Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Indikasi Relatif Pada Persalinan Dengan Sectio Caesarea Nur Lathifah; Topan Aditya Rahman; Yulia Safitri
Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Vol. 6 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Science)
Publisher : Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36307/r2c0h968

Abstract

Background: Sectio Caesarea is performed with absolute or relative indications. On the relative indication,vaginal delivery can be accomplished but delivery with cesarean section will be safer for the mother, baby orboth. In the last three years, the number of cesarean delivery in Dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin hasincreased.Purpose: To analyze the relative indications associated with caesarean section delivery.Method: The method of this research use analytical survey with case control approach. The Population ofthis research are all parturient at Dr. H. Moch. Ansari Saleh Hospital Banjarmasin as many as 4776parturient on 2015. Total number of sample cases are 515 sample with total sampling technique and samplecontrol 515 sample with systematic random sampling technique. Data was collected by documentationmaternal registration book technique. Data was analyzed with Chi Square test use (α=0,05).Result: Based on the results, the history of caesarean section (p=0,000;OR=19,529), breech delivery(p=0,000;OR=2,717), macrosomia (p=0,000;OR=24,028) are associated with caesarean section delivery.However, severe preeclampsia (p=0,0260) is not associated with caesarean section delivery.Conclusion: There is a significant association between the history of caesarean section, breech deliveryand macrosomia with caesarean section delivery. While severe preeclampsia is not association withcaesarean section delivery.Keywords: The Relative Indications, Caesarean Section
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TICKETING TERHADAP KEPUASAN PENGUNJUNG DI PINTU MASUK CEMOROLAWANG TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU Yulia Safitri; Aditya Wiralatief Sanjaya; Ayu Wanda Febrian
Juremi: Jurnal Riset Ekonomi Vol. 3 No. 6: Mei 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/juremi.v3i6.7693

Abstract

Gunung Bromo merupakan tempat yang selalu ramai menjadi tujuan wisata, baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara sehingga perlu adanya pelayanan yang baik. Salah satu upaya dalam memenuhi kepuasan pengunjung adalah pelayanan yang baik. Pelayanan pertama pengunjung dalam menikmati wisata adalah pembelian tiket. Pelayanan dalam pembelian tiket penting untuk kesan pertama pengunjung. Dalam pelayanan yang dilakukan pada pintu masuk Cemorolawang memiliki beberapa permasalahan yaitu pembelian tiket secara online justru memberikan kesan kurang baik terhadap pengunjung dikarenakan terlalu banyak isian yang harus diisi dan dibuktikan dengan data yang valid serta terjadinya perbedaan pelaksanaan retribusi tiket masuk yang harus melakukan pembayaran 2 kali sehingga mengakibatkan komplain pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan ticketing terhadap kepuasan pengunjung di pintu masuk Cemorolawang di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang kemudian dapat menjadi bahan pertimbangan, perbaikan serta evaluasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, kuesioner/angket, studi literatur. Teknis analisis data yakni uji reliabilitas, uji validitas, uji asumsi klasik, uji t, dan analisis regresi linear sederhana. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan terhadap pelayanan pengunjung terutama di area pintu masuk Cemorolawang agar semakin lebih baik kedepannya
Literasi Multikultural di Pondok Pesantren: Membangun Kesadaran Sosial Melalui Pojok Belajar di Pondok Pesantren Al-Amin Gersik Lombok Barat NTB Budiman; Samsul Hakim; Alfan Hadi; Mustiani; Isniawati; Meli Ariana; Susilawati; Herlinawati Priskadewi; Yulia Safitri; Nurhasanah; Fina Andriani; Rini Fitriani; Sarniati; Nur Azlinda; Khafi Fatul Insani; Ratnawati; Suniati
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini adalah pentingnya literasi multikultural dalam konteks pendidikan di Indonesia, khususnya di pondok pesantren, sebagai lembaga pendidikan yang memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran sosial. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan literasi multikultural di Pondok Pesantren Al-Amin Gersik melalui implementasi Pojok Belajar. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD), yang berfokus pada pemanfaatan potensi yang ada di masyarakat. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran sosial di kalangan santri, ditunjukkan melalui partisipasi aktif mereka dalam kegiatan Pojok Belajar. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa Pojok Belajar dapat menjadi sarana efektif dalam meningkatkan literasi multikultural dan kesadaran sosial di pondok pesantren.
PENGARUH EDUKASI POLA MAKAN TERHADAP PENINGKATAN PERILAKU GIZI IBU PADA BALITA STUNTING DI KLINIK PRATAMA KHADIJAH Anita Yasmin; Yulia Safitri; Pratiwi Syah Putri; Astuti Rofida
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5658

Abstract

Latar Belakang : Stunting adalah masalah gizi yang bersifat kronis karena menjadi salah satu keadaan malnutrisi yang memiliki hubungan dengan tidak tercukupinya zat gizi dimasa lalu. Pengukuran stunting sendiri dilakukan dengan memperhatikan tinggi atau panjang badan, umur dan jenis kelamin balita. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi pola makan terhadap peningkatan perilaku gizi ibu pada balita stunting di Klinik Pratama Khadijah. Metode Penelitian : Desain penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen yaitu one group pretest-postest dimana rancangan ini hanya menggunakan satu kelompok subyek, pengukuran dilakukan sebelum (pre test) dan sesudah (post test) perlakuan. Penelitian berlokasi di Klinik Pratama Khadijah. Populasi adalah seluruh ibu yang mempunyai balita berjumlah 76 orang. Besar sampel sebanyak 43 orang. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh edukasi pola makan terhadap peningkatan perilaku gizi ibu pada balita stunting di Klinik Pratama Khadijah. Hasil uji statistik diperoleh p < 0,05. Kesimpulan : ada pengaruh edukasi pola makan terhadap peningkatan perilaku gizi ibu pada balita stunting. Saran : Disarankan agar ibu lebih sadar dan dapat meningkatkan perilaku pola asuh makan agar anak terhindar dari stunting.
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI PERNAPASAN MENGGUNAKAN AROMATERAPI TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN POST SECTIO CAESAREA DI RB HADIJAH Astuti Rofida; Yulia Safitri; Nurhaida Br Kaban; Nopita Yanti Str; Desi Handayani Lbs
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 12 No 1 (2026): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : LPPM STIKes BHAKTI HUSADA CIKARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jkb.v12i1.300

Abstract

Background: Health promotion comprises a series of systematically designed efforts—spanning input, implementation, and outcome stages—aimed at fostering changes in health-related behavior. The success of these activities depends on various components, including delivery methods, educational materials, personnel competence, and the media employed. The synergy among these components is crucial for enhancing the effectiveness of conveying health information to the public. This study employed a pre-experimental design using a one-class pretest-posttest approach. All respondents' knowledge levels were assessed prior to receiving an intervention—specifically, health promotion regarding nutrition during pregnancy—and reassessed afterward to determine the changes that occurred. The results showed that the mean knowledge score of pregnant women was 7.34 before receiving nutrition education, rising to 10.75 after the health promotion session. The mean score increase was 3.0, with a confidence interval ranging from -lima.824 to -4.425. Analysis using a paired t-test yielded a p-value of 0.001 (p < 0.05), indicating that the nutrition-focused health promotion had a significant impact on increasing the knowledge of pregnant women at RB Khadijah. Keywords: Knowledge, Pregnant Women, Nutrition
Development A Behavioral Model of Family Planning Participation Among Women Of Reproductive Age Based On Lawrence Green’s Precede–Proceed Framework in Medan City, Indonesia Nopita Yanti Sitorus; Helfrida Situmorang; Sri Dewi Br Siregar; Desi Handayani Lubis; Yulia Safitri
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 8, No 3 (2026): Contagion
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v8i3.28425

Abstract

Participation of women of reproductive age (WRA) in the family planning (FP) programme in Medan City is only 42.2%, far below the national contraceptive prevalence rate of 59.4%. Existing programmes have not been guided by a locally validated behavioural model.  To develop a behavioural model of FP participation among WRA using Lawrence Green’s PRECEDE–PROCEED framework.  An analytical cross-sectional study was conducted in 2025 among 260 WRA attending 10 maternity clinics and 3 community health centres (puskesmas) in Medan City, selected by stratified random sampling with proportional allocation. Data were collected with a structured questionnaire measuring predisposing (education, knowledge, attitude, information-seeking behaviour, parity), enabling (income, access to health services, media exposure) and reinforcing (husband’s support, health-worker support) factors. Bivariate analysis used the chi-square test with prevalence ratios (PR) and 95% confidence intervals (CI); variables with p < 0.25 entered a multiple logistic regression (forward stepwise Wald). Forty-two respondents (16.2%) did not participate in the FP programme. Eight of ten variables qualified for multivariable modelling. Four determinants remained significant in the final model: knowledge (AOR = 31.37; 95% CI 12.29–80.06), education (AOR = 17.66; 95% CI 8.03–38.85), husband’s support (AOR = 9.52; 95% CI 4.42–20.50) and income (AOR = 2.83; 95% CI 1.20–6.66). Knowledge was the dominant predictor. A woman with poor knowledge, low education, an unsupportive husband and low income had a predicted probability of non-participation of 99.8%, compared with 0.9% for a woman with none of these characteristics. FP participation in Medan is determined by the interaction of predisposing, enabling and reinforcing factors. Interventions should combine contraceptive literacy education, couple-based counselling and economic empowerment of low-income households Keywords: Contraceptive Behaviour; Family Planning; Logistic Regression; PRECEDE–PROCEED Model; Women of Reproductive Age
PENGARUH EDUKASI POLA MAKAN TERHADAP PENINGKATAN PERILAKU GIZI IBU PADA BALITA STUNTING DI KLINIK PRATAMA KHADIJAH Anita Yasmin; Yulia Safitri; Pratiwi Syah Putri; Astuti Rofida
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5658

Abstract

Latar Belakang : Stunting adalah masalah gizi yang bersifat kronis karena menjadi salah satu keadaan malnutrisi yang memiliki hubungan dengan tidak tercukupinya zat gizi dimasa lalu. Pengukuran stunting sendiri dilakukan dengan memperhatikan tinggi atau panjang badan, umur dan jenis kelamin balita. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi pola makan terhadap peningkatan perilaku gizi ibu pada balita stunting di Klinik Pratama Khadijah. Metode Penelitian : Desain penelitian yang digunakan adalah quasi-eksperimen yaitu one group pretest-postest dimana rancangan ini hanya menggunakan satu kelompok subyek, pengukuran dilakukan sebelum (pre test) dan sesudah (post test) perlakuan. Penelitian berlokasi di Klinik Pratama Khadijah. Populasi adalah seluruh ibu yang mempunyai balita berjumlah 76 orang. Besar sampel sebanyak 43 orang. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh edukasi pola makan terhadap peningkatan perilaku gizi ibu pada balita stunting di Klinik Pratama Khadijah. Hasil uji statistik diperoleh p < 0,05. Kesimpulan : ada pengaruh edukasi pola makan terhadap peningkatan perilaku gizi ibu pada balita stunting. Saran : Disarankan agar ibu lebih sadar dan dapat meningkatkan perilaku pola asuh makan agar anak terhindar dari stunting.