Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Contribution of Body Mass Index to the Physical Fitness Level of Students Boby Helmi; Rinaldi Aditya; Alan Alfiansyah Putra Karo Karo; Andi Nur Abady; Syahruddin; Heny Setyawati
ACPES Journal of Physical Education, Sport, and Health (AJPESH) Vol. 4 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with ACPES (ASEAN Council of Physical Education and Sport)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ajpesh.v4i1.5580

Abstract

The purpose of this study was to determine the contribution of body mass index to the level of physical fitness of junior high school students in Medan City in 2023. This study used descriptive analytic method. The sample amounted to 23 people, obtained by purposive sample. To determine the correlation of body mass index to the level of physical fitness is sought using the product moment formula. This research uses body mass index test instruments and physical fitness tests carried out to find out data on research variables, namely body mass index data and student physical fitness tests. From the results of statistical analysis, the correlation coefficient between body mass index and physical fitness is rcount = 0.55. To find out how much the contribution of body mass index to the level of physical fitness is calculated with R = (0.55)2 x 100% = 30.25%. The contribution is 30.25%. Thus the hypothesis that states there is a contribution of body mass index to the level of physical fitness of junior high school students in Medan City in 2023 can be accepted in this study. This research opens insights into knowledge for teachers, especially physical education teachers so that this information can be applied in schools.
Sosialisasi Senam Jantung Sehat Bagi Masyarakat Kategori Lansia Di Desa Pardugul Samosir Nadhira Yasmine Ahmad; Syahruddin; Boby Helmi; Andi Nur Abady; Ahmad Al Munawar; Rinaldi Aditya; Hafiz Yazid Lubis; Muhammad Fahrezi Harahap
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i1.5255

Abstract

Perubahan struktur demografis Indonesia yang menunjukkan peningkatan jumlah lansia membawa implikasi penting bagi kesehatan publik, khususnya terkait penurunan fungsi kardiovaskular akibat proses penuaan. Di Desa Pardugul, sebagian besar lansia cenderung menjalani aktivitas fisik minimal dan belum memahami bentuk latihan yang aman bagi jantung, serta prosedur pemanasan dan pendinginan yang benar. Kondisi ini menegaskan kebutuhan terhadap intervensi berbasis edukasi kesehatan melalui aktivitas fisik terstruktur. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan literasi kesehatan jantung, kemampuan melakukan senam jantung sehat secara mandiri, dan pembentukan kebiasaan olahraga berkelanjutan pada lansia. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui tahapan observasi awal, edukasi teoritis, demonstrasi gerak, pendampingan teknis, evaluasi efektivitas, dan program keberlanjutan. Responden terdiri dari 25 lansia dengan pemantauan melalui observasi fisiologis sederhana dan pengukuran keterlibatan aktivitas. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman manfaat aktivitas fisik bagi kesehatan jantung (88%), kemampuan mengikuti gerakan senam secara mandiri (81%), dan tingkat kehadiran kegiatan (85%). Selain itu, 67% lansia menyatakan kesiapan membentuk kelompok senam mandiri sebagai bentuk keberlanjutan praktik sehat. Kesimpulan menunjukkan bahwa program ini efektif meningkatkan pengetahuan kesehatan dan keterampilan fisik lansia, serta berpotensi menjadi model intervensi kesehatan preventif berbasis komunitas di desa. Pendekatan edukatif-partisipatif dalam kegiatan ini menjadi kontribusi orisinal yang relevan untuk dikembangkan dalam skala wilayah yang lebih luas sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas hidup lansia
Pengaruh Bentuk Latihan Agility Terhadap Kemampuan Dribbling Bola Peserta Ekstrakulikuler Futsal Immanuel Sembiring; Farid M. Alhumary; Ahmad Al Munawar; Rinaldi Aditya; Filli Azandi
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i1.5648

Abstract

Futsal merupakan olahraga yang menuntut penguasaan keterampilan teknik dasar dan kondisi fisik yang baik, khususnya kemampuan dribbling yang didukung oleh kelincahan gerak. Permasalahan yang ditemukan pada kegiatan ekstrakurikuler futsal di SD Swasta Dharma Wanita Pemprovsu adalah kemampuan dribbling siswa yang belum berkembang secara optimal akibat keterbatasan metode latihan yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan latihan agility terhadap kemampuan dribbling bola peserta ekstrakurikuler futsal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui rancangan one group pretest–posttest design. Sampel penelitian berjumlah 12 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan dribbling futsal dengan pengukuran waktu tempuh. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik parametrik, yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh peserta mengalami penurunan waktu dribbling pada posttest dibandingkan pretest, dengan rata-rata peningkatan kemampuan sebesar 14,65%. Hasil uji t berpasangan menunjukkan nilai thitungt_{hitung}thitung​ lebih besar daripada ttabelt_{tabel}ttabel​, yang mengindikasikan adanya pengaruh yang signifikan dari latihan agility terhadap peningkatan kemampuan dribbling. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa latihan agility efektif dalam meningkatkan kemampuan dribbling futsal pada peserta ekstrakurikuler sekolah dasar dan direkomendasikan sebagai bagian penting dalam program latihan futsal usia dini