Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PERANCANGAN INTERIOR GELANGGANG REMAJA KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN PENDEKATAN PSIKOLOGI RUANG Fiska, Niken Sintia; Liritantri, Widyanesti; Raja, M. Togar Mulya
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang memiliki risiko tinggi sepanjang proses berkembangnya manusia karena perubahan yang terjadi ditandai dengan adanya perubahan fisik, sikap, perilaku, dan perkembangan intelektual yang dapat mengarah ke arah baik atau buruk didasari oleh bagaimana lingkungan hidup remaja tersebut. Salah satu perilaku buruk yang terjadi pada masa remaja adalah kasus perkelahian massal atau tawuran, perundungan, pencurian, merokok, hingga penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Untuk mengatasi permasalahan terkait kenakalan remaja ini maka diperlukan bantuan dan perhatian dari beberapa pihak, salah satunya adalah Negara yaitu dengan adanya fasilitas Gelanggang Remaja. Gelanggang Remaja merupakan fasilitas sarana dan prasarana yang mengakomodasi kegiatan operasional dalam kelas, pengelolaan, dan jasa dengan tujuan mengakomodasi kebutuhan remaja. Berdasarkan hasil observasi ditemukan beberapa permasalahan pada Gelanggang Remaja yaitu terkait penunjang kegiatan sosialisasi antar pengguna individu dan komunitas, penyelesaian interior yang didasari oleh standar pemerintah, dan pengkondisian ruang yang didasari oleh keunikan dan kebutuhan akan akustiknya. Perancangan interior Gelanggang Remaja Kota Bandung yang didasari oleh penyelesaian masalah-masalah agar dapat beraktivitas secara optimal berdasarkan kebutuhan dan dapat mengarahkan perilaku remaja dengan mengajak untuk berkegiatan secara positif di Gelanggang Remaja Kota Bandung. Didukung oleh pendekatan yang diangkat pada perancangan yaitu psikologi ruang yang studinya berfokus pada sensasi, persepsi dan atensi.Kata kunci: Gelanggang Remaja, Kota Bandung, Remaja, Psikologi Ruang
PERANCANGAN INTERIOR PERPUSTAKAAN UMUM KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN LEARNING COMMONS Wijaksana, Irsyad Muzhaffar; Wismoyo, Erlana Adli; Liritantri, Widyanesti
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan Umum Kota Bandung adalah salah satu fasilitas publik yang diberikan oleh pemerintah kepada warga Kota Bandung untuk keperluan pendidikan dan rekreasi. Keterletakannya yang strategis di pusat kota menjadikannya potensial untuk menjadi pusat pendidikan di wilayah tersebut. Namun, saat ini perpustakaan tersebut belum sepenuhnya memenuhi tuntutan zaman digital dan kebutuhan generasi digital natives. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan rancangan interior baru yang bertujuan untuk mengubah Perpustakaan Umum Kota Bandung agar sesuai dengan perubahan era digital dalam pengelolaan perpustakaan. Pendekatan Learning Commons diaplikasikan untuk memastikan perpustakaan ini dapat membangkitkan minat pengunjung, menciptakan suasana ruangan yang nyaman, dan menghindari kesan monoton. Proses perancangan interior Perpustakaan Umum Kota Bandung melibatkan berbagai metode seperti pengumpulan data, observasi, wawancara, studi literatur, pemrograman, serta pengembangan tema dan konsep. Hasil akhir dari proses ini adalah desain interior yang inovatif dan sesuai dengan tujuan perpustakaan dalam era digital.Kata kunci: Perpustakaan Umum Kota Bandung, Learning Commons, Desain Interior
PERANCANGAN ULANG POINT LAB CO-WORKING SPACE LANTAI 6 DI GRAHA POS INDONESIA DENGAN PENDEKATAN PERILAKU Wismoyo, Igit Rizki Wismoyo; Liritantri, Erlana Adli Liritantri; Liritantri, Widyanesti
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Point Lab Co-Working Space merupakan salah satu bisnis properti yang dikelolaoleh PT. Pos Properti Indonesia. Point Lab Co-Working Space lantai 6 diresmikan oleh PT.Pos Properti Indonesia pada tanggal 27 Februari 2020. Sasaran pengguna utamanyamerupakan generasi y dan z dengan rentan usia 20-45 tahun dari berbagai bidang profesiseperti startup, pekerja lepas, pelaku kreatif, UMKM, mahasiswa dan profesi lainya. Demimeningkatkan produktifitas pengguna ruang di Point Lab Co-Working Space denganaktivitas bekerja yang dinamis dan berbagai macam bidang pekerjaan, maka perlu adanyaperancangan ulang dan pengembangan desain dengan mengikuti perkembangan trendesain co-working space 2023 dan penyesuaian kebutuhan fasilitas ruang. Perancanganco-working space ini menggunakan metode pengumpulan data dengan melakukan surveilangsung dengan dokumentasi, wawancara, penyebaran kuesioner dan observasi maupunsumber online dengan studi literatur, buku, dan jurnal. Guna memecahkan permasalahanyang ada, maka perancangan ini menggunakan pendekatan desain perilaku sertamengimplementasikan 7 tren desain co-working space di tahun 2023 ke dalam interiorruang, agar dapat menciptakan 3CO (community, communicatian dan collaboration) sertadapat memfasilitasi para staff (pengelola) dan pengunjung yang sesuai dengan aktivitas,kebutuhan ruang, dan perilaku penggunanya, sehingga mereka dapat bekerja lebihproduktif.Kata kunci: Pendekatan Perilaku, Point Lab Co-Working Space, Tren Desain Co-Working Space 2023
PERANCANGAN ULANG INTERIOR COWORKING CO&CO HUB BANDUNG DENGAN PENDEKATAN PERILAKU Fakhriyah, Asmahan; Liritantri, Widyanesti; Palupi, Fajarsani Retno
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coworking space adalah ruang terbuka (public area) yang digunakan oleh pekerja dengan gaya kolaboratif/modern. Seiring berjalannya waktu, tren transformasi cara bekerja, teknologi, dan budaya pada suatu daerah meningkatkan kebutuhan manusia akan tempat kerja atau workspace dengan tumbuhnya bisnis startup. Dengan meningkatnya pertumbuhan bisnis ini, maka diperlukannya fasilitas yang dapat memenuhi kebutuhannya, salah satunya adalah coworking space. Tujuan dari perancangan coworking space ini adalah untuk menciptakan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan pengguna dan standar atau prasyarat coworking untuk meningkatkan kenyamanan serta produktivitas demi mendukung kegiatan sosial dan berinteraksi atar pengguna. Untuk mengetahui hal tersebut, metode yang digunakan dalam perancangan ini meliputi wawancara, observasi, studi lapangan, dokumentasi, dan studi literatur. Berdasarkan hasil pengolahan data yang ada, ketersediaan fasilitas coworking belum sepenuhnya dapat menunjang kebutuhan para penggunanya khususnya dalam nilai interaksi dan kolaborasi. Untuk itu perancangan ulang perlu dilakukan yang dapat memperhatikan kebutuhan para penggunanya guna menunjang aktivitas yang ada dalam coworking space.Kata kunci: coworking space, workspace, interaksi, kolaborasi
PERANCANGAN ULANG PERPUSTAKAAN UMUM KABUPATEN PESISIR SELATAN DENGAN PENDEKATAN BEHAVIOUR Shezy, Yuriko Rahmi; Liritantri, Widyanesti; Wismoyo, Erlana Adli
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data yang didapat dari badan pusat statistika pesisir selatan, terdapat kenaikan pengunjung yang signifikan sebesar 10.000 orang dari tahun 2019 ke tahun 2022. Hal ini dapat dicapai karena Perpustakaan Umum Kabupaten Pesisir Selatan sudah ikut melaksanakan amanat pemerintah dengan adanya program dan kebijakan literasi bagi masyarakat melalui kegiatan pengembangan budaya baca dan pembinaan perpustakaan dengan bentuk kegiatannya adalah <Publikasi dan Sosialisasi Minat danBudaya Baca=. Tetapi melihat data dari Perpustakaan Umum Kabupaten Pesisir Selatan hasil survey kepuasaan pengunjung perpustakaan pada tahun 2022 tercatat 87% pengunjung tidak puas dengan fasilitas-fasilitas penunjang aktivitas pada perpustakaan tersebut. Yandes Amrianal (2023) menyebutkan bahwa alasan pengunjung mengunjungi perpustakaan ini antara lain menggunakan fasilitas area baca, belajar kelompok dan menggunakan fasilitas komputer untuk kegiatan sekolah. Dengan adanya kebutuhan pengunjung di setiap aktivitas perpustakaan, maka perpustakaan harus memiliki tema dan konsep yang menarik untuk meningkatkan minat pengunjung terutama di zaman yang sudah sangat berkembang pesat pada zaman era modern ini. Maka dari itu, Perpustakaan Umum Kabupaten Pesisir Selatan memerlukan perancangan ulang yang dapat menciptakan ruangan yang nyaman sehingga membaca tidak hanya berpacu pada sebuah literasi saja, melainkan bisa dalam bentuk multimedia atau berbasis praktikal tanpa menghilangkan tujuan itu sendiri, yaitu mendapatkan informasi.Kata Kunci: Perpustakaan Umum, Pendekatan Perilaku, Ruangan Terbuka
REDESAIN KANTOR PLAZA SUMMARECON SERPONG DENGAN PENDEKATAN AKTIVITAS Day, Siti Asyah Suhartinah; Sarihati, Titihan; Liritantri, Widyanesti
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Summarecon Agung Tbk. merupakan perusahaan swasta besar yang bergerak di bidang pengembangan dan manajemen properti di Indonesia dengan Summarecon Serpong sebagai salah satu kawasan terbesarnya (Alexander, 2021). Untuk mengakomodasi aktivitas bisnis di Serpong, pada tahun 2008 Summarecon membangun menara kantor pribadi yang dinamakan Plaza Summarecon Serpong. Dalam pengembangan kawasan Summarecon Serpong, perusahaan banyak berkoordinasi dengan berbagai pihak mulai dari konsultan, kontraktor, supplier, sampai pemerintah setempat dalam perencanaan kota mandirinya tersebut. Klien juga terlibat sebagai konsumen bisnis yang memegang peran penting dalam menentukan kesuksesan bisnis. Jumlah user memunculkan keberagaman aktivitas di kantor yakni perencanaan, koordinasi, dan pelayanan dimana aktivitas tersebut terus berkembang seiring berjalannya waktu menghadirkan kebutuhan baru. Namun pada kondisi lapangan belum ditemukan usaha pemenuhan kebutuhan aktivitas sehingga pembaruan desain dibutuhkan. Pada peranncangan interior, keberagaman aktivitas dan perkembangannya perlu diwadahi dengan memenuhi kebutuhannya agar tercipta lingkungan yang positif bagi karyawan maupun klien. Lingkungan positif adalah lingkungan dimana kenyamanan dalam beraktivitas terjamin, lalu produktivitas dan kualitas kinerja tercapai.Kata Kunci: Kantor, Plaza Summarecon Serpong, Aktivitas
PERANCANGAN BARU INTERIOR RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK TIPE B DI KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN HEALING ENVIRONMENT Aurelia, Cheryl; Farida, Ariesa; Liritantri, Widyanesti
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada rumah sakit tipe B, Rumah Sakit Ibu dan Anak merupakan fasilitas pelayanan kesehatan khusus yang menangani bidang obstetri, ginekologi, dan kesehatan anak usia 0 sampai dengan 14 tahun. Peningkatan kasus postpartum depression pada ibu pascamelahirkan mempengaruhi pentingnya fasilitas kesehatan yang baik dan bisa memberikan kenyamanan ruang khususnya pada postnatal care dan pediatri, dibutuhkan perancangan khusus yang bisa membantu penyembuhan secara psikologis dan dibutuhkannya juga fasilitas yang memadai untuk penyembuhan secara fisik sesuai dengan standarisasi. Metode perancangan dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi lapangan dan juga pengumpulan data melalui kuisioner dan juga dokumentasi. Tujuan utama dalam perancangan ini adalah membuat area dan juga fasilitas rumah sakit ibu dan anak yang bisa mendukung penyembuhan pengguna khusus nya pada area postnatal care dan pediatri. Hasil dari penelitian ini berupa implementasi gambar desain 2D, 3D modeling dan juga maket. Kata kunci: Interior, Postnatal Care, Rumah Sakit Ibu dan Anak
PERANCANGAN ULANG HOTEL BUTIK VERONA PALACE DI KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN BUDAYA SUNDA Putri, Safira Rahmalia; Liritantri, Widyanesti; Nabila, Ganesha Puspa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Bandung, dikenal sebagai des琀椀nasi wisata yang kaya keberagaman, telah menjadipusat perha琀椀an bagi wisatawan domes琀椀k dan internasional, mengakibatkan dampak langsungpada industri perhotelan.Dengan beragam jenis wisata, seper琀椀 alam, budaya, belanja, dankuliner, Kota Bandung memuaskan berbagai preferensi wisata, mencakup mass tourism danalterna琀椀ve tourism. Demi memenuhi kebutuhan pengunjung, terutama melalui hotel, perluadanya fasilitas yang memberikan pengalaman memuaskan. Dengan 琀椀ngginya potensikedatangan wisatawan, persaingan ketat di pasar hotel Bandung mendorong hotel untukmenarik perha琀椀an melalui desain dan layanan unggul. Perancangan ulang diperlukan untukmenciptakan hotel bu琀椀k yang sesuai dengan de昀椀nisi hotel bu琀椀k, meningkatkan keunikan, danmemenuhi kepuasan pengunjung. Studi ini membahas Hotel Verona Palace sebagai contoh hotelbu琀椀k yang belum memperoleh iden琀椀tas unik. Melalui perancangan ulang, diharapkan HotelVerona Palace dapat memberikan pengalaman khas Bandung dan memuaskan pengunjungnya. Kata kunci : Budaya, Hotel Bu琀椀k, Bandung
PERANCANGAN BARU PERPUSTAKAAN UMUM KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN ZONASI Muhtadi, Fikri Akbar; Liritantri, Widyanesti; Pangestu, Desthyo Putra
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan Umum Kota Bandung saat ini berlokasi di Dinas Arsip danPerpustakaan Kota Bandung yang beralamat di Jalan Seram No. 2, Citarum,Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat. Namun saat ini Dinas Arsipdan Kota Bandung tersebut memiliki bangunan yang menyatu dengan DinasPemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Kondisi ini mengakibatkanketerbatasan ruang bagi layanan perpustakaan, yang hanya berada di lantai dasar.Ruang yang terbatas tersebut berdampak pada fasilitas, seperi area lobi yangtergabung dengan area baca, sehingga fungsi masing-masing ruang menjadi tidakmaksimal. Oleh karena itu, diperlukan perancangan baru Perpustakaan Umum KotaBandung dengan pendekatan zonasi sebagai solusi atas permasalah tata ruang yangada. Tujuan dari perancangan ini adalah menciptakan lingkungan perpustakaan yanglebih ideal, fungsional, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara lebihbaik.Kata kunci: desain interior, zonasi, perpustakaan umum
PERANCANGAN BARU RUMAH SAKIT SWASTA TIPE C DI KOTA BANJARMASIN DENGAN PENDEKATAN HEALING ENVIRONMENT Celia, Melissa; Haristianti, Vika; Liritantri, Widyanesti
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk di Kota Banjarmasin yang semakin tinggi menyebabkankebutuhan akan fasilitas kesehatan meningkat. Namun, jumlah rumah sakit swasta Tipe Cpada kota ini masih terbatas, sehingga dibutuhkan upaya penyediaan fasilitas baru yangmemenuhi standar teknis dan mampu mendukung proses penyembuhan pasien.Perancangan ini bertujuan untuk menciptakan interior Rumah Sakit Swasta Tipe C di KotaBanjarmasin dengan pendekatan healing environment. Metode penelitian meliputi studiliteratur, observasi lapangan, wawancara dengan tenaga medis, serta studi banding kebeberapa rumah sakit referensi. Perancangan dilakukan dengan menerapkan elemenelemen penyembuhan seperti tata letak yang eįsien, pencahayaan alami, warna yangmenenangkan dan penggunaan elemen alami. Hasil perancangan menunjukkan bahwapendekatan healing environment mampu menciptakan ruang yang lebih nyaman secarapsikologis dan fungsional, serta berpotensi mempercepat proses penyembuhan pasien.Perancangan ini diharapkan menjadi referensi dalam pembangunan rumah sakit tipe Cyang tidak hanya eįsien secara operasional, tetapi juga memperhatikan aspek psikologispasien.Kata Kunci: Perancangan baru, rumah sakit tipe C, healing environment