Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Hubungan Intimate Friendship dengan Self Disclosure pada Remaja Salsabila, Gahara Kusuma; Afiati, Evi; Conia, Putri Dian Dia
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 8 No 2 (2025): Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v8i2.3463

Abstract

This study aims to determine whether there is a relationship between the intimate friendship variable and the self-disclosure variable in adolescents at SMAN 2 Kota Serang. The method used is a quantitative approach with correlational techniques. Data were collected through a questionnaire based on eight dimensions of intimate friendship according to Sharabany (2008) and five aspects of self-disclosure according to Devito (2011, in Eka, 2024). A total of 240 students were randomly selected using random sampling techniques. The results of the analysis showed a correlation of 0.784 between intimate friendship and self-disclosure, and a significance level < 0.05 is 0.000. So it can be indicated that there is a strong relationship in the interpretation of the r value, meaning that the relationship is positive and significant between the two variables, which is 78.4%.
Profil Perilaku Prososial Antar Teman Sebaya di SMAN 94 Jakarta Jannah, Rahmania Miftahul; Handoyo, Alfiandy Warih; Conia, Putri Dian Dia
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 8 No 2 (2025): Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v8i2.3491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku prososial siswa di SMAN 94 Jakarta. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan angket perilaku prososial antar teman sebaya. Partisipan pada penelitian ini yaitu seluruh siswa di SMAN 94 Jakarta yang berjumlah 630 siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran perilaku prososial siswa terbagi menjadi tiga kategorisasi, yaitu tinggi dengan jumlah presentase 42,5%, kategori sedang dengan presentase 57,5%, dan kategori rendah dengan jumlah presentase 0%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah didapatkan diperlukan adanya upaya untuk lebih meningkatkan perilaku prososial bagi siswa yang masuk dalam kategori sedang. Upaya tersebut akan diimplikasikan dalam pembuatan layanan program BK pribadi-sosial untuk meningkatkan perilaku prososial siswa.
Pengembangan Media Booklet Layanan Informasi Persiapan Pernikahan pada Remaja: (Research and Development pada Peserta Didik Kelas XI di SMK Informatika Kota Serang Tahun Pembelajaran 2024/2025) Nida Aliyatur Rafiqah; Conia, Putri Dian Dia; Dalimunthe, Raudhah Zaimah
Diversity Guidance and Counseling Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/diversity.v3i2.97

Abstract

Salah satu tugas perkembangan di masa remaja adalah persiapan pernikahan dan hidup berkeluarga. Namun, pemberian informasi terkait persiapan pernikahan bagi remaja terutama di sekolah menengah atas masih kurang tercukupi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media booklet sebagai media layanan informasi dalam bimbingan dan konseling mengenai persiapan pernikahan pada remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research & Development (R&D) dengan model penelitian 4D, yang terdiri dari Define, Design, Development, dan Dissemination. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik kelas XI di SMK Informatika Kota Serang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan asesmen bimbingan dan konseling, studi pustaka, dan angket. Media booklet melewati tahap uji kelayakan produk oleh ahli media dan materi, ahli bahasa, dan ahli praktisi. Hasil uji kelayakan produk dari ahli media dan materi yaitu 88,33% (Sangat Layak), dari ahli bahasa sebesar 92,85% (Sangat Layak), dan dari ahli praktisi yaitu 83,33% (Sangat Layak). Rata-rata dari keseluruhan penelitian yaitu 88,17% atau termasuk pada kategori “Sangat Layak”. Selain itu berdasarkan uji coba terbatas kepada 10 peserta didik, media booklet mendapatkan penilaian sebesar 87,70% (Sangat Layak). Maka dapat disimpulkan, bahwa media booklet layanan informasi persiapan pernikahan pada remaja sangat layak diimplementasikan kepada peserta didik kelas XI di SMK Informatika Kota Serang.
Gambaran Kepuasan Pernikahan Pada Wanita Yang Menikah Diusia Remaja Akhir Ditinjau Dari Teori Big Five Personality Traits Elawati, Silvia; Conia, Putri Dian Dia; Wibowo, Bangun Yoga
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1965

Abstract

Istilah adolescence atau remaja berasal dari bahasa Latin, yaitu adolescere (kata bendanya, adolescentia yang berarti masa remaja) yang mengandung arti berkembang atau beranjak dewasa. Menurut Hurlock awal masa remaja berlangsung mulai dari usia 13 tahun sampai 16 atau 17 tahun, dan masa remaja akhir bermula dari usia 16 atau 17 sampai 18 tahun. Kepuasan pernikahan adalah sebuah perasaan subjektif terkait rasa puas, bahagia, dan pengalaman menyenangkan yang dilakukan oleh pasangan suami istri terkait keseluruhan aspek dalam pernikahannya. Big five personality merupakan lima kategori sifat besar yang ada dalam diri seseorang, yang menunjukkan ciri khas individu itu sendiri. Lima kategori sifat ini terdiri dari neuroticism, extraversion, openness to experience, agreeableness dan conscientiousness. Jenis penelitian yang digunakan yang digunakan yaitu jenis penelitian kualitatif. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aspek kepribadian memiliki pengaruh yang signifikan dalam menentukan kualitas hubungan pasangan suami istri. Terdapat dua responden yang mengarah pada tipe kepribadian agreeableness dengan tingkat kepuasan pernikahan yang tinggi dan satu responden lainnya mengarah pada tipe kepribadian neuroticism dengan tingkat kepuasan pernikahan yang sedang.