Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Membran Berbasis Biopolimer untuk Aplikasi DMFC (Direct Methanol Fuel Cell): Kajian Mekanisme, Modifikasi, dan Prospek Masa Depan Alam, Muhammad Nur
Illea : Journal of Health Sciences, Public Health and Medicine Vol.1, No.3 (2025): Oktober 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya kebutuhan akan sistem konversi energi yang berkelanjutan telah mendorong penelitian intensif terhadap membran penukar proton berbasis biopolimer sebagai alternatif potensial membran perfluorosulfonic acid (PFSA) komersial untuk aplikasi Direct Methanol Fuel Cell (DMFC). Studi ini mensintesis temuan dari lima belas publikasi terbaru yang mengkaji membran berbasis chitosan, selulosa, dan nanocellulose yang dimodifikasi melalui proses sulfonasi, crosslinking, penambahan nanofiller, serta pembentukan hibrida polielektrolit. Secara umum, membran biopolimer termodifikasi menunjukkan peningkatan konduktivitas proton dalam kisaran 10⁻³–10⁻² S/cm serta penurunan permeabilitas metanol hingga satu hingga dua orde lebih rendah dibandingkan Nafion, yang terutama disebabkan oleh terbentuknya jalur difusi berliku dan domain ionik yang lebih terorganisasi. Sejumlah studi juga melaporkan nilai open circuit voltage (OCV) yang lebih tinggi daripada membran PFSA akibat berkurangnya penetrasi metanol, meskipun densitas daya maksimum masih lebih rendah karena hambatan transport proton dan keterbatasan stabilitas jangka panjang. Evaluasi durabilitas menunjukkan bahwa membran yang diperkuat nanofiller atau difungsionalisasi secara kimia memiliki ketahanan oksidatif dan termal yang lebih baik, tetapi tetap mengalami degradasi performa setelah siklus hidrasi–dehidrasi berulang. Secara keseluruhan, bukti kolektif ini menegaskan bahwa meskipun tantangan masih ada, membran berbasis biopolimer menunjukkan prospek kuat sebagai kandidat generasi baru yang lebih ekonomis, ramah lingkungan, dan kompetitif untuk aplikasi DMFC
Inovasi Pakan Ikan Dan Teknologi Mesin Cetak Pelet Untuk Peningkatan Kemandirian Kelompok Nelayan Juanda, Muhammad Faisal; Alam, Muhammad Nur; Jusran, Jusran; Arfan, Amal; Yanti, Jeddah
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i1.509

Abstract

Permasalahan mitra adalah limbah cangkang kepiting hasil olahan yang menumpuk dan hanya dibuang begitu saja dan anggota/ masyarakat yang sebagai petani tambak mengandalkan pakan ikan dari distributor/ produsen luar. Pengabdian ini sangat penting untuk mendukung aspek manajemen dalam hal kemampuan keberlajutan usaha dan aspek produksi dalam hal peningkatan kualitas produksi. Pelatihan produksi pakan ikan berbahan lokal bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kemandirian, efisiensi budidaya, dan keberlanjutan ramah lingkungan. Adapun metode kegiatan yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi serta keberlajutan program. Sasaran aspek yang ingin diselesaikan adalah aspek manajemen dan produksi. Hasil pengabdian berupa implementasi alat penepung/penggiling untuk cangkang kepiting dan ikan rucah serta mesin cetak pelet untuk mencetak pakan ikan. Masyarakat sangat aktif dan antusias dalam menerima pelatihan inovasi pakan ikan berbentuk pelet sehingga meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya. Kesimpulannya mitra mengalami peningkatan nyata pada keaktifan anggota, kemampuan mengoperasikan alat, ketersediaan stok pakan. Hal ini menandai terbangunnya kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pakan secara berkelanjutan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada produk pabrikan.