Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Effectiveness and Legal Protection in Health Services in Public Hospitals For BPJS Health Participants Sembiring Deli Tua Public Hospital Study Sembiring, Alprindo; Satria, Beni; Sidi, Redyanto
Journal of General Education Science Vol 2 No 1 (2023) Journal of General Education Science, November
Publisher : Berpusi Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62966/joges.vi.468

Abstract

As a form of appreciation for the aspirations of the Indonesian people in achieving social welfare, health services are very crucial. Pancasila and the 1945 Constitution, as the foundation of the state, set guidelines for state implementation, including in the health sector. To realize the National Social Security System (SJSN), especially National Health Insurance (JKN), BPJS was initiated. However, there are many obstacles encountered in the health services sector, especially those related to legal aspects for BPJS Health members who receive treatment in hospitals. This study aims to research and find a way out of this problem. First of all, this study will review the implementation of rights and responsibilities between hospitals and patients based on Law no. 44 of 2009. Next, an assessment of the effectiveness of the implementation of Law no. 36 of 2009 concerning Health and Law no. 24 of 2011 concerning BPJS, especially in providing excellent and equal health services for BPJS Health members in state hospitals. Finally, this study will find elements that hinder the optimization of health services for BPJS members and their impact on the implementation of BPJS at RSU Sembiring using a Normative Juridical research approach. The research results show that the rights and responsibilities between hospitals and patients, including BPJS Health members, have been clearly defined in various regulations and laws in Indonesia. Regular patients and BPJS members have equal rights in obtaining access to quality and safe health services. However, BPJS members are required to pay contributions and follow a predetermined referral system. RSU Sembiring Deli Tua functions in accordance with existing provisions, including the health service referral system. In July, Sembiring RSU successfully served 8318 BPJS patients, indicating its effective service. However, there are still obstacles on the ground that require attention from policymakers. Overall, RSU Sembiring has been successful in providing services to BPJS Health members in an efficient manner and in accordance with the law. RSU Sembiring is a model for how health institutions need to adapt and collaborate with BPJS and the government to face and find solutions to the obstacles they encounter, so that effective health services and legal protection for BPJS members are guaranteed.
Pengaruh Pelvic Rocking Terhadap Penurunan Nyeri Mental Pada Remaja Wanita Meliala, Alprindo Sembiring; Sitorus, Friska Ernita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7732

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) remaja adalah orang yang berusia 10-19 tahun. rata-rata 16,8%-81% wanita di seluruh dunia menderita nyeri haid. Sebanyak 15% remaja putri di Amerika Serikat mengalami nyeri haid yang parah (Sulistyorinin, 2017). Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh Pelvic Rocking Terhadap Penurunan Nyeri Haid Pada Remaja Putri Di SMPN 1 Namorambe Tahun 2023”. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan metode one group pretest-posttest design, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelvic rocking terhadap penurunan nyeri haid pada remaja putri di SMPN 1 Namorambe. Desain ini tidak menggunakan kelompok pembanding. Penelitian ini dilakukan hanya pada satu kelompok eksperimen, dimana nyeri haid diukur sebelum dan sesudah goyang panggul. Pengukuran dilakukan dengan membandingkan hasil pengukuran nyeri haid pertama (pretest) dengan perubahan yang terjadi setelah (posttest) percobaan (Setiadi, 2007). Berdasarkan penelitian didapatkan hasil uji pengaruh signifikan pelvic rocking terhadap penurunan nyeri haid pada remaja putri SMPN 1 Namorambe tahun 2023. Berdasarkan sebaran data skala nyeri sebelum dilakukan pelvic rocking, mayoritas merasakan nyeri 4-6 25 responden dan sebagian kecil merasakan nyeri 7 -10 11 responden. Sedangkan sebaran data skala nyeri setelah dilakukan goyang panggul mayoritas merasakan nyeri 1-3 sebanyak 19 responden dan minoritas merasakan nyeri 4-6 sebanyak 17 responden. Ada pengaruh pelvic rocking terhadap penurunan nyeri haid pada remaja putri SMPN 1 Namorambe tahun 2023 dengan nilai signifikansi 0,000 menggunakan uji parametrik yaitu uji wilcoxon.
Analisis Faktor-FaktorYang Berhubungan Dengan Penularan Penyakit Infeksi Dari Pasien Ke Perawat Di RS Granmed Pakam Medan Tahun 2022 Putra, Erizal Salam; Krisna, Putri; Ginting, Selamat; Sari, Nur Mala; Sembiring, Alprindo; Alwi, Fahrizal
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.10465

Abstract

Infeksi nosokomial merupakan masalah besar di seluruh dunia dan terus meningkat setiap tahunnya. Meskipun petugas kesehatan melakukan berbagai upaya untuk mencegah infeksi nosokomial, namun angka kejadian infeksi nosokomial terus meningkat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan penularan penyakit menular dari pasien ke perawat di RS GrandMed Lubuk Pakam. Sampel penelitian ini meliputi seluruh perawat yang diwawancarai, atau 183 perawat. Analisa pengambilan data dapat dilaksanakan secara univariat, bivariat (chi-square), dan multivariat. Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa variabel pengetahuan, sikap dan kebersihan mempunyai hubungan yang signifikan terhadap penularan penyakit menular dari pasien ke perawat di RS GrandMed Lubuk Pakam dengan nilai P 0,05. Sedangkan variabel independen dalam penelitian ini mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen yaitu penularan penyakit menular dari pasien ke perawat di RS GrandMed Lubuk Pakam dengan nilai P < 0,05
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PEKERJA UNIT SPRAYING DI PT PAJ TAHUN 2023: ANALYSIS OF FACTORS ASSOCIATED WITH COMPLIANCE WITH THE USE OF APD IN SPRAYING UNIT WORKERS AT PT PAJ IN 2023 Simanjuntak, Ramayanti Boru; Tarigan, Ratna Sari Putri Br; Purba, Tety Junita; Sembiring, Alprindo
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 24 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v24i2.814

Abstract

Penggunaan alat pelindung diri (APD) merupakan langkah penting dalam mencegah risiko kecelakaan kerja, terutama di sektor konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan penggunaan APD pada pekerja Unit Spraying di PT PAJ. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 73 pekerja yang diambil secara total sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square untuk analisis bivariat dan regresi logistik untuk analisis multivariat. Hasil menunjukkan bahwa faktor masa kerja (PR = 13,471; p<0,001), pengetahuan (PR = 6,711; p=0,008), sikap (PR = 4,676; p=0,041), dan dorongan pimpinan (PR = 7,205; p=0,005) memiliki hubungan signifikan dengan kepatuhan penggunaan APD. Sebaliknya, faktor usia, jenis kelamin, pendidikan, ketersediaan APD, dan dorongan rekan kerja tidak memiliki hubungan yang signifikan. Masa kerja adalah faktor dominan yang memengaruhi kepatuhan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan, peningkatan ketersediaan APD, dan optimalisasi peran pimpinan untuk meningkatkan kepatuhan pekerja terhadap penggunaan APD.
Perbedaan Hasil Pemeriksaaan Mycobacterium Tuberculosis Metode Tes Cepat Molekuler Dan Mikroskopis dengan Penundaan 18 Jam Di Puskesmas Binjai Serbangan Kabupaten Asahan Ginting, Suventi Safrina; Hariati, Hariati; Sitorus, Friska Ernita; Meliala, Alprindo Sembiring; Siagian, Nurul Aini; Mendrofa, Wardah Nisa Fitri
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.11954

Abstract

Latar Belakang : Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi pada saluran pernapasan yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Permasalahan yang sering terjadi penundaan pemeriksaan sputum dikarenakan banyaknya pemeriksaan dan jarak antara faskes-faskes pengirim sampel ke Puskesmas Binjai Serbangan yang memerlukan waktu, sehingga sampel baru tiba di sore hari. Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan Mycobacterium tuberculosis secara mikroskopis dan tes cepat molekuler dengan penundaan 18 jam. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimenal. Hasil : Dari 35 sampel sputum, 18 pemeriksaan mikroskopis dan 20 sampel pemeriksaan tes cepat molekuler mendapatkan skor 0; 3 sampel pemeriksaan mikroskopis dan 4 sampel tes cepat molekuler mendapatkan skor 1; 5 sampel pemeriksaan mikroskopis dan 6 sampel tes cepat molekuler mendapatkan skor 2 yang artinya ada perbedaan hasil antara dua metode pemeriksaan tersebut. Kesimpulan : Terdapat perbedaan hasil sebesar 5,6% dari hasil negatif; terdapat perbedaan hasil sebesar 2,8% dari hasil Scanty dan MTB Detected Very Low; terdapat perbedaan hasil sebesar 2,8% dari hasil positif satu dan MTB Detected Low pada pemeriksaan mikroskopis dengan pemeriksaan Tes Cepat Molekuler
Pengaruh Kombinasi Mindfulnes Breathing And Guided Imagery Terhadap Penurunan Kecemasan Emosi Negatif Pada Ibu Post Sectio Caesarea Purba, Tetty Junita; Ariani, Peny; Pasaribu, Sumihar; Sitorus, Friska Ernita; Sembiring, Alprindo
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12206

Abstract

Abstrak- Sectio caesarea merupakan prosedur bedah mayor yang sering menimbulkan dampak psikologis berupa kecemasan dan emosi negatif pada ibu postpartum. Kondisi ini dapat mengganggu pemulihan, menghambat ikatan ibu dan bayi, serta meningkatkan risiko depresi postpartum. Intervensi non-farmakologis seperti mindfulness breathing dan guided imagery dipandang efektif dalam menurunkan kecemasan dan meningkatkan regulasi emosi, namun penelitian mengenai kombinasi keduanya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi mindfulness breathing dan guided imagery terhadap penurunan kecemasan dan emosi negatif pada ibu post-sectio caesarea. Penelitian menggunakan desain pre–post test without control group dengan jumlah responden sebanyak 49 orang ibu post-sectio caesarea yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner Hospital Anxiety and Depression Scale-Anxiety (HADS-A) untuk mengukur kecemasan dan Positive and Negative Affect Schedule-Negative Affect (PANAS-NA) untuk mengukur emosi negatif. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji paired t-test.Rata-rata skor kecemasan menurun dari 11,18 (SD = 3,68) menjadi 6,90 (SD = 4,34), sedangkan rata-rata skor emosi negatif menurun dari 29,96 (SD = 5,55) menjadi 23,73 (SD = 5,88). Uji paired t-test menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada kecemasan (t(48) = 7,95; p < 0,001) dan emosi negatif (t(48) = 8,42; p < 0,001). Kombinasi mindfulness breathing dan guided imagery terbukti efektif menurunkan kecemasan dan emosi negatif pada ibu post-sectio caesarea. Intervensi ini sederhana, mudah diterapkan, minim efek samping, dan dapat diintegrasikan ke dalam praktik keperawatan maternitas sebagai upaya mendukung pemulihan psikologis ibu postpartum
Efektifitas dan Perlindungan Hukum Dalam Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Umum terhadap Peserta Bpjs Kesehatan Studi Rumah Sakit Umum Sembiring Deli Tua Sembiring, Alprindo; Sidi, Redyanto
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.17937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana realisasi hak dan kewajiban rumah sakit serta pasien dalam pelayanan kesehatan, berdasarkan UU Nomor 44 Tahun 2009, serta bagaimana efektifitas dan perlindungan hukum dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit umum terhadap peserta BPJS kesehatan studi rumah sakit umum sembiring deli tua. Hasil penelitian yaitu Hak dan kewajiban rumah sakit serta pasien, termasuk peserta BPJS Kesehatan, telah diatur secara jelas dalam berbagai peraturan dan Undang-Undang di Indonesia. Pasien umum dan peserta BPJS memiliki hak yang sama dalam mendapatkan akses dan pelayanan kesehatan yang bermutu dan aman. Namun, peserta BPJS memiliki kewajiban membayar iuran dan harus mengikuti sistem rujukan yang ditetapkan. Rumah Sakit Umum Sembiring Deli Tua beroperasi sesuai dengan berbagai peraturan dan Undang-Undang, termasuk sistem rujukan pelayanan kesehatan. Selama periode Juli, RSU Sembiring berhasil melayani 8318 pasien BPJS. Meskipun demikian, tantangan dan hambatan di lapangan tetap ada dan memerlukan perhatian dari pembuat kebijakan. RSU Sembiring secara umum berhasil dalam melayani peserta BPJS Kesehatan dengan efektif dan mematuhi hukum. RSU Sembiring merupakan contoh bagaimana fasilitas kesehatan harus terus beradaptasi dan bekerja sama dengan BPJS dan pemerintah untuk mencari solusi terhadap tantangan yang ada, demi memastikan pelayanan kesehatan yang efektif dan perlindungan hukum bagi peserta BPJS.
Pengaruh Pelvic Rocking Terhadap Penurunan Nyeri Mental Pada Remaja Wanita Meliala, Alprindo Sembiring; Sitorus, Friska Ernita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7732

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) remaja adalah orang yang berusia 10-19 tahun. rata-rata 16,8%-81% wanita di seluruh dunia menderita nyeri haid. Sebanyak 15% remaja putri di Amerika Serikat mengalami nyeri haid yang parah (Sulistyorinin, 2017). Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh Pelvic Rocking Terhadap Penurunan Nyeri Haid Pada Remaja Putri Di SMPN 1 Namorambe Tahun 2023”. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan metode one group pretest-posttest design, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelvic rocking terhadap penurunan nyeri haid pada remaja putri di SMPN 1 Namorambe. Desain ini tidak menggunakan kelompok pembanding. Penelitian ini dilakukan hanya pada satu kelompok eksperimen, dimana nyeri haid diukur sebelum dan sesudah goyang panggul. Pengukuran dilakukan dengan membandingkan hasil pengukuran nyeri haid pertama (pretest) dengan perubahan yang terjadi setelah (posttest) percobaan (Setiadi, 2007). Berdasarkan penelitian didapatkan hasil uji pengaruh signifikan pelvic rocking terhadap penurunan nyeri haid pada remaja putri SMPN 1 Namorambe tahun 2023. Berdasarkan sebaran data skala nyeri sebelum dilakukan pelvic rocking, mayoritas merasakan nyeri 4-6 25 responden dan sebagian kecil merasakan nyeri 7 -10 11 responden. Sedangkan sebaran data skala nyeri setelah dilakukan goyang panggul mayoritas merasakan nyeri 1-3 sebanyak 19 responden dan minoritas merasakan nyeri 4-6 sebanyak 17 responden. Ada pengaruh pelvic rocking terhadap penurunan nyeri haid pada remaja putri SMPN 1 Namorambe tahun 2023 dengan nilai signifikansi 0,000 menggunakan uji parametrik yaitu uji wilcoxon.
The Association Between the Infection Prevention and Control (IPC) Committee's Performance and Compliance With the Use of Personal Protective Equipment (PPE) in Sembiring Hospital Meliala, Alprindo Sembiring; Efrata, Efrata; Sitorus, Friska Ernita; Hariati, Hariati; Girsang, Rostiodertina; Zuliawati, Zuliawati; Siahaan, Jekson Martiar
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 7, No 3 (2025): CONTAGION
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v7i3.25519

Abstract

Hospitals play a critical role in preventing nosocomial infections, and the use of personal protective equipment (PPE) is a key strategy for protecting healthcare workers and preventing pathogen transmission. This cross-sectional quantitative study aimed to assess the influence of the Infection Prevention and Control (IPC) Committee's performance on PPE compliance at Sembiring Hospital. A total of 57 healthcare workers participated and were surveyed using structured questionnaires. Data were analysed using univariate, bivariate (Chi-square) and multivariate (logistic regression) methods. All IPC performance indicators, surveillance, supervision, policy and procedure development, training, education effectiveness, participation and collaboration, and PPE availability, were significantly associated with PPE compliance. Multivariate analysis showed that education effectiveness had a significant effect on compliance (p = 0.002; Exp(B) = 16.655; 95% CI: 2.707?90.543). These findings suggest that strengthening the IPC Committee's role in delivering effective education is essential to improve PPE compliance among healthcare workers. For policy and practice, hospitals should prioritise continuous IPC training programmes and institutionalise periodic competency assessments to enhance adherence to PPE protocols and safeguard both staff and patients Keywords: IPC Committee, PPE Compliance, Infection Prevention, Hospital Policy
Edukasi Pentingnya Pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) untuk Diagnosis Akurat Tuberkulosis bagi Keluarga Pasien di Puskesmas Tanjung Morawa Suventy Safrina Ginting; Nada Amirah; Hariati Hariati; Friska Ernita Sitorus; Alprindo Sembiring Meliala; Nurul Aini Siagian
Pengabdian Deli Sumatera Vol 3 No 2 (2024): Artikel Pengabdian Juli 2024
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia. Diagnosis TB yang cepat dan akurat sangat penting dalam memutus rantai penularan, dan WHO merekomendasikan Tes Cepat Molekuler (TCM) sebagai pemeriksaan awal karena sensitivitas dan spesifisitasnya tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman keluarga pasien TB tentang pentingnya TCM melalui edukasi interaktif yang dievaluasi dengan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 56 menjadi 86, dengan pergeseran peserta dari kategori “Kurang” (67%) ke kategori “Baik” (80%). Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan keluarga pasien TB mengenai pemeriksaan TCM, sehingga diharapkan dapat mendukung pemanfaatan TCM secara lebih optimal di layanan primer.