintang Panunggul, Victor
Perwira Journal of Economics & Business Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : UNPERBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjeb.v3i2.208

Abstract

Indonesia is one of the biggest rice consuming countries in the world. The Indonesian population is very dependent on rice as a staple food. Rice is a staple food that has many problems in stock supply. In order to prevent a food crisis from occurring, the government must pay full attention to providing stock for national consumption needs. Domestic rice production has not been able to meet the needs of national consumption, so the government needs to import rice from outside. The reason why Indonesia has to import rice is the declining number of paddy fields. Many paddy fields that were originally used for rice farming have been converted to other economic activities. The increasingly high population growth is a challenge for the government in meeting the national rice needs. This study aims: (1) To determine the development of rice imports in Indonesia for the period 2011 to 2020. (2) To determine the contribution of rice imports in Indonesia to the availability of national rice stocks for the period 2011 to 2020. This study uses a case study method with a quantitative approach. The data used are secondary data for the period 2011 to 2020, namely the volume of Indonesian rice imports for the period 2011 to 2020, the value of Indonesian rice imports for the period 2011 to 2020 and the volume of domestic rice production for the period 2011 to 2020. The analysis used is descriptive statistical analysis and contribution analysis. rice imports to the national rice stock. The results of the study explain that (1) The development of rice imports in Indonesia for the period 2011 to 2020 is volatile. The average Indonesian rice import is 1,138 235.1 tons per year. The highest rice import occurred in 2011 at 2,750,476 tons. (2) The average contribution of Indonesian rice imports to the national rice stock is 2.5 percent, which is 1,138235.1 tons per year. Most of Indonesia's rice imports come from Vietnam and Thailand
SOCIAL IMPACT OF THE DEVELOPMENT OF GREAT GENERAL SOEDIRMAN AIRPORT ON THE COMMUNITY OF KEMANGKON VILLAGE BUKATEJA SUB-DISTRICT Tyas, Karunia Zuraidaning; Darmawan, Almas Rifqi; Pangestu, Retno; Suwali, Suwali
Perwira Journal of Economics & Business Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : UNPERBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjeb.v4i1.267

Abstract

The existence of an airport serves as a crucial facility for a region. It can also be an economic and social opportunity for the surrounding community. The Great General Soedirman Airport construction project commenced in 2018 on the site that formerly served as a military airbase for the Indonesian Air Force. This development is anticipated to have significant effects on the community in Bukateja, Purbalingga Regency. The research conducted in a qualitative descriptive. Both primary and secondary data were utilized in this study. Primary data were obtained through interviews with respondents meeting the specified criteria. The research findings reveal both positive and negative impacts experienced by the community. Positive impacts are evident in the economic activities flourishing within the community of Bukateja Subdistrict. Conversely, negative impacts are observed in the social aspect, with communities experiencing cultural exchanges and an increase in residential density.
Strategi Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Daya Saing Petani Kentang di Banyumas: Analisis Pemanfaatan Media Sosial dan E-Commerce Suwali, Suwali; Maulia, Regizki Maulia
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol 2 No 1 (2025): Maret
Publisher : ICON Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71154/nm63ky19

Abstract

The adoption of digital marketing among potato farmers in Banyumas has significantly influenced their market competitiveness. This study explores how social media and e-commerce platforms enhance market access, customer engagement, and business sustainability. Using Diffusion of Innovation Theory, the research examines factors affecting farmers' adoption of digital marketing, including digital literacy, financial constraints, external support, and customer trust. A qualitative approach was employed, involving in-depth interviews with six selected informants. The findings reveal that farmers who actively utilize digital platforms experience increased visibility and sales. However, challenges such as technical expertise, logistics, and seasonal demand fluctuations hinder optimal implementation. Government and private-sector support play a crucial role in fostering digital adoption through training programs and financial assistance. The study highlights the need for structured interventions to bridge the digital divide among farmers. Additionally, strengthening digital literacy and enhancing collaboration among stakeholders can further accelerate the adoption of digital marketing in agriculture. Future research should explore broader agricultural sectors and examine policy interventions that facilitate digital transformation. This study contributes to the growing body of knowledge on digital marketing in rural economies and provides practical insights for farmers, policymakers, and agricultural organizations.
PEMANFAATAN LIMBAH RUMAH TANGGA DAN DEDAUNAN MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR PADA ANGGOTA PEMBERDAYAAN DAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (PKK) suwali, suwali; Mahendra, Bayu; Saputra, Lingga Arti; Riyanto, Ari Budi; Priambodo, Aji; Sulaeman, Maman
Perwira Journal of Community Development Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v2i2.128

Abstract

Tujuan pengabdian ini yaitu memberikan pengetahuan dan keterampilan cara memanfaatkan limbah rumah tangga dan dedaunan menjadi pupuk organik cair; meningkatkan keikutsertaan masyarakat dalam mendukung program pola hidup bersih dan bebas dari sampah; merangsang kreativitas masyarakat untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, dan meningkatkan daya keterampilan masyarakat dalam berwirausaha. Lokasi pengabdian dilaksanakan di Desa Senon Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, melalui praktek demonstratif langsung yang melibatkan unsur-unsur pemangku kepentingan yakni anggota PKK Desa Senon. Metode yang digunakan adalah Metode Training of Trainner (TOT) dengan cara pemberian materi melalui ceramah, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung oleh masing-masing peserta. Tim PkM tidak mengundang seluruh anggota masyarakat di daerah sekitar, tapi hanya anggota PKK Desa Senon. Pengabdian kepada masyarakat ini dapat menghasilkan berbagai macam bentuk usaha mandiri dan kreatif, salah satunya dengan membuat ”pupuk organik cair” yang berbahan dasar limbah rumah tangga dan dedaunan. Oleh karena itu kami memberi pengetahuan dan keterampilan cara pemanfaatan imbah rumah tangga dan dedaunan menjadi pupuk organik cair. Diversifikasi cara pemanfaatan limbah rumah tangga dan dedaunan menjadi limbah rumah tangga dan dedaunan yang diharapkan dapat menjadi alternatif untuk menjaga lingkungan bersih dan bebas dari sampah bagi masyarakat Desa Senon Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga.
PENYULUHAN PENERAPAN GOOD HANDLING PRACTICE (GHP) PETANI DATARAN TINGGI KOMODITAS KOPI ARABIKA DI DESA BABADAN KECAMATAN PAGENTAN KABUPATEN BANJARNEGARA Panunggul, Victor Bintang; Mahendra, Bayu; Suwali, Suwali; Sitanini, Ayu; Hendri Putranto, Afif; Barima, Hima
Perwira Journal of Community Development Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v3i1.157

Abstract

Rancangan kegiatan dalam pengabdian masyarakat ini, yaitu dengan cara melakukan pendekatan dengan melihat secara langsung dan mengidentifikasi masalah yang ada di Desa Babadan, Banjarnegara. Pendekatan ini dengan melakukan wawancara dan observasi pengelolaan koperasi yang mengumpulkan hasil kopi dari petani dan mengolah kopi untuk kemudian diekspor. Hasil observasi menjadi acuan untuk menentukan penerapan Good Handling Practice (GHP). Setelah persiapan awal dan hasil observasi didapatkan maka team pengabdian menentukan waktu yang tepat guna memberikan penyadaran dan pengetahuan secara umum mengenai GHP kepada petani kopi arabica. Berdasarkan hasil pembahasan dari pengabdian pendampingan dalam penerapan (GHP) pada Kopi Arabika di Desa Babadan Banjarnegara, diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) Petani mampu membuat perencanaan yang didasarkan pada permasalahan tentang penanganan pasca panen kopi arabika di petani kopi Desa Babadan. (2) Petani mampu mempraktekan pasca panen kopi sesuai tahapan-tahapan standar GHP. Peserta memiliki motivasi yang kuat untuk menerapkan dan mengembangkan ilmu yang sudah didapatkan melalui kegiatan pengabdian.
PELATIHAN STRATEGI BAURAN PROMOSI BAGI PELAKU USAHA KECIL MENENGAH Suwali, Suwali; Handayani, Juli; Barima, Hima; Suprapto, Suprapto
Perwira Journal of Community Development Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v3i2.206

Abstract

Saat ini Indonesia sedang mengalami fase lesu di sektor ekonomi dan iklim persaingan akibat dampak pandemi covid-19. Promosi yang kreatif dengan bauran promosi yang tepat adalah sangat penting untuk meningkatkan penjualan pelaku usaha di desa Jompo khususnya. Permasalahan yang ada adalah para pelaku usaha di desa Jompo belum memiliki pengetahuan tentang promosi yang tepat untuk meningkatkan penjualan dan menambah pendapatan selain itu kurangnya kesadaran pelaku usaha akan pentingnya menggunakan promosi melalui media cetak maupun media online khususnya media sosial dalam mempromosikan barang atau jasa yang ditawarkan.Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan tentang strategi bauran promosi secara sederhana kepada para pelaku usaha di Desa Jompo. Manfaat dari kegiatan ini bagi pelaku usaha adalah mampu menerapkan strategi bauran promosi yang tepat yang nantinya dapat menarik minat konsumen yang lebih banyak.
STUDI KOMPARATIF ANALISA PENDAPATAN USAHATANI PADI (Oryza sativa L) SEKOLAH LAPANG PENGENDALIAN HAMA TERPADU (SLPHT) DAN NON SLPHT Suwali, Suwali; Mukti, Fadlun Ali
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.939 KB) | DOI: 10.54199/pjse.v1i1.24

Abstract

Usaha tani padi merupakan salah satu bidang usaha yang strategis di Indonesia seiring dengan laju pertumbuhan penduduk. Mandat sektor pertanian mewujudkan swasembada pangan menghadapi tantangan yang kompleks seperti dampak fenomena alam, keterbatasan lahan dan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Sejauh ini program Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu mempunyai peran pro aktif dalam mengendalikan hama dan penyakit, sehingga dapat meningkatkan ekonomi petani padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1). Perbedaan pendapatan bersih usahatani padi SLPHT dengan non SLPHT, Pengaruh sarana produksi (berupa biaya benih, pupuk, pestisida) dan tenaga kerja terhadappendapatan petani padi SLPHT dan non SLPHT serta tingkat kelayakan usahatani padi pada petani SLPHT dan non SLPHT. Metode penelitian ini adalah survey dengan analisis diskriftif. Pengambilan sample dengan metode sensus untuk petani SLPHT dan stratified random sampling untuk petani non SLPHT berdasarkan luas kepemilikan lahan, sehingga diperoleh jumlah responden sebanyak 25 orang petani SLPHT dan 31 orang petani non SLPHT. Analisis data menggunakan uji t, analisis regresi linier berganda dan analisis Return Cost Revenue (RCR) serta Break Event Point (BEP) antara lain BEPPK, BEPQ, BEPRp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Terdapat perbedaan pendapatan bersih antara usahatani padi SLPHT dengan Non SLPHT; Secara simultan sarana produksi (berupa benih, pupuk, pestisida) dan tenaga kerja berpengaruh terhadap pendapatan usahatani padi SLPHT dan Non SLPHT.
Respon Pemberian Pupuk P dan Pupuk Provibio® Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Panunggul, Victor Bintang; Suwali, Suwali; Sampurno, Carolus Borromeus Krishna
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjse.v3i1.158

Abstract

Pupuk sangat berperan dalam pertumbuhan dan hasil tanaman cabai. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pupuk P dan pupuk hayati provibio® pada pertumbuhan dan hasil tanaman cabai. Penelitian telah dilaksanakan di Desa Pegalongan Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama berupa pupuk P dengan dosis P0 (0g), P2 (200 g), P3 (300 g), dan faktor kedua adalah pupuk hayati provibio dengan dosis H0 (0 mL), H1 (25 mL), dan H2 (50 mL). Hasil penelitian ini pemberian pupuk P terhadap variabel pertumbuhan tidak berpengaruh nyata. Sedangkan variabel pengamatan hasil tidak berpengaruh nyata. Pemberian pupuk hayati terhadap pertumbuhan tanaman berpengaruh nyata pada pengamatan terhadap jumlah cabang produktif dengaan dosis 300 g sebesar 15,98 cabang dan berat tanaman segar dengan dosis 300 g sebesar 55,98 g. Sedangkan pada variabel hasil tidak berpengaruh nyata. Pada penelitian ini terdapat interaksi antara pupuk P dengan pupuk hayati memberikan perlakuan terbaik pada dosis P1 (200 g) dengan H2 (50 mL) sebesar 46,00.
Peramalan Penerbitan Sertifikat Tanah Pada Kantor Pertanahan Kabupaten Banyumas Tahun 2023 Aditya Himawan, Guruh; Sugandha, Agus; Suwali, Suwali; Silfiana Arifatul Khoiriyah, Ika
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjse.v3i2.235

Abstract

Tujuan dilakukannya peramalan untuk mengetahui jumlah penerbitan sertifikat tanah pada tahun 2023 dan meningkatkan kembali jumlah penerbitan sertifikat tanah diperiode-periode berikutnya. Data yang digunakan adalah data jumlah penerbitan sertifikat tanah pada tahun 2017-2022 yang diperoleh dari Kantor Pertanahan Kabupaten Banyumas. Data tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan Metode Double Exponential Smoothing dari Brown. Berdasarkan hasil dari analisis yang dilakukan, didapatkan alpha 0,17 yang merupakan parameter penghasil nilai error terkecil dengan MAPE = 23,46483. Sehingga, diperoleh jumlah penerbitan sertifikat tanah pada tahun 2023 adalah 54260 dengan presentase kenaikan sebesar 3,158%. Hal ini menunnjukkan adanya kenaikan jumlah penerbitan sertifikat tanah di Kantor Pertanahan Kabupaten Banyumas pada tahun 2023.
Eksistensi Solusi Persamaan Diophantine Non Linier Polinomial ax2 − kxy + y2 + 1x = 0 Sugandha, Agus; Suwali, Suwali
Perwira Journal of Science & Engineering Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Perwira Purbalingga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjse.v3i2.247

Abstract

Persamaan Diophantine merupakan persamaan polinomial yang memuat dua atau lebih variabel dengansolusinya berupa bilangan bulat. Persamaan Diophantine polinomial memiliki banyak cara yang dapatdigunakan untuk menyelesaikannya, seperti menggunakan keterbagian, teori kekongruenan, fraksikontinu, persamaan Pell, dan lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan syaratbilangan bulat k dan l sedemikian sehingga persamaan Diophantine non linier ax2 − kxy+y2+lx=0dengan 2≤a≤15 memiliki tak hingga solusi bilangan bulat positif (x,y). Pada penelitian ini denganmenggunakan teorema-teorema dalam fraksi kontinu dan persamaan Pell, diperoleh hasil bahwaterdapat pasangan-pasangan bilangan bulat k dan l sedemikian sehingga persamaan Diophantine nonlinier ax2 − kxy+y2+lx=0 untuk 2≤a≤15 memiliki tak hingga solusi bilangan bulat positif (x,y) dengangcd(x,y,l)=1.