p-Index From 2021 - 2026
6.749
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Kepala Sekolah dalam Mewujudkan Karakter Kota Ambon sebagai City of Peace Nanaryain, Dominggas; Salamor, Lisye; Gaite, Titus
Paidea : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/paidea.v3i1.596

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran kepala sekolah dalam mewujudkan karakter kota ambon sebagai city of peace. Teknik pengumpulan data adalah dengan meneliti kata-kata laporan terinci dari responden dan melakukan studi pada situasi yang dialami oleh subyek penelitian. Tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian deskripsi kualitatif, subjek penelitian kepala sekolah yang menjadi informan, 3 kordinator mata pelajaran PKn, IPA, dan IPS, serta ketua dan sekretaris osis. Objek lain yang memiliki hubungan dengan karakter kota Ambon. Konflik di Maluku merupakan tindakan kekerasan yang sangat kejam bagi umat manusia di kota Ambon dan sekitarnya. Hal tersebut telah mengganggu keutuhan dan ketaatan anak negeri Maluku. Salah satu dampak kekerasan tersebut adalah lembaga pendidikan. Pasca konflik 1999-2002, upaya selanjutnya adalah membangun perdamaian. Pendidikan karakter sangat penting dalam membangun karakter anak negeri Maluku melalui program pendidikan damai. Untuk mewujudkan karakter kota ambon city of peace, maka sma negeri 3 ambon sebagai salah satu sekolah di kota ambon yang dapat dijadikan sebagai tempat untuk mewujudkan karakter kota ambon sebagai city of peace.
Eksistensi Jibu-Jibu dalam Meningkatkan Pendidikan Anak Leasa, Wenanda Pricilia; Salamor, Lisye; Gaite, Titus
Educare : Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/educare.v2i1.595

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan temuan masalah yang terdapat di negeri Latuhalat. Hal yang diketahui bahwa ibu-ibu lebih banyak waktunya di pasar untuk menjual ikan daripada di rumah, sehingga waktu untuk mendampingi anak belajar itu sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk dapat meningkatkan waktu dan kesempatan ibu-ibu untuk dapat mendampingi anak-anak belajar. Maka, perkembangan anak sangat penting apalagi anak yang dalam proses pendidikannya itu masih membutuhkan dampingan dari ibu, karena dorongan bahkan motivasi merupakan peran terpenting untuk mendampingi anak-anak belajar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskripsi kualitatif, gambaran atau lukisan yang kompleks, meneliti kata-kata, laporan terinci dan pandangan responden dan melakukan studi pada situasi yang dialami oleh subjek penelitian, seperti: perilaku, persepsi, motivasi tindakan, dan lain-lain, dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ibu-ibu akan berupaya untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka sebagai ibu-ibu khususnya untuk lebih meluangkan waktu untuk mendampingi anak-anak belajar.
Implementasi Penanaman Nilai-Nilai Pancasila di Era Globalisasi Melalui Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada SMP Negeri di Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah Tuharea, Jumiati; Tutuarima, Fricean; Gaite, Titus; Litualy, Jurgen R
JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Vol 2, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jamparing.v2i2.2693

Abstract

Dalam rangka mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab, maka diperlukannya pendidikan yang tidak terlepas dari ajaran Pancasila sebagai dasar untuk melaksanakan pendidikan di Indonesia. Globalisasi membawa perubahan-perubahan dalam tatanan dunia internasional yang pengaruhnya langsung terhadap perubahan-perubahan di berbagai Negara. Kemampuan menghadapi tantangan yang amat dasar dan akan melanda kehidupan nasional, sosial, dan politik, bahkan mental dan bangsa maka benteng yang terakhir ialah keyakinan nasional atas dasar Negara Pancasila yang sebagai benteng dalam menghadapi tantangan pada era Globalisasi yang semakin berkembang pada saat ini. Menerapkan nilai-nilai Pancasila bagi peserta didik di era globalisasi bisa dilaksanakan melalui pembelajaran di sekolah yang sistematis melalui pembelajaran, pelatihan, keteladanan dan pembiasaan.
Efektivitas Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kantor UPTD Pendidikan Kecamatan Fena Fafan Kabupaten Buru Selatan (Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara) Seleky, Wandry; Tutuarima, Fricean; Gaite, Titus
JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata dan Pembelajaran Konseling Vol 2, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jamparing.v2i1.1848

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kantor UPTD Pendidikan Kecamatan Fena Fafan Kabupaten Buru Selatan (Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara). Penelitian ini dilaksanakan di Kantor UPTD Pendidikan Kecamatan Fena Fafan Kabupaten Buru Selatan. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara terhadap sejumlah informan yang melakukan efektifitas kinerja di Kantor UPTD Pendidikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa Efektifitas Kinerja pegawai Dinas UPTD  tetap berjalan seperti biasa yaitu setiap jam kerja dan pegawai melakukan pekerjaan sesuai dengan tugas dan tanggung Jawab. selanjutnya  Upaya dalam meningkatkan kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan saya selaku kepala Dinas Pendidikan melakukan pembinaann kepada pegawai yang tidak bekerja secara efektif serta membuat aturan kedisplinan kepada mereka sehingga selama saya bertugas pegawai tetap bekerja. Dalam upaya meningkatkan kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan kepala Dinas Pendidikan melakukan pembinaann kepada pegawai yang tidak bekerja secara efektif serta membuat aturan kedisplinan kepada pegawai yang ada.
The Role of the Aru Islands Regency Education and Culture Service in Addressing the Duties and Responsibilities of Teachers at Aru Island Christian Middle School 3 Melanie Dee Miana Elsurun Vannon; Titus Gaite; Ridwan Hatala
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 3, No 2 (2024): September 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v3i2.3165

Abstract

This research aims to describe the role of the Aru Islands Regency Education and Culture Service in responding to the duties and responsibilities of teachers at Aru Island 3 Christian Middle School. This research method is a descriptive qualitative approach. Data collection techniques are observation, interviews and documentation. The results of this research show that the Aru Islands Regency Education and Culture Service has a role in providing education, therefore every existing problem must be paid attention to and considered fairly and evenly in each educational unit. The Department of Education and Culture plays a role in managing the budget to support education, of which 20% of the funding goes to non-physical matters such as salaries and allowances, while the remaining 10% is funding for office needs or funding for accompanying programs in educational development. Then the Department of Education and Culture plays the role of supervisor and supervisor in improving the discipline of teachers' duties and responsibilities. The Education Service has the right to obtain reports on teaching and learning activities, monitor supervision, recapitulate attendance, provide guidance for teachers who violate the rules. So the evaluation carried out by the Education and Culture Service regarding what was found then implemented Android-based attendance, then carried out joint control with the PP Unit, Village Head and Religious Leaders over teachers in the Village. From the role played by the Department of Education and Culture, there are several inhibiting factors for teachers in carrying out their duties and responsibilities, namely geographical location, sea transportation, natural conditions, limited teacher housing, salary income, and internet networks. The inhibiting factor that teachers face is adapting to existing circumstances, this variable can control behavior. This is supported by the Teacher Work Discipline Theory according to Hamza Uno and Nina Lamatenggo 2016. In examining the variable approach to work discipline according to Kelvin Seifert, there is a humanism approach (based on responsibility), a negotiation approach (intervention assistance), and a behavior modification approach (assessing cause and effect)
Efektifitas Peran Guru PPKN Dalam Mengembangkan Kecerdasan Moral Siswa Di SMP Peduli Bangsa Wooi Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara Konu, Indri Riyani; Gaite, Titus; Patmawati, Susi Anita
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 2, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v2i1.6164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas peran guru PPKN dalam mengembangkan kecerdasan moral siswa di SMP peduli bangsa Wooi Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara. Guru merupakan salah satu komponen penting dalam dunia Pendidikan yang harus berperan aktif dalam menjalankan perannya sebagai tenaga professional termasuk dalam membentuk kecerdasan moral yang menuntun siswa meiliki karkater dan moral yang baik. Saat ini kecerdasan Moral begitu diabagaikan sehingga  berdampak pada karakter siswa khususnya pada SMP Pedulu Bangsa Wooi. Tipe penelitian kualitatif, subjek dalam penelitian ini adalah 10 informan data yang valid dan. Teknik pengumpulan data yaitu Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Analisis data menggunakan metode interaktif, yaitu: pengumpulan data reduksi data penyajian data kesimpulan/ verifikasi. Hasil penelitian bahwa peran guru PPKn dalam mengembangkan kecerdasan moral siswa yakni sebagai motivator yang mengubah perilaku moral siswa ke arah yang lebih baik  dimana  dalam upaya pengembangan kecerdasan moral terdapat tiga jenis pengembangan kecerdasan yang dilakukan oleh para guru terhadap para siswa yaitu Intelektulitas Questions (IQ), Emosional Question (EQ) dan Sprtiualitas Questions. Faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan kecerdasan moral siswa di SMP Peduli Bangsa Wooi, yaitu Para guru PPKn pada SMP Peduli bangsa wooi memiliki kewajiban yang sangat penting dalam menanamkan kecerdasan moral kepada siswa hal ini bisa dilihat dari upaya guru PPKn untuk menumbuhkan nilai-nilai moral terhadap anak didiknya dalam pembelajaran, seperti selama proses pembelajaran di kelas guru selalu menunjukan ahlak yang baik agar di teladani oleh siswa sebaik baiknya masuk mengajar tepat waktu, agar siswa menghargai pentingnya menghargai oran lain. Sedangan faktor penghambatnya yaitu guru sering mengalami kendala seperti Keterbatasan tenaga guru PPkn yang masih minim dalam memberikan kegiatan belajar mengajar secara totalitas bagi para siswa, Masalah interpersonal yang dimiliki oleh para siswa yaitu  kuranganya pemahaman siswa dalam memahami apa yang di jelaskan oleh guru.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Mendeley bagi Mahasiswa Semester Akhir Program Studi PPKN, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura Louisa M. Metekohy; Titus Gaite; Agustinus Nindatu; Jurgen Litualy
Solusi Bersama : Jurnal Pengabdian dan Kesejahteraan Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2024): November : Solusi Bersama : Jurnal Pengabdian dan Kesejahteraan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/solusibersama.v1i4.764

Abstract

Training on Using the Mendeley Application for Semester Students of the PPKN Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Pattimura University, is an activity aimed at enabling students to use the Mendeley Application when completing their final writing. This training is also to increase students' understanding of the dangers of plagiarism as part of academic misconduct. . Through lecture methods, discussions and interactive activities, students are encouraged to understand the use of the Mendeley application when writing research proposals, research results and theses. The results of this program show active participation from students as well as increased student understanding of using the Mendeley application and in the future students will be able to use it in writing, thus this activity also reduces plagiarism crimes.
Penguatan Identitas Nasional melalui Pemberdayaan Pemuda dalam Program Civic Action Gaite, Titus
Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Vol 2, No 2: August 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/ljpmt.v2i2.32954

Abstract

Strengthening national identity among the younger generation is one of the key challenges in the era of globalization, particularly in regions with high socio-cultural diversity such as Ambon. This community service-based research aimed to empower students of SMA Negeri 3 Ambon through a civic action program as an applicative and participatory approach to civic education. The methods included training on national values, designing and implementing social projects within the school and surrounding community, as well as evaluations through pre-tests, post-tests, and interviews. The results showed increased understanding of national values, active student participation in social actions, and a transformation in attitudes, including a stronger sense of pride and responsibility as citizens. The program also successfully fostered tolerance and social solidarity amid Ambon’s diversity. In conclusion, civic action is an effective method for strengthening national identity and can be replicated in other schools with similar contexts to help preserve national unity and cohesion.
The Implementation of the Small Group Discussion Learning Model on the Learning Outcomes of Fifth Grade Students in the Pancasila Education Subject at SD Negeri Seilale Pormes, Enny Abigael; Titus Gaite; Nathalia Y Johannes
The Future of Education Journal Vol 4 No 6 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i6.694

Abstract

Small Group Discussion is a learning model that involves two or more individuals interacting intensively and face-to-face to achieve predetermined goals through the exchange of information, opinions, or problem-solving. Learning outcomes include students’ ability to develop metacognitive skills, such as their capacity to plan, organize, and evaluate their own learning processes. These outcomes are often linked to students’ engagement in the learning process. The method used in this research is Classroom Action Research (CAR). CAR is a problem-solving process that applies scientific methods involving collaboration and cooperation between researchers, educators, and participants. It is a specific variant of action research that plays a significant and strategic role in improving the quality of teaching and learning activities. The results of this study indicate that students are able to interact intensively and face-to-face in identifying and solving problems, exploring or debating issues, which is considered effective in stimulating thinking, challenging attitudes and beliefs, and developing students’ interpersonal skills. Students are also able to share knowledge, experiences, and perspectives with their group members. Furthermore, they are capable of giving and receiving feedback, asking questions, presenting arguments, and concluding the results of discussions. Overall, the implementation of the Small Group Discussion model proves to be effective in improving student learning outcomes.
Pengaruh Game Online terhadap Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar Tuhumury, Sinthya; Salamor, Lisye; Gaite, Titus
PRIMARY DIDACTIC: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol 3 No 1 (2023): Primary Didactic: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/primary-didactic.3.1.1-10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh game online terhadap minat belajar siswa kelas IV. Dilaksanakan Pada SD Negeri 2 Amahusu, kecamatan Nusaniwe, kota Ambon pada bulan Oktober 2022. Sampel yang digunakan adalah Siswa kelas IV yang berjumlah 16. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kuantitatif dengan program bantu SPSS. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik Observasi, wawancara serta kuesioner (Angket) yang isinya 26 pernyataan yang dihasilkan dari variabel X dan variabel Y. hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh antara variabel X dan variabel Y yaitu sebesar 0,830 dengan tingkat pengaruh berdasarkan nilai signifikasi sebesar 0,05% dan berdasarkan nilai t: diketahui nilai rhitung = 0,830 > rtabel = 0,497. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel X (game online) berpengaruh terhadap variabel Y (minat belajar).