Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Behavioral Counseling Guide Using Self-Management Techniques with the Help of the Trello Application to Increase Achievement Motivation Ida Ayu Putu Prahasti Negari; I Ketut Gading; Nyoman Dantes; Ni Ketut Suarni
Bisma The Journal of Counseling Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/bisma.v9i1.95371

Abstract

National education emphasizes the importance of optimizing students’ potential through the enhancement of achievement motivation. However, many students continue to exhibit low motivation, as reflected in a lack of learning independence, a tendency to procrastinate, and high dependency on peer assistance. This study aims to develop and evaluate the effectiveness of a behavioral counseling guide using the self-management technique supported by the Trello application in improving students' achievement motivation. The method employed is Research and Development (R&D) using the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate). The trial subjects consisted of seven eighth-grade students identified as having low achievement motivation. The research instruments included a content validity sheet, a practicality questionnaire, and an achievement motivation questionnaire, all of which were tested for validity and reliability. The results indicate that the guide has high content validity, excellent practicality, and is significantly effective in improving students’ achievement motivation based on N-Gain and Wilcoxon test results. These findings suggest that the integration of digital-based self-management techniques is effective in fostering students’ self-regulation and can be replicated as an innovative counseling strategy to enhance students’ learning motivation in the digital era.
The Effect of Behavioral Counseling with Self-Management Techniques to Reduce Misbehavior Tendencies in Students: A Gender-Based Analysis Abdul Aziz, Muhammad; Ni Ketut Suarni; Putu Ari Dharmayanti
Bisma The Journal of Counseling Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/bisma.v9i1.95534

Abstract

The background of this study is the high level of student misbehavior that disrupts the learning process. The tendency of misbehavior can be overcome with the right counseling approach and technique. Behavioral counseling with self-management techniques. The main objective of the study was to analyze the effect of behavioral counseling with self-management techniques in reducing the tendency of misbehavior, and to explore differences in influence based on gender. The type of research used was an experiment with a "Post-test Only Control Group Design" design. The subjects of the study were 65 grade X students from a total population of 432 students, divided into experimental and control groups. Data were collected through questionnaires, interviews, and observations, with instruments that had been tested for validity and reliability. Data analysis was carried out using two-way analysis of variance (Two Way ANOVA). The results showed a significant effect of behavioral counseling with self-management techniques in reducing the tendency of misbehavior, with an F count of 881.482 and a significance of 0.001. In addition, male students showed a higher level of misbehavior than female students. In conclusion, behavioral counseling with self-management techniques is effective in reducing students' misbehavior tendencies.
The Effectiveness of Cognitive Behavioral Counseling and Cognitive Restructuring Techniques to Improve Self-Regulation in Learning and Self-Concept in Students Novi Lolita Br Damanik; Nyoman Dantes; Luh Putu Sri Lestari; Ni Ketut Suarni
Bisma The Journal of Counseling Vol. 9 No. 1 (2025): April
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/bisma.v9i1.96788

Abstract

Low student ability in managing the learning process independently and the presence of negative self-perceptions are major factors contributing to declining academic achievement and self-confidence. This study aims to examine the effectiveness of cognitive behavioral counseling using cognitive restructuring techniques in improving students’ self-regulated learning and self-concept. A quasi-experimental design with a pretest-posttest control group model was used in this study. The subjects consisted of 68 students divided into two groups: an experimental group that received the intervention and a control group that did not receive any specific treatment. The research instruments were self-regulated learning and self-concept questionnaires, both of which had been tested for validity and reliability. Data were analyzed using MANOVA to determine the differences in pretest and posttest scores on both variables. The results showed that cognitive behavioral counseling with cognitive restructuring techniques was effective in simultaneously improving students' self-regulated learning and self-concept (p < 0.05). These findings reinforce the effectiveness of cognitive restructuring techniques in the context of school counseling services, particularly in schools with lower socioeconomic backgrounds. This study also provides both theoretical and practical contributions to the development of cognitive behavioral-based counseling services in educational settings.
Analisis Dampak Penggunaan Gadget terhadap Perkembangan Fisik dan Perubahan Perilaku pada Anak Sekolah Dasar Landu, Mekson Fernandes; Ni Ketut Suarni; I Gede Margunayasa
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 1 (2024): February
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v5i1.561

Abstract

Gadget merupakan salah satu alat komunikasi yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan manusia. Sehingga di era saat ini gadget tidak hanya dikonsumsi oleh kalangan orang dewasa melainkan juga oleh kalangan anak- anak. Maraknya penggunaan gadget pada anak dapat menghambat proses perkembang anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan fisik dan perilaku pada anak sekolah dasar. Metode dalam penelitian ini menggunakn metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang diperoleh melalui observasi dan wawancara. Setelah data dikumpulkan kemudian dilakukan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terjadinya ketergantungan dan kecanduan yang mengakibatkan kemalasan terhadap anak dalam beraktivitas, terganggunya kesehatan dari segi fisik, dan konsentrasi belajar semakin berukarang.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SD Melalui Penggunaan Media Pembelajaran Digital Ditinjau dari Teori Belajar Kognitif Jean Piaget Tahap Operasional Konkret Siswa Kelas 3 SD Adi Sanjaya, I Gede; Ni Ketut Suarni; I Gede Margunayasa
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 1 (2024): February
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v5i1.679

Abstract

Minimnya pengetahuan guru tentang teori belajar kognitif menjadi salah satu hal yang harus diberikan perhatian dengan lebih oleh seorang guru, sehingga guru tidak bisa memberikan tindakan yang tepat untuk peserta didiknya. Implementasi media pembelajaran digital dapat membantu guru dalam melaksanakan proses pembelajaran pada siswa yang masih berada pada tahap operasional konkret menurut teori Belajar Jean Piaget. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh penggunaan media pembelajaran digital terhadap siswa sekolah dasar ditinjau dari teori Belajar kognitif tahap operasional konkret. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan. Dari hasil studi pustaka, ditemukan pengaruh media digital terhadap hasil Belajar peserta didik. Media pembelajaran digital dapat mempengaruhi hasil Belajar peserta didik yang masih berada pada tahap operasional konkret. Pengaruh persebut muncul dikarenakan siswa yang berada pada teori Belajar kognitif tahap operasional konkret memerlukan benda-benda nyata untuk Belajar, namun tidak semua sekolah dapat mengakomodasi hal tersebut, sehingga media pembelajaran digital dapat menjadi solusinya. Media pembelajaran digital diharapkan mampu menggantikan benda-benda konkret tersebut dalam proses pembelajaran. Meskipun tidak bisa dirasakan secara langsung, setidaknya media tersebut bisa memvisualisasikan apa yang dimaksudkan oleh guru dalam proses pembelajaran, sehingga siswa yang berada pada tahap operasional konkret ini kebutuhannya terakomodasi oleh media pembelajaran digital tersebut
Video Animasi Berbasis Pendekatan Kontekstual Materi Tumbuhan Sumber Kehidupan di Bumi Muatan IPAS pada Siswa Kelas IV Putri, Ni Komang Indah Melantini; Ni Ketut Suarni; I Made Citra Wibawa
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 9 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v9i2.97532

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap materi Tumbuhan Sumber Kehidupan di Bumi dalam muatan IPAS kelas IV, yang disebabkan oleh kurangnya media pembelajaran yang menarik dan kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas video animasi berbasis pendekatan kontekstual yang dapat meningkatkan pemahaman konsep dan keterlibatan siswa. Jenis penelitian ini yakni penelitian pengembnagan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD sebanyak 17 siswa. Metode dan instrumen pengumpulan data pada penelitian pengembangan ini menggunakan kuesioner dan tes. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan nilai p > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa data hasil posttest berdistribusi normal. Perbandingan antara fhitung dengan ftabel menunjukkan bahwa fhitung < ftabel (1,112 > 4,149). Simpulan penelitian menunjukkan video animasi yang dikembangkan valid secara isi dan media, mendapat respon sangat positif dari siswa, serta mampu meningkatkan pemahaman konsep secara signifikan. Implikasi dari penelitian ini adalah media pembelajaran berbasis video animasi kontekstual dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran IPAS, serta mendukung pembelajaran yang aktif, bermakna, dan berpihak pada siswa sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka.
Penggunaan Metode Inquiry dalam Meningkatkan Kemampuan Berhitung pada Materi Operasi Hitung Perkalian dan Pembagian Siswa Sekolah Dasar Rudi Hartono; Ni Ketut Suarni; I Gede Margunayasa
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1436

Abstract

Kurangnya kemampuan berhitung siswa kelas III b dalam pelajaran matematika tentang dua operasi dasar yaitu perkalian dan pembagian. Berdasarkankan data hasil tes yang diperoleh dari siswa kelas III b SDN 2 Sembalun Lawang bahwa adanya kelemahan pada kemampuan berhitung siswa sehingga guru harus melakukan perbaikan pembelajaran melalui PTK. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung siswa dengan menggunakan pendekatan inquiry. Penelitian ini menerapkan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang melibatkan dua Siklus. Tiap siklus melibatkan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas III b SDN 2 Sembalun Lawang yang berjumlah 14 orang siswa yang terdiri dari 6 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berhitung siswa setelah menerapkan pendekatan inquiry. Hal ini dapat dilihat dari Prasiklus yang mana dari 14 orang siswa yang tuntas hanya 5 orang siswa. Selanjutnya mengalami kenaikan pada Siklus ke I dan II. Peningkatan pada siklus 1 sebesar 57,1 % sebanyak 8 siswa yang berhasil mencapai capaian belajar penuh. Pada siklus II kemajuan tersebut meningkat 92,8 % sebanyak 13 siswa mendapat nilai tuntas. Jadi, terdapat pengaruh pendekatan inquiry terhadap kemampuan berhitung siswa pada materi operasi hitung perkalian dan pembagian kelas III b SDN 2 Sembalun Lawang. Sehingga penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pendekatan inquiry berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan berhitung siswa pada perkalian dan pembagian dalam operasi hitung
Konseling Lintas Budaya dalam Pendidikan dengan Teknik Cognitive Restructuring Untuk Mengurangi Distorsi Kognitif Siswa Agung, I Gst. Agung Diah Rusdayanti; Ni Ketut Suarni; I Ketut Dharsana
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5098

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui peranan konseling lintas budaya dalam pendidikan, mengetahui tahapan konseling lintas budaya pada penanganan kasus distorsi kognitif, serta mengetahui pelaksanaan konseling lintas budaya dengan teknik cognitive restructuring untuk mengurangi distorsi kognitif siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang siswa perempuan berusia 15 tahun yang mengalami distorsi kognitif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan literature review. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Teknik keabsahan data menggunakan ketekunan pengamatan dan referensi yang tepat. Hasil penelitian terdiri dari tiga tema yaitu peranan konseling lintas budaya dalam pendidikan, tahapan konseling lintas budaya pada penanganan kasus distorsi kognitif, dan pelaksanaan konseling lintas budaya dengan teknik cognitive restructuring untuk mengurangi distorsi kognitif siswa. Kesimpulan penelitian ini bahwa peranan konseling lintas budaya dalam pendidikan digunakan dalam mengarahkan siswa dengan latar belakang budaya yang berbeda. Kata kunci : konseling lintas budaya, teknik cognitive restructuring, distorsi kognitif
Analisis Kemampuan Kognitif Dan Perilaku Sosial Pada Anak ADHD Di Sekolah Inklusi Ni Luh Putu Ika Sintya Devi; Ni Ketut Suarni
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5664

Abstract

Dalam lembaga pendidikan formal terdapat kelas inklusi yang tidak hanya berisikan anak-anak reguler, namun ada beberapa anak berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus (ABK) merupakan individu yang memiliki karakter berbeda dari individu lainnya. Salah satu gangguan dalam masa pertumbuhan dan perkembangan anak yaitu Attention-deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Anak ADHD menunjukan perilaku sosial kurang memadai disertai gangguan sosial dan masalah hubungan timbal balik dengan lingkungannya. Metode penelitian ini ialah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan studi kasus yang mana peneliti mengumpulkan data dalam konteks kemampuan kognitif dan perilaku interaksi sosial anak ADHD. Tujuan penelitian untuk mengetahui perilaku sosial dan kemampuan kognitif anak ADHD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan kognitif anak ADHD baik dan mampu menerima pembelajaran dikelas, (2) anak kurang mampu bersosialisasi dengan lingkungannya. Untuk itu diharapkan adanya kerjasama yang baik antara orang tua dan guru, agar mampu membimbing dan mengarahkan anak dengan gangguan ADHD untuk meningkatkan kemampuan kognitifnya melalui prestasi akademik dan juga mampu mengontrol perilaku sosialnya. Kata kunci: kognitif, perilaku sosial, ADHD, Inklusi