Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS TANTANGAN GURU DALAM MENANGANI SISWA ADHD PADA PEMBELAJARAN DI KELAS 1 SD NEGERI 74 KOTA BENGKULU Wulan Septi Ayu; Vegi Miranti; Bima Pertama Sari; Farida Yustika Sari; Via; Irfan Supriatna; Anisah Dwi Indah Sari
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jpicb.v4i1.6950

Abstract

Pendidikan inklusif bertujuan untuk memberikan akses pendidikan yang setara kepada semua siswa, termasuk mereka yang mengidap Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), dalam lingkungan sekolah umum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi ciri-ciri siswa dengan ADHD, usaha yang dilakukan oleh guru, dan tantangan yang mereka hadapi dalam pelaksanaan pembelajaran inklusif di SD Negeri 74 di Kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang melibatkan observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan ADHD memperlihatkan ciri-ciri seperti hiperaktif, sulit berkonsentrasi, dan impulsif, yang tercermin dari perilaku mereka yang sering berjalan-jalan di dalam kelas, keluar-masuk ruangan, serta mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tugas yang diberikan. Guru telah berupaya untuk mendukung siswa dengan berbagai cara, termasuk pendekatan yang bersifat pribadi, komunikasi langsung, dan pengarahan individu, namun masih terdapat tantangan seperti kurangnya strategi yang tepat, fasilitas yang mendukung, dan kesulitan dalam mempertahankan fokus siswa selama proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari pihak sekolah, pelatihan bagi para guru, serta kolaborasi antara guru dan orang tua supaya pelaksanaan pembelajaran inklusif dapat lebih optimal.
PERAN GURU KELAS DALAM MENDAMPINGI SISWA DENGAN KARAKTERISTIK ADHD DI MIS ASYIFA KOTA BENGKULU Diska Lestari; Dia Aqmarina; Lexa Lingga Rezqi; Rifqi Farid Al-Aziz; Tiara Anggraini; Zeta Putriyani; Irfan Supriatna; Anisah Dwi Indah Sari
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jpicb.v4i1.6957

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan bentuk pemenuhan hak setiap peserta didik untuk memperoleh layanan pendidikan yang bermutu tanpa diskriminasi, termasuk bagi siswa dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Namun, implementasi pendidikan inklusif di sekolah dasar masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam penanganan siswa ADHD di kelas reguler. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam menangani siswa ADHD pada pembelajaran di MIS Asyifa Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang siswa kelas 2A berinisial ZNS yang menunjukkan karakteristik ADHD. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara bersama wali kelas, serta diperkuat oleh catatan lapangan (field notes). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ZNS mengalami hambatan berupa kesulitan mempertahankan fokus, keterlambatan membaca dan menulis (reading and writing delay), serta impulsivitas verbal. Dalam menangani kondisi tersebut, guru kelas mengimplementasikan peran profesionalnya secara mandiri sebagai pembimbing individual, fasilitator adaptif, pengelola pembelajaran responsif, dan evaluator yang fleksibel. Meskipun demikian, implementasi pendampingan masih menghadapi kendala berupa ketiadaan Guru Pendamping Khusus (GPK) dan kurangnya kontinuitas penanganan di rumah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kompetensi guru melalui pelatihan serta kolaborasi sinergis berkelanjutan melalui buku penghubung antara sekolah dan orang tua guna mendukung pembelajaran siswa ADHD secara optimal.
STRATEGI GURU DALAM MENANGANI SISWA ADHD PADA KELAS INKLUSI: STUDI KASUS PADA SEKOLAH DASAR DI KOTA BENGKULU Mefta Dwi Sapitri; Nurzakiah Efrismadhani; Dita Rahma Yuda; Mutiara Ramadhanty; Windi Triamanda; Chalista Apriastuti; Irfan Supriatna; Anisah Dwi Indah Sari
Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Inklusi Citra Bakti
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jpicb.v4i1.6958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi penanganan serta tantangan yang dihadapi guru dalam mengelola siswa dengan karakteristik Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) pada kelas inklusi di SD Negeri 85 Kota Bengkulu dan SDIT Alam Generasi Islam. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan strategi penanganan siswa ADHD pada kedua sekolah. SDN 85 Kota Bengkulu yang tidak memiliki Guru Pendamping Khusus (GPK) mengandalkan pendekatan personal, media audio-visual, pembelajaran berbasis praktik, dan tutor sebaya. Sementara itu, SDIT Alam Generasi Islam didukung oleh keberadaan GPK yang memberikan pendampingan individual secara intensif. Meskipun menerapkan strategi yang berbeda, kedua sekolah masih menghadapi tantangan berupa perilaku hiperaktif, kesenjangan akademik, dan perlunya keterlibatan orang tua dalam mendukung pembelajaran siswa ADHD.
STRATEGI GURU DALAM PEMBELAJARAN ANAK AUTISME DI SDN 06 KOTA BENGKULU Winda Permitasari; Fiona Aulia Annanda; Triska Mufita; Nurul Aini; Meydia Permatasari; Irfan Supriatna; Anisah Dwi Indah Sari
Eskul : Jurnal Pengajaran dan Pengembangan Sekola Vol. 2 No. 2 (2026): ESKUL: Jurnal Pengajaran Dan Pengembangan Sekolah
Publisher : Yayasan Al Husna Putri Jannah Okus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65836/zc631877

Abstract

Salah satu jenis anak berkebutuhan khusus yang sering dijumpai di sekolah inklusi adalah anak dengan gangguan autisme. Anak dengan kondisi ini biasanya memiliki karakteristik seperti kesulitan berkomunikasi, kurangnya interaksi sosial, serta cenderung sibuk dengan dunianya sendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 11 Maret 2026 di SDN 06 Kota Bengkulu yang beralamat di Jl. Nusyirwan Zainul, Kampung Bali, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu. Pemilihan lokasi penelitian didasarkan pada adanya siswa berkebutuhan khusus dengan karakteristik autisme yang mengikuti pembelajaran di sekolah tersebut. Penentuan subjek penelitian dilakukan dengan teknik purposive sampling, yaitu pemilihan subjek berdasarkan pertimbangan tertentu sesuai dengan kebutuhan penelitian