Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

THE EFFECTIVENESS OF HEALTH COUNSELING WITH VIDEO AND LEAFLET MEDIA ON KNOWLEDGE AND ATTITUDE OF STUNTING PREVENTION ON THE MEMBERS OF THE ADOLESCENT COUNSELING AND INFORMATION CENTER (PIKR) Susanto, Bela Novita Amaris; Zayani, Nofri; Afrioza, Selvy; Nugraha, Deden Gumilar
INDONESIAN NURSING JOURNAL OF EDUCATION AND CLINIC (INJEC) Vol 8, No 2 (2023): INJEC
Publisher : Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24990/injec.v8i2.528

Abstract

Introduction: Stunting is a problem that cannot be solved in one way, one of which is by improving the quality of youth. The quality of adolescent health is the key to stunting prevention. Stunting can be caused by the health quality of children and adolescents who do not get a balanced nutritional intake. Prevention can be done by providing health education. The purpose of the study was to determine the effect of health education using video media and leaflets on stunting prevention for PIK-R members.Method: The type of research is Pre Experiment Design using the one Group Pretest-Posttest design. The sample consisted of 20 PIK-R members with details of 10 subjects for group 1 with health education treatment with video media and 10 subjects for group 2 with health education treatment with leaflet media. Data analysis using Wilcoxon testResults: The results showed that there was a significant (p<0,05) effect between the level of knowledge with video (p=0,008), knowledge with leaflet (p=0,025), attitudes with video (p=0,008) and attitudes with leaflet (p=0,025) of PIK-R members before and after being given health education using video media and leaflets about stunting prevention.Conclusions: Video media is more effective in increasing the knowledge and attitudes of PIK-R members in Taban Village, Jambe District, Tangerang Regency compared to leaflet media. Adolescents are the main guard in the stunting prevention process, it is necessary to increase understanding about stunting through health education.
Penurunan Tekanan Darah Tinggi pada Ibu Rumah Tangga dengan Jintan Hitam Bela Novita Amaris Susanto; Nindita Clourisa Amaris Susanto; Nadya Karlina Megananda; Ratna Setiyaningsih
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Yatsi Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v13i1.295

Abstract

Kasus hipertensi menjadi perhatian sejak lama dan diperlukan adanya kepatuhan perawatan diri pada penderita sehingga terjadi peningkatan derajat kesehatan. Terapi komplementer dengan pemanfaatan tanaman herbal seperti jintan hitam bisa dijadikan sebagai alternatif pengobatan gabungan dengan pengobatan farmakologi sebagai upaya menurunkan tekanan darah. Namun, pada masyarakat minat dan pengetahuan terhadap penggunaan jintan hitam sebagai penurun tekanan darah masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kapsul jintan hitam terhadap penurunan tekanan darah pada ibu rumah tangga dengan hipertensi di Desa Taban, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang. Jenis penelitian quasi eksperimental dengan desain penelitian one group pre-test post-test design. Sampel dipilih secara purposive sampling dan berjumlah 20 responden. Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan. Hasil uji analisis menunjukkan pegaruh pemberian kapsul jintan hitam terhadap penurunan tekanan darah (p value <0,001). Kesimpulan penelitian terdapat pengaruh konsumsi kapsul jintan hitam terhadap penurunan tekanan darah pada ibu rumah tangga dengan hipertensi
Formulation and Activity of Sunscreen Cream from Ethanol Extract of Calendula officinalis L Flowers Rohmani, Sholichah; Mar’atushsholihah, Luthfia; Darojati, Ulfa Afrinurfadhillah; Meitasari, Annisa Diyan; Susanto, Bela Novita Amaris
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) Vol 11 No 1 (2024): J Sains Farm Klin 11(1), April 2024
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.11.1.48-57.2024

Abstract

Sunscreen made of natural ingredients is an alternative to protect the skin from excess UV radiation and a substitute for chemical products that have side effects. It was reported that Calendula officinalis L. has flavonoid and saponin metabolite compounds which function as photoprotective agents. This research aims to formulate sunscreen cream and examine the effect of variations in Calendula officinalis L flower extract (5%;7%;10% w/v) on physicochemical properties, stability, and values of the Sun Protecting Factor (SPF) in vitro using UV-Vis spectrophotometry and in vivo using wistar line rat test animals to see the time of formation of Minimum Erythema Dose (MED). It has been proven that variations in the concentration of Calendula officinalis L. extract affected the physicochemical properties, such as pH value, viscosity, spreadability, and adhesion strength. However, the overall results of the physicochemical properties still met the requirements. Variations in extract concentration affected the SPF value. In vitro SPF test showed the minimum protection category for F1, extra protection for F2, maximum protection for F3, and no protection for F0. Meanwhile, the in vivo SPF test showed the minimal protection category for F1, medium protection for F2, extra protection for F3, and no protection for F0.
PENGARUH AKTIFITAS FISIK TERHADAP RISIKO DEMENSIA PADA LANSIA HIPERTENSI: THE EFFECT OF PHYSICAL ACTIVITY ON THE RISK OF DEMENTIA IN HYPERTENSION ELDERLY Tutik Yuliyanti; Bela Novita Amaris Susanto; Ratna Setiyaningsih
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 13 No. 02 (2025): Vol. 13 No.2 , Juli 2025
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v13i2.787

Abstract

Pendahuluan.Lansia dengan hipertensi berisiko tinggi mengalami gangguan kognitif dan demensia. Melakukan aktivitas fisik rutin secara teratur dapat memperlambat gangguan kognitif dan risiko demensia pada lansia. Tujuan. Penelitian ini adalah menganalisis pengaruh aktivitas fisik terhadap risiko demensia pada lansia hipertensi. Metode.Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional), serta menganalisis data menggunakan regresi linear sederhana untuk mengevaluasi hubungan antara variabel. Pemilihan sampel dilakukan secara purposive, dengan melibatkan 100 lanjut usia penderita hipertensi sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner PASE (Physical Activity Scale for Elderly) dan MMSE (Mini Mental State Examination) yang telah disusun berdasarkan indikator penelitian. Hasil. Penelitian didapatkan: ada pengaruh signifikan antara aktivitas fisik terhadap risiko demensia pada lansia hipertensi. Setiap peningkatan 1 skor aktifitas fisik akan mencegah risiko demensia pada lansia hipertensi sebesar 0.132. Variabel aktivitas fisik mampu menjelaskan 48% dari variasi risiko demensia pada lansia. Kesimpulan. Aktivitas fisik mempengaruhi risiko demensia pada lansia hipertensi. Saran: diharapkan perlu edukasi terkait pencegahan demensia pada lansia hipertensi. Kata kunci:aktifitas fisik,risiko demensia, lansia
Pemberdayaan Siswa sebagai Peer Educator Pencegahan Perilaku Seksual Beresiko di SMK Negeri 28 Kabupaten Tangerang: Amaris Susanto, Bela Novita; Zayani, Nofri; Sari, Maylinda Indah
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 4 (2021): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i4.9413

Abstract

 Seksualitas merupakan salah satu resiko yang sering dihadapi oleh remaja. Perubahan gaya pacaran remaja yang lebih permisif terhadap seks seperti lebih suka menunjukkan rasa kasih sayang terhadap pasangannya, tidak hanya sebatas mengobrol saja namun lebih cenderung mengarah pada pergaulan bebas. Hal tersebut dapat memunculkan penyimpangan reproduksi, seperti seks pranikah, aborsi, dan HIV/AIDS. Namun untuk mencegah terjadinya penyimpangan seksual pada remaja, diperlukan upaya pemberian informasi yang benar pada remaja, Saat menghadapi kehidupan reproduksi remaja lebih banyak memilih teman sebagai sumber informasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membentuk dan meningkatkan pengetahuan remaja peer educator. Metode yang digunakan yaitu bina suasana. Adapun kegiatan pengabdian meliputi 1) pengisian kuesioner, 2) Penyuluhan kesehatan terkait pencegahan perilaku seksual beresiko, 3) pelatihan sebagai peer educator dan melakukan role play, 4) melakukan focus group discussion (FGD) dengan pembahasan masalah yang sering terjadi pada remaja tentang perilaku seksual beresiko, 4) melakukan simulasi kepada teman sebaya. Hasil yang diperoleh adalah semakin meningkat pengetahuan peserta peserta, memahami mekanisme menjadi peer educator dan mampu mempraktekkan menjadi peer educator bagi teman sebayanya terkait pencegahan perilaku seksual beresiko.Kata kunci: peer educator; perilaku seksual beresiko; remajaEmpowering Students as Peer Educators to Prevent Risky Sexual Behavior at Public Vocational School 28 Tangerang Regency ABSTRACTSexuality is one of the risks often faced by adolescents. The dating habits of adolescents who are more focused on sexual behavior are more likely to express affection towards their partner and are more inclined towards free association behavior. There can lead to reproductive abnormalities, such as premarital sex, abortion, and HIV/AIDS. However, to prevent sexual misconduct in adolescents, it is necessary to provide the correct information in adolescents. The more preferred source of information in dealing with reproductive life is peers.There service activity aims to form and increase the knowledge of peer educators. The method used is atmosphere building. The service activities include 1) filling out a questionnaire, 2) health counseling related to the prevention of risky sexual behavior, 3) training as a peer educator and doing role play, 4) conducting focus group discussions (FGD) by discussing problems that often occur in adolescents about sexual behavior. at risk, 4) conducted simulations to peers. The results obtained are that the participants' knowledge increases, understand the mechanism of being a peer educator, and are can practice being a peer educator for their peers regarding the prevention of risky sexual behavior. Keywords: adolescent; peer educator; risky sexual behavior
Upaya Peningkatan Pengetahuan Remaja dalam Menangani Kecemasan dengan Pemberian Lilin Aromaterapi Lavender di SMK 1 Veteran Sukoharjo Megananda, Nadya Karlina; Susanto, Bela Novita Amaris; Aderita, Novi Indah; Setiyaningsih, Ratna
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i10.22578

Abstract

 ABSTRAK Kecemasan merupakan respon tubuh alami yang dapat dirasakan oleh semua usia tidak terkecuali remaja. Remaja mengalami banyak permasalahan terkait dengan perubahan fisik, psikologis, sosial maupun spiritual yang kompleks. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkat pengetahuan remaja dalam menangani kecemasan dengan pemberian lilin aromaterapi lavender. Kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka menggunakan metode ceramah, tanya jawab dan demonstrasi di SMK 1 Veteran Sukoharjo pada 14 November 2024 dihadiri oleh siswa kelas 10 sejumlah 30 mahasiswa. sebelum dilakukan tindakan penyuluhan didapatkan hasil didapatkan hasil bahwa dari 30 siswa yang mengisi kuesioner terdapat 21 siswa dalam kategori pengetahuan kurang, 5 siswa dalam kategori pengetahuan cukup dan 4 siswa dalam kategori pengetahuan baik. Setelah dilakukan tindakan penyuluhan didapatkan hasil 3 siswa dalam kategori pengetahuan kurang, 17 siswa dalam kategori pengetahuan cukup dan 10 siswa dalam kategori pengetahuan baik. Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini yaitu upaya peningkatan pengetahuan remaja dalam menangani kecemasan dengan pemberian lilin aromaterapi lavender efektif meningkatkan pengetahuan remaja sehingga perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari saat mengalami kecemasa.  Kata Kunci: Aromateapi, Lavender, Kecemasan, Remaja.  ABSTRACT Anxiety is a natural bodily response that can be experienced by people of all ages, including adolescents. Adolescents experience many problems related to complex physical, psychological, social, and spiritual changes. The purpose of this community service is to increase adolescents' knowledge in managing anxiety by providing lavender aromatherapy candles. This activity was conducted face-to-face using lecture, question-and-answer, and demonstration methods at SMK 1 Veteran Sukoharjo on November 14, 2024, and was attended by 30 10th-grade students. Before the counseling session, results showed that of the 30 students who completed the questionnaire, 21 students had poor knowledge, 5 students had sufficient knowledge, and 4 students had good knowledge. After the counseling session, results showed that 3 students had poor knowledge, 17 students had sufficient knowledge, and 10 students had good knowledge. The conclusion of this community service is that efforts to increase adolescents' knowledge in managing anxiety by providing lavender aromatherapy candles effectively increase adolescents' knowledge and should be applied in their daily lives when experiencing anxiety. Keywords: Aromatherapy, Lavender, Anxiety, Adolescents
Sosialisasi dan Demonstrasi Pembuatan Puding Labu Kuning sebagai Intervensi Non-Farmakologis pada Penderita Hipertensi Susanto, Bela Novita Amaris; Aderita, Novi Indah; Setiyaningsih, Ratna; Indrasari, Tika
APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2: Juli 2025
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/apma.v5i2.699

Abstract

Tujuan penelitian ini memberikan edukasi dan keterampilan kepada masyarakat tentang hipertensi serta cara pembuatan puding labu kuning sebagai alternatif penatalaksanaan non-farmakologis. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan secara langsung di Desa Bendo Karang, Kelurahan Gentan, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, demonstrasi, leaflet, dan sesi tanya jawab. Peserta kegiatan berjumlah 30 ibu rumah tangga. Penyuluhan yang dilakukan dengan pendekatan ceramah, demonstrasi, leaflet, dan tanya jawab secara efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkait hipertensi dan pengolahan labu kuning menjadi puding. Kegiatan ini dapat menjadi model edukasi promotif dalam pencegahan hipertensi di masyarakat.
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TERHADAP PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH DI SMKN 11 KABUPATEN TANGERANG ZAYANI, NOFRI; SUSANTO, BELA NOVITA AMARIS
As-Shiha : JOURNAL OF MEDICAL RESEARCH Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ASHIHA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Piala Sakti Pariaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69922/asshiha.v5i1.103

Abstract

Actions that can be risky for adolescent reproductive health are engaging in premarital sexual behavior, drug abuse, violence, dating, smoking, drinking alcohol, and others. Premarital sexual behavior often results in unwanted pregnancies, contracting sexually transmitted diseases (STDs), abortion, and maternal death. One form of preventive action to maintain adolescent reproductive health today is to provide education or counseling with media that is interesting and liked by students such as animated videos. The purpose of the study was to determine the effect of providing reproductive health education with animated video media on adolescent knowledge and attitudes related to premarital sexual behavior at SMKN 11 Tangerang Regency. This research method used a quasi-experimental design with a one group pretest-posttest design. The population of this study was 125 class X students of SMKN 11 Tangerang Regency. Sampling used a random sampling technique so that the number of samples was 25 people who were adjusted to the research inclusion criteria. The research instrument used a questionnaire. Data processing was carried out using paired ¬t-tests at α = 5%. The results of the study showed an increase in knowledge from good as many as 5 people (20%) to 24 people (96%), sufficient as many as 15 people (60%) to 1 person (4%), lacking as many as 5 people (20%) to 0% after providing reproductive health education. The results of the T-test showed that there was an effect of providing health education on the knowledge and attitudes of adolescents regarding premarital sexual behavior at SMKN 11 Tangerang Regency (p-value = 0.0001 ≤ α = 0.05). In conclusion, providing reproductive health education has an effect on the knowledge and attitudes of adolescents towards premarital sexual behavior at SMKN 11 Tangerang Regency.
MANAGEMENT OF SITZ BATH AND DECORATED PURPLE LEAVES FOR ACUTE PAIN PROBLEMS IN HEMORRHOID PATIENTS ARIYANTO, MIFTAH PUTRI; SUSANTO, BELA NOVITA AMARIS; SETIYANINGSIH, RATNA
As-Shiha : JOURNAL OF MEDICAL RESEARCH Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ASHIHA
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Piala Sakti Pariaman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69922/asshiha.v2i6.121

Abstract

Hemorrhoids are an anorectal disease which is defined as enlargement of the hemorrhoidal veins that pass through the anus or rectum, which is caused by abnormal widening and distortion of the vascular channel, along with destructive changes in the supporting connective tissue in the anus, causing pain and discomfort. And causes bleeding after defecation. Management of sitz baths and administration of purple leaf decoction. Describe the management of acute pain: sitz baths and administering purple leaf decoction to hemorrhoid patients. The design of this research is descriptive qualitative: a case study using the nursing process. The sampling technique used in this research uses non-probability sampling with a purposive sampling approach. The samples taken were 3 subjects. The subject’s assessment data stated that pain in the anus and pain due to hemorrhoidal lumps were like being pricked with a pain scale of 4-6, felt intermittent or sometimes continuous, the subject’s expression grimaced in pain, the subject’s face looked tense, occasionally the subject held his anus, the subject could not sitting for too long and when sitting the subject often changes sitting position, there is a soft solid lump in the anus, the color of the lump is reddish. The nursing diagnosis is acute pain related to inflammation (hemorrhoids). Researchers carried out nursing actions for 7 days with 14 meetings. The last evaluation showed complaints of decreased pain, decreased grimaces, decreased anxiety. Management of sitz baths and administration of purple leaf decoction to hemorrhoid patients is effective in reducing the level of pain in hemorrhoid patients.
KECEMASAN PADA WANITA YANG MENGALAMI INFERTILITAS Susanto, Bela Novita Amaris; Megananda, Nadya Karlina; Yulianto, Sigit
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v10i1.729

Abstract

Infertilitas yang terjadi pada wanita adalah faktor utama penyebab pasangan untuk memiliki keturunan. Permasalahan infertilitas terdapat pada sistem reproduksi wanita. Kondisi ini diyakini dapat menyebabkan gangguan kecemasan dan kesulitan dalam menghadapi masalah infertilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecemasan yang dialami wanita dengan infertilitas. Penelitian riset kualitatif dengan pendekatan phenomenology dengan jumlah responden 5 orang anggota komunitas bayi tabung Indonesia yang dilakukan secara daring melalui zoom meeting dengan teknik wawancara. Penelitian dilakukan pada Mei-Agustus 2022. Proses analisa data menggunakan tahapan antara lain pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi kecemasan pada wanita dengan infertilitas yang digambarkan melalui adanya penyebab, respon, dimensi dan dampak dari kecemasan. Diharapkan wanita dengan kondisi infertilitas dapat menentukan strategi koping adaptif yang diterapkan pada diri sendiri.