Claim Missing Document
Check
Articles

Optimization of Creative Industry Technology through E-Store Development in the MSME Business in the Fashion Sector Citra, Puspa; Erniyati; Harsani, Prihastuti; Suhendar, Endang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovatif Vol. 1 No. 1 (2023): JPMI (Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovatif)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jpmi.v1i1.59

Abstract

Micro Small Medium Enterprises (MSMEs) are the most important pillar of the Indonesian economy. However, with the pandemic in recent years, MSMEs have experienced an impact, namely in their marketing. With increased internet traffic, they have experienced a shift in the consumption pattern of goods and services from offline to online. In efforts to improve or deal with the impact of a pandemic, every MSME must be able to apply technology-based creative industries. Technology-based creative industries are creative industries that do not only rely on manual creativity but include the use of information technology and computers. Currently, technology-based creative industries play an important role in optimizing marketing strategies. One of the SMEs that is growing rapidly is the fashion sector. This research aims to create a web-based application to increase the added value of the MSME economy. Developing this application design involves making applications, trials, outreach, implementation, and evaluation. To know the function level of the observed application, a questionnaire containing aspects of Usefulness, Statistics, Ease of Learning, and Ease of Use was distributed. The average result is 83%, so the application is very feasible.
ANALISIS PERSEPSI DAN PENGETAHUAN AKUNTANSI PENGGUNA SAK ETAP TERHADAP SAK ENTITAS PRIVAT (EP) PADA PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN (STUDI EMPIRIS PADA KOPERASI DI KOTA BANJAR, JAWA BARAT) Suhendar, Endang; Rusmana, Oman; Putri, Negina Kencono
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi Vol 8, No 3 (2023): Agustus 2023
Publisher : Accounting Departement Economics and Business Faculty Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimeka.v8i3.26569

Abstract

The research aims to answer the phenomenon that occurs in the preparation of cooperative financial reports regarding changes in financial accounting standards from SAK ETAP to SAK EP by conducting an in-depth analysis through the Luder contingency model to identify and analyze accounting perceptions and knowledge of SAK EP. It is qualitative research with observation, interviews, and documentation as data collection techniques. The data collection is processed through 3 stages; orientation, exploration, and member check. The results concluded that; Stimuli: standardization of private entity financial reports (SAK EP) was approved by DSAK IAI on 30 June 2021. Producers Information: Explain that there is no information and training regarding changes to financial accounting standards to SAK EP. Implementation Barriers: The lack of literacy in financial accounting standards and the development of accounting guidelines in cooperatives have made cooperatives unaware of the accounting standard guidelines used and those that are currently being developed. The research implications expect the government to plan seminars and training programs so that cooperative human resources can prepare themselves for the change from SAK ETAP to SAK EP which will take effect in 2025.
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA (PPS) PERPAJAKAN TAHUN 2022 Suhendar, Endang; Setyorini, Christina Tri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi Vol 8, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Accounting Departement Economics and Business Faculty Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimeka.v8i1.22718

Abstract

The study aims to fill gaps in the study by doing a systematic library review to identify and analyze the factors affecting the tax voluntary disclosure program (PPS) in 2022. This study method is a systematic literature review by following the systematic literacy process consisting of the main stages of revving planning, recitation, and reporting. Based on the results of the selection, as many as 12 papers are used for this systematic literature search based on the inclusion and exclusion criteria. Extracted data were integrated to create survey questions presented for review purposes. The review literature review of all research published from the paper published from 2020-2022 states that the factors affecting voluntary disclosure programs (PPS) in 2022 were untargeted because of the covid-19 pandemic in 2020-2021 and resulted in tax duty not reporting as much as yearly. And this has turned Indonesia into an economic recession. The benefit of the voluntary disclosure program (PPS) in 2022 is increased tax compliance in reporting and following tax rules. Nevertheless, one of the flaws in the administration of this program is the lack of a taxpayer's misunderstanding of newly judged tax rules.
Smart Irrigation Berbasis PLTS dan IoT untuk Meningkatkan Produksi Padi di Desa Haurgeulis Dasmo, Dasmo; Suhendar, Endang; Fitrian, Andry; Yusup, Muhammad; Yudhistira, Arief; Prayitno, Agung; Al Gani, Yasir
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20075

Abstract

Background: Kekeringan menjadi salah satu faktor penyebab kegagalan panen padi di Desa Haurgeulis, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Pemberdayaan berbasis masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kekeringan pada areal persawahan dengan menerapkan smart irrigation berbasis pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan internet of things (IoT). Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program adalah substitusi ipteks dengan mengenalkan teknologi terbaru. Langkah yang digunakan terdiri atas tahap sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, dan keberlanjutan program terhadap 16 anggota Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) Sadewa Desa Haurgeulis. Smart irrigation berbasis PLTS dan IoT berhasil dikembangkan sehingga diperkirakan dapat mengairi 4,8 hektar sawah dengan peningkatan 2 ton padi per hektar jika digunakan secara optimal dengan perbandingan hasil produksi padi yang biasanya hanya mencapai 3-4 ton pada musim tanam kedua. Penggunaan air juga akan lebih efisien karena sistem ini menggunakan IoT yang bisa mengatur air sesuai kebutuhan. Dengan demikian, smart irrigation berbasis PLTS dan IoT untuk irigasi ini dapat menjadi model replikasi bagi desa-desa lain yang menghadapi permasalahan serupa dalam pengelolaan sumber daya air dan energi.
Tinjauan Sistematis : Implementasi Cloud Computing Terhadap Keamanan Layanan Publik Suhendar, Endang
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 11, No 4 (2022): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v11i4.4245

Abstract

Cloud computing adalah teknologi revolusioner yang memungkinkan pengguna untuk berbagi layanan, data, dan sumber daya lainnya di seluruh jaringan. Jika sejumlah besar orang dalam komputasi awan untuk mentransfer data, dalam menghadapi ancaman keamanan dari penyusup atau organisasi yang tidak memiliki akses ke awan. Penelitian ini bertujuan untuk memperhatikan perhatian pengguna terhadap keamanan data pada pelayanan publik, atau melihat perhatian pengguna terhadap keamanan data pada pelayanan publik. Metodologi yang digunakan untuk menemukan proposal penelitian menggunakan tinjauan pustaka yang sistematis, karena SLR mampu menghasilkan proposal dan peluang penelitian di masa mendatang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Cloud Computing merupakan teknologi yang menggunakan server virtual untuk mengelola data dan aplikasi melalui internet. Cloud Computing sendiri telah mengakibatkan perubahan dalam cara pengelolaan sistem teknologi informasi suatu perusahaan. Sistem keamanan dan penyimpanan data merupakan hal yang penting untuk perusahaan. Teknologi komputasi awan telah memberikan manfaat yang signifikan untuk berbagai bisnis. Implementasi cloud computing dalam rangka pertumbuhan bisnis dapat dilakukan melalui penerapan kebijakan cloud computing. Cara penerapan cloud computing yang tepat adalah dengan melakukan analisis terhadap kebutuhan perusahaan, yang kemudian dicocokkan dengan jenis layanan cloud dan jenis cloud computing yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan dalam hal pengembangan bisnis.
Penerapan Autonomous Maintenance Dalam Mengurangi Technical Stopages Departemen Can Making Di Pt. Frisian Flag Indonesia Plant Ciracas Dindin Hidayat; Endang Suhendar
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 1 No. 02 (2020): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.703 KB) | DOI: 10.59141/jist.v1i02.22

Abstract

PT.  Frisian Flag Indonesia (Plant Ciracas) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyedia nutrisi berbasis susu dengan merk dagang Frisian Flag. Proses produksi di PT Frisian Flag tidak terlepas dari alat produksi ataupun mesin yang mempunyai ketersediaan waktu dan performa yang selalu siap untuk memenuhi order perusahaan,. pada PT Frisian Flag Indonesia terdapat divisi yang sangat berperan penting dalam proses produksi yaitu: divisi Can making yang menggunakan Semua mesin buatan eropa, komponen-komponen utama yang sering mengalami kerusakan yaitu di mesin Soudronic (Body Maker). Proses perawatan dan pemeliharaan mesin pada Divisi Can Making  dilakukan secara berkala pada saat kondisi mesin sedang tidak digunakan proses produksi. Hasil pengumpulan dan pengolahan data yang dilakukan di dapatkan hasil penurunan jumlah Technical Stopages sebelum dilakukan Improvement periode Juni-Oktober 2018 untuk mesin Parting sebanyak 178.16 jam dan Body maker sebanyak 184.93 jam. Setelah dilakukan analisa sumber masalah dan dilakukan perbaikan hasilnya menjadi 58.18 jam untuk mesin Parting dan 62.38 jam untuk mesin Soudronic. Maka dapat disimpulkan terjadi penurunan Technical Stopages sebanyak 67% untuk mesin Parting dan 66% untuk mesin Soudronic. Artinya Improvement yang dilakukan berjalan efektif.