Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Penyuluhan Hipertensi Pada Jemaat gereja GMIT Tanelain Manulai 1 Tira, Deviarbi Sakke; Pehan, Melania Alpiani Derang; Adang, Dionisia Cacalia; Benu, Novianti Serni M.; Bili, Adelia F. D.; Dealdo, Kresecia Aprillia Putri; Amas, Arias Umbu; Barbier, Tammy Andrea; Landi, Soleman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 1 No. 9 (2025): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v1i9.76

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan angka morbiditas dan mortalitas tinggi secara global. Penyuluhan kesehatan menjadi salah satu upaya penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan hipertensi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan jemaat Gereja GMIT Talenalain Manulai I tentang hipertensi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah interaktif yang disertai sesi tanya jawab. Sebelum penyuluhan, dilakukan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta. Setelah penyuluhan, dilakukan post-test untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan. Sebanyak 35 orang jemaat terlibat dalam kegiatan ini. Materi penyuluhan mencakup definisi, penyebab, tanda dan gejala, komplikasi, diagnosis, serta pencegahan hipertensi. Hasil pre-test menunjukkan nilai rata-rata pengetahuan peserta sebesar 64, sedangkan post-test meningkat menjadi 81. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p=0.000 yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara pre-test dan post-test. Hal ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta mengenai hipertensi. Peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan, menerapkan pola hidup sehat, serta menghindari faktor risiko hipertensi dalam kehidupan sehari-hari.
Pengabdian Masyarakat: Edukasi Penyakit Jantung Koroner di Lasiana, Kota Kupang Tira, Deviarbi Sakke; Amul, Bergita G. J.; Ndolu, Yurihany S. J.; Lengari, Trinita Y.N; Pupella, Jeysel D.; Pandie, Iquinta I.; Susanto, Angelina Kathlen; Taopan, Qntan Q.P; Manose, Menti Y.; Landi, Soleman
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i2.2205

Abstract

Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan kondisi yang disebabkan oleh penumpukan plak pada pembuluh darah koroner, yang mengakibatkan penyempitan atau penyumbatan aliran darah menuju otot jantung, terutama di ventrikel kiri. Gangguan ini menyebabkan jantung tidak dapat berfungsi optimal dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat Lasiana terkait faktor risiko, tanda-tanda awal, serta upaya pencegahan penyakit jantung koroner. Sebagai bentuk intervensi, dilakukan penyuluhan kepada masyarakat untuk memberikan informasi mengenai pencegahan stroke dan faktor-faktor risikonya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian materi edukasi disertai dengan pre-test dan post-test. Pre-test bertujuan untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum penyuluhan, sedangkan post-test dilakukan untuk menilai peningkatan pengetahuan setelah penyampaian materi. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan, tingkat rata-rata jawaban benar pada pre-test adalah 36% (4 orang) dan 64% (7 orang) dengan rata-rata sebesar 40,35%. Setelah penyuluhan, skor post-test mencapai 100%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat Lasiana terkait pencegahan stroke dan faktor risikonya
Penyuluhan Kesehatan Tentang Kanker Payudara dan Pemeriksaan Payudara Sendiri pada Wanita di RT 13B Kelurahan Penfui Timur Tira, Deviarbi Sakke; Landi, Soleman; Yusuf, Nazwa Nabila; Bebhe, Maria Windriani; Gracia, Febrianti; Mataufina, Maria C. C.; Nufeto, Virliando; Takesan, Wilyam J.; Banoet, Malestriani J.; Bena, Paula Theresia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 2 (2025): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i2.2211

Abstract

Kanker payudara (carcinoma mammae) merupakan suatu keganasan yang berasal dari jaringan payudara baik dari epitel duktus maupun lobulusnya. Ca ‎Mammae terjadi karena kondisi sel yang telah kehilangan pengendalian dan mekanisme normalnya, sehingga mengalami pertumbuhan yang tidak normal, cepat dan tidak terkendali. Pelaksanaan kegiatan dilakukan meggunakan metode ceramah yang ditujukan kepada wanita yang berada di RT 13B tempat kegiatan dilaksanakan. Selain ceramah, diadakan juga diskusi mengenai materi yang disampaikan.Media leaflet digunakan sebagai sarana edukasi tambahan dan evaluasi pengetahuan dilakukan melalui pre-test dan post-test sebelum dan sesudah penyuluhan untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta. Adapun materi yang diberikan meliputi definisi kanker payudara, faktor risiko kanker payudara, gejala kanker payudara, serta SADARI (Periksa Payudara Sendiri). Hasil evaluasi menunjukan terjadi peningkatan pengetahuan peserta terhadap materi yang diberikan. Peningkatan pengetahuan tersebut terlihat dari skor post-test yang lebih tinggi dibandingkan pre-test. Berdasarkan evaluasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kanker payudara dan upaya pencegahan kanker payudara dengan melakukan SADARI (Periksa Payudara Sendiri) meskipun sebagian peserta masih perlu pemahaman materi lebih lanjut. Untuk menekan angka kejadian dan kematian akibat kanker payudara, penyuluhan ini diharapkan tidak hanya memberikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga mendorong masyarakat untuk rutin melakukan pemeriksaan payudara sendiri atau SADARI.
Analysis of The Relationship Between Lifestyle and The Incidence of Dyspepsia in The Working Area of UPTD Oebobo Community Health Center, Kupang City, 2023.: Analisis Hubungan Gaya Hidup Terhadap Kejadian Penyakit Dispepsia di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Oebobo Kota Kupang 2023 Pellondou, Deflin; Tira, Deviarbi Sakke; Riwu, Yuliana Radja; Tedju Hinga, Indriati A.
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v17i1.2577

Abstract

Background: Dyspepsia is a syndrome or collection of symptoms, where patients experience complaints in the form of pain or discomfort in the epigastrium, nausea, vomiting, bloating, satiety, fullness, belching, bloating and a burning sensation that spreads to the chest. Objective: This study aims to analyze the relationship between lifestyle and the incidence of dyspepsia in the UPTD Oebobo Health Center Work Area in 2023. Method: This study is an analytical observational study using a Case Control design. This research was conducted at the UPTD Oebobo Health Center in May-June 2024. The population in this study were all residents/communities who visited the UPTD Oebobo Health Center as many as 18,105 people. The sample in this study was 118 respondents with a ratio of 1: 1, namely 59 respondents from the case group and 59 respondents from the control group, data collection was carried out using interview techniques to 118 respondents using random sampling techniques. Results: The results of the study showed that diet (p = 0.000; OR = 11.926), alcohol consumption habits (p = 0.043; OR = 2.127), stress (p = 0.001; OR = 5.538) had a significant relationship with the incidence of dyspepsia. Smoking behavior (p = 0.134; OR = 1.761) did not have a significant relationship with the incidence of dyspepsia. Conclusion: diet, alcohol consumption habits and stress have a significant relationship with the incidence of dyspepsia in respondents, while smoking behavior does not have a significant relationship with the incidence of dyspepsia in respondents. Therefore, to prevent the occurrence of dyspepsia, people can adopt a healthy lifestyle such as diligently checking their health, implementing a good diet such as choosing the types of food and drinks to be consumed, setting daily meal times and frequencies, and how to control stress so that people can avoid the occurrence of dyspepsia.
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI RSUD PROF. DR. W. Z. JOHANNES KUPANG Jellabing, Agitha Reymusyani Cr; Sir, Amelya B.; Hinga, Indriati A. Tedju; Tira, Deviarbi Sakke
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.41265

Abstract

Preeklampsia merupakan salah satu penyebab utama dari kematian ibu. Penyebab preeklampsia belum diketahui secara pasti, namun terdapat banyak faktor risiko yang dapat mempengaruhi terjadinya preeklampsia pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko kejadian preeklampsia pada ibu hamil di RSUD Prof. Dr. W. Z Johannes Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian case control. Populasi kasus ialah ibu hamil yang mengalami preeklampsia, sedangkan populasi kontrolnya adalah ibu hamil yang tidak mengalami preeklampsia. Jumlah sampel sebanyak 106 ibu hamil dengan perbandingan 1:1 dan teknik sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan mengambil data dari rekam medis menggunakan format pengumpulan data kemudian dilakukan analisis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa usia ibu saat hamil (p-value = 0,007; OR = 3,559) dan riwayat hipertensi sebelum kehamilan (p-value = 0,034; OR = 3,981) merupakan faktor risiko preeklampsia. Sedangkan status gravida (p-value = 0,401; OR = 0,642) dan kehamilan ganda (p-value = 1,000; OR = 1,000) bukan faktor risiko preeklampsia dalam penelitian ini. Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk rutin memeriksakan kehamilannya agar faktor risiko yang dapat menyebabkan terjadinya preeklampsia dapat terdeksi secara dini untuk segera mendapatkan penanganan maupun pengawasan yang ketat dari tenaga medis.
PEMETAAN PREDIKSI KEJADIAN TUBERKULOSIS BERDASARKAN WILAYAH KECAMATAN DI KABUPATEN SIKKA TAHUN 2025-2029 Haba, Febrian Trisan; Syamruth, Yendris K.; Tira, Deviarbi Sakke; Adu, Apris A.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.44040

Abstract

ABSTRAK Tuberkulosis adalah penyakit menular yang menyebabkan tingginya angka kematian. Kementerian Kesehatan RI telah menjadikan TB sebagai salah satu program prioritas nasional, namun masih banyak kasus yang tidak terdeteksi dan pasien yang terinfeksi menjadi sumber penularan baru. Insiden kasus TB di Kabupaten Sikka mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pemetaan prediksi TB dapat memberikan informasi mengenai tingkat endemisitas suatu wilayah, serta kemungkinan jumlah kasus di setiap wilayah dalam beberapa tahun ke depan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis time series menggunakan metode trend line. Trend line digunakan untuk menjadikan data historis sebagai dasar dalam membuat pola atau kecenderungan. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh data kasus Tuberkulosis di Kabupaten Sikka dari tahun 2020-2024. Hasil penelitian menunjukan sebaran kasus TB pada periode 2020-2024 cenderung meningkat, meskipun terjadi penurunan pada tahun 2024. Prediksi jumlah kasus TB di masa depan terus meningkat meskipun distribusinya menunjukkan fluktuasi di tingkat kecamatan.  Penelitian ini akan memperkuat upaya pengendalian TB di tingkat masyarakat dan pemerintah sehingga dapat dilakukan intervensi yang lebih tepat dan efisien dalam mengatasi penyebaran TB.
Factors Related to Incidence of Hypertension in Eldery at Narang Public Health Center Hantip, Paskalis Charvalo Putra; Tira, Deviarbi Sakke; Tedjuhinga, Indriati A.
Timorese Journal of Public Health Vol 4 No 1 (2022): Timorese Journal of Public Health
Publisher : Faculty of Public Health, Nusa Cendana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/tjph.v4i1.6549

Abstract

Hypertension is a very serious degenerative disease in the current era. Hypertension is included in the category of the silent disease or the silent killer, this is because someone who suffers from hypertension does not realize that he has hypertension or has not even had his blood pressure checked before. Narang Health Center is one of the health centers with high hypertension cases in West Satar Mese District, Manggarai Regency. Data on hypertension cases at the Narang Health Center in 2018 were 431 cases, in 2019 there were cases that decreased to 175 while in 2020 there was a high increase of 484 problems. The purpose of this study was to determine the relationship between salt consumption, family history, alcohol consumption, knowledge, physical activity, and the incidence of hypertension in the elderly. This type of research is an analytical survey. The design of this research is cross sectional. The population is elderly people aged 60-69 years. The sampling technique was a random sampling system with 142 respondents. Data were collected using interview methods and questionnaires. Statistical test using chi square technique. The results of the study showed a relationship between salt consumption (p value = 0.000), family history (p value = 0.000), knowledge (p value = 0.000) physical activity (p value = 0.000), obesity (p value = 0.001), and the incidence of Hypertension in the elderly is located in the work area of ​​the Narang Community Health Center, West Satar Mese District, Manggarai Regency and there is no relationship between alcohol consumption and the incidence of hypertension in the elderly (p value = 1,000) located in the Narang Health Center Work Area, West Satar Mese District, Manggarai Regency. It is recommended that the extension workers at the Health Center to be more active in conducting counseling about hypertension
Menilai Tingkat Pemahaman Remaja Pria terhadap Kanker Prostat di Kost Jaqlin Kelurahan Oesapa Kota Kupang Tira, Deviarbi Sakke; Landi, Soleman; Tino, Pretty Angel; Asiyah, Raudhatul; Pullu, Robertilde Kristy R. B.; Nenotek, Kezia Indriani; Nautu, Ceresentia Apriani; Pau, Defristin; Gulo, Stefani Dua
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 1 No. 9 (2025): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v1i9.78

Abstract

Kanker prostat merupakan kanker yang berkembang pada kelenjar prostat yang terdapat pada sistem reproduksi laki-laki. Ini terjadi bila sel-sel prostat mengalami mutasi dan mulai memperbanyak diri diluar kontrol. Gejala klinik penderita kanker prostat stadium lanjut adalah nyeri, susah buang air kecil, problem saat mengadakan hubungan seks, disfungsi ereksi.  Tujuan pengabdian untuk menilai tingkat pengetahuan remaja pria mengenai kanker prostat serta efektivitas edukasi dalam meningkatkan pemahaman mereka. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini mencakup pemberian materi edukasi mengenai faktor risiko, gejala, dan pencegahan kanker prostat, yang dilengkapi dengan pengukuran awal (pre-test) dan evaluasi setelah edukasi (post-test) untuk mengidentifikasi perubahan tingkat pengetahuan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa intervensi edukasi berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan pemahaman peserta mengenai kanker prostat, dengan peningkatan skor post-test dibandingkan pre-test. Kesimpulan dari pengabdian ini menekankan pentingnya pendekatan edukasi berbasis komunitas dalam meningkatkan kesadaran terhadap kanker prostat serta perlunya program berkelanjutan untuk mendorong deteksi dini dan pencegahan penyakit.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi Usia 6-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana Tahun 2024 Neno, Tiara Margareth; Hinga, Indriati A. Tedju; Tira, Deviarbi Sakke; Landi, Soleman
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 15, No 2 (2025): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jbik.v15i2.5299

Abstract

Eksklusif breastfeeding menurut WHO ialah pemberian Air Susu Ibu kepada bayi hingga usia 6 bulan kecuali obat dan vitamin. Sehingga menjadi hal yang penting bagi bayi untuk diberikan ASI eksklusf. Secara global, bayi umur nol bulan hingga usia enam bulan yang mendapatkan exclusive breastfeeding hanya 44% (2015-2020). Cakupan bayi yang diberikan Air Susu Ibu eksklusif di Indonesia mengalami penurunan dari 69,7% di tahun 2021, menjadi 67,9% ditahun 2022. Puskesmas Sikumana dengan angka cakupan ASI eksklusif sebesar 16,8% menjadikannya terendah diantara puskesmas-puskesmas di Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan guna mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian exclusive breastfeeding pada bayi usia 6-12 bulan di wilayah kerja puskesmas Sikumana tahun 2024. Penelitian masuk dalam jenis penelitian analitik observasional menggunakan rancangan penelitian potong lintang. Ibu menyusui dengan bayi berusia 6-12 bulan per-maret 2024 di wilayahkerja puskesmas Sikumana merupakan subjek dalam penelitian dengan hasil sampel 132 orang. Analisis data dilakukan melalui uji chi-square dengan level signifikan α = 0,05. Penelitian mendapatkan hasil terdapat keterikatan antara pengetahuan (p=0,043), status pekerjaan (p=0,000), stres (p=0,000), Serta dukungan suami (p=0,015) dengan praktik pelaksanaan Air Susu Ibu eksklusif. Namun, status gizi memperoleh nilai p=0,836 yang memiliki makna tidak ada keterikatan status gizi dengan praktik pelaksanaan ASI eksklusif. Petugas puskesmas diharapkan mampu menyusun program edukasi yang efektif guna meningkatkan pengetahuan dan minat ibu hamil maupun menyusui tentang pelaksanaan Air Susu Ibu eksklusif. Kata Kunci : ASI Eksklusif, Bayi, Faktor
HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN STATUS GIZI DENGAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI FKM UNDANA Febiola, Febiola; Syamruth, Yendris K.; Tira, Deviarbi Sakke; Weraman, Pius
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47343

Abstract

Gangguan siklus menstruasi merupakan salah satu masalah reproduksi yang umum terjadi pada wanita usisa pinggiran kota, termasuk mahasisiwi. Siklus menstruasi normalnya adalah 21-35 hari. Siklus menstruasi <21 hari disebut polimenorea, >35 hari disebut oligomenorea, dan tidak mengalami menstruasi selama tiga bulan atau lebih disebut amenorea. Ketidakteraturan siklus menstruasi dapat disebabkan oleh berbagai faktor termasuk tingkat stres dan status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan status gizi dengan gangguan siklus menstruasi pada mahasisiwi FKM Undana. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional . Sampel penelitian berjumlah 76 orang dengan pemilihan sampel menggunakan metode stratified random sampling . Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara tingkat stres (p=0,020 < 0,05) dan status gizi (p=0,038 < 0,05) dengan gangguan siklus menstruasi pada mahasiwi FKM Undana. Nilai koefisien kontingensi tingkat stres (C=0,364) dan status gizi (C=0,28), artinya keduanya memiliki keeratan hubungan lemah dengan gangguan siklus menstruasi. Mengelola stres dengan manajemen waktu yang baik serta menjaga status gizi dengan pola makan seimbang dan asupan nutrisi yang cukup merupakan rekomendasi penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: Gangguan Siklus Menstruasi, Mahasiswi,Status Gizi, Tingkat Stres
Co-Authors Adang, Dionisia Cacalia Adu, Apris A. Alang, Gregorius Rinto Amas, Arias Umbu Amelya Betsalonia Sir Amul, Bergita G. J. Anding, Derse Ndula Anu, Lusia Faustina Asiyah, Raudhatul Astriani, Astriani Bahar, Astrid Fitria Mulyani Banoet, Malestriani J. Barbier, Tammy Andrea Bebhe, Maria Windriani Bena, Paula Theresia Benu, Novianti Serni M. Bili, Adelia F. D. Bria, Febriana Abuk Bungsu, Marwa Ledita Carolin, Afriani Magreth Dade, Veronika Dealdo, Kresecia Aprillia Putri Doki, Gloria Evaristi Febiola, Febiola Gracia, Febrianti Gulo, Stefani Dua Haba, Febrian Trisan Hantip, Paskalis Charvalo Putra Hero, Damianus Harlando Hinga, Indriati A. Tedju Icha, Florentina Rosina Jellabing, Agitha Reymusyani Cr Kase, Cindy Kerans, Maria Merai K. Khalid Fredy Saputra, M Kiik, Alexandrina T.A. Koa, Theresna Kusumawardani, Emi Laba, Elfrida Febriyanti Lado, Ervan Dima Lauw, Stenly Yunior Lengari, Trinita Y.N Logo, Juniadi A. Pe M. Ihsan Dacholfany Manose, Menti Y. Marni Marni, Marni Mataufina, Maria C. C. Mathilde, Mauricia Keyra Mbate, Welsirefika Mesang, Gabriela J. N. Mesang, Gabriela. J. N. Mue, Elvina Muskananfola, Catherine Elisabeth Nautu, Ceresentia Apriani Ndoen, Honey Ivon Ndolu, Yurihany S. J. Neno, Tiara Margareth Nenotek, Kezia Indriani Nufeto, Virliando Pakae, Santaliana A. Pakan, Sikhry Christian Max Pandie, Iquinta I. Pandie, Marshanda Ananda Pati, Riana B.Belinda Umbu Pau, Defristin Pehan, Melania Alpiani Derang Pellondou, Deflin Picauly, Intje Pullu, Robertilde Kristy R. B. Pupella, Jeysel D. Purimahua, Shinta L. Purimahua, Sintha Lisa Purnawan, Sigit Rahmi, Hanifatul Rebo, Martina Lulu Reke, Sarlintje Riwu, Yuliana Radja Sabuna, Dwirana Safriza, Hamditya Aulia Sari, Iffah Atiqah Seo, Johandri Leonaldi Silfiana, Andi Soleman Landi SUMIYATI SUMIYATI Susanto, Angelina Kathlen Syamruth, Yendris K. Takesan, Wilyam J. Taopan, Qntan Q.P Tedju Hinga, Indriati A. Tedjuhinga, Indriati A. Tino, Pretty Angel Tri Wijayanti, Yoga Tukan, Helena Antonia Ema Wahyuni, Maria M. D. Weraman, Pius Wonlele, Graciella P. I. Yuliawati, Dwi Yusak, Cindy Putri Yusuf, Nazwa Nabila