Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

DAMPAK PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA JAGUNG HIBRIDA TERHADAP PENDAPATAN PETANI DI KECAMATAN WATOPUTE KABUPATEN MUNA Sulfila; Abdul Gafaruddin; Yusran
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 2 No. 4 (2025): Juli
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v2i4.5460

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Watopute Kabupaten Muna.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat penerimaan, biaya dan pendapatan petani sebelum dan sesudah adanya program pengembangan usaha jagung hibrida, untuk mengetahui perbandingan pendapatan petani  sebelum dan sesudah adanya program pengembangan usaha tani jagung hibrida dan untuk menganalisis Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pendapatan usaha tani jangung hibrida di Kecamatan Watopute Kabupaten Muna. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September tahun 2022 sampai bulan November tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 40 orang petani jagung hibrida. Pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode sensus dimana penelitian mengambil seluruh populasi petani jagung hibrida di Kecamatan Watopute. Analisis yang digunakan adalah Uji Beda Paired Sample T-Test dan regresi linear berganda variable Dummy. Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1). total penerimaan petani jagung hibrida di Kecamatan Watopute sebelum adanya program pengembangan usaha pada tahun 2017 sebesar Rp 841.110.000 sedangkan pada tahun 2020 setelah adanya program pengembangan usaha sebesar Rp 4,237,552,500, total biaya sebelum program yang dikeluarkan oleh petani jagung hibrida di Kecamatan Watopute pada tahun  2017 sebesar Rp 169.749.966, sedangkan total biaya yang dikeluarkan setelah adanya program pengembangan usaha jagung oleh petani tahun 2020 sebesar Rp 448,523,950.00, pendapatan petani pada tahun 2017 sebelum adanya program pengembangan usaha tani jagung hibrida sebesar Rp 822.066.667 sedangkan pendapatan petani tahun 2020 setelah adanya program pengembanganusaha tani jagung hibrida mengalami peningkatan menjadi Rp 3.911.446.950. (2) terdapat perbedaan pendapatan yang signifikan sebelum dan sesudah adanya program pengembangan usaha tani jagung hibrida di Kecamatan Watopute. (3) faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan petani jagung hibrida di Kecamatan watopute yaitu biaya pestisida umur petani, dan luas lahan, sedangkan biaya pupuk dan tingkat pendidikan petani jagung hibrida tidak bepengaruh secara signifikan.
PERILAKU EKONOMI RUMAH TANGGA PETANI JAMBU METE (Annacardium Occidentale) DI DESA POLA KECAMATAN PASIR PUTIH KABUPATEN MUNA Wa Ode Nurlah; Ilma Sarimutaqiyma Rianse; Yusran
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 3 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v3i1.5772

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa sebagian besar tanaman jambu mete yang dibudidayakan di Desa Pola, Kecamatan Pasir Putih, Kabupaten Muna, utamanya berfungsi sebagai kebutuhan sehari-hari dan menambah pendapatan rumah tangga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis modal usahatani jambu mete, tingkat pendapatan usahatani jambu mete, dan menganalisis pengeluaran usahatani jambu mete di Desa Pola, Kecamatan Pasir Putih, Kabupaten Muna. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis modal usahatani jambu mete di Desa Pola, yang meliputi parang, tembilang, dan bara api, memiliki rata-rata total biaya penyusutan sebesar Rp39.123. Sementara itu, rata-rata pendapatan rumah tangga responden petani di Desa Pola, Kecamatan Pasir Putih, Kabupaten Muna, adalah Rp22.345.303/tahun. Usahatani jambu mete menghasilkan rata-rata pendapatan petani sebesar Rp7.228.346/ha/tahun. Kegiatan usahatani lainnya rata-rata menghasilkan total pendapatan sebesar Rp39.123. 8.678.957/ha/tahun dan pertanian non-pertanian dengan total pendapatan rata-rata Rp 6.438.000/tahun. Proporsi pengeluaran pangan terhadap total pengeluaran rumah tangga responden di Desa Pola pada tahun 2022 adalah Rp 1.397.450/bulan dan pengeluaran non-pangan sebesar Rp 672.800/bulan, sehingga totalnya menjadi Rp 2.070.250/bulan.
MOTIVASI PETANI DALAM MENGEMBANGKAN USAHA BUDIDAYA TANAMAN NILAM DI KECAMATAN KABANGKA KABUPATEN MUNA Misrawati; Weka Gusmiarty Abdullah; Yusran
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tingkat motivasi petani dalam mengembangkan usaha budidaya nilam di Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna, (2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam mengembangkan usaha budidaya nilam di Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan Oktober 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani nilam di Desa Wansugi Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna yang berjumlah 217 orang. Penentuan besar sampel menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan sebesar 15% sehingga diperoleh sampel sebanyak 37 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode simple random sampling. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menggunakan skala likert dan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik petani dalam budidaya nilam berada pada kategori tinggi dan motivasi ekstrinsik berada pada kategori rendah. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa faktor yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap motivasi petani adalah luas lahan, ketersediaan modal, rekomendasi teman keluarga, saran penyuluh, dan ketersediaan input, sedangkan yang tidak mempunyai pengaruh signifikan. Pengaruh terhadap motivasi petani adalah pengalaman bertani.
ANALISIS DAMPAK EKSTERNALITAS AKTIVITAS PERTAMBANGAN NIKEL TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA TOROBULU KECAMATAN LAEYA KABUPATEN KONAWE SELATAN Wida Pratiwi; La Ode Alwi; Yusran
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 4 (2024): Juli
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v1i4.1189

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Dampak Eksternalitas Aktivitas Pertambangan Nikel Terhadap Pendapatan Masyarakat di Desa Torobulu Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Dampak Eksternalitas Aktivitas Pertambangan Nikel Terhadap Pendapatan Masyarakat di Desa Torobulu Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan. Dimana focus penelitian ini adalah masyarakat nelayan. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling Adapun cara dalam menentukan besarnya sampel yaitu dengan menggunakan rumus slovin sehingga diperoleh responden sebanyak 35 orang. Adapun alat analisis dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dampak positif: Terbukanya Lapangan Kerja untuk Masyarakat Lokal, Peningkatan Kesempatan Kerja, Peningkatan Pendapatan dan Kesejahteraan Masyarakat Nelayan. Dampak negatif turunya pendapatan nelayan yang diakibatkan oleh menurunya hasil tangkapan ikan oleh adanya aktivitas pertambangan PT. Pandu Urane Perkasa.
DIVERSITAS PENGGUNAAN BAHASA DALAM INTERAKSI PUBLIK DI KANTOR KECAMATAN TANASITOLO Muhlis; Ahmad Ghazali Samad; Nurcaya; Yusran; A. Anni Asri
Jurnal Tinta Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Tinta
Publisher : Universitas Al-Qolam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/jurnaltinta.v6i2.1338

Abstract

ABSTRACT Diversitas bahasa dalam layanan publik mencerminkan adaptasi dan inklusivitas yang memperkaya komunikasi antara petugas dan masyarakat, sehingga menciptakan interaksi yang lebih efektif dan memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman bahasa yang digunakan dalam interaksi antara masyarakat dan petugas di Kantor Kecamatan Tanasitolo serta keefektivitas penggunaan ragam bahasa tersebut. Penelitian yang bersifat langsung dan mendalam ini menggunakan metode kuantitatif untuk menggali data lebih detail. Responden dalam penelitian ini adalah masyarakat yang memanfaatkan pelayanan di kantor Kecamatan Tanasitolo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat variasi dalam penggunaan bahasa oleh masyarakat yang datang ke kantor Kecamatan Tanasitolo. Dari 47 responden, 29,79% menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama, 14,89% menggunakan Bahasa Bugis, dan mayoritas 55,32% menggunakan campuran antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Bugis. Sebagian besar responden (95,74%) menilai penggunaan ragam bahasa dalam pelayanan sangat efektif, sementara 4,26% menilainya sebagai efektif. Penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan ragam bahasa yang sesuai dalam layanan publik tidak hanya meningkatkan efektivitas komunikasi tetapi juga memperkaya kehidupan sosial dan komunitas dengan menghargai keragaman dan inklusivitas.
DIVERSIFIKASI OLAHAN BUAH PALA SEBAGAI SALAH SATU CARA MEMBERDAYAKAN PEREMPUAN DI DESA KASIMBAR BARAT Nadjib, Amalia Noviyanty; Adrianton; Kadir, Syahraeni; Yusran; Nurlina
JURNAL PENGABDIAN FARMASI DAN SAINS Vol. 2 No. 1 (2023): Oktober 2023
Publisher : Jurusan Farmasi FMIPA Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpsf.2023.v2.i1.16569

Abstract

Parigi Moutong merupakan salah satu kabupaten pengembangan tanaman pala yang tersebar disetiap kecamatan maupun desa. Daging buah pala sendiri digemari oleh masyarakat jika telah diproses menjadi makanan olahan, misalnya: sirup, asinan pala, manisan pala, selai pala, dodol serta kristal daging buah pala. Dengan melihat potensi yang besar pada tanaman pala tersebut maka dipandang perlu melakukan diversifikasi produk dari buah pala sehingga menghasilkan produk yang lebih beragam dan juga dapat meningkatkan perekonomian petani pala melalui pemberdayaan perempuan yang ada di Desa Kasimbar Barat dengan sentuhan teknologi pengolahan hasil buah pala salah satunya mengolah buah pala dalam bentuk dodol. Tujuan dari pengabdian ini yaitu menganalisis potensi yang dimiliki petani pala dan industri rumah tangga guna memberikan alternatif produk pala pilihan yang bernilai tinggi serta mengkaji prospek pengembangan komoditas unggulan berbasis produk buah pala dan menguntungkan melalui upaya diversifikasi untuk pemberdayaan perempuan di Desa Kasimbar. Metode pelatihan dan penyuluhan dalam kegiatan diversifikasi olahan buah pala dalam memberdayakan perempuan di Desa Kasimbar Barat menggunakan metode ceramah dengan transfer teknologi untuk pemahaman prosedur pengolahan buah pala dengan melakukan demonstrasi pembuatan dodol buah pala sebagai salah satu produk olahan yang memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan. Dodol buah pala sebagai pruduk turunan dari buah pala menjadi produk bernilai ekonomi bagi usaha industri rumah tangga khususnya perempuan yang berada di Desa Kasimbar Barat dengan melakukan pendampingan dalam memantau penguasaan teknologi pengolahan dan keberlanjutan industri rumah tangga.
Internalization of Manakarra Values ​​as a Basis for Character Education: Student Attitude in Focus Yusran; Abdul Rahman R; Haedar; Feby Indayani; Sahril
Indonesian Journal of Educational Science (IJES) Vol. 8 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Educational Science (IJES)
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/ijes.v8i1.6389

Abstract

The implementation of character education through the local wisdom of the Manakarra values carried out by students at the Faculty of Engineering, Tomakaka Mamuju University is an effort made to implement character education through the local wisdom of the 7 Manakarra values in shaping student behavior. The implementation of character education through manakarra methods using observation sheets and student interviews. The results of the study showed that the average percentage of manakarra mapia ateka' (faithful and pious) was 98.53%, maka' (intelligent and skilled) 100%, matona' (polite and modest) 98.53%, madoro tanni bassi' (honest and trustworthiness) 88.24%, mataratte' (behave in an orderly manner) 98.04%, matutu (be careful) 100%, mature base' base (sincerely serve) 90.20%. The implementation of character education through manakarra values has been implemented well in student activities on campus and outside the campus environment, with this application it can directly shape student behavior.