Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

EFEKTIVITAS MODEL OSBORN PARNE BERBASIS BLENDED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA: MODEL OSBORN PARNE BERBASIS BLENDED LEARNING Irmaningrum, Rizka Novi; Zativalen, Oriza; Susandi, Ari; Laili, Viviana Nisful
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 4 No 2 (2024): JULI
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v4i2.4453

Abstract

Latar belakang Penggunaan model dan media pembelajaran sangat berperan aktif pada proses pembelajaran di mata kuliah Evaluasi Pembelajaran di SD Berbasis Digital. Salah satu model pembelajaran yang cocok yaitu model Osborn Parne berbasis Blended Learning. Model pembelajaran tersebut adalah terobosan model baru dengan kombinasi dua model pembelajaran dalam waktu yang berbeda kegiatan perkuliahan. Model Pembelajaran ini mampu mepengaruhi keterampilan kreatif yang mampu memecahkan sebuah masalah dan solusi secara sederhana dengan membentuk sesuatu yang baru dan unik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas Osborn parne berbasis blended learning terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa. Metode penelitian yaitu dengan jenis penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen. Bentuk desain eksperimen semu (quasi experiment) dengan nonequivalent control group design. Tempat penelitian ini yaitu di Program Studi S1 PGSD Universitas Muhammadiyah Lamongan pada Mata Kuliah Evaluasi Pembelajaran di SD Berbasis Digital. Hasil penelitian dapat dilihat pada hasil perhitungan selisih nilai pretest dan posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol yang menunjukkan bahwa thitung sebesar 2,367 dan ttabel sebesar 2,003, maka thitung > ttabel yaitu 2,367 > 2,003 dari db = 58 pada taraf signifikansi 5%. Hal ini dapat dinyatakan bahwa perkuliahan mengggunakan model Osborn Parne berbasis Blended Learning lebih baik dibandingkan dengan tidak menggunakan model Osborn Parne berbasis Blended Learning atau dengan kata lain H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan penelitian terdapat efektivitas yang signifikan dalam penggunaan model Osborn Parne berbasis Blended Learning terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa mata kuliah Evaluasi Pembelajaran di SD Berbasis Digital di S1 PGSD Universitas Muhammadiyah Lamongan.
Pengembangan E-LKPD Berbasis Wizer.Me untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Peserta Didik pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V Sekolah Dasar Safitri, Azizah Dwi; MZ., A.F. Suryaning Ati; Irmaningrum, Rizka Novi
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Kiprah Pendidikan | Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/kpd.v4i3.p389-401

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahap, yakni analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD berbasis wizer.me untuk meningkatkan penguasaan konsep serta untuk mengetahui bagaimana kevalidan, kepraktisan, dan keefektiifan E-LKPD dalam pembelajaran. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar validasi ahli materi dan ahli desain, angket respon dan aktvitas, serta tes penguasaan konsep. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan di SD Muhammadiyah 1 Sugio. Hasil validasi ahli materi mendapatkan skor 3,83 kategori sangat valid, ahli desain dengan skor 3,88 kategori sangat valid, hasil uji coba kelompok kecil angket respon mendapatkan skor 3,44 kategori baik dan angket aktivitas mendapatkan skor 3,20 kategori baik, sedangkan pada uji coba kelompok besar angket respon mendapatkan skor dengan skor 3,50 kategori sangat baik dan angket aktvitas mendapatkan skor 3,90 kategori sangat baik, hasil dari uji T 0,000 < 0,05 dan untuk nilai efektivitas yang diperoleh dari perbandingan kedua kelas adalah 1,50, di mana nilai 1,50 > 1. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa E-LKPD berbasis wizer.me yang dikembangkan sangat valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran dan dapat meningkatkan penguasaan konsep peserta didik pada mata pelajaran IPAS secara signifikan.
Pengembangan E-LKPD Berbasis Wizer.Me untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Peserta Didik pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V Sekolah Dasar Safitri, Azizah Dwi; MZ., A.F. Suryaning Ati; Irmaningrum, Rizka Novi
Jurnal Kiprah Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Kiprah Pendidikan | Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendididikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/kpd.v4i3.p389-401

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahap, yakni analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD berbasis wizer.me untuk meningkatkan penguasaan konsep serta untuk mengetahui bagaimana kevalidan, kepraktisan, dan keefektiifan E-LKPD dalam pembelajaran. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar validasi ahli materi dan ahli desain, angket respon dan aktvitas, serta tes penguasaan konsep. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan di SD Muhammadiyah 1 Sugio. Hasil validasi ahli materi mendapatkan skor 3,83 kategori sangat valid, ahli desain dengan skor 3,88 kategori sangat valid, hasil uji coba kelompok kecil angket respon mendapatkan skor 3,44 kategori baik dan angket aktivitas mendapatkan skor 3,20 kategori baik, sedangkan pada uji coba kelompok besar angket respon mendapatkan skor dengan skor 3,50 kategori sangat baik dan angket aktvitas mendapatkan skor 3,90 kategori sangat baik, hasil dari uji T 0,000 < 0,05 dan untuk nilai efektivitas yang diperoleh dari perbandingan kedua kelas adalah 1,50, di mana nilai 1,50 > 1. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa E-LKPD berbasis wizer.me yang dikembangkan sangat valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran dan dapat meningkatkan penguasaan konsep peserta didik pada mata pelajaran IPAS secara signifikan.
Analisis Dimensi Berkebhinekaan Global Profil Pelajar Pancasila terhadap Fenomena Bullying di Sekolah Dasar Rohman, Muhammad Fatkhur; Irmaningrum, Rizka Novi; Kharisma, Ahmad Ipmawan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i2.531

Abstract

Bullying di Indonesia bukanlah hal baru, namun merupakan kejadian yang sudah sangat terkenal dan terus meningkat setiap tahunnya. Hal tersebut perlu adanya inovasi baru seperti dimensi berkebhinekaan global profil Pancasila yang diterapkan dengan kolaborasi antara siswa, pihak sekolah, orang tua dan dukungan dari masyarakat yang baik, dipastikan sekolah akan menghasilkan siswa berkarakter terpuji seperti memiliki sifat empati, mampu menghilangkan sikap stereotip/prasangka buruk, dan toleransi antar umat beragama. Adanya dimensi berkebhinekaan sangat efektif dalam mengatasi, dan meminimalisir fenomena bullying yang marak terjadi di SDN 2 Tritunggal. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis bagaimana dimensi berkebhinekaan global profil pelajar Pancasila terhadap fenomena bullying di sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data model Miles, Huberman, dan Saldana. Data dikumpulkan melalui wawancara kepada kepala sekolah, guru serta siswa, observasi di SDN 2 Tritunggal, dan membagikan angket kepada siswa kelas IV dan V. Hasilnya menunjukkan sebanyak 17 siswa (73,93%) pernah melihat tindakan bullying di sekolah ini dan beragam jenis mulai menendang, memukul, mengolok dll, selain itu pemahaman dan penerapan dimensi berkebhinekaan global di SDN 2 Tritunggal sudah cukup maksimal meskipun masih ada beberapa tantangan dalam penerapannya. Siswa cukup sering bersikap menyelaraskan perbedaan budaya, toleransi dan saling menghormati budaya. Siswa belum mengerti terkait mengelompokkan dan mengidentifikasi pengaruh stereotip/prasangka buruk terhadap individu/kelompok disekitarnya. Solusi yang diambil yakni siswa diberikan nasihat oleh guru ketika melakukan stereotip terhadap sesama siswa lain.
Sosialisasi Model Pembelajaran Berbasis Literasi Digital di Sekolah Dasar Irmaningrum, Rizka Novi; Humairah, Humairah; Halisah, Aulina; Nisa, Zahrotun
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 4, No 3 (2024): Abdira, Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v4i3.469

Abstract

This community service outreach was carried out because there were many teachers who had not implemented the learning model expected in the Merdeka curriculum. The aim of this socialization is to produce quality teaching for teachers by socializing digital literacy-based learning models in the independent curriculum at SD Muhammadiyah 1 Sidoharjo. This socialization activity can provide knowledge to improve the quality of teaching in the independent curriculum. The method that will be used is the socialization planning stage for grade 1, 2, 4 and 5 teachers by preparing an analysis of the Merdeka curriculum. The second stage is the implementation of the socialization of digital literacy-based learning models. The third stage is evaluation and follow-up to differentiate the results of the pretest and posttest. The results of the community service that has been carried out, namely the successful implementation of community service activities with the above components, can also be seen from the satisfaction of the participants after participating in the socialization. Summary of the implementation of community service activities that have been carried out well and teachers are able to apply digital literacy-based learning models.
Pelatihan Model dan Media Pembelajaran Inovatif pada Kurikulum Merdeka Irmaningrum, Rizka Novi; Zativalen, Oriza; Nurhidayat, M Arif
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v3i4.3344

Abstract

The purpose of implementing this training is to produce quality teachers by carrying out training activities on models and learning media in the independent curriculum at SD Muhammadiyah 1 Babat. It is hoped that this training activity can provide knowledge and information to teachers to improve the quality of teaching in the independent curriculum by implementing innovative learning models and media. This makes teachers able to understand innovative learning models for the independent curriculum, able to apply innovative learning models for the independent curriculum, able to understand innovative learning media for the independent curriculum, and able to apply innovative learning media for the independent curriculum. This is a solution to various kinds of learning problems in the independent curriculum. The training targets who will be involved in this activity are all teachers at SD Muhammadiyah 1 Babat. The method that will be used is the training planning stage for grade 1 and 4 teachers by preparing independent curriculum analysis, innovative learning models and media. The second stage is the implementation of training on innovative learning models and media in the independent curriculum. The third stage is evaluation and follow-up to differentiate the results of the pretest and posttest. said to be successful and considered good. The results of community service that have been carried out, namely the success of implementing community service activities, apart from being measured from the components above, can also be seen from participant satisfaction after participating in training activities. The school is very satisfied with the activities provided by the service team because they provide significant benefits, including: increasing knowledge about innovative learning models and media for the Merdeka curriculum. Conclusion: The implementation of community service activities has been carried out well and teachers are able to create innovative learning models and media. The service material is model training and learning media for the independent curriculum at SD Muhammadiyah 1 Babat. Follow up by providing regular monitoring of the implementation of the use of learning models and media. The final stage is publishing scientific work on community service.
Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Numerasi Berbasis Digital Bagi Guru di SD Humairah; Irmaningrum, Rizka Novi; Suci, Rian Kurnia; Najah, Alvafa Banin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.8180

Abstract

Penguasaan konsep numerasi sejak dini merupakan faktor penting dalam membangun kemampuan berpikir logis dan kemampuan berhitung siswa di jenjang pendidikan selanjutnya. Oleh karena itu, diperlukan metode pembelajaran yang efektif dan menarik bagi siswa sekolah dasar (SD). Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah dengan memanfaatkan media pembelajaran berbasis digital. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada guru SD dalam mengembangkan media pembelajaran numerasi berbasis digital. Metode yang digunakan meliputi ceramah, praktik, dan pendampingan. Peserta terdiri dari 20 guru SD yang berasal dari MIM 16 Karangasem. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran numerasi berbasis digital. Selain itu, antusiasme peserta dalam mengikuti kegiatan ini cukup tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran numerasi di sekolah dasar dan mendukung terwujudnya pembelajaran yang lebih efektif dan menarik.
Nilai Kearifan Lokal Tari Boran Sebagai Upaya Membentuk Karakter Religius Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Susandi, Ari; Wibowo, Teguh Hadi; Irmaningrum, Rizka Novi; Mustafidah, Nurmashani
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 7 No 1 (2023): AnCoMS, Desember 2023
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/ancoms.v7i1.521

Abstract

Subyek penelitian ini adalah dari tiap angkatan mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar sebanyak lima puluh mahasiswa pada prodi pendidikan guru sekolah dasar yang dipilih berdasarkan latar belakang budaya, agama, adat istiadat, tujuan penelitian ini untuk menemukan sebuah teori terkait karakter religius dalam kearifan lokal daerah Lamongan dalam tari boran, metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif menyajikan data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi serta teknik analisis data melalui floe chart analisis model Milles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kearifan lokal pada tari boran ini memiliki nilai karakter religius yang kuat untuk dapat membentuk pribadi sesama mahasiswa ditingkat perguruan tinggi untuk saling menjaga, menghormati budaya, adat istiadat, agama yang ada di kabupaten Lamongan, kemudian ditemukan bahwa nilai karakter religius dalam tari boran ini cocok untuk calon pendidik dalam memberikan upaya untuk membina seluruh individu menjadi pribadi yang selalu mencintai agama dan melestarikan budaya setempat
Tradition Sraddha at The Grave Mbah Buyut Ki Sarengat to Improve The Character of Courtesy and Religiousness Students Lamongan Regency Susandi, Ari; Muhammad, Devy Habibi; Andini, Nesi Anti; Irmaningrum, Rizka Novi
Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars Vol 8 No 1 (2024): AnCoMS, Oktober 2024
Publisher : Koordinatorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta Wilayah IV Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/ancoms.v8i1.629

Abstract

The tradition of sraddha at the tomb of Mbah Buyut Ki Sarengat is an activity that is often carried out every year in Tlanak Village, Kedungpring District, Lamongan Regency, which is held for three days starting on Rebo Kliwon, Kemis Legi, Friday Pahing. This tradition is carried out to express gratitude to Gusti Allah Almighty and to honor Mbah Buyut Ki Sarengat as the elder of Tlanak Village. The object of this study is to discuss the origins and procedures for implementing the tradition. The purpose of this study is to improve the courtesy and religious character of the Kedungpring Lamongan community. The results of the research on the nyadran tradition at the tomb of Mbah Buyut Ki Sarengat produced the origin of this tradition who was also a figure who spread Islam in Tlanak Village and could improve the courtesy and religious character of the students in Kedungpring Lamongan.
Implementation of Self Directed Learning Model Based on Social Challenge to Improve Social Skills of Elementary School Students Irmaningrum, Rizka Novi; Huda, Mochammad Miftachul; Mudayan, Arfian
Journal of Digital Learning and Education Vol. 4 No. 3 (2024): DECEMBER
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/jdle.v4i3.1381

Abstract

This research aims to describes the application of a self-directed learning model based on social challenges that can improve the social skills of elementary school students. This research uses a qualitative approach, with the type of classroom action research (CAR). The research was conducted collaboratively between researchers and fourth grade teachers. The subjects of the study were 32 fourth grade students of SDN Made 4 Lamongan Regency in the 2024/2025 academic year. The data collection instruments used observation sheets, interviews, tests, and field notes. Data analysis used quantitative descriptive analysis. This research was conducted in two cycles and each cycle consisted of three meetings. The results of the study were that the percentage of students' social skills in cycle I reached 79.50% and in cycle II increased to 85.4%. Based on the results of this study, it can be concluded that the increase in students' social skills occurred due to the implementation of the self-directed learning approach based on social challenges.