Nursyaidah, Nursyaidah
Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Strategi Pembelajaran Afektif Pada Pendidikan Agama Islam Kelas VII di SMP Negeri 1 Kecamatan Sihapas Barumun Kabupaten Padang Lawas Munte, Fitriani; Nursyaidah, Nursyaidah; Siregar, Agung Kaisar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36989

Abstract

Aspek afektif yaitu berkaitan dengan sikap peserta didik yang berhubungan dengan emosional, sikap, minat, perasaan, tanggung jawab, disiplin, jujur dan menghargai pendapat orang lain. Dengan uraian diatas maka tidak hanya aspek kognitif dan aspek psikomotorik yang menjadi pokok penting dalam pembelajaran, tetapi juga aspek afektif sangat dibutuhkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Sebagaimana di SMP Negeri 1 Sihapas Barumun dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam lebih mengembangkan aspek afektif dalam bentuk pembiasaan keagamaan. Karena dari pembiasaan tersebut dapat membentuk dan mengembangkan moral, emosional, dan sikap sehingga menjadi suatu kebiasaan positif. Fokus penelitian dalam skripsi ini mengkaji 2 hal yaitu:(1) bagaimana strategi pemebentukan Guru PAI dalam pembelajaran Afektif pada pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Kecamatan Sihapas Barumun Kabupaten Padang Lawas? (2) Apa saja faktor yang mempengaruhi pembelajaran Afektif pada pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Kecamatan Sihapas Barumun Kabupaten Padang Lawas? Tujuan penelitian dalam skripsi ini adalah:(1) Untuk mengetahui strategi pembentukan Guru PAI dalam pembelajaran Afektif pada pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Kecamatan Sihapas Barumun Kabupaten Padang Lawas. (2) Untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi pembelajaran Afektif pada pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Kecamatan Sihapas Barumun Kabupaten Padang Lawas. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian field research. Lokasi penelitian ini di SMP Negeri 1 Kecamatan Sihapas Barumun Kabupaten Padang Lawas. Penentuan subyek penelitian menggunakan purposive sampling, dan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini memperoleh kesimpulan bahwa: 1) penerapan pengembangan aspek afektif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui 2 jenjang, pertama yaitu Pembiasaan dan Modeling (asimilasi atau mencontoh).
Strategi Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Siswa Kelas III Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di MIN Paringgonan Kecamatan Ulu Barumun Kabupaten Padang Lawas Hasibuan, Putri Jelita; Ningsih, Nur Winda; Nursyaidah, Nursyaidah; Azizan, Nashran
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37130

Abstract

Penelitian ini Dilatarbelakangi oleh observasi peneliti bahwa minat membaca siswa kelas III MIN Paringgonan masih bervariasi atau heterogen, di mana sebagian siswa rajin membaca, sementara yang lain kurang rajin, bahkan ada yang masih membaca dengan mengeja. Minat membaca siswa dikatakan meningkat jika mereka secara mandiri mencari buku untuk dibaca tanpa diperintah guru, tampak senang saat disuruh membaca, serta tidak cepat bosan selama proses membaca. Rumusan masalah penelitian mencakup bagaimana strategi yang dilakukan guru dalam meningkatkan minat membaca siswa, bagaimana minat membaca siswa tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui strategi guru dalam meningkatkan minat membaca siswa serta gambaran minat membaca siswa. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif, menggunakan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara, dengan subjek guru dan siswa kelas III MIN Paringgonan. Berdasarkan hasil penelitian, strategi pembelajaran yang digunakan guru meliputi strategi kooperatif, berbasis permainan, dan mandiri, yang didefinisikan sebagai metode aktif dalam memilih kegiatan pembelajaran; sedangkan minat membaca siswa tercermin dari kebutuhan terhadap bacaan, tindakan mencari bacaan, rasa senang, ketertarikan, keinginan untuk selalu membaca, serta tindak lanjut dari apa yang dibaca
Pendidikan Seksual yang Aman dan Sehat bagi Siswa Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Kesadaran tentang Tubuh dan Privasi di SDN 200106 Padangsidimpuan Novita Sari; Nurzakiah Simangunsong; Hasna Dewi Ritonga; Nursyaidah Nursyaidah
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2802

Abstract

Meningkatkan kesadaran tentang tubuh dan privasi yang dilakukan oleh tim pengabdi kepada guru SDN 200106 Padangsidimpuan bertujuan untuk untuk meningkatkan pengetahuan tentang bagian tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang lain untuk menghindari terjadinya pelecehan seksual bagi siswa SD. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan sosialisasi ini secara umum menggunakan kombinasi antara pendidikan berkelanjutan, penyadaran, dan simulasi. Kegiatan ini sangat diterima dan didukung sepenuhnya oleh kepala sekolah SDN 200106 Padangsidimpuan, guru dan tata usaha yang juga memfasilitasi kegiatan dari awal sampai akhir. Kegiatan edukasi ini diawali dengan pembukaan oleh kepala sekolah SDN 200106 dan Peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dilanjutkan dengan pemutaran video pembelajaran dan simulasi dengan nyanyian bagian yang boleh disentuh dan tidak boleh disentuh yang diperagakan langsung oleh narasumber dan diikuti oleh semua guru yang ikut terlibat. Kegiatan ini memberikan wawasan kepada guru dalam meningkatkan kesadaran tentang tubuh dan privasi dengan tujuan untuk membangun kesadaran anak-anak sekolah dasar tentang pentingnya memahami tubuh mereka dan kesehatan seksual. Program ini tidak hanya berfokus pada perubahan fisik yang dialami selama masa pubertas, tetapi juga menekankan pada cara menyingkapi pubertas dengan menjaga dan merawat diri.
Analisis Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas I di SD Negeri 073 Jambur Padang Matinggi Kecamatan Panyabungan Utara Kabupaten Mandailing Natal Nadia Riski; Nursyaidah Nursyaidah; Nashran Azizan
Calakan : Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : PT. Alahyan Publisher Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61492/calakan.v4i1.434

Abstract

Reading is a cognitive process that involves understanding, retelling, and interpreting the meaning of written symbols. Beginning reading is the initial stage of learning to read, which can be developed through engaging activities involving letters, syllables, and simple words. This study was conducted to investigate the beginning reading skills of first-grade students at SD Negeri 073 Jambur Padang Matinggi, to identify the supporting and inhibiting factors, and to explore the efforts made to improve students’ reading abilities. This research employed a qualitative descriptive method with 16 students as subjects. Data were collected through observation and interviews with both teachers and students. The results showed that students’ beginning reading skills varied: 6 students were categorized as good, 6 as fair, and 4 as poor. The influencing factors were divided into internal and external aspects. Internal factors included a lack of interest and motivation to read, while external factors involved the school environment, family support, and learning strategies. Efforts to enhance reading skills included daily reading habits and consistent parental guidance. These findings highlight the importance of both internal and external support systems in the development of early reading skills among young learners.
Meningkatkan Keterampilan menyimak siswa menggunakan metode cerita bergambar pada pelajaran bahasa Indonesia Kelas III SD Negeri 100103 Sitinjak Sofia Lubis; Nursyaidah Nursyaidah; Ratih Zefira; Djang Nadiya
Calakan : Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : PT. Alahyan Publisher Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61492/calakan.v4i1.451

Abstract

This research is motivated by the low listening skills of third grade students of SD Negeri 100103 Sitinjak in Indonesian language lessons on fairy tales because students seem bored with the fairy tales told by the teacher so that students do not listen to the stories being told. In addition, the nonconducive classroom atmosphere makes students more interested in joking with their friends, this causes noise so that students have difficulty concentrating on listening. This study aims to determine whether the picture story method can improve students' listening skills in Indonesian language lessons for third grade students of SD Negeri 100103 Sitinjak. The type of research conducted is Classroom Action Research (PTK). Classroom action research is a study that raises actual problems faced by teachers in the field. Classroom action research is a study that raises actual problems faced by teachers in the field. The research population is all thirdgrade students, totaling 23 students. The data collection technique uses observation and tests. This research was carried out in two cycles in the first cycle, the 1st meeting the number of students who completed was 9 students (39.13%) and those who did not complete as many as 14 students (60.86%), while the first cycle of the 2nd meeting the number of students who completed was 14 students (60.86%) and those who did not complete as many as 9 students (39.13%). In the second cycle of the 1st meeting, the number of students who completed was 17 students (73.91%) and those who did not complete as many as 6 students (26.08%) while in the second cycle of the 2nd meeting there were 20 students (86.95%) and those who did not complete as many as 3 students (13.04%). The results of the study showed that there was an improvement in students' listening skills by using the gamar story method in third grade students of SD Negeri 100103 Sitinjak.