Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Model Tasharruf Zakat Untuk Optimalisasi Akses Kesehatan Lansia Berbasis Collaborative Community Engagement Teguh Hadi Wibowo; Lilin Turlina; Arifal Aris; Abdul Majid; Khubby Mulyono; Tatag Satria Praja; Ninik Mas'adah; Moh Saifudin; Abdul Rokhman; Sri Yaumi
Jurnal Entitas Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : PT Mara Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64465/jepm.v1i2.68

Abstract

Meskipun isu akses kesehatan lansia di wilayah perdesaan telah banyak dibahas dalam penelitian dan kegiatan pengabdian masyarakat, kajian yang secara khusus mengintegrasikan tasharruf zakat sebagai model intervensi kesehatan lansia berbasis Collaborative Community Engagement (CCE) masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model tasharruf zakat dalam mengoptimalkan akses kesehatan lansia di Desa Solokuro, Kabupaten Lamongan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 60 lansia sebagai partisipan utama, dipilih melalui purposive sampling, serta didukung oleh kader PKK, perangkat desa, dan lembaga pengelola zakat. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara singkat, dokumentasi kegiatan, dan hasil pemeriksaan kesehatan dasar, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model tasharruf zakat melalui bakti sosial kesehatan mampu meningkatkan akses lansia terhadap layanan kesehatan dasar, kesadaran terhadap kondisi kesehatan, serta memperkuat peran komunitas dalam pendampingan lansia. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan konsep Collaborative Community Engagement dan Islamic Social Finance, serta memperluas pemahaman mengenai zakat sebagai instrumen perlindungan sosial di sektor kesehatan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model serupa secara berkelanjutan dan membuka peluang kajian lanjutan terkait dampak jangka panjang serta integrasi zakat dengan sistem pembiayaan kesehatan lainnya.
Edukasi Literasi Keuangan dan Investasi pada Siswa SMA (SMAN 1 Kembangbahu dan SMK Muhammadiyah 1 Lamongan) Amrizal Imawan; Devi Febrianti; Ninik Mas'adah; Teguh Hadi Wibowo
Al-DYAS Vol 5 No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/aldyas.v5i1.8896

Abstract

Although financial literacy and financial inclusion have been the focus of various studies and national policies, research that specifically addresses the strengthening of financial literacy, basic accounting, and early investment education among Generation Z in upper secondary education remains limited. This study aimed to evaluate the effectiveness of financial literacy, accounting, and investment outreach and training activities in improving Generation Z’s understanding and readiness for financial decision-making. A qualitative approach was employed through a community service program designed around socialization and training activities, involving 130 students from SMA Negeri 1 Kembangbahu and SMK Muhammadiyah 1 Lamongan selected using purposive sampling. Data were collected using pre-test and post-test questionnaires, observations, and worksheet evaluations, and were analyzed using qualitative descriptive analysis. The results showed an increase in students’ understanding of financial literacy, personal financial management, and the selection of legal investments aligned with their risk profiles. These findings contribute to the development of the concept of financial literacy among young people and broaden understanding of the importance of early financial education in the school context. The study concludes that implementing systematic financial literacy and investment education in secondary education is essential and recommends that schools and education policymakers integrate financial literacy into learning activities. The implications include theoretical contributions to the literature on Generation Z’s financial literacy and practical implications for educational institutions in building students’ financial readiness, while also opening opportunities for further research on the impact of financial literacy on Generation Z’s long-term financial behavior.
OPTIMALISASI CORE STABILITY TRAINING DALAM PENCEGAHAN LOW BACK PAIN PADA KELOMPOK MASYARAKAT PRODUKTIF PCA KEDUNGPRING Naajihah Mafruudloh; Rizka Asna Rahmawati; Diah Rosyida Maulidina; Fais Wahidatul Arifatin; Teguh Hadi Wibowo
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 2 (2026): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v10i2.11000

Abstract

Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu permasalahan kesehatan muskuloskeletal yang sering dialami oleh masyarakat produktif dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta produktivitas. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya upaya promotif dan preventif melalui peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam menjaga kesehatan muskuloskeletal, salah satunya melalui Core Stability Training. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan program serta kontribusinya dalam meningkatkan kapasitas dan kemampuan pemecahan masalah pada masyarakat sasaran. Program ini difokuskan pada upaya menjawab permasalahan yang ada melalui pendekatan yang terstruktur dan partisipatif, dengan menekankan hasil yang aplikatif dan berkelanjutan. Kegiatan ini menggunakan desain kualitatif deskriptif. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap peserta serta pemangku kepentingan yang terlibat dalam pelaksanaan program. Proses pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap, meliputi analisis kebutuhan, perencanaan program, implementasi, dan evaluasi untuk menggambarkan dinamika serta efektivitas kegiatan. Hasil implementasi program ini efektif dan mendapat respons positif dari para peserta. Terdapat peningkatan yang nyata dalam pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran peserta terkait isu-isu yang dibahas. Hasil peningkatan tersebut diperoleh dari hasil test selama kegiatan berlangsung. Selain itu, program ini berkontribusi pada perubahan perilaku dan memperkuat partisipasi masyarakat, sehingga mendukung pencapaian tujuan yang diinginkan.