Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Tarbiya Islamica

Efektivitas Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru Pendidikan Agama Islam Yuni; Mujahidin; Sera Yuliantini
Tarbiya Islamica Vol. 11 No. 1 (2023): Januari-Juni 2023
Publisher : Fakutas Tarbiyah Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/ti.v11i1.2357

Abstract

The aim of this research is the Islamic Religious Education Subject Teacher Deliberation in improving the pedagogical competence of PAI teachers; Describe the role of MGMP PAI in improving the pedagogical competence of high school level Islamic Religious Education teachers; Describe the supporting and inhibiting factors for PAI Subject Teacher Deliberations in improving the pedagogical competence of high school level teachers. This research uses a qualitative approach and descriptive research type. Data collection techniques use interviews and documentation. The data analysis technique used is data reduction. The data validity technique used is data reduction. The data validity techniques used are triangulation and member check. The results of this research show that: as a guide or direction for teachers, as well as directing, guiding teacher activities in the learning process to achieve goals, so that they can understand and comprehend the learning process conveyed by the relevant agencies in the Forum. Apart from that, the Forum is a form of effort carried out by the Ministry of Religion of Sambas district to improve the competencies of Islamic Religious Education Teachers at high school level; The PAI MGMP forum plays an important role in the process of improving teachers' teaching abilities. MGMP PAI acts as a reformer, mediator, collaborator, clinical and academic supervisor, evaluator and school developer, along with supporting agencies. So that teachers become enthusiastic and enthusiastic in carrying out their duties as educators; Supporting factors such as the existence of a legal umbrella that protects and further strengthens a PAI MGMP organization, namely the existence of the RI RELIGION MINISTER REGULATION Number 16 of 2010 concerning the PAI MGMP organization. Meanwhile, inhibiting factors in the PAI MGMP include the lack of budget support from the relevant agencies.
UPAYA PEMERINTAH MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN ISLAM SETELAH KEMERDEKAAN Sera Yuliantini; Sriliza; Hasyim Hadade; Arnadi
Tarbiya Islamica Vol. 12 No. 2 (2024): Juli - Desember
Publisher : Fakutas Tarbiyah Institut Agama Islam Sultan Muhammaad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/ti.v12i2.3680

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan islam setelah kemerdekaan dengan metode penelitian literatur (literature review) yang mana hasilnya dapat ditemukan bahwa Upaya pemerintah dalam meningkatkan Pendidikan Islam setelah kemerdekaan diantaranya dengan mengeluarkan beberapa kebijakan sesuai dengan periode yakni masa orde lama dimulai dari tahun 1945-1965 yang ditandainya dengan ditetapkannya peraturan bersama yang dikeluarkan tahun 1946, dikeluarkan lagi Peraturan Bersama Menteri PP dan K dan Menteri Agama: Nomor 1432/Kab tanggal 20 Januari 1951 (Pendidikan), Nomor KI/652 tanggal 20 Januari 1951 (Agama) tentang Peraturan Pendidikan Agama di Sekolah Sekolah yang salah satu Isinya adalah di tiap-tiap sekolah rendah pendidikan agama dimulai pada kelas IV, banyaknya dua jam dalam satu minggu. Dilanjutkan pada masa orde baru dimulai dari tahun 1965-1998 pada masa orde baru Pendidikan agama Islam mendapat peningkatan perhatian dengan di tetapkannya Tap MPRS Nomor XXVII/MPRS/1966 (Bagian I Pasal 1) tentang pendidikan agama di sekolah berbunyi: "Pendidikan agama menjadi mata pelajaran di sekolah-sekolah mulai dari Sekolah Dasar (kelas I) sampai dengan Universitas. Selanjutnya perkembangan Pendidikan agama Islam mengalami perhatian dan peningkatan yang signifikan pada masa reformasi yang ditandai dengan ditetapkannya Tap MPR Nomor IV/MPR/1999 tentang GBHN yang mengamanatkan peningkatan kualitas pendidikan agama Islam melalui penyempurnaan sistem pendidikan agama. Tujuannya adalah agar pendidikan agama dapat lebih terpadu dan integral dengan sistem pendidikan nasional, serta didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai.