Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pengaruh Expressive Writing Therapy Menggunakan Media Tik-Tok dalam Menurunkan Kecemasan Akibat Perasaan Tidak Aman (Insecure) pada Siswa Sekolah Menengah Atas Fadilah, Anisa Nurul; Handoyo, Alfiandy Warih; Conia, Putri Dian Dia
Diversity Guidance and Counseling Journal Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/diversity.v1i1.11

Abstract

Pada masa remaja, peserta didik biasanya mudah cemas saat mereka dihadapkan pada suatu masalah yang cukup mendesak. Peserta didik cenderung mencari identitas dirinya dan menimbulkan konflik dengan diri sendiri maupun lingkungan, terlebih lagi dengan bentuk fisiknya, rasa tidak percaya diri, perasaan rendah diri dan rasa tidak aman (Insecure). Dalam hal ini, perlu ada upaya yang harus dilakukan dalam mengatasi fenomena tersebut, agar siswa dapat mengatasi rasa cemas dan khawatir dalam dirinya. Bimbingan dan Konseling sangatlah berperan penting untuk membantu individu dalam mengembangkan dirinya secara optimal, salah satunya dengan Expressive Writing Therapy menggunakan media Tik-tok. Media Audio Visual seperti Tik-tok sangat cocok untuk kaum millienial, sehingga media ini bisa dijadikan sebagai referensi pendukung layanan Bimbingan dan Konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Expressive Writing Therapy menggunakan media Tiktok dalam menurunkan tingkat kecemasan akibat perasaan tidak aman (Insecure). Metode penelitian yang dipilih adalah Eksperimen kuantitatif. Sebelum subjek diberikan treatment nilai rata-rata sedang dan tinggi, kemudian setelah diberikan treatment yang dilakukan kepada seluruh subjek berubah dari yang sedang menjadi rendah dan tinggi menjadi sedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh Expreesive Writing Therapy menggunakan media Tik-tok dalam menurunkan tingkat kecemasan akibat perasaan tidak aman (Insecure) yang ditunjukkan dengan analisis uji Wilcoxson Signed Ranks Test. Sig (2-tailed) bernilai 0.043. Sebagaimana melihat pada proses pengambilan keputusan hipotesis, nilai 0.043 lebih rendah dari pada 0.05. Berdasarkan hasil penelitian diketahui adanya penurunan rata – rata sebesar 17.2. Penelitian ini dilakukan di SMK PGRI 1 Tangerang.
Hubungan kecanduan game online mobile legends terhadap perilaku trash talking Ramadhan, Ridwan Fajar; Dalimunthe, Raudah Zaimah; Conia, Putri Dian Dia
Diversity Guidance and Counseling Journal Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/diversity.v1i2.18

Abstract

Kacanduan game internet memiliki hubungan dengan perilaku trash talking. Adanya dampak dari game secara positif atau pun negative seperti efek adiktif bagi para penggemar. Variasi yang ada dalam permainan membuat daya tarik yang kuat untuk terus bermain serta hasil belajar siswa yang turun menjadi hal yang disayangkan karena dampak dari kecanduan Game Online. Penelitian ini dilakukan dengan jumlah sampel sebanyak 45 siswa dan menggunakan metode penelitian korelasional. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa 84% siswa kelas X TKJ 1 kecanduan terhadap game online dan 73% melakukan perilaku trashtalking. Hasil uji korelasi didapat nilai R sebesar 0,454 yang artinya terdapat hubungan antara kecanduan game online dengan perilaku trash talking. Terdapat kontribusi kecanduan game online terhadap perilaku trash talking sebesar 0,560 yang artinya kecanduan game online mmempengaruh 56% peirlaku trash talking, 44% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain diluar variabel penelitian ini.
Pengaruh Teknik Self Regulated Learning Terhadap Peningkatan Kedisiplinan Belajar Siswa Sari, Adinda Maulida; Dalimuthe, Raudah Zaimah; Conia, Putri Dian Dia
Diversity Guidance and Counseling Journal Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/diversity.v1i2.27

Abstract

Disiplin belajar merupakan sebuah perilaku taat dan patuh terhadap sebuah peraturan. Disiplin memiliki peranan penting dalam sebuah kesuksesan seseorang. Kedisiplinan harus tertanam dalam pribadi setiap siswa. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui apakah ada perubahan dari pengaruh teknik self regulated learning terhadap peningkatan kedisiplinan belajar siswa pada siswa kelas VII MTS Mathlaul Huda tahun ajaran 2022/2023. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan one group pre test and post test design. Hasil pre-test menunjukkan dari total 103 siswa yang mengikuti pre-test, 17 siswa berada pada kategori rendah, 63 siswa berada pada kategori sedang, dan 23 siswa pada kategori tinggi. Uji hipotesis penelitian dilaksanakan menggunakan uji wilcoxon signed ranks test. Terdapat peningkatan antara kedisiplinan belajar siswa sebelum dan setelah dilaksanakan treatment melalui bimbingan kelompok dengan teknik self regulated learning. Dengan N=9, nilai Z = -2.670 dan hasil Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0.008. Analisis uji wilcoxon signed ranks test pada proses pengambilan keputusan hipotesis, nilai yang diperolah adalah 0,005 lebih rendah dari pada 0.05, oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa hipotesis dinyatakan diterima. Dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak. Secara data statistik dapat disimpulkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik self regulated learning dapat mempengaruhi dalam peningkatan kedisiplinan belajar siswa kelas VII MTS Mathlaul Huda tahun ajaran 2022/2023.
Profil Perilaku Membolos dan Implikasi Terhadap Program Bimbingan dan Konseling Fitriyatunnisa, Fitriyatunnisa; Afiati, Evi; Conia, Putri Dian Dia
Diversity Guidance and Counseling Journal Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/diversity.v1i3.39

Abstract

Perilaku membolos merupakan bentuk perilaku peserta didik yang meninggalkan tugas dan meninggalkan sekolah pada saat proses pembelajaran yang seharusnya diikuti oleh peserta didik dalam waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peserta didik yang memiliki perilaku membolos dan merancang Program Bimbingan dan Konseling Pribadi-Sosial untuk mengatasi perilaku membolos XI di SMAN 7 Kota Serang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket yang meliputi perilaku serta faktor penyebab membolos. Dari hasil analisis data perilaku membolos siswa SMAN 7 Kota Serang termasuk kategori rendah, dari 60 siswa 95 persen kategori rendah dan hanya 5 persen perilaku membolosnya berkategori sedang, dan tidak ada seorangpun siswa berkategori tinggi. Faktor terbesar perilaku membolos siswa lebih disebabkan karena faktor internal yang berasal dari siswa itu sendiri, hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek pribadi siswa memiliki faktor yang cukup dominan dibandingkan aspek keluarga dan sekolah. Namun demikian, beberapa indikator dari faktor pribadi siswa tidak terlalu mengkhawatirkan. Motivasi belajar rendah siswa mayoritas berkategori sedang (65,0%) dan 35 persennya berkategori rendah. Artinya motivasi belajar siswa masuk kategori sedang dan tinggi, tidak ada yang motivasi belajarnya rendah. Semakin tinggi motivasi belajar untuk memacu prestasi maka semakin rendah perilaku membolos.
Profil Self Disclosure Siswa Kelas VIII SMP Negeri 10 Kota Serang Tahun Ajaran 2022/2023 Solehah, Hafiatun; Khairun, Deasy Yunika; Conia, Putri Dian Dia
Diversity Guidance and Counseling Journal Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/diversity.v1i3.43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat self-disclosure siswa kelas VIII di SMPN 10 Kota Serang dan mengevaluasi fenomena awal yang teramati di sekolah. Data dikumpulkan melalui angket yang mengukur self-disclosure siswa dalam enam aspek: sikap dan opini, selera dan minat, sekolah, keuangan, kepribadian, dan fisik. Penelitian ini melibatkan 184 responden yang dipilih secara acak dari populasi siswa kelas VIII di SMPN 10 Kota Serang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan instrument Jourard Self-Disclosure (JSDQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa (70%) berada dalam kategori self-disclosure "sedang". Meskipun berbeda dengan fenomena awal yang mengindikasikan self-disclosure rendah, penelitian ini menunjukkan adanya kecenderungan siswa untuk mengungkapkan informasi diri dalam berbagai aspek, meskipun belum mendetail. Hubungan yang terjalin dengan teman sebaya cenderung cukup dekat, namun masih kurang dalam hal keakraban. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa self-disclosure siswa cenderung meningkat selama masa remaja. Hal ini sesuai dengan penemuan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa self-disclosure merupakan faktor penting dalam membangun hubungan interpersonal yang lebih intim dan saling memahami. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya meningkatkan self-disclosure siswa untuk membangun hubungan pertemanan yang lebih baik dan saling mendukung. Program pembinaan dan konseling di sekolah dapat difokuskan pada pengembangan kemampuan self-disclosure siswa dalam aspek-aspek yang perlu ditingkatkan.
Efektivitas Teknik Sosiodrama untuk Meningkatkan Self-Adjustment dalam Pergaulan Siswa: Penelitian pra - exsperimen terhadap siswa kelas VII SMPN 1 Kresek Tahun Ajaran 2023-2024 Assudaesi, Assudaesi; Afiati, Evi; Conia, Putri Dian Dia
Diversity Guidance and Counseling Journal Vol. 2 No. 2 (2024): Diversity 2024
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/diversity.v2i2.72

Abstract

Proses penyesuaian diri siswa di lingkungan sekolah merupakan aspek kritis dalam mencapai keseimbangan sosial dan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas teknik sosiodrama dalam meningkatkan self-adjustment siswa di SMPN 1 Kresek tahun ajaran 2023 - 2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah penyesuaian diri yang dialami remaja dalam interaksi sosialnya, yang dapat mempengaruhi prestasi akademik dan kesejahteraan psikososial mereka. Studi ini menggunakan pendekatan pra-eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test design. Sampel penelitian terdiri dari siswa kelas VII SMPN 1 Kresek. Data dikumpulkan menggunakan angket penyesuaian diri sebelum dan setelah perlakuan menggunakan Teknik sosiodrama dilakukan. 10 siswa secara purposive sampling terpilih dijadikan sampel penelitian. Sampel ini kemudian diberikan treatment berupa teknik sosiodrama melalui bimbingan kelompok selama 5 kali pertemuan. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test, dan hasilnya menunjukkan nilai signifikansi (Asymp. Sig. 2-tailed) sebesar 0,005, yang lebih kecil dari tingkat signifikansi 0,05, sehingga hipotesis diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa mengalami peningkatan tingkat penyesuaian diri setelah pemberian perlakuan berupa Teknik sosiodrama. Penelitian ini memberikan bukti bahwa teknik sosiodrama efektif dalam membantu siswa mengatasi tantangan penyesuaian diri di lingkungan sekolah. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya penerapan teknik sosiodrama sebagai bagian dari layanan bimbingan dan konseling di sekolah untuk meningkatkan kompetensi sosial-emosional siswa.
Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Menggunakan Teknik Role Playing dalam Mereduksi Perilaku Bullying pada Siswa Mulia, Sandrina Shafa; Wibowo, Bangun Yoga; Conia, Putri Dian Dia
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.1118

Abstract

Perilaku bullying merupakan perilaku menyakiti orang lain secara berulang-ulang yang masih sering dilakukan oleh remaja. Padahal, di sisi lain ada banyak dampak negatif dari perilaku bullying baik jangka pendek ataupun jangka panjang. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok menggunakan teknik role playing dalam mereduksi perilaku bullying pada siswa. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimen. Hasil mean skor pre-test kelompok eksperimen diperoleh sebesar 97,63 dan saat post-test menurun sebesar 70,13. Dari hasil uji paired sample t-test diperoleh bahwa mean penurunan kelompok eksperimen dengan perolehan sebesar 27,5 lebih besar dari mean penurunan kelompok kontrol yang hanya memperoleh sebesar 15,0. Pada uji hipotesis kelompok eksperimen menggunakan uji paired sample t-test diperoleh bahwa nilai Sig. (2-tailed) = 0.000 dimana nilai tersebut < 0.05. Jadi, hipotesis dalam penelitian ini Ha diterima. Artinya, pemberian layanan konseling kelompok menggunakan teknik role playing berpengaruh dalam mereduksi perilaku bullying siswa kelas VIII SMPN 10 Kota Serang.
PENGARUH GAYA HIDUP TERHADAP PERGAULAN DAN NORMA SOSIAL PADA MAHASISWA SALAH SATU PERGURUAN TINGGI DI BANTEN Conia, Putri Dian Dia; Wahyuningsih, Lenny; Rahma, Muthia Haifa
JIEGC Journal of Islamic Education Guidance and Counselling Vol. 4 No. 2 (2023): JIEGC Journal of Islamic Education Guidance and Counselling
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51875/jiegc.v4i2.274

Abstract

Gaya hidup masyarakat sudah mengalami perubahan dan perkembangan seiring berkembangnya zaman, tak terkecuali pada mahasiswa. Topik tentang gaya hidup mahasiswa adalah topik yang penting untuk selalu diperhatikan, agar tidak berpengaruh buruk bagi pergaulan dan norma sosial yang ada. Maka tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui gambaran apakah gaya hidup berpengaruh terhadap pergaulan dan norma sosial pada mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Banten. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 115 mahasiswa pada 7 Fakultas yang ada pada salah satu perguruan tinggi di Banten.. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner Skala VALS (Adaptasi) yang berisikan 70 butir item dan dibagikan secara online melalui Google form. Menunjukkan hasil bahwa responden laki-laki yang mengalami pengaruh gaya hidup terhadap pergaulan dan norma sosial nya pada tingkat sedang yaitu 107 responden yakni 93%, terdapat 8 responden laki-laki yang mengalami pengaruh gaya hidup terhadap pergaulan dan norma sosial nya pada tingkat tinggi yakni 7%, dan tidak ada nya responden laki-laki yang mengalami pengaruh gaya hidup terhadap pergaulan dan norma sosial pada tingkat rendah. Mahasiswa diharapkan agar dapat, mengantisipasi, mengontrol, dan menjaga pergaulan yang baik, memutuskan suatu hal dengan lebih rasional dan matang, serta mengusahakan untuk tetap menjaga norma-norma sosial yang ada di Indonesia.
Pengembangan Media Booklet Layanan Informasi Persiapan Pernikahan pada Remaja: (Research and Development pada Peserta Didik Kelas XI di SMK Informatika Kota Serang Tahun Pembelajaran 2024/2025) Nida Aliyatur Rafiqah; Conia, Putri Dian Dia; Dalimunthe, Raudhah Zaimah
Diversity Guidance and Counseling Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/diversity.v3i2.97

Abstract

Salah satu tugas perkembangan di masa remaja adalah persiapan pernikahan dan hidup berkeluarga. Namun, pemberian informasi terkait persiapan pernikahan bagi remaja terutama di sekolah menengah atas masih kurang tercukupi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media booklet sebagai media layanan informasi dalam bimbingan dan konseling mengenai persiapan pernikahan pada remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research & Development (R&D) dengan model penelitian 4D, yang terdiri dari Define, Design, Development, dan Dissemination. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik kelas XI di SMK Informatika Kota Serang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan asesmen bimbingan dan konseling, studi pustaka, dan angket. Media booklet melewati tahap uji kelayakan produk oleh ahli media dan materi, ahli bahasa, dan ahli praktisi. Hasil uji kelayakan produk dari ahli media dan materi yaitu 88,33% (Sangat Layak), dari ahli bahasa sebesar 92,85% (Sangat Layak), dan dari ahli praktisi yaitu 83,33% (Sangat Layak). Rata-rata dari keseluruhan penelitian yaitu 88,17% atau termasuk pada kategori “Sangat Layak”. Selain itu berdasarkan uji coba terbatas kepada 10 peserta didik, media booklet mendapatkan penilaian sebesar 87,70% (Sangat Layak). Maka dapat disimpulkan, bahwa media booklet layanan informasi persiapan pernikahan pada remaja sangat layak diimplementasikan kepada peserta didik kelas XI di SMK Informatika Kota Serang.
Gambaran Kepuasan Pernikahan Pada Wanita Yang Menikah Diusia Remaja Akhir Ditinjau Dari Teori Big Five Personality Traits Elawati, Silvia; Conia, Putri Dian Dia; Wibowo, Bangun Yoga
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1965

Abstract

Istilah adolescence atau remaja berasal dari bahasa Latin, yaitu adolescere (kata bendanya, adolescentia yang berarti masa remaja) yang mengandung arti berkembang atau beranjak dewasa. Menurut Hurlock awal masa remaja berlangsung mulai dari usia 13 tahun sampai 16 atau 17 tahun, dan masa remaja akhir bermula dari usia 16 atau 17 sampai 18 tahun. Kepuasan pernikahan adalah sebuah perasaan subjektif terkait rasa puas, bahagia, dan pengalaman menyenangkan yang dilakukan oleh pasangan suami istri terkait keseluruhan aspek dalam pernikahannya. Big five personality merupakan lima kategori sifat besar yang ada dalam diri seseorang, yang menunjukkan ciri khas individu itu sendiri. Lima kategori sifat ini terdiri dari neuroticism, extraversion, openness to experience, agreeableness dan conscientiousness. Jenis penelitian yang digunakan yang digunakan yaitu jenis penelitian kualitatif. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aspek kepribadian memiliki pengaruh yang signifikan dalam menentukan kualitas hubungan pasangan suami istri. Terdapat dua responden yang mengarah pada tipe kepribadian agreeableness dengan tingkat kepuasan pernikahan yang tinggi dan satu responden lainnya mengarah pada tipe kepribadian neuroticism dengan tingkat kepuasan pernikahan yang sedang.